cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2016" : 173 Documents clear
PEMANENAN BIOMASSA MIKROALGA MENGGUNAKAN FLOKULAN KITOSAN DAN NANOMAGNETIT KITOSAN Alvika Meta Sari; Erdawati Erdawati; Irfan Purnawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa Mikroalga merupakan salah satu mikroalga yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, proses pemanenannya memerlukan flokulan yang tidak sedikit. Oleh karena itu dalam penelitian ini kitosan dan nanomagnetik kitosan digunakan sebagai flokulan pada proses pemanenan biomassa Mikroalga. Tujuan dari studi ini adalah mencari pengaruh pH dan dosis  flokulan kitosan dan nanomagnetik kitosan terhadap % biomassa terhadap perolehan biomassa  Mikroalga, mencari pengaruh dosis flokulan kitosan dan nanomagnetit kitosan terhadap perolehan biomassa  dan membandingkan penggunaan flokulan kitosan dan nanomagentik kitosan. Mikroalga  dan mendapatkan pH dan dosis terbaik. Kitosan dan nanomagnetik kitosan dengan dosis 20, 40, 60, 80, 120 dan 140 mg  dan pH 5, 6, 7, 8, 9 ditambahkan ke dalam suspensi mikroalga Mikroalga, lalu diukur persen perolehan biomassanya. Hubungan antara pH flokulan dengan persen perolahan biomassa adalah meningkatnya pH maka persen perolehan biomassa semakin tinggi. Hubungan dosis flokulan kitosan dan nanomagnetit kitosan menunjukkan bahwa semakin banyak dosis flokulan maka semakin banyak biomassa yang dipanen. Hasil menunjukkan bahwa nilai pH yang terbaik adalah 4 dan dosis terbaik adalah 80 mg untuk kedua flokulan. Hasil yang didapat memperlihatkan bahwa Nanomagnetit kitosan lebih baik kinerjanya sebagai flokulan untuk pemanenan mikroalga Mikroalga daripada kitosan dengan nilai tertinggi pada pH 8 dan dosis 80 mg dengan perolehan biomassa tertinggi pada 98%.  Kata kunci: pemanenan mikroalga, biomassa Hemotococcus pluvalis, nanomagnetit  kitosan, kitosan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI TAS CV.BANUA DENGAN MENGGUNAKAN ALQORITMA CORELAP Nelfiyanti Nelfiyanti; Annisa Mulia Rani; Anwar Ilmar Ramadhan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Suatu pabrik akan berjalan dengan lancar dan lebih efektif jika fasilitas yang ada didalam pabrik tertata sesuai dengan hubungan kedekatan antar masing- masing fasilitas dengan tujuan agar proses produksi berjalan dengan baik. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan penelitian tentang penataan fasilitas pabrik terhadap CV. Banua dengan menggunakan software blokplan berdasarkan produk layout akan tetpi hasil yang didapat belum memuaskan. Untuk mendapatkan penataan fasilitas yang sesuai alur proses dan meminimasi adanya gerakan bolak balik maka peneliti melakukan penataan fasilitas produksi dengan menggunakan metode alqoritma. Selain penataan fasilitas, peneliti juga memberikan inputan database system informasi manajemen kepada pemilik untuk pendata dengan menggunakan Microsoft excel dan Microsoft access  Dari hasil penelitian ini dapat dengan meggunakan alqoritma corelap didapat desain layout baru dimana lebih mempertimbangan hubungan kedekatan dan meminimasi keterlambatan. Selain itu dengan adanya database informasi pendataan bahan-  bahan yang digunakan dalam produksi sangat membantu pemilik dalam mengontrol setiap bahan yang dikelaurkan dan berapa pemakaiannya serta pendataan untuk stok barang jadi juga tertata dengan rapi. Hal ini sangat membantu pemilik sehingga tidak ada operator yang bermain dibelakang pimpinan CV.Banua.   Kata kunci : Fasilitas, layout, Pabrik, Sistem Informasi, Database, corelap
PROSES PELARUTAN BIJIH DOLOMIT DALAM LARUTAN ASAM KLORIDA Ahmad Royani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pelarutan memegang peranan penting dalam persiapan pengolahan dolomit supaya dapat digunakan   dalam   berbagai   aplikasi   di   industri.   Salah   satu   faktor   terpenting   dalam   proses   pelarutan  adalah  variabel  konsentrasi  pelarut  dan   temperatur   proses  pelarutan.   Untuk   melihat   pengaruh   dari kedua variabel tersebut, maka dilakukan proses pelarutan dolomit dengan menggunakan larutan asam klorida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam dan temperatur proses dalam pelarutan mineral dolomit menggunakan asam klorida. Proses pelarutan dilakukan terhadap 20 gram sampel dolomit dengan konsentrasi asam sebesar 1, 2, 3, 4 N pada temperatur 30, 50, 70, 90 oC. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ektraksi magnesium dan kalsium cenderung semakin meningkat  seiring dengan kenaikkan konsentrasi asam dan temperatur proses pelarutan. Proses pelarutan dolomit optimum dicapai pada temperatur 30 oC dengan konsentrasi 4 N HCl selama 5 jam dengan kalsium dan magnesium terekstrak sebesar 60,31 % dan 25,79 %. Kata kunci: Asam klorida, Dolomit, Kalsium-magnesium, Pelarutan