cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2017)" : 20 Documents clear
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENUMBUHKAN N/ACH Elysabet .; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.928 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1452

Abstract

Abstract: Leadership (leadership) is an important issue in the phenomenon of organizational society. The phenomenon of leadership in an organization can determine the targets to be achieved, because leaders are core factors that have the legitimate power to influence others in a certain way. This type of research uses a quantitative approach with descriptive study method, which is a method directed to solve problems by describing or explaining the results of research as it is. Steps of data collection by using questionnaires or closed questions, data taken from the population is the element of leadership or head with Purposive Sampling technique (sample aims). The result, leadership has a tendency of 38% good, achievement motivation has a tendency of 31% good. Leaders have a role of 61% can grow achievement motivation (n / Ach) of 46%. Keywords: Leadership, Achievement Motiv Abstrak: Kepemimpinan (leadership) merupakan isu penting dalam fenomena masyarakat organisasi. Fenomena tentang kepemimpinan dalam sebuah organisasi dapat menentukan target yang hendak dicapai, karena pemimpin merupakan faktor inti yang memiliki kekuasaan sah untuk mempengaruhi orang lain dengan cara tertentu. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi deskriptif, yaitu metode yang diarahkan untuk memecahkan masalah dengan cara menggambarkan atau memaparkan hasil penelitian apa adanya. Langkah-langkah pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner atau pertanyaan tertutup, data diambil dari populasi yaitu unsur pimpinan atau kepala dengan teknik Purposive Sampling (sampel bertujuan). Hasilnya, kepemimpinan memiliki kecenderungan sebesar 38% baik, motiv berprestasi memiliki kecenderungan sebesar 31% baik. Pemimpin memiliki peranan sebesar 61% dapat menumbuhkan motiv berprestasi (n/Ach) sebesar 46%. Kata kunci: Kepemimpinan, Motiv Berprestasi 
PERANAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA PESANGGRAHAN KECAMATAN BATU – KOTA BATU Moh. Rowasis; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.065 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1466

Abstract

Abstract: Youth organization is a village civic organization which is engaged in the field of youth that have mission and vision while has an important role to develop village social society welfare. Youth organization at pesanggrahan village is an organization which is under Pesanggrahan auspices villages and it working in that region itself. Youth organization is an important organization that it does not look in one eyes only, because there are many people interpreted it as an organization that cannot be grown and had no activity and does not have a role.This research used the qualitative research, this type of research instrument is researchers it self, interviewing guidelines, field note. The technique of data collection was done through observation, interviews, documentation. While data analysis is a data analysis interactive model that consists of data collection, data presentation, data reduction, and conclusion. This research may eventually reveal that: (1) the role of youth organizaion in improving the welfare of the villagers either appropriate although in practice is still not optimally. (2) the obstacles of youth organization in improving the welfare of the villagers lack of labor from any member of the Executive Board and in carrying out activities and auth as youth organization. Then set the time to lack in not always collide with an activity that is private.   Key Words: Role, youth organization, Welfare, Empowerment Abstrak: Karang taruna merupakan organisasi kemasyarakatan desa yang bergerak dibidang kepemudaan yang mempunyai visi dan misi serta mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat desa. Karang Taruna merupakan organisasi penting bukan hanya dipandang sebelah mata, karena kebanyakan orang-orang menginterpretasikan sebagai organisasi yang tidak dapat berkembang dan tidak punya kegiatan serta tidak mempunyai peranan.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, pedoman wawancara, catatan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini akhirnya dapat mengungkapkan bahwa: (1) peranan Karang Taruna  dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa cendrung baik meskipun dalam pelaksanaannya masih belum maksimal. (2) hambatan karang taruna dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa  kurangnya tenaga kerja dari setiap pengurus dan anggota dalam menjalankan kegiatan dan tupoksi sebagai Karang Taruna. Kemudian kurangnya dalam mengatur waktu untuk tidak selalu berbenturan dengan kegiatan yang sifatnya pribadi. Kata Kunci: Peranan, Karang Taruna, Kesejahteraan, Pemberdayaan
DAMPAK DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Soleman Renda Bili; Dekki Umamur Ra’is
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.918 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1457

