cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA" : 14 Documents clear
ANALISA SPASIAL DAN KEPENDUDUKAN BWK V, KOTA KENDARI Agustan Agustan
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran karakteristik kependudukan dan fisik spasial dalam kota. Penelitian dilakukan dalam lingkup  Bagian Wilayah Kota  V (BWK V), Kota Kendari Sulawesi Tenggara.            Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan survey langsung ke instansi seperti Kantor  PBB Cabang Kendari, Kantor Kelurahan dan kecamatan masing-masing dalam zona penelitian, (BPS, BAPPEDA, Dispenda, dan Dinas Tata Kota Kendari), dan lain-lain instansi terkait serta observasi lapangan.   Hasil penelitian ini menunjukkan ; 1) laju pertumbuhan penduduk 2007-2008 sebesar 10,37%, 2) rasio distribusi penduduk terbesar di Kelurahan Lalolara sebesar 24,8%, 3) estimasi proyeksi penduduk tahun 2019 sebesar 60.317 jiwa, 4) tingkat kepadatan penduduk BWK V sebesar 6 jiwa/Ha, 5) estimasi kepadatan penduduk berdasarkan hasil proyeksi 2019 sebesar 9 jiwa/Ha, 6) pertumbuhan penduduk Tahun 2007 BWK V berjumlah 33.740 jiwa, tahun 2008 penduduk berjumlah 37.241 jiwa dan tahun 2009 penduduk berjumlah 38.068 jiwa. Terkait spasial hasilnya menunjukkan ; a) perkembangan jumlah bangunan 2007-2008 sebesar 8,63%, 2008-2009 sebesar 3,59%, b) perkembangan luas kepemilikan tanah 2007-2008 sebesar 5,65%, 2008-2009 sebesar 2,40%, c) perkembangan luas bangunan 2007-2008 sebesar 14,91%, 2008-2009 sebesar 6,24%.Kesimpulannya terbukti bahwa a) perkembangan fisik kota mengikuti irama pertumbuhan penduduk. b) Tingkat kepadatan penduduk dalam BWK V sampai pada tahun 2019 masih dalam kategori rendah. c) Perkembangan penduduk dan pemanfaatan lahan tidak dapat ditekan atau dikendalikan tetapi hanya dapat di arahkan.
PERANCANGAN KINCIR ANGIN SEBAGAI PENGERAK POMPA AIR Reinyelda D. Latuheru; Tagor Simanjuntak
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan spesifikasi dan dimensi suatu kincir angin dan pompa air secara teoritis dan secara eksperimental, dimana selain menghitung secarateoritis juga merancang alat (kincir angin dan pompa air jenis torak). Penelitian dan perancangan tentang data angin dan kincir angin ini dilaksanakan diKota Merauke, yang dimulai dari bulan Desember 2012 sampai dengan bulan Februari 2013.Energi angin yang melimpah di wilayah Kabupaten Merauke dapat dimanfaatkan sebagaienergy alternativ untuk pengairan dan irigasi dilahan persawahan. Pemanfaatan energy anginsebagai penggerak pompa air bisa dilaksanakan di kabupaten Merauke. Kecepatan angin rataratadari pengambilan data sebesar 3.3 m/s2, dapat menghasilkan daya angin rata – ratasebesar  75 W/ m2, dengan putaran rotor pada baling – baling kincir angin sebesar 223.7 rpm.Data dari hasil perhitungan teoritis diperoleh debit air adalah 1 liter (0.001 m) untuk satu kaliputaran  poros engkol. Sedangkan data secara pengujian alat diperoleh debit air 0.64 liter(0.00064 m3). Efisiensi pompa air adalah sebesar 64 %.
SISTEM KEANDALAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DI WAMENA KABUPATEN JAYAWIJAYA PROPINSI PAPUA Martha Laupatty
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis kinerja operasi sistem berdasarkan tingkat keandalam sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Wamena Kab. Jayawijaya Provinsi Papua dan (2) menganalisis tingkat keandalan pembangkit listrik khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Wamena dengan menggunakan metode System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), System Average Interruption Duration Index (SAIDI), Loss Of Load Probability (LOLP) berdasarkan Force Outage Rate (FOR).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kinerja operasi sistem pembangkitan PLTMH di Wamena adalah andal karena indeks keandalan yang diperoleh Iebih besar daripada nilai indek keandalan minimum yaitu 95%. Kedua, indeks keandalan sistem pembangkitan di PLN Wamena dengan Metode SAIDI sebesar 98.63% metode SAIFI sebesar 99.204%, metode FOR (Forced Outages Rate) diperoleh nilai probabilitas ketidaktersedian saat mengoperasikan PLTM tanpa mengoperasikan PLTD, metode LOLP, diperoleh probabilitas kehilangan beban berdasarkan kombinasi unti pembangkit diperoleh sebesar 4.9572 x 10-06 dalam setahun.
ANALISIS PENGARUH PANAS PADA DAERAH PENYEKATAN DALAM PROSES KARBURISING TERHADAP NILAI KEKERASAN BAJA KARBON Andri Yono
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan dan jarak yang masih bisa terjadinya karburasi dalam proses karburasi setempat ketika sebagian material dibungkus dengan tanah liat (clay). Pada proses ini tidak sepenuhnya material dikarburasi, namun hanya sebagian dan material yang lainnya di bungkus dengan tanah liat tahan api. Beberapa material dalam penggunaannya tidak harus dikeraskan seluruhnya, namun hanya sebagian saja. Proses karburasi padat ini sendiri menggunakan karbon aktif dari batok kelapa yang sudah diperhalus sebesar 0.2 mm dan ditambahkan energizer yaitu Barium Carbonat (CaCo3) dengan perbandingan antara bubuk batok kelapa dengan Barium Carbonat sebesar 85% : 15%. Untuk waktu tahan dalam pelaksanaan  karburasi adalah 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Raw material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja karbon rendah (0.20% C) dan baja karbon menengah (0.42% C).  Penelitian ini  dilaksanakan di Bengkel Mesin Fakultas Teknik Universitas Musamus Merauke, Laboratorium PT. Sucofindo Indonesia, Bekasi  dan Laboratorium Metallurgi Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar . Metode pengujian yang digunakan adalah pengujian eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan mengambil sejumlah data pengujian langsung pada alat uji. Data dianalisis secara teoritis berdasarkan data pengujian eksperimen dilapangan. Hasil penelitian diperoleh Nilai Kekerasan untuk baja karbon rendah berturut-turut untuk waktu tahan 1, 2 dan 3 jam adalah 80 HRC, 100 HRC dan 115 HRC. Sedangkan untuk baja karbon menengah adalah 82 HRC, 98 HRC dan 110 HRC. Untuk jarak yang masih bisa terjadi karburasi dari batas penyekatan adalah 0.5. mm, 2 mm, dan 3.5mm pada baja karbon rendah. Untuk baja karbon menengah 0.5 mm, 1.0 mm dan 1.5 mm.
ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK PENJADWALAN PENGGUNAAN LABORATORIUM KOMPUTER Susanto Susanto
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  melakukan penjadwalan penggunaan  laboratorium komputer dengan algoritma Simulated Annealing. Dalam penjadwalan akan disusun kombinasi penggunan laboratorium berdasarkan waktu yang tersedia.Tahapan dalam penelitian ini diawali dengan melakukan analisis permasalahan dan kebutuhan yang diperlukan dalam pembuatan jadwal penggunaan laboratorium. Proses penjadwalan dibuat dengan menggunakan Borland Delphi 7.0 dan  MySQL Server 5.1.Algoritma Simulated Annealing dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan penggunaan  kaboratorium komputer  dengan menyusun kombinasi waktu, ruang laboratorium, kelas dan instruktur praktikum. Program ini dapat mengurangi jumlah pelanggaran batasan sehingga jadwal yang dihasilkan dengan berkurangnya jumlah instruktur  dan kelas praktikum yang melaksanakan kegiatan praktikum pada jam yang sama.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT SAPI PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN MERAUKE Tatik Melinda Tallulembang; Fransiskus Xaverius Manggau
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan    hewan ternak merupakan bagian yang penting untuk memajukan bidang peternakan. Namun jumlah dokter hewan yang terbatas, menyebabkan penanganan terhadap sapi yang sakit menjadi sangat lambat. Selain itu jarak antar lokasi pemeliharaan sapi yang jauh menyebabkan penyakit sapi semakin meluas, serta kurangnya pemahaman peternak tentang  penyakit  sapi  juga  menambah  lambatnya  penanganan  terhadap  penyakit  sapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dan mengetahui cara penanganan awalnya.Metode inferensi yang digunakan adalah forward chaining.Tools yang digunakan adalah microsoft visual basic 6.0, perancangan database menggunakan Microsoft acces 2007 dan crystal report8.5 untuk  pembuatan laporan. Pengujian sistem menggunakan blackbox  dan kuisioner kepada staf bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke. Hasil akhir dari penelitian menunjukan perubahan yang cukup signifikan terhadap kinerja kerja  dimana  terjadi  tingkat  kenaikan  waktu  dalam  penanganan  terhadap  penyakit  sapi Berdasarkan hasil kuisioner tentang mengenai hasil kinerja dan kecepatan program dalam penyajian data dan informasi diperoleh informasi sebagai berikut, 2 (20%) responden yang menjawab sangat cepat, 8 (80%) responden menjawab cepat dan tidak ada responden yang menjawab lambat. Artinya penanganan terhadap penyakit sapi menggunakan sistem lebih cepat.Kesehatan    hewan ternak merupakan bagian yang penting untuk memajukan bidang peternakan. Namun jumlah dokter hewan yang terbatas, menyebabkan penanganan terhadap sapi yang sakit menjadi sangat lambat. Selain itu jarak antar lokasi pemeliharaan sapi yang jauh menyebabkan penyakit sapi semakin meluas, serta kurangnya pemahaman peternak tentang  penyakit  sapi  juga  menambah  lambatnya  penanganan  terhadap  penyakit  sapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit sapi dan mengetahui cara penanganan awalnya.Metode inferensi yang digunakan adalah forward chaining.Tools yang digunakan adalah microsoft visual basic 6.0, perancangan database menggunakan Microsoft acces 2007 dan crystal report8.5 untuk  pembuatan laporan. Pengujian sistem menggunakan blackbox  dan kuisioner kepada staf bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Merauke. Hasil akhir dari penelitian menunjukan perubahan yang cukup signifikan terhadap kinerja kerja  dimana  terjadi  tingkat  kenaikan  waktu  dalam  penanganan  terhadap  penyakit  sapi Berdasarkan hasil kuisioner tentang mengenai hasil kinerja dan kecepatan program dalam penyajian data dan informasi diperoleh informasi sebagai berikut, 2 (20%) responden yang menjawab sangat cepat, 8 (80%) responden menjawab cepat dan tidak ada responden yang menjawab lambat. Artinya penanganan terhadap penyakit sapi menggunakan sistem lebih cepat.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KOMODITI UNGGULAN PADA DAERAH PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Gerzon J. Maulany
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat suatu perangkat lunak yang dapat membantumemberikan pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam menentukan prioritas komoditiunggulan yang cocok dan layak dikembangkan pada suatu daerah agroindustri.  Penelitian dilaksanakan dengan merancang aplikasi yang dibangun menggunakanbahasa pemrogram komputer dan menerapkan prinsip pengembangan sistem denganmenerapkan metode pengambilan keputusan pemilihan alternatif terbaik dari kriteria-kriteriatertentu yaitu Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan menentukannilai bobot kriteria dengan menentukan tingkat kepentingan nilai bobot kriteria yang satuterhadap nilai bobot kriteria lainnya dan melakukan penilaian masing-masing alternatif yangtersedia terhadap masing-masing kriteria yang ada. Pengolahan selanjutnya dilakukannormalisasi terhadap hasil penilaian nilai kriteria terhadap alternatif yang ada dan hasilnya dijumlahkan untuk mendapatkan nilai preferensi setiap alternatif, alternatif dengan nilaipreferensi terbesar adalah alternatif yang memiliki nilai paling baik untuk dipilih danditerima. Hasil pengujian dilakukan dengan metode black box dan Acceptance testing kategoriperformance dan telah berhasil melewati pengujian-pengujian tersebut, sehinggafungsionalitas dari sistem yang diharapkan telah berjalan dengan baik.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KOMODITI UNGGULAN PADA DAERAH PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Maulany, Gerzon J.
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat suatu perangkat lunak yang dapat membantumemberikan pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam menentukan prioritas komoditiunggulan yang cocok dan layak dikembangkan pada suatu daerah agroindustri.  Penelitian dilaksanakan dengan merancang aplikasi yang dibangun menggunakanbahasa pemrogram komputer dan menerapkan prinsip pengembangan sistem denganmenerapkan metode pengambilan keputusan pemilihan alternatif terbaik dari kriteria-kriteriatertentu yaitu Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan menentukannilai bobot kriteria dengan menentukan tingkat kepentingan nilai bobot kriteria yang satuterhadap nilai bobot kriteria lainnya dan melakukan penilaian masing-masing alternatif yangtersedia terhadap masing-masing kriteria yang ada. Pengolahan selanjutnya dilakukannormalisasi terhadap hasil penilaian nilai kriteria terhadap alternatif yang ada dan hasilnya dijumlahkan untuk mendapatkan nilai preferensi setiap alternatif, alternatif dengan nilaipreferensi terbesar adalah alternatif yang memiliki nilai paling baik untuk dipilih danditerima. Hasil pengujian dilakukan dengan metode black box dan Acceptance testing kategoriperformance dan telah berhasil melewati pengujian-pengujian tersebut, sehinggafungsionalitas dari sistem yang diharapkan telah berjalan dengan baik.
PERANCANGAN KINCIR ANGIN SEBAGAI PENGERAK POMPA AIR Latuheru, Reinyelda D.; Simanjuntak, Tagor
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan spesifikasi dan dimensi suatu kincir angin dan pompa air secara teoritis dan secara eksperimental, dimana selain menghitung secarateoritis juga merancang alat (kincir angin dan pompa air jenis torak). Penelitian dan perancangan tentang data angin dan kincir angin ini dilaksanakan diKota Merauke, yang dimulai dari bulan Desember 2012 sampai dengan bulan Februari 2013.Energi angin yang melimpah di wilayah Kabupaten Merauke dapat dimanfaatkan sebagaienergy alternativ untuk pengairan dan irigasi dilahan persawahan. Pemanfaatan energy anginsebagai penggerak pompa air bisa dilaksanakan di kabupaten Merauke. Kecepatan angin rataratadari pengambilan data sebesar 3.3 m/s2, dapat menghasilkan daya angin rata – ratasebesar  75 W/ m2, dengan putaran rotor pada baling – baling kincir angin sebesar 223.7 rpm.Data dari hasil perhitungan teoritis diperoleh debit air adalah 1 liter (0.001 m) untuk satu kaliputaran  poros engkol. Sedangkan data secara pengujian alat diperoleh debit air 0.64 liter(0.00064 m3). Efisiensi pompa air adalah sebesar 64 %.
ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK PENJADWALAN PENGGUNAAN LABORATORIUM KOMPUTER Susanto, Susanto
MUSTEK ANIM HA Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  melakukan penjadwalan penggunaan  laboratorium komputer dengan algoritma Simulated Annealing. Dalam penjadwalan akan disusun kombinasi penggunan laboratorium berdasarkan waktu yang tersedia.Tahapan dalam penelitian ini diawali dengan melakukan analisis permasalahan dan kebutuhan yang diperlukan dalam pembuatan jadwal penggunaan laboratorium. Proses penjadwalan dibuat dengan menggunakan Borland Delphi 7.0 dan  MySQL Server 5.1.Algoritma Simulated Annealing dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan penggunaan  kaboratorium komputer  dengan menyusun kombinasi waktu, ruang laboratorium, kelas dan instruktur praktikum. Program ini dapat mengurangi jumlah pelanggaran batasan sehingga jadwal yang dihasilkan dengan berkurangnya jumlah instruktur  dan kelas praktikum yang melaksanakan kegiatan praktikum pada jam yang sama.

Page 1 of 2 | Total Record : 14