cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
SPASIAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016)" : 13 Documents clear
PENGARUH KEGIATAN KOMERSIAL TERHADAP KINERJA JALAN (STUDI KASUS KORIDOR JALAN YOS SUDARSO, PAAL DUA) Sepang, Rizky Brando; Mastutie, Faizah; Tarore, Raymond Ch.
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya saat ini Kota Manado termasuk salah satu kota yang berkembang dengan pesat. Hal ini di dukung dengan banyaknya kegiatan komersial yang berkembang mengikuti koridor jalan. Salah satunya kegiatan komersial yang berkembang di sepanjang koridor Jalan Yos Sudarso, Paal Dua dan menyebabkan kotribusi terhadap pergerakan lalu lintas meningkat sehigga menggangu kinerja jalan di koridor ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan pengaruh yang di timbulkan dari kegiatan komersial pada kinerja jalan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil identifikasi menunjukan keberadaan setiap kegiatan komersial di sepanjang koridor Jalan Yos Sudarso menimbulkan pengaruh yang sangat signifikan karena banyak kegiatan komersial tidak memiliki lahan parkir. Sehingga menimbulkan hambatan samping seperti kendaraan yang hanya parkir di badan jalan oleh karena itu membawa pengaruh terhadap kinerja jalan dengan sering terjadinya tundaan atau kemacetan lalu lintas pada jam-jam tertentu. Untuk memperbaiki hal ini, serta mencegah bertambah buruknya kinerja jalan, maka diperlukan penangan lalu lintas dari pihak yang berwajib, pembuatan jembatan penyebrangan, dan membuat aturan pemberhentian angkutan umum. Kata Kunci : Kegiatan Komersial, Koridor Jalan, Kinerja Jalan, Lalu Lintas
KORELASI POLA MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DENGAN POLA PEMANFAATAN LAHAN DI DESA SIFNANE KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Londar, Alfonsa; Rogi, Octavianus H. A.; Tilaar, Sonny
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh wilayah sekitarnya, terutama antara wilayah kota dengan wilayah pinggirannya. Kota Saumlaki yang merupakan ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat sekaligus pusat ekonomi dimana segala aktifitas kekotaan berlangsung, telah berada di titik jenuh pertumbuhan pembangunan wilayah sehingga lahan tidak mampu menampung pemenuhan kebutuhan dan aktifitas manusia. Salah satu wilayah peri urban yaitu Desa Sifnane sebagai daerah Penyangga secara langsung menerima dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.Dari hasil statistik dengan menggunakan statistik sederhana yaitu Analisis Pearson (r) dan Analisis Korelasi Rank Sperman (Rho) atas sejumlah variabel, menunjukan kecenderungan kenaikan pada titik optimum yaitu kenaikan tutupan lahan yang terencana dengan perubahan mata pencaharian masyarakat. Kenaikan pemanfaatan lahan di ikuti perubahan pola mata pencaharian masyarakat, dapat terlihat dari penggunaan lahan pertanian yang mengalami degradasi luasan, dari lahan pertanian menjadi lahan terbangun dan pola mata pencaharian masyarakat yang mengalami perubahan, dari pertanian ke non pertanian.   Kata Kunci :Pola Mata Pencaharian, Pola Pemanfaatan Lahan, Korelasi
TINGKAT KERENTANAN TERHADAP BAHAYA BANJIR DI KELURAHAN RANOTANA Abast, Dwiardy Evander Huren Untulangi; Moniaga, Ingerid L; Gosal, Pierre H
SPASIAL Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado merupakan salah satu kota di Indonesia yang sering mengalami bencana banjir, seperti banjir bandang yang terjadi pada tanggal 15 Januari 2014. Banjir bandang yang terjadi di Sembilan kecamatan dari 11 kecamatan Kota Manado pada tahun 2014, telah menyebabkan  kerusakan baik fisik bangunan maupun lingkungan alam. Banjir setinggi 4 sampai 5 meter telah menyebabkan berbagai kerusakan aset publik, swasta, dan masyarakat terendam air sehingga tidak bisa berfungsi bahkan sebagian hilang dibawa hanyut banjir. Wilayah kelurahan Ranotana yang mengalami bencana banjir sebagian besar yaitu kawasan pemukiman yang bermuara kearah sungai Sario. Hal ini terjadi karena area sempadan sungai berupa ruang terbuka kurang terencana dan tertata dengan baik. Penelitian ini dilakukan  di lokasi kelurahan Ranotana dengan judul Tingkat Kerentanan Banjir di Kelurahan Ranotana. Kelurahan Ranotana dipilih sebagai studi kasus  untuk kajian ini dengan pertimbangan permasalahan banjir yang terjadi pada tahun 2014 telah mengakibatkan kerugiaan material dan fisik yang cukup tinggi di lokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem informasi geografis (SIG) dengan metode tumpang susun (overlay) terhadap parameter-parameter banjir diantaranya, penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan kontur. Waktu penelitian dilakukan selama 4 bulan yakni pada bulan November 2015 sampai dengan bulan Februari  2016. Jenis data dan sumber yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan berupa foto kondisi eksisting pada lokasi penelitian. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari buku-buku, hasil penelitian, jurnal, peta yang meliputi peta adminisrasi, kelerengan, topografi, dan penggunaan lahan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah perangkat keras (hardware) terdiri dari PC Komputer dan Printer. Perangkat lunak (software) terdiri dari ArcGIS 10, Microsoft Word, dan Kamera Digital.   Kata kunci : kerentanan banjir,  sistem informasi geografis.

Page 2 of 2 | Total Record : 13