Abstract

Abstract: From the results of research, the impact of the Village Fund on communityempowerment can be concluded that, (1) The Village Fund has given Positive Impact to Mulyoagung Village community proven the improvement of Infrastructure Development and Community Empowerment; (2) Management and Use of Village Funds in Mulyoagung Village by Transparency to the community through musrenbangdes and generating joint decisions and what are priorities for the use of the Village Fund; (3) Community Empowerment through Village Fund by conducting training activities such as training of mushroom cultivation, RAB production and engineering design and so forth. Keywords: Village Fund, Community Empowerment Abstrak: Dari hasil penelitian Dampak Dana Desa terhadap pemberdayaan masyarakat dapat memperoleh kesimpulan bahwa, (1) Dana Desa sudah memberikan Dampak Positif terhadap masyarakat Desa Mulyoagung terbukti adanya peningkatan pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat; (2) Pengelolaan dan penggunaan Dana Desa di Desa Mulyoagung dengan cara Tranparansi terhadap masyarakat melalui musrenbangdes dan menghasilkan keputusan bersama dan apa yang menjadi prioritas penggunaan Dana Desa; (3) Pemberdayaan Masyarakat melalui Dana Desa dengan melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan pembuatan Budidaya Jamur, pembuatan RAB dan desain teknik dan lain sebagainya. Kata Kunci: Dana Desa, Pemberdayaan Masyarakat
IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA Mustafa .; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.221 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1462

Abstract

Abstract: Implementation of road infrastructure development is the most fundamental means to support the smoothness, distribution of goods, and human transportation network. Community welfare can be seen from the condition of a physical area about the facilities provided by the government. The research method is done with the type of qualitative approach, type and source of data covering primary and secondary data. Data collection through observation techniques, interviews, and documentation. The research instruments include the researcher himself, the interview guide and the field notes. Sampling technique using purposive sampling. Validity and use triangulation techniques. Analysis by reduction, presentation and conclusion. The result of this research is 1) how the implementation of the development of village road infrastructure in Tlontoraja Village is successful and done as expected. 2) inhibiting factors and supporting the implementation of village road infrastructure development is the access to the narrow location and less good resources so that the implementation of development is less optimal then the supporting factor is given to the freedom to participate and support the financial distribution in the implementation of the development of village road infrastructure implementation of road infrastructure development and done as expected. Keywords: Implementation, Development, Infrastructure Abstrak: Implementasi pembangunan infrastruktur jalan merupakan sarana yang paling mendasar yang bertujuan untuk mendukung kelancaran, distribusi barang, maupun jaringan transportasi  manusia. Kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari kondisi suatu fisik daerah tentang fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Metode penelitian dilakukan dengan jenis pendekatan kualitatif, jenis dan sumber data meliputi data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi peneliti sendiri, panduan wawancaradan catatan lapangan. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling. Keabsahan dan menggunakan tehnik triangulasi. Analisis dengan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hal ini hasil dari pada penelitian adalah 1) bagaimana implementasi pembangunan infrastruktur jalan Desa di Desa Tlontoraja adalah berhasil dan terlaksana sesuai yang diharapkan. 2) faktor penghambat dan pendukung implementasi pembangunan infrastruktur jalan Desa adalah  akses ke lokasi sempit dan sumber daya kurang baik sehingga pelaksanaan pembangunan kurang optimal kemudian faktor pendukungnya adalah diberikan ke bebasan berpartisipasi dan dukungan distribusi finansial dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan desa implementasi pembangunan infrastruktur jalan desa berhasil dan terlaksana sesuai yang diharapkan. Kata kunci: Implementasi, Pembangunan, Infrastruktur
PELAYANAN KANTOR DESA BEJI DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERHADAP MASYARAKAT Yupita .; Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.025 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1453

Abstract

Abstract: Administrative service is an obligation that must be given to society to get its right in life of nation and state. Therefore, every local government agency must provide services effectively and efficiently. This study aimed to identify and analyze the Beji Village Office services in providing administrative services to the community as well as to identify and analyze the factors that inhibit and support the Beji village office services in providing administrative services to the community. This research used qualitative descriptive method, with research location in Beji Village Office, Batu. The source of data used were: primary and secondary data sources, and as for data collection techniques was snowball sampling. Data collection used observation, interview, and documentation. While the data analysis consisted of data reduction, presentation, and conclusion. In providing the administrative services of the Beji Village Office, employees have worked in accordance with the existing operational rules and standards. While the inhibiting factors were in the facilities and infrastructure and the lack number of employees. Meanwhile the supporting factor were a good organization, comfortable, and strategic. Keywords: public services, administrative services Abstrak:  Pelayanan administrasi adalah kewajiban yang harus diberikan kepada masyarakat untuk mendapatkan haknya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, setiap instansi pemerintah daerah harus memberikan pelayanan dengan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelayanan Kantor Desa Beji dalam memberikan pelayanan administrasi terhadap masyarakat serta untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan mendukung pelayanan kantor desa beji dalam memberikan pelayanan administrasi terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan lokasi penelitian di Kantor Desa Beji Kota Batu. Sumber data yang digunakan yaitu: sumber data primer dan sekunder, dan adapun teknik pengumpulan data ialah snowball sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan ialah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Dalam memberikan pelayanan administrasi Kantor Desa Beji, pegawai telah bekerja sesuai dengan aturan dan standar operasional yang ada. Sedangkan  Faktor penghambat berada pada sarana dan prasarana serta jumlah pegawai yang belum memadai. Dan faktor pendukungnya adalah organisasi yang baik, nyaman, dan strategis. Kata kunci: pelayanan publik, pelayanan administrasi
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN DEWANTI-PUNJUL PADA PILKADA KOTA BATU TAHUN 2017 Wisnu Bangun Saputra; Akhirul Aminulloh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.062 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1467

