Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi
Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan, diantaranya bidang teknik sipil, bidang teknik mesin, bidang teknik industri, bidang teknik kimia, bidang teknik metalurgi, dan bidang teknik elektro.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016"
:
16 Documents
clear
Optimaslisasi Kinerja Zeolit Alam Bayah Sebagai Katalis untuk Pembuatan Triacetin sebagai Aditif Premium
Meri Yulvianti;
Muhammad Iqbal Sobari;
Sahrul Rijal
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6619
Dewasa ini pengembangan energi alternatif sangat banyak dilakukan untuk mengatasi permasalahan energi, salah satunya adalah pembuatan biodiesel yang memi liki produk samping berupa gliserol. Seiring berkembangnya produksi biodiesel maka gliserol yang dihasilkan pun akan mengalami peningkatan. Pengolahan gliserol menjadi aditif berupa triacetin dapat menjadi al ternatif dala m mengatasi melimpahnya gliserol dan dapat menjadi terobosan baru untuk menaikan angka oktan premium dan angka setana pada minyak diesel. Penggunaan katalisator padat berupa zeolit alam Bayah dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap katalisator impor dan menggali potensi alam yang belum termanfaatkan secara maksi mal. Tujuan penlitian ini menentukan kondisi optimal zeoli t dalam pembuatan triacetin dengan melakukan variasi pengadukan, suasana kondisi reaksi dan persen berat zeolit. Dan untuk diharapkan dapat menghasilkan teknologi baru yang sederhana, ekonomis dan ramah lingkungan serta dapat memberikan manfaat berupa pemecahan masalah produk samping dari proses pembuatan biodiesel sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari produksi biodiesel tersebut. Penel it i an ini dilakukan pada reactor batch. Kondisi optimal yang dicapai dalam pembuatan tri acetin ini adalah pada kecepatan 600 rpm, perbandingan massa katalis 3% dan rasio perbandingan mol reaktan 1:3 mol gliserol : mol asam asetat, dengan konversi sebesar 89,90 %.
Degradasi Senyawa Fenol dengan Metode Fotokatalitik di Reaktor Tabung Berbuffle
Indar Kustiningsih;
Jayanudin Jayanudin;
Denni Kartika Sari
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6626
Degradasi fenol menggunakan reaktor berbuffle telah dilakukan. Limbah yang digunakan adalah limbah fenol sintetik yang terbuat dari serbuk fenol (Merck Pro Analys). Fotokatalis yang digunakan adalah TiO2 Degussa 25. dengan variasi pengaruh penggunaan buffle dan pH. Konsentrasi awal limbah yang digunakan yaitu 10 ppm, 20 ppm dan 40 ppm, sedangkan loading katalisnya yaitu 0.5 gr/L, 1 gr/L dan 1.5 gr/L. Analisa konsentrasi fenol Spectrofotometer Hach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buffle mempunyai peranan penting dalam hal pengontakkan antara limbah, energi foton dan katalis lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan buffle. Persen penyisihan dengan tidak menggunakan buffle diperoleh 50.1% dan untuk menggunakan buffle diperoleh persen penyisihan sebesar 79.07%. Sedangkan loading katalis optimum untuk mendegradasi senyawa fenol adalah sebesar 1gr/L dengan pH terbaik yaitu pada pH 7. Pada kondisi optimum ini, dengan konsentrasi awal limbah 10 ppm diperoleh konsentrasi akhir sebesar 2,022ppm setelah degradasi selama 5 jam.
Efek Parameter Laku Panas Terhadap Sifat Mekanis Baja Paduan Rendah Kekuatan Tinggi
Adhitya Trenggono;
Alfirano Alfirano
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6615
Baja paduan rendah kekuatan tinggi (High Strength Low Alloy Steel) telah banyak dipergunakan untuk berbagai aplikasi antara lain: konstruksi, pipa saluran minyak dan gas, bejana bertekanan dan otomotif. Pada saat proses pabrikasi, material ini seringkali megalami proses laku panas yang dapat mengakibatkan perubahan sifat mekanik. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh proses laku panas normalisasi terhadap sifat mekanik baja paduan rendah kekuatan tinggi dengan mengamati perilaku efek mekanisme penguatan baja antara lain, penguatan besar butir, penguatan larutan padat, penguatan presipitat dan penguatan dislokasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur dan penambahan waktu tahan pada proses normalisasi mengakibatkan penurunan kuat tarik. Pemeriksaan metalografi menunjukkan adanya pertambahan ukuran buti ferit untuk kondisi tersebut.
PENGARUH AKTIVATOR KIMIA PADA PERFORMASI BIOADSORBEN DARI KARBON TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENJERNIH AIR SUMUR
Anton Irawan;
Rahmayetty Rahmayetty;
Nadia Kartika Sari;
Sri Utami
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6620
Limbah tempurung kelapa merupakan material organik yang sangat potensial sebagai sumber karbon. Karbon dari tempurung kelapa akan mempunyai nilai guna lebih tinggi dengan perlakuan lebih lanjut menjadi karbon aktif. Karbon aktif dapat digunakan sebagai adsorben penjernih air. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari kondisi optimum aktifasi karbon tempurung kelapa, agar dapat diaplikasikan untuk penjernihan air sumur. Dalam penelitian ini, limbah tempurung kelapa diproses secara pirolisis menghasilkan karbon tempurung kelapa. Kemudian karbon di aktivasi menggunakan metode aktivasi kimia dengan HCL dan NaOH sebagai aktivator. Pemilihan asam dan basa bertujuan untuk mempelajari efektivitas asam dan basa sebagai bioadsorben penjernih air. Kondisi optimum diaplikasikan sebagai penjernih air pada kolom adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi terbaik diperoleh pada arang aktif dengan aktifator HCl 3N dengan lama perendaman 16 jam dan ukuran -100+118 mesh. Bilangan iodin yang dihasilkan adalah 853,25 mg/g, kadar air 0,09%, dan kadar zat mudah terbang 8,496%. Hasil Penjernihan air karbon aktif dapat mereduksi kadar besi (Fe) 64,36 %, kadar klorida 8,89%, TDS 8,51%, silika 4,67% dan kesadahan 18,58% dari kandungan air sumur sebelum proses adsorpsi.
Pemodelan Resiko Kontaminasi Sumur Rakyat oleh Sumur Resapan Limbah Septic Tank
Jayanudin Jayanudin;
Mohammad Fakhrurozi
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6611
Septic tank merupakan salah satu pengelolaan limbah sederhana dan merupakan sumber dari limbah domestik. Limbah septic tank dapat mempengaruhi sumber air bersih seperti sumur, sehingga posisi sumber air harus benar supaya terbebas dari kontaminan BOD dari septic tank. Tujuan dari artikel ini adalah mengembangkan model transport kontaminan sumur resapan septic tank untuk memberikan rekomendasi jarak aman antara sumur dengan septic tank. Model transport kontaminan dibagi menjadi dua zona yaitu zona unsaturated dan saturated yang keduanya dipengaruhi oleh proses adveksi, dispersi dan biodegradasi. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan model yang dikembangkan menunjukkan bahwa pada model zona unsaturated dengan kedalaman 7 meter dengan waktu kurang dari 5000 hari mengandung BOD dibawah ambang batas, sedangkan pada zona saturated pada jarak 10 meter dengan waktu dibawah 3000 hari kandungan BOD masih aman, tetapi jika waktu diatas 5000 hari untuk zona unsaturated dan diatas 3000 hari untuk zona saturated konsentrasi BOD diatas ambang batas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Uji Kualitas Biogas Hasil Landfill pada Tempat Pembuangan Akhir Bagedung
NK Caturwati;
Mekro P;
Heri Haryanto;
Agung S;
Aminullah M
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6627
Penumpukan sampah dengan metode landfill selain mencegah pencemaran lingkungan juga dapat menghasilkan biogas dengan kandungan metana (CH4) sebagai sumber energi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kualitas biogas dengan instalasi yang telah terpasang sebelumnya pada tumpukan sampah dengan metode landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagendung. Pengukuran dilakukan pada pusat terminal grid dengan pompa hisap untuk zona 1A – 1C (tahap 1). Hasil pengukuran menunjukkan kualitas biogas yang ditunjukkan dengan kandungan gas metana meningkat sejalan dengan meningkatnya temperatur lingkungan. Kandungan gas metana tertinggi diperoleh saat temperatur lingkungan berkisar pada 35 – 36 ◦C mencapai 13,89 %. Nilai ini masih sangat rendah untuk dapat dipergunakan sebagai bahan bakar. Melihat kondisi dilapangan dugaan terbesar adalah terjadinya kebocoran pada pipa-pipa riser yang terpasang pada instalasi tersebut.
Analisa Kinerja Sinusoidal PWM Inverter untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa
Heri Haryanto;
Vicky Immanuel
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6616
PWM (pengaturan lebar pulsa) merupakan salah satu teknik yang baik untuk digunakan dalam sistem kendali (control system) saat ini. Pengaturan lebar modulasi dipergunakan di berbagai bidang yang sangat luas, salah satu diantaranya adalah pengaturan kecepatan motor induksi. Untuk membangkitkan sinyal pulse width modulation (PWM) tersebut dapat digunakan beberapa teknik modulasi antara lain sebagai berikut: Sinusodal Pulse Width Modulation, Trapezoidal Pulse Width Modulation, Stair-case delta, Delta-sigma, Selective harmonic PWM, Third Harmonic PWM, Space Vector PWM, dan lainnya. Pada paper ini akan membahas tentang kinerja dari teknik modulasi trapezoidal pada inverter dengan menganalisa kualitas distorsi harmonisa (THD) tegangan, arus,dan respon kecepatan dan torsi elektromagnetik dari motor induksi tiga fasa
Delignifikasi Lignin dalam Enceng Gondok Secara Kimiawi
Eka Sari;
Adis Bahtiar
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6622
Krisis energi mendorong para peneliti untuk mencari alternatif energi seperti bioetanol. Perkembangan produksi bioetanol generasi kedua berbahan baku lignoselulosa banyak dikaji. Salah satu bahan lignoselulosa yang di padang berpotensi sebagai bahan baku pembuatan bioetanol adalah enceng gondok. Enceng gondok merupakan gulma air yang memiliki pertumbuhan sangat cepat dengan doubling time hanya memerlukan waktu 4 hari, sehingga ketersediaannya dialam sangat melimpah. Tanaman ini mengandung selulosa dan hemiselulosa yang tinggi. Selulosa dan hemiselulisa dalam enceng gondok mencapai 60% dari total berat kering enceng gondok dapat dikonversi menjadi bioetanol. Permasalahan umum dalam perkembangan produksi bioetanol generasi kedua adalah lignin. Lignin diketahui menghalangi mengganggu proses hidrolisis untuk mengkonversi selulosa dan hemiselulosa menjadi glukosa dan xylosa. untuk menghasilkan glukosa yang tinggi maka lignin perlu dihilangkan dengan proses delignifikasi. Enceng gondok memiliki lignin yang rendah hanya sekitar 7 % tetapi lignin ini masih perlu dihilangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah penghilangan lignin dalam rangka meningkatkan hasil hidrolisis. Proses delignifikasi ini menggunakan senyawa hidroksida seperti kalium hidroksida dan Natrium Hidroksida, selain itu dilakukan pula variasi waktu pemanasan. Verifikasi data dilakukan dengan hasil hidrolisis menggunakan asam sulfat encer untuk menghasilkan glukosa yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delignifikasi menggunakan natrium hidroksida dengan konsentrasi 0,5 N dan proses delignifikasi 75 menit, enceng gondok mengalami penurunan lignin sebesar 57,14%. Hasil hidrolisis dengan asam sulfat encer selama 60 menit menghasilkan glukosa sebanyak 0,047 gr/L. Hasil fermentasi selama 3 hari menghasilkan bioetanol sebanyak 8,27%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan pada pengembangan produksi bioetanol generasi kedua dengan bahan baku enceng gondok.
Pra Sintesa Compabilizer Abilizer LLDPE-g-MA
Elfi Nur Rohmah;
Shella Maranata;
Doni Pius;
Muhammad Ghozali
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6612
Perkembangan penelitian mengenai komposit plastik biodegradable semakin banyak dilakukan. Penggabungan antara polyethylene jenis LLDPE (Linear Low Density Polyethylene) sebagai matriks yang dipadukan dengan PLA (Polylactic Acid) salah satunya. Perbedaan karakteristik dan sifat antara LLDPE dan PLA menyebabkan campuran tidak kompatibel oleh karena itu compatibilizer diperlukan pada saat pencampuran sehingga keduanya dapat bercampur sempurna. Pada penelitian ini dibahas mengenai pra pembuatan compatibilizer berupa LLDPE-g-MA atau maleic anhydride grafted linear low-density polyethylene. Rekayasa compatibilizer dilakukan beberapa variasi seperti waktu proses, pemurnian compatibilizer (sokhletasi) dan komposisi maleic anhidrat serta benzoil peroksida. Hasil compatibiizer yang terbentuk dianalisa %grafting dan analisa unsur dengan FTIR.
Rancang Bangun Kinetic Energy Recovery System pada Sepeda Listrik Hybrid Dengan Menggunakan Fly Wheel
Dhimas Satria;
Erny Listijorini;
Tommy Yosua
Jurnal Teknika Vol 12, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36055/tjst.v12i1.6628
Di zaman yang semakin modern ini banyak kebutuhan yang semakin meningkat, salah satunya adalah energi. Energi fosil yang digunakan pada mesin-mesin sebagai bahan bakar utama telah banyak digunakan. Pemanfaatan energi yang dilakukan secara berlebihan semakin menurunkan ketersediaan energi fosil tersebut. Untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang pembentukannya sangat lama dan cepat habis, maka dari itu dibutuhkan adanya pemanfaatan energi alternatifyang lebih ramah lingkungan dan mudah didapat.Penggunaan sepeda sebagai moda transportasi yang mudah dan bermanfaat menjadi salah satu pilihan. Memanfaatkan putaran roda untuk memutar alternerator yang nantinya akan menghasilkan listrik, kemudian energi listrik tersebut disimpan pada akumulator. Pada saat akan digunakan maka energi listrik pada akumulator disalurkan pada mesin saat berfungsi sebagai motor listrik untuk memutar roda belakang. Proses dalam menghasilkan energi listrik ini yang dimanfaatkan sebagai energi terbarukan pada penggunaan sepeda. Selain memanfaatkan putaran pada roda belakang yang disambungkan pada alternerator, bisa juga dengan memanfaatkan fly wheel yang disambungkan dengan transmisi rantai pada sepeda. Fly wheel tersebut dimanfaatkan putarannya pada saat sepeda berhenti atau melakukan pengereman. Beban berat pada fly wheel membuatnya bisa berputar terus dan membutukan waktu yang cukup lama untuk berhenti walaupun sumber tenaga pemutar telah berhenti. Hal ini yang dimanfaatkan dalamKinetic Energy Recovery System (KERS) pada mobil formula one dan diaplikasikan pada pengereman sepeda sebagai penghasil energi untuk memutar alternerator, agar pengisian akumulatortetap bisa dilakukan pada saat mengerem dan berhenti dari kecepatan tinggi. Dari hasil perhitungan, Dengan daya 1801 W pada kecepatan 25 km/jam energi kinetik flywheel sebesar 101,2 joule dan dapat menghasilkan arus listrik sebesar 0,78 amper pada putaran alternator 1661,83 rpm. Dengan menggunakan panjang rantai 1,49 meter pada roda belakang menuju flywheel dan 0,67 meter pada flywheel menuju alternator