cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 4 (2018)" : 30 Documents clear
Rancang Bangun Sistem Deteksi dan Informasi Lokasi Banjir Berbasis GSM Efendi, Lilian; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.328-333.2018

Abstract

Alat pendeteksi banjir nirkabel berbasis GSM telah dirancang dengan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04.  Alat ini bekerja berdasarkan tinggi permukaan air yang tergenang di jalan raya. Alat terdiri dari sensor ultrasonik yang diletakkan pada ketinggian 150 cm pada tiang jalan raya. Pada saatketinggian air mencapai 40 cm, maka Arduino uno sebagai pengolah data dengan menggunakan bahasa C akan mengontrol program SIM800L untuk mengirim SMS sebanyak satu kali dengan rata-rata waktu pengiriman selama 12:06 s sampai ke nomor yang telah di daftarkan. Setelah SIM800L mengirim SMS  yang berisi link lokasi banjir, SIM800L akan memberikan peringatan bahwasanya ada SMS masuk dengan cara me-misscall nomor yang telah didaftarkan sebanyak dua kali. Link tersebut dapat diakses dan kemudian dapat dilihat dimana lokasi banjir terjadi.Kata kunci : GSM, sensor Ultrasonik HC-SR04, Arduino Uno, Bahasa C, SMS, link, misscall
Verifikasi Luas Lapangan Radiasi penyinaran Linac Tipe Clinac CX Terintegrasi Electronic Portal Imaging Device (EPID) Menggunakan Teknik IMRT Di RSP Universitas Andalas Hadi, Bagus Sidik Waskito; Milvita, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.334-338.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk memverifikasi luas lapangan radiasi penyinaran pesawat Linac tipe Clinac CX terintegrasi EPID dengan teknik IMRT. Verifikasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pesawat Linac yang dimiliki oleh RSP Universitas Andalas. Pesawat Linac adalah alat terapi radiasi eksternal yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Electronic Portal Imaging Device (EPID) adalah perangkat tambahan yang terintegrasikan pada perangkat Linac dan digunakan untuk  verifikasi dosis radiasi penyinaran. Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) merupakan teknik radioterapi yang menggunakan banyak lapangan radiasi dalam penyinarannya.  Penelitian menggunakan Multi Cube sebagai pengganti tubuh pasien.  Variasi luas lapangan yang digunakan pada penelitian ini adalah lapangan  persegi   (5 x 5)  cm2 sampai (29 x 29) cm2 dengan interval 2 cm dan dengan  energi berkas foton 6 MV dan 10 MV.  Hasil verifikasi luas lapangan radiasi penyinaran menunjukkan hubungan yang linear antara MU penyinaran Linac dan Luas lapangan radiasi untuk energi 6 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9362 dan energi 10 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9213.  Verifikasi luas lapangan menunjukkan semakin besar luas lapangan radiasi, maka semakin besar pula MU penyinaran Linac yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Linac tipe Clinac CX milik rumah sakit Universitas Andalas berada dalam kondisi baik dan dapat digunakan untuk mengobati pasien penyakit kanker.Kata kunci: Electronic Portal Imaging Device (EPID),  Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT), Linac,  Multi Cube.
Analisis Sifat Fisis dan Ketahanan Atas Natrium Sulfat Paving Block dengan Variasi Serbuk Cangkang Langkitang (Faunus ater) dan Penambahan Serat Ijuk (Arrenge pinnata) Dewi, Mutia Sukma; mahyudin, alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.339-345.2018

Abstract

Telah dilakukan analisis sifat fisis dan ketahanan terhadap natrium sulfat paving block dengan variasi serbuk cangkang langkitang dan penambahan serat ijuk. Persentase serbuk cangkang langkitang  yang digunakan dalam agregat halus yaitu 0%,10%, dan 20%. Persentase serat  yang digunakan sebagai bahan tambahan sebesar  0%, 1%, 3%, dan 4% dengan penyusunan serat secara acak (randomly oriented). Pengujian yang dilakukan yaitu uji sifat fisis berupa kuat tekan, kuat lentur, daya serap air dan pengujian ketahanan terhadap natrium sulfat. Pengujian dilakukan setelah paving  block berumur  28 hari. Kuat tekan dan kuat lentur diuji menggunakan Universal Testing Machine (UTM) PP 24-1283. Kuat tekan tertinggi sebesar 18,500 kN diperoleh pada paving block dengan persentase serbuk cangkang langkitang 20% dan serat ijuk 10%. Kuat lentur tertinggi diperoleh pada sampel dengan persentase serbuk cangkang langkitang 10% dan ijuk 1% dan 3% dan serbuk cangkang 20% serat ijuk 4%. Daya serap air rerata terendah sebesar 0,0033% dengan persentase serbuk cangkang langkitang 0% dan serat ijuk 3%. Kehilangan massa terbesar paving block setelah direndam menggunakan natrium sulfat terjadi pada persentase serbuk cangkang langkitang 20%. Penggunaan serbuk cangkang langkitang sebagai agregat pengganti pasir menyebabkan penurunan kuat tekan paving block,  namun ketika serbuk cangkang langkitang digunakan sebagai agregat tambahan mampu meningkatkan kuat tekan paving block. Berdasarkan kuat tekannya rata-rata paving block yang  dibuat memenuhi standar mutu C hingga mutu B SNI 3-0691-1996.Kata kunci: paving block, cangkang langkitang, serat ijuk, kuat tekan, kuat lentur, uji natrium sulfat, daya serap.
Pemetaan Percepatan Tanah Maksimum dan Intensitas Gempa Kota Padang Menggunakan Rumusan Fukushima-Tanaka Gustiana, Fitri; Pujiastuti, Dwi; Minangsih, Maya
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.346-352.2018

Abstract

Pemetaan nilai percepatan tanah maksimum (PGA) dan intensitas gempa di Kota Padang telah dilakukan menggunakan rumusan empiris Fukushima-Tanaka. Kota Padang digrid dengan spasi jarak 0,02⁰ untuk sumber gempa di Segmen Mentawai dan sekitarnya dari tahun 1976-2017. Perhitungan nilai percepatan tanah dilakukan pada setiap titik grid yang berjumlah 234 titik. Pemetaan dilakukan dengan memisahkan kejadian gempa sebelum dan sesudah gempa besar 30 September 2009. Nilai PGA sebelum gempa 30 September 2009 berkisar dari 48,27-94,2 gal dengan PGA terendah terdapat di Kecamatan Bungus Teluk dan PGA tertinggi di Kecamatan Koto Tangah. Nilai PGA sesudah gempa 30 September 2009 berkisar dari 76,10-96,58 gal dengan PGA terendah terdapat pada sebagian Kecamatan Bungus Teluk, sedangkan PGA tertinggi terdapat di Kecamatan Koto Tangah, Padang Utara, dan sebagian Kecamatan Padang Barat. Intensitas gempa sebelum gempa 30 September 2009 berskala VI MMI pada Kecamatan Bungus Teluk, Padang Selatan dan sebagian Padang Barat, Lubuk Begalung, dan Lubuk Kilangan, selain kecamatan tersebut berskala VII MMI. Intensitas gempa sesudah gempa 30 September 2009 berskala VII MMI pada semua kecamatan di Kota Padang. Hal ini menunjukkan terjadinya perluasan daerah dengan intensitas VII MMI di Kota Padang setelah gempa 30 September 2009.Kata kunci: PGA, Fukushima-Tanaka, intensitas gempa, Segmen Mentawai
Karakterisasi Arus-Tegangan Sensor Gas Hidrogen Dari Bahan Semikonduktor SnO2 Didoping dengan Na2CO3 Amelia, Ingka; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.353-358.2018

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet dari bahan semikonduktor SnO2 didoping dengan Na2CO3. Pelet sensor gas hidrogen dibuat dengan variasi konsentrasi doping. Proses pembuatan sensor gas hidrogen diawali dengan pencampuran bahan dengan menggunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas diuji pada temperatur ruang dengan melihat karakteristik I-V, sensitivitas, selektivitas, konduktivitas, waktu respon dan kristalinitas sampel. Karakteristik I-V menunjukkan bahwa sampel dengan 92% mol SnO2 + 8% mol Na2CO3 memiliki nilai sensitivitas tertinggi yaitu 4,83 dan nilai selektivitas 2,92 pada tegangan 9 Volt. Konduktivitas tertinggi dimiliki sampel dengan 94% mol SnO2 + 6% mol Na2CO3 yaitu 23,11 x 10-4 /Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon sampel 92% mol SnO2 + 8% mol Na2CO3 pada tegangan 9 Volt untuk gas hidrogen adalah 63 detik dan untuk gas oksigen adalah 69 detik. Hasil XRD menunjukkan bahwa ukuran kristal SnO2 yang didoping dengan Na2CO3 lebih kecil dibandingkan dengan bahan SnO2 tanpa doping.Kata kunci: konduktivitas, selektivitas, sensitivitas, sensor gas hidrogen, waktu respon.
Rancang Bangun Alat Ukur Kelembaban Udara Berbasis Sensor Serat Optik Evanescent dengan Cladding Gelatin Tulang Sapi Menggunakan Transmisi Ethernet Shield Irawan, Tomi; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.359-366.2018

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur kelembaban udara berbasis sensor serat optik evanescent dengan menggunakan cladding gelatin tulang sapi. Cladding gelatin tulang sapi dibuat dengan metode hidrolisis HCl dengan variasi perendaman 2 hari dan 4 hari. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Pengukuran kelembaban udara dilakukan di dalam humidity chamber. Sistem sensor terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik cladding tulang sapi sebagai pengindra kelembaban, fotodioda sebagai fotodetektor, mikrokontroler sebagai pengolah sinyal dan ethernet shield sebagai transmisi data nilai kelembaban melalui plafon internet  thingspeak. Kelembaban diukur berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Semakin tinggi kelembaban udara maka semakin tinggi tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi sensor menunjukkan serat optik dengan panjang pengupasan 1 cm adalah yang paling optimum dalam mengindra kelembaban. Nilai sensitifitas sensor yang dirancang adalah 0,0299 V/%RH  dengan koefisien determinasi R2 = 0,977.  Persentase rata-rata kesalahan alat ukur yang dirancang adalah 2,25 % dibandingkan dengan alat ukur acuan (humidity meter). Kata kunci: kelembaban udara, sensor serat optik, evanescent, ethernet shield.
Pengaruh Persentase Serbuk Ampas Tebu terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Semen Partikel Fitri, Wenni; Mora, Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.367-373.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serbuk ampas tebu terhadap sifat fisik dan mekanik papan semen partikel.  Uji sifat fisik meliputi uji densitas, daya serap air dan porositas, sedangkan uji sifat mekanik terdiri dari uji kuat tekan dan kuat lentur dengan perawatan papan selama 28 hari.  Persentase serbuk ampas tebu yang digunakan adalah 0%; 2,5%; 5%; 7,5% dan 10% terhadap volume cetakan dengan ukuran 100 mesh. Hasil uji sifat fisik menunjukkan bahwa densitas terendah dicapai papan semen partikel sebesar 1,696 g/cm3 dengan penambahan 10% serbuk ampas tebu, daya serap air rata-rata tertinggi pada papan semen partikel sebesar 12,77% dengan  persentase serbuk ampas tebu 10 %, porositas rata-rata tertinggi pada papan semen partikel sebesar 21,67% dengan  persentase serbuk ampas tebu 10 %.  Hasil penelitian untuk uji sifat mekanik menunjukkan bahwa kuat tekan rata - rata tertinggi adalah 52,4 kg/cm2 dengan penambahan serbuk ampas tebu 5 % dan kuat lentur rata - rata tertinggi pada papan semen partikel adalah 40,5 kg/cm2 dengan penambahan serbuk ampas tebu 0%.  Penambahan 5% serbuk ampas tebu merupakan persentase optimum pada uji kuat tekan yang dapat ditambahkan pada papan semen partikel.  Nilai densitas dan daya serap air telah memenuhi SNI 03-2105-2006, namun untuk uji sifat mekaniknya belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, daya serap air, porositas,  serbuk ampas tebu, kuat lentur, kuat tekan, papan semen.
Rancang Bangun Sistem Alarm Gempa Bumi Menggunakan Prinsip Gaya Pegas dan Penginderaan Medan Magnetik Naldi, Andre Rizki; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.374-378.2018

Abstract

Telah dirancang sistem alarm gempa bumi dengan memanfaatkan prinsip gaya pegas dan penginderaan medan magnet menggunakan sensor Efek Hall.  Sistem terdiri dari dua perangkat keras yaitu sistem sensor Efek Hall dan mikrokontroler Atmega 328.  Pengujian alarm gempa dilakukan dengan menjatuhkan massa dengan memvariasikan ketinggian beban yaitu 20 cm, 30 cm , and 40 cm, variasi jarak jatuh ke sensor 10 - 200 cm, dan variasi massa beban jatuh (200 g, 400 g, dan 600 g).  Acuan yang digunakan untuk menandakan getaran gempa bumi adalah 2 MMI (Modified Mercally Intansity) yaitu benda-benda ringan yang digantung bergoyang.  Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sensor masih peka dalam mendeteksi getaran dengan semua variasi ketinggian dan massa beban pada jarak maksimum 90 cm.Kata-kunci : sistem alarm gempa, medan magnet, sensor Efek Hall, MMI, Mikrokontroler Atmega 328
Pengaruh Zeolit Sintetis Terhadap Stabilitas dan Sensitivitas Biosensor Asam Urat Berbasis Lactobacillus Plantarum Menggunakan Metode Voltametri Siklik Faizah, Faizah; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.379-385.2018

Abstract

Pembuatan material biosensor termodifikasi zeolit sintetis telah dilakukan untuk mendeteksi asam urat.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh zeolit sintetis pada material biosensor asam urat terhadap stabilitas dan sensitivitas sensor. Penggunaan biosensor untuk mengukur asam urat menggunakan urikase yang dihasilkan dari bakteri Lactobacillus plantarum. Pemodifikasian material biosensor menggunakan zeolit sintetis kandungan Sodalit yang ditambahkan dalam campuran grafit dan paraffin. Elektroda pasta karbon (EPK) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin sebesar 70 mg: 30 mg, sedangkan elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit (EPKZ) dengan komposisi grafit: paraffin: zeolit sebesar 50 mg: 30 mg: 20 mg. Didalam masing-masing elektroda diteteskan 7,5 μl pelet L.plantarum (EPKZLP). Pengujian kinerja elektroda dilakukan menggunakan Voltametri Siklik. Hasil pemodifikasian mempengaruhi performa biosensor seperti sensitivitas, dan stabilitas. Arus tertinggi dihasilkan oleh EPKZLP dengan rentang arus 0,0143 – 0,0592 mA. Sensitivitas terbaik dihasilkan pada EPKZLP dengan nilai sebesar 0,031 mAcm-2mM-1. Kestabilan terbaik didapatkan pada EPKZLP dengan presentase kestabilan pada hari ke-14 sebesar 30,9 %. Standar deviasi rata-rata yang dihasilkan pada penelitian ini 0.0024 mA dengan nilai kesalahan relatif masing-masing sebesar 7,8%.Kata-kata kunci: biosensor asam urat, zeolit, sodalit, sensitivitas, stabilitas.
Karakterisasi Arus-Tegangan Sensor Gas Hidrogen dari Bahan Semikonduktor Heterokontak SnO2/TiO2 (Na2CO3) Yulita, Yulita; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.386-392.2018

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet heterokontak antara 100% mol SnO2 dengan TiO2 didoping dengan 0% mol, 2% mol, 4% mol, 6% mol, 8% mol, dan 10% mol Na2CO3. Proses pembuatan sensor gas hidrogen diawali dengan pencampuran bahan, kalsinasi pada temperatur 500°C selama 4 jam, penggerusan, kompaksi, dan sintering pada temperatur 700°C selama 4 jam dengan menggunakan metode dalam keadaan padat. Sensor gas hidrogen diuji pada temperatur ruang dengan pengukuran karakteristik I-V, nilai sensitivitas, konduktivitas, selektivitas, waktu respon, dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran karakteristik I-V menunjukkan bahwa bahan dengan komposisi SnO2/TiO2 (2% mol Na2CO3) memiliki sensitivitas tertinggi yaitu 5pada tegangan operasional 6 Volt. Nilai selektivitas tertinggi terdapat pada bahan dengan komposisi SnO2/TiO2 (2% mol Na2CO3) yaitu 3,5 pada tegangan operasional 18 V. Nilai konduktivitas tertinggi terdapat pada bahan dengan komposisiSnO2/TiO2 (2% mol Na2CO3)  yaitu 6,01 x 10-3 / Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon  bahan dengan komposisi SnO2/TiO2 (2% mol Na2CO3) pada gas hidrogen yaitu 39 sekon dan untuk gas oksigen yaitu 42 sekon pada tegangan operasional 6 V. Hasil XRD menunjukkan bahwa bahan dengan komposisi SnO2/TiO2 didoping dengan Na2CO3 mempunyai ukuran kristal antara 113,131 nm- 141,615 nm. Campuran TiO2 didoping Na2CO3 telah terbentuk senyawa baru yaitu Na4TiO4.Kata kunci : sensor, gas hidrogen, heterokontak, sensitivitas, waktu respon

Page 3 of 3 | Total Record : 30