Abstract

Abstact: The Local elections of Batu city in 2017 were the spotlight of the public media, regarding the Dewanti-Punjul victory, since Dewanti failed in the Malang local elections and the Malang Regency elections So the question arises what kind of political communication strategy used in the Elections of Batu city's regional head in 2017, and what kind of media is the factor of Dewanti-Punjul's victory. In this study used qualitative research methods with data collection steps through documentation and in-depth interviews with informants obtained through purposive sampling techniques. To measure the validity of the data is done through source triangulation techniques and time triangulation. From the research that has been conducted, it can be concluded that;(1) the strategy of political communication in the campaign using a systematic persuasive approach, and using the emotional and cultural and religious approaches, has proved effective;(2) making failure evaluation as the basis of political communication strategy;(3) the professionalism and commitment of successful teams and volunteers in carrying out political work, spearheading the winners of dewanti-punjul;(4) the role of the media in the campaign period is not very significant in the winning dewanti-punjul. Keywords: Strategy, Political Communication, Local Election Abstrak: Pilkada kota Batu tahun 2017 menjadi sorotan media publik, mengenai  kemenangan pasangan Dewanti-Punjul, mengingat Dewanti pernah gagal dalam dalam pilkada kota Malang dan Pilkada Kabupaten Malang. Sehingga muncul pertanyaan strategi komunikasi politik seperti apa yang digunkan dalam pilkada kota Batu tahun 2017, serta media apa saja yang menjadi faktor kemenangan Dewanti Punjul.Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan langkah pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara yang mendalam dengan informan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Untuk mengukur keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh suatu kesimpulan;(1) strategi komunikasi politik dalam kampanye menggunakan pendekatan secara persuasif yang sistematis, serta menggunakan pendekatan emosional dan kultural serta agama, terbukti efektif;(2) menjadikan evaluasi kegagalan sebagai dasar strategi komunikasi politik;(3) profesionalitas dan komitmen tim sukses maupun relawan dalam melaksanakan kerja politik, menjadi ujung tombak pemenangan dewanti-punjul;(4) peran media dalam masa kampanye tidak terlalu signifikan dalam pemenangan pasangan dewanti-punjul Kata Kunci : Strategi, Komunikasi Politik, Pilkada
ANALISA METODE PARTISIPAI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBANGUNAN DESA Martini Nesi Pantasari; M. N. Romi AS
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.643 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1458

Abstract

Abstract: Analysis of community participation methods in rural development program in Sumberejo Village is very important to be done where participation method can be useful to increase the existing community participation. This research used qualitative approach with data collection technique through observation, interview and documentation. The results of this research were: 1) the method of community participation in the development program in Sumberejo Village has been very good from the planning stage until the implementation stage, where the method used was very simple and efficient. 2) inhibiting factors and supporting factors of community participation were: The existing inheriting factors in Sumberejo village  were weak human resources. The supporting factors in Sumberejo village was the presence of willingness that arises in the local community and with the strong mutual cooperation system so that this village can become a developed village.  Keywords: Participation, Development, Factor Abstrak: Analisa metode partisipasi masyarakat dalam program pembangunan desa di Desa Sumberejo sangat penting dilakukan di mana metode partisipasi dapat bermanfaat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) metode partisipasi masyarakat dalam program pembangunan di Desa Sumberejo sudah sangat baik mulai dari tahap perencanaan sampai pada tahap pelaksanaan sudah berjalan dengan baik, dimana metode yang di gunakan sangat sederhana dan efisien sehingga masyarakat lebih mudah memahami dan sangat antusias dalam melibatkan diri didalam setiap program pembangunan yang dilakukan. 2) faktor penghambat dan faktor penunjang dalam patisipasi masyarakat yaitu: Faktor pengahambat yang ada di Desa Sumberejo hanya perlu dilakukan pendampingan terhadap masyarakat yang Sumber Daya Manusianya masih lemah. Faktor penunjang yang ada didesa sumberejo yaitu adanya partisipasi yang sangat luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat yang ada di desa sumberejo dan dengan adanya sistem gotong royong yang di pegang erat oleh Desa. Kata Kunci: Partisipasi, Pembangunan, Faktor
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TENTANG IZIN PENDIRIAN USAHA RUMAH MAKAN DI KOTA BATU Ahmad Juhari; Willy Tri Hardianto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.698 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1463

Abstract

Abstract: Licensing to establish a restaurant business is one of the licensing services provided to the community in need by the Investment Service of PTSP and NAKER Batu City. The number of people who have permission to establish a restaurant business in Batu, shows that the services provided are in accordance with the expectations of the community. The research method used is qualitative, data collection through observation, interview and documentation. The results showed that the quality of services provided by the Investment Service of PTSP and NAKER Batu City seen from the ease in obtaining business licensing letter has been said good, the speed is also good, the timeliness is also good, the human resources owned is good, the facility is well, the security and responsibility is good, the operational vehicle is not good, because there is only 1 (one) operational vehicle only, the availability of manpower in the field of business licensing service is less good, because there are 2 (two) and the replacement of the two persons does not yet exist. Keywords: Licensing, Restaurant, Service Quality Abstrak: Perizinan mendirikan usaha rumah makan merupakan salah satu jenis pelayanan perizinan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan oleh Dinas Penanaman Modal PTSP dan NAKER Kota Batu. Banyaknya masyarakat yang memiliki izin pendirian usaha rumah makan di Kota Batu menunjukkan pelayanan yang diberikan tersebut sudah sesuai dengan harapan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kualitas pelayanan yang diberikan oleh Dinas Penanaman Modal PTSP dan NAKER Kota Batu dilihat dari kemudahan dalam mendapatkan surat perizinan usaha sudah dikatakan baik, kecepatan juga sudah baik, ketepatan waktu juga sudah baik, sumber daya manusia yang dimiliki sudah baik, fasilitas sudah baik, keamanan dan tanggung jawab sudah baik, kendaraan operasional kurang baik, karena hanya terdapat 1 (satu) unit kendaraan operasional saja, ketersediaan tenaga kerja di bidang pelayanan perizinan usaha kurang baik, karena terdapat 2 (dua) orang yang telah dimutasi naik jabatan, dan pengganti kedua orang tersebut belum ada. Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Perizinan, Rumah Makan
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN UNTUK MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA Merelius Suwando; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.162 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1454

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out and analyze like where the role of the village chief in improving quality of service while it examines the factors restricting in improvingt he service quality of the community in the village of Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Batu city, by law Number 32 Year 2004 about regional autonomy and Government Regulation Number 72 Year 2005 about the village. This type of research is classed as a descriptive qualitative. With this approach the researcher dug information naturally about the role of the village chief in the village. The main data sources in doing in this research is to observe the actions or words of the respondents, a key foundation of the sample in this research. A technique in digging data is through observation, interviews, and documentation. The results of the three principal elements which include the construction of community service to the community, and the development of the community shows that the village chief Sumberbrantas has managed to build up a community communication so that it can participate actively in the improvement of service quality in his village, though realized by the Government of the village that there are factors that inhibit and pushing in an effort to improve the quality of service. Keywords: Excellent Service, The Head Of The Village, The Quality Of Service Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran kepala desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengkaji faktor-faktor penghambat dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang otonomi daerah dan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang desa. Jenis penelitian digolongkan sebagai deskriptif kualitatif. Dengan pendekatan ini peneliti menggali informasi secara alamiah tentang peranan kepala desa di desa tersebut. Sumber data utama yang di lakukan dalam penelitian ini adalah mengamati tindakan maupun kata-kata para responden, kunci yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Teknik dalam menggali data adalah melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dari tiga unsur pokok yang meliputi pembinaan kepada masyarakat, pelayanan masyarakat dan pengembangan pada masyarakat  menunjukkan bahwa Kepala Desa Sumberbrantas telah berhasil membangun komunikasi masyarakat sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas pelayanan di desanya, meskipun disadari oleh pemerintah desa bahwa ada faktor yang menghambat dan mendorong dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan tersebut. Kata kunci : Pelayanan Prima, Kepala Desa, Kualitas Pelayanan
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN Petrus Lende Ngongo; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.811 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1468

Abstract

Abstract: From the result of the research, it is found that community participation in the development of the village of gunungsari, such as participation in the development of community education has been directly involved in channeling its aspirations and involved in the improvement, while the community participation in the construction of public health facilities directly involved its development and work enthusiasm social service, and community participation in the development of public road facilities have been directly involved in road repairs. Keywords: Community Participation, Development Abstrak: Dari hasil penelitian diperoleh secara keseluruhan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa gunungsari, seperti partisipasi dalam pembangunan pendidikan masyarakatnya sudah terlibat langsung dalam menyalurkan aspirasinya dan terlibat dalam perbaikan yang ada, sedangkan pada partisipasi masyarakat dalam pembangunan sarana kesehatan masyarakatnya terlibat langsung pembangunannya dan antusiasi kerja bakti sosial, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sarana jalan masyarakatnya sudah ikut langsung terlibat dalam perbaikan jalan. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pembangunan

Page 2 of 2 | Total Record : 20