cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA" : 14 Documents clear
KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN BAHAN CAMPURAN PASIR LOKAL (PASIR NASEM) DAN PASIR IMPOR DENGAN METODE DoE Abner Doloksaribu; Muchlis Alahudin
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.616

Abstract

Concrete is element authors and used the structure of the building, if concrete of good quality shall be hold burden building a great structures can exists when supported by structure a good structure good can create security and comfort for occupant who occupy the building, concrete used for construction, for example: building roads, bridges, airport, reservoir, the pier the dam and etc. The sands contained in kabupaten Merauke are generally unable to meet the power desired when used as of ingredients mixed concrete structure except use sand import.This research use of ingredients mixed concrete use sand from Nasem to be interfering with sand import, aggregate rough, a fastener Portland cement material type I and by the firm production introductory water drinking water areas that could receive strong press uses the DoE  (the department of environment).Researched process it uses design mix with the experimental methods and testing. Objects test made from comparison namely by some the proportion of comparison mixture.
PROTOTYPE ANDROID MOBILE LINE TRACKING ROBOTIC (AM-LTR) Sri Murniani Angelina Letsoin; Suwarjono Suwarjono; Yohanes Letsoin
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.617

Abstract

Laboratorium Jurusan Sistem Informasi Universitas Musamus sebagai salah satu laboratorium yang menyelenggarakan praktikum yang berkaitan dengan perekayasaan perangkat lunak, saat ini belum memiliki alat peraga atau prototype yang dapat memvisualisasikan arah gerak. Adanya prototype akan membantu pemahaman fungsi-fungsi yang diterapkan dalam bahasa pemrograman tertentu misalnya Bahasa C. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode prototyping untuk pengembangan sistem perangkat lunak, DFD untuk desain aliran data dalam sistem. Pada tahapan implementasi atau pengkodean diterapkan bahasa C pada lingkungan pengembang CodeVisionAVR yang kemudian setelah dikompilasi diupload pada prototype obyek yang akan digerakkan. Pengontrolan obyek dilakukan via bluetooth smartphone android untuk gerak maju, mundur, belok kanan, dan kiri. Tahapan akhir penelitian yaitu tahap pengujian dengan menggunakan metode blackbox berdasarkan skenario simulasi 4 test case, yaitu arah gerak prototype, arah belok, pengontrolan dengan dan tanpa bidang halangan serta spesifikasi smartphone. Hasil penelitian ini berupa perangkat keras prototype obyek dan perangkat lunak yang dapat menggerakan fungsi prototype untuk belok kiri, kanan, mundur dan maju sesuai navigasi pada smartphone android. Pengguna dapat melakukan pairing terlebih dahulu dengan menggunakan button menu pada smartphone dan hasil konfigurasi terlihat pada LCD prototype
STUDI KARAKTERISTIK PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI PORTLAND COMPOSITE CEMENT DAN POLYPROPYLENE FIBER Abdul Rahmad; Hairulla Hairulla; Suyadi Suyadi
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.619

Abstract

Kondisi tanah disetiap tempat sangatlah berbeda karena tanah secara alamiah merupakan material yang rumit dan sangat bervariasi. Sebagai material konstruksi yang memegang peran penting sebagai dasar pondasi, sehingga mutlak diperlukan tanah yang memiliki kuat dukung tinggi dan penurunan yang sekecil mungkin. Hasil pengujian ini didapat dengan menstabilisasikan tanah dengan cara mekanis untuk mengetahui nilai kuat geser tanah lempung dengan bahan stabilisasi Portland Composite Cement (PCC) dan Polypropylene Fiber.       Metode yang digunakan adalah dengan mencampurkan tanah lempung dengan bahan stabilisasi portland composite cement dan polypropylene. Kemudian dilakukan pengujian kuat geser langsung.       Hasil pengujian didapatkan Kuat Geser tertinggi tanah dengan semen PCC 4% dan polypropylene fiber 0,4% dengan nilai kohesi (c) sebesar 0,44 kg/cm2, nilai sudut geser internal sebesar 65°30’25’’ nilai kuat gesernya yaitu  sebesar 2,195 kg/cm2, dengan waktu pemeraman 14 hari.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DTV BROADCASTING DI INDONESIA Rusli Rusli
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.620

Abstract

Television (DTV) adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara dan data ke pesawat televisi dimana jika dibandingkan dengan TV analog memiliki kualitas penerimaan yang lebih baik, kebutuhan daya pancar yang lebih kecil, ketahanan terhadap interferensi dan kondisi lintasan radio yang berubah-ubah terhadap waktu serta penggunaan bandwidth yang lebih efisien. Broadcasting merupakan kegiatan pemancar luasan siaran melalui sarana pemancar dan atau sarana transmisi di darat, laut atau antariksa dengan menggunakan spectrum frekuensi radio melalui udara, kabel dan atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran. Migrasi penyiaran televisi analog ke teknologi penyiaran televisi digital membawa perubahan yang radikal dalam industri penyiaran. Konvergensi media dalam penyiaran televisi digital menjadi semakin tajam dan intensif. Konvergensi media ini mengakibatkan berkembangnya teknologi komunikasi. Dalam perkembangannya mengarah penyempurnaan dari waktu ke waktu, lebih praktis sehingga bisa dibawa kemana-mana (mobile), lebih cepat penyajian informasi, lebih global dan compatible atau cocok untuk penerapan dengan kemajuan teknologi disektor lainnya.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 4G (LTE & WiMAX) Andi Azizah
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.621

Abstract

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah forum industri yang mensertifikasi dan menstandarisasi produk-produk yang mengimplementasikan standar IEEE 802.16 WirelessMAN. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang dapat mengatasi berbagai aplikasi dengan cakupan MAN (Metropolitan Area Network), Penggunaan WiMAX untuk koneksi backhaul secara teknis dapat dilakukan karena kehadiran WiMAX dapat mengatasi permasalahan pada koneksi backhaul WiFi. Teknologi Long Term Evolution (LTE) merupakan standar terbaru teknologi jaringan bergerak, sebagai kembangan dari GSM (Global System for Mobile Communication)/ EDGE (Enhanced Data Rate for GSM Evolution) dan UMTS (Universal Mobile Telephone Standard)/HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). LTE (Long Term Evolution)  mampu memberikan kecepatan downlink hingga 100 Mbps dan uplink hingga 50 Mbps. Telkom dan First Media yang paling potensial mengembangkan WiMAX. Telkom dapat memanfaatkan teknologi WiMAX untuk meng-upgrade jaringan Speedy maupun Flexi. Namun sepertinya Telkom punya pilihan lain. Mungkin Telkom memilih GPON (Gigabit Possive Optical Network) untuk Speedy dan EVDO (Evolution Data Optimized)-LTE untuk Flexi. Berca baru melakukan komersial pada Februari 2011 dengan merk dagang WiGO. Jaringan WiGO tergelar di delapan kota yaitu Medan, Balikpapan, Batam, Denpasar, Makassar, Pekanbaru, Palembang, dan Pontianak. Sampai akhir tahun 2012 WiGO merencanakan 400 BTS WiMAX.
PERANCANGAN COLD STORAGE PADA PETI KEMAS UNTUK UDANG Peter Sahupala; Reinyelda D. Latuheru
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.622

Abstract

Adapun tujuan dari penulisan ini adalah Menghitung beban pendinginan pada cold storage udang beku, Menghitung prestasi siklus kompresi uap meliputi laju aliran massa, daya kompresor, dan COP.Penelitian ini menggunakan metode rancangan teoritis. Perancangan cold storege untuk komuditi udang, dengan kapasitas satu container tersebut akan dihitung berapa besar pembebanan pendingin yang harus diberikan sehingga mendapatkan efisiensi cold storage yang maksimum. Data rancangan diperoleh dari hasil pengamatan dilapangan. Waktu penelitian  telah dilaksanakan April 2015.Adapun hasil perhitungan menunjukkan bahwa Refrigeran yang digunakan Refrigeran 12 (R-12), Beban pendinginan = 14,3022 TR = 50,254 kW, Produk udang = 12 ton = 12.000 kg, Suhu cold storage : 10° C, Superheated : 5° C, Sub cooled : 5° C, Temperatur refrigeran di kondenser : 35° C, Temperatur refrigeran di evaporator : 5° C, Tekanan di kondenser : 0,80 MPa Tekanan di evaporator : 0,40 Bar serta COP : 4,76
PENENTUAN KAPASITAS DAN KARAKTERISTIK MODUL PV PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTS KOMUNAL DI DISTRIK OKABA Frederik Haryanto Sumbung; Yohanes Letsoin; Damis Hardiantono
MUSTEK Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.623

Abstract

Keakuratan dalam menentukan kapasitas daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) khususnya pada sistem PLTS komunal/terpusat sangat penting dalam menentukan kelayakan pemenuhan faktor kebutuhan daya konsumen. Kapasitas modul photovoltaic (PV) akan mempengaruhi kualitas pelayanan dan pemenuhan faktor kebutuhan konsumen. Berdasarkan real time data kebutuhan beban konsumen pada kampung Ampera tidak cukup dalam menentukan kapasitas modul PV sebagai komponen utama dalam perencanaan pembangunan PLTS komunal.Perhitungan penentuan kapasitas modul PV dilakukan berdasarkan data kebutuhan konsumen, data potensi sumber energi matahari pada Distrik Okaba dan data yang bersumber dari aplikasi bantu,  standar dan peraturan yang berlaku pada lingkungan pemangku kepentingan terkait. Besar kapasitas modul PV didihitung berdasarkan beban pemakaian konsumen, indeks beban dan insolasi PV harian yang divalidasi menggunakan PV*SOL. Kapasitas modul PV sesuai data Distrik Okaba dihitung dengan asumsi kebutuhan daya harian  ideal yang ditentukan dalam dua kategori waktu operasional sistem PLTS komunal yaitu pada sistem operasional 12 (dua belas) jam. Untuk waktu 12 jam daya total konsumen 45.258 Wh/hari, kapasitas modul PV array 15 kWp dengan daya permodul PV 200 Wp dengan jumlah susunan modul PV sebanyak 74 unit yang terhubung seri 8 unit dan 8,07 rangkaian paralel. Dengan kapasitas 15 kWp membutuhkan 72 buah baterai dengan 24 baterai terhubung seri sebanyak 3 group yang terhubung paralel. Sesuai intensitas cahaya harian Distrik Okaba maka efisiensi modul PV 200 Wp sebesar 2,76 % artinya dengan modul PV 200 Wp digunakan pada PLTS komunