cover
Contact Name
Yuni Rimawati
Contact Email
infestasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6282232737905
Journal Mail Official
infestasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Infestasi
ISSN : 02169517     EISSN : 24608505     DOI : doi.org/10.21107/infestasi
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2022): JUNI" : 10 Documents clear
Pengaruh Persaingan Pasar dan Board Interlock terhadap Agresivitas Pajak Pasca Tax Amnesty Reza Puji Paramitha; Dian Purnama Sari
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.11119

Abstract

Tax amnesty program is not sufficient to encourage participants not to engage in tax aggressiveness. This study aims to determine the effect of market competition and board interlock on post-tax amnesty tax aggressiveness. The research sample is manufacturing and trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange and have participated in the tax amnesty program for the period 2017-2019. The approach used in this research is quantitative research with multiple linear regression analysis techniques. Tax aggressiveness is proxied by the Cash Effective Rate (CETR). The results showed that market competition has a positive effect on tax aggressiveness. Companies with a lower level of market competitive power will tend to tax aggressiveness. The board interlock has a negative effect on tax aggressiveness so that the existence of the board interlock will pressure companies not to engage in tax aggressiveness. Pelaksanaan program tax amnesty ternyata belum cukup untuk meminimalkan agresivitas pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persaingan pasar dan board interlock terhadap agresivitas pajak pasca tax amnesty. Sampel penelitian adalah perusahaan manufaktur dan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan telah mengikuti program tax amnesty yaitu sebanyak 38 perusahaan dengan periode laporan keuangan 2017-2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisa regresi linier berganda. Agresivitas pajak diproksikan dengan Cash Effective Rate (CETR) dan persaingan pasar diukur dengan Herfindahl-Hirschman Index (HHI). Variabel kontrol penelitian adalah ukuran perusahaan dan tingkat utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan pasar berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Perusahaan dengan tingkat kekuatan persaingan pasar yang lebih rendah akan cenderung melakukan agresivitas pajak karena dianggap sebagai upaya untuk mengendalikan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan. Sedangkan keberadaan board interlock akan menekan perusahaan untuk tidak melakukan agresivitas pajak sehingga board interlock berpengaruh negative terhadap agresivitas pajak.
Analisis Persepsi Wajib Pajak dan Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja Segmen Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan Imam Agus Faisol; Emi Rahmawati
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.14616

Abstract

This study aims to analyze the implementation and perception of taxpayers in utilizing tax facilities according to the work copyright law. This research uses a qualitative method with a case study approach. The results indicate that the policy of relaxing input tax crediting rights for taxable entrepreneurs benefits taxpayers. However, there is a need for synergy between tax authorities and business actors. Delivery of coal categorized as taxable goods has the potential to reduce revenue because coal as an export item and export activity is subject to a 0% tariff. Including the buyer's identification number on the e-invoice provides a sense of fairness for all taxpayers, especially entrepreneurs. Exemption from the imposition of Income Tax on dividends to increase investment funding and assist the recovery of the national economy. Legal aspects of general provisions and taxation procedures, implementation of a five-year policy, no tax assessments are issued, tax returns (SPT) are certain except for committing tax crimes and issuing tax invoices with an expiration date of five years. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan persepsi wajib pajak dalam memanfaatkan fasilitas perpajakan sesuai undang-undang cipta kerja. Riset ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan relaksasi hak pengkreditan pajak masukan bagi pengusaha kena pajak memberikan manfaat bagi wajib pajak meskipun perlu sinergi antara otoritas pajak dan pelaku usaha. Penyerahan batu bara yang terkategori sebagai barang kena pajak berpotensi menurunkan pendapatan karena batu bara sebagai barang ekspor dan aktivitas ekspor dikenakan tarif 0%. Pencantuman nomor induk kependudukan pembeli di e-faktur memberikan rasa adil bagi semua wajib pajak khususnya para pengusaha. Pembabasan pengenaan Pajak Penghasilan atas dividen untuk meningkatkan pendanaan investasi serta dapat membantu pemulihan perekonomian nasional. Aspek undang-undang ketentuan umum dan tata cara perpajakan, pengimplementasian kebijakan lima tahun tidak diterbitkan surat ketetapan pajak, surat pemberitahuan (SPT) menjadi pasti kecuali, melakukan tindak pidana perpajakan serta penerbitan surat tagihan pajak masa daluwarsa selama lima tahun.
Akuntabilitas Pengelolaan Limbah Berbasis Nilai Kejujuran Fajrul Falah Muhammad; Novrida Qudsi Lutfillah; Sugeng Sulistiono
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.9964

Abstract

This study aims to describe and analyze the practice of accountability for managing waste in waste management in companies that are engaged explicitly in managing waste. Research on environmental accountability and accounting has so far been dominated by explanations of environmental accounting application activities with hospital objects. There is still limited research that considers cultural themes and values that underlie the concept of accountability on objects other than hospitals. This study uses a qualitative method with an interpretive paradigm. The results of the study show that the accountability carried out by waste management companies includes environmental, social, economic, and highest accountability to God by emphasizing the value of honesty. The implication of the value of honesty is considered a tool for self-control to raise awareness of maintaining a relationship with God, humans, and the environment. Thus, the value of honesty is an expression of the balance underlying the accountability of waste management. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis praktik akuntabilitas pengelolaan limbah pengelolaan limbah pada perusahaan yang bergerak khusus mengelola limbah. Penelitian mengenai akuntabilitas lingkungan dan akuntansi lingkungan selama ini didominasi dengan penjelasan aktivitas penerapan akuntansi lingkungan dengan obyek rumah sakit, masih terbatas penelitian yang mempertimbangkan tema budaya dan nilai yang mendasari konsep akuntabilitas pada obyek selain rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma interpretif. Hasil penelitian menunjukkan akuntabilitas yang dilakukan perusahaan pengelolaan limbah mencakup lingkungan, sosial, ekonomi, dan pertanggungjawaban tertinggi kepada tuhan dengan menekankan pada nilai kejujuran. Implikasi nilai kejujuran dinilai sebagai alat untuk pengendalian diri untuk membangkitkan kesadaran menjaga hubungan dengan Tuhan, manusia, dan lingkungan. Dengan demikian, nilai kejujuran merupakan ungkapan dari keseimbangan melandasi akuntabilitas pengelolaan limbah. 
Readability Laporan Tahunan Dan Audit Delay Shyntia Alvenia; Annisaa Rahman
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.14258

Abstract

The purpose of this study is to examine the effect of readability of annual reports on audit delays. The research period is 2018-2019, with a sample of 1143 companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The readability of the annual report is measured by the size of the report file, where the larger the file size of the annual report, the lower the readability of the annual report. Audit delay is measured by the number of days of issuance of the audit report calculated from the end of the fiscal year. The results of this study indicate that readability of annual report has a negative effect on audit delays. This means that the low readability of the annual report affects audit delays. The results of this study support agency theory. There are indications of management's motivation in manipulating the annual report by reducing the readability of the report, making the auditors have to be careful in conducting audits so that they seem to experience delays in issuing audit reports.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keterbacaan laporan tahunan terhadap audit delay. Periode penelitian 2018-2019, dengan sampel sebanyak 1143 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Keterbacaan laporan tahunan diukur dari ukuran file laporan, semakin besar ukuran file laporan tahunan maka semakin rendah tingkat keterbacaan laporan tahunan. Audit delay diukur dengan jumlah hari penerbitan laporan audit yang dihitung sejak akhir tahun anggaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbacaan laporan tahunan berpengaruh negatif terhadap audit delay. Rendahnya keterbacaan laporan tahunan mempengaruhi audit delay. Hasil penelitian ini mendukung teori keagenan. Adanya indikasi motivasi manajemen dalam memanipulasi laporan tahunan dengan mengurangi keterbacaan laporan, membuat auditor harus berhati-hati dalam melakukan audit sehingga terkesan mengalami keterlambatan dalam mengeluarkan laporan audit. 
Dewan Redaksi & Daftar Isi daftar isi dewan redaksi
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimensi Fraud Hexagon Dan Spiritualitas Pada Kecurangan Akademik Selama Pembelajaran Daring Akhmad Affandi; Tito I.M Rahman Hakim; Prasetyono Prasetyono
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.14605

Abstract

COVID-19 membuat perubahan di sejumlah sisi kehidupan manusia. Salah satu perubahannya berada dalam bidang pendidikan. Pembelajaran yang dulu dilakukan secara luring kini harus dilakukan secara daring. Dampak dari pembelajaran daring membuat kecurangan akademik semakin meningkat. Artikel ini bertujuan untuk menguji pengaruh tekanan, kemampuan, kolusi, kesempatan, rasionalisasi dan ego terhadap kecurangan akademik saat pembelajaran daring yang dimoderasi oleh spiritualitas. Responden penelitian ini adalah 191 mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Trunojoyo Madura. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner secara online. Data yang diperoleh diolah menggunakan program SmartPLS. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tekanan, kolusi dan kesempatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan akademik saat pembelajaran daring, sedangkan kemampuan, rasionalisasi dan ego tidak berpengaruh signifikan. Spiritualitas juga tidak mampu memoderasi tekanan, kemampuan, kolusi, kesempatan, rasionalisasi dan ego terhadap kecurangan akademik saat pembelajaran daring. Mahasiswa cenderung melakukan kecurangan akademik selama pembelajaran daring karena mereka memiliki kesempatan untuk melakukan hal tersebut, terdapat bantuan dari sesama mahasiswa dan adanya tekanan baik secara internal maupun eksternal agar berprestasi secara akademik. COVID-19 has made changes in many aspects of human life. One of the changes is in the education aspect. The learning process that used to be carried out offline now has to be done online. One consequence of online learning is the soaring academic cheating. This paper aims to examine the effect of pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization and ego on academic cheating during online learning moderated by spirituality. The respondents of this study were 191 bachelor's students of Accounting, Trunojoyo Madura University. Data collection techniques using online questionnaires. The data obtained is processed statistically using the SmartPLS program. The result of this study shows that pressure, collusion and opportunity have a positive and significant effect on academic cheating during online learning, while capability, rationalization and ego have no significant effect. Spirituality is also unable to moderate pressure, capability, collusion, opportunity, rationalization and ego towards academic cheating during online learning. Students commit academic fraud during online learning because they have the opportunity to do so, there is assistance from fellow students and are pressured both internally and externally to excel academically.
Perbandingan Insentif Pajak Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam Kondisi Pandemi Covid-19 Mufidah Azzahra; Muhammad Rheza Ramadhan
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.13231

Abstract

COVID-19 pandemic which caused state revenues, especially tax revenues in Indonesia to be hampered. This is also experienced by Indonesia's neighboring countries, namely Malaysia and Singapore. Therefore, the governments of Indonesia, Malaysia, and Singapore overcome these problems by issuing fiscal policies including policies on tax incentives. This study aims to compare the tax incentives in Indonesia with Malaysia and Singapore during the COVID-19 pandemic. The data collection method used is descriptive research method in the form of literature study. The results of the study show that Indonesia, Malaysia, and Singapore have similarities and differences in terms of providing tax incentives. What the three countries have in common is that they have the same concern for the empowerment of Small Micro Business (SMEs) and individual income. Then the difference is seen in terms of the approach of the governments of the three countries in providing tax incentives. Singapore has a tax system that is already quite competitive and business-friendly, there will be no fundamental changes to Singapore's tax rates due to the COVID-19 pandemic. Indonesia and Malaysia, which pay attention to changes in rates from various sectors in providing tax incentives. Pandemi covid-19 yang menyebabkan penerimaan negara terutama penerimaan perpajakan di Indonesia terhambat. Hal tersebut juga dialami oleh negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia dan Singapura. Maka dari itu, pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Singapura mengatasi permasalahan tersebut dengan mengeluarkan kebijakan fiskal termasuk kebijakan mengenai insentif perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan insentif perpajakan di negara Indonesia dengan negara Malaysia dan Singapura dalam kondisi pandemi covid-19. Penelitian ini menunggunakan studi kepustakaan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki persamaan dan perbedaan pemberian insentif perpajakannya. Persamaan dari ketiga negara tersebut ialah memiliki perhatian yang sama akan pemberdayaan Usaha Kecil Mikro (UKM) dan penghasilan individu. Perbedaannya adalah terlihat dari segi pendekatan pemerintah ketiga negara tersebut dalam memberi insentif perpajakannya. Singapura memiliki sistem perpajakan yang sudah cukup kompetitif dan ramah bisnis. Tidak ada perubahan mendasar pada tarif perpajakan Indonesia dan Malaysia memperhatikan perubahan tarif dari berbagai kalangan sektor dalam memberikan insentif.
Indeks Penulis & Reviewers indeks penulis dan author
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek Pemoderasi Struktur Kepemilikan Terhadap Hubungan Antara Kecakapan Manajerial dan Manajemen Laba Linda Dwi Anggita; Fitri Romadhon; Sugeng Firdausi
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.14623

Abstract

One measure of company performance that is commonly used as the basis for making decisions is the company's profit which is presented in the income statement. However, investors often do not pay attention to how the company's process generates profits, so that profit information is always the target of misinformation through opportunistic actions of management to act according to their interests, which is known as earnings management. The purpose of this research is to examine the effect of managerial ability on earnings management with ownership structure as a moderating variable. The population in this study is the pharmaceutical sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2020 as many as 10 companies. Based on the purposive sampling method, the sample in this study was 10 companies. The data analysis method used panel data regression. The results of this study indicate that managerial ability affect earnings management, managerial ownership can moderate the effect of managerial ability on earnings management, and institutional ownership is not able to moderate the effect of managerial ability on earnings management Indikator kinerja suatu perusahaan yang sering dijadikan dasar pengambilan keputusan adalah laba perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi. Akan tetapi, investor sering tidak memperhatikan proses perusahaan dalam menghasilkan laba. Hal tersebut membuat manajer memiliki kesempatan untuk bertindak oportunis dengan cara melakukan manajemen laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, dan efek moderasi struktur kepemilikan terhadap hubungan antara kecakapan manajerial dan manajamen laba. Populasi dari penelitian ini sebanyak 10 perusahaan pada sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 hingga 2020. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecakapan manajerial dapat mempengaruhi manajemen laba. Kepemilikan manajerial dapat memoderasi pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba. Serta, adanya kepemilikan institusional tidak dapat memoderasi pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba. 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Manajemen Risiko Monica Cindy; Raja Adri Satriawan Surya; Arumega Zarefar
InFestasi Vol 18, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v18i1.11715

Abstract

This study examines and analyzes empirical evidence related to the effect of audit committee financial expertise, audit committee meeting frequency, public ownership structure, and risk management committee on risk management disclosure. The population of this study is companies in the agricultural sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2019 period. The sample of this study was selected with the specified criteria, namely, using a purposive sampling technique. The method of data analysis in this study is multiple linear regression analysis. The results showed that the audit committee's financial expertise variable affected risk management disclosure. Meanwhile, audit committee meeting frequency, public ownership structure, and risk management committee do not affect risk management disclosure. This research can be used as a consideration for regulators and management in making policies to improve the quality of company risk management to minimize risk. Investors can pay attention to the factors of the audit committee, public ownership structure, and risk management committee to predict the company's financial health condition as consideration for investment decisions. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bukti empiris terkait pengaruh keahlian keuangan komite audit, frekuensi pertemuan komite audit, struktur kepemilikan publik dan komite manajemen risiko terhadap pengungkapan manajemen risiko. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan pada sektor agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Sampel penelitian ini dipilih dengan kriteria yang ditentukan yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keahlian keuangan komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Sedangkan variabel frekuensi pertemuan komite audit, struktur kepemilikan publik dan komite manajemen risiko tidak berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan regulator dan manajeme dalam membuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas manajemen risiko perusahaan guna meminimalkan risiko. Investor dapat memperhatikan faktor komite audit, struktur kepemilikan publik dan komite manajemen risiko untuk memprediksi kondisi kesehatan keuangan perusahaan sebagai pertimbangan keputusan investasi. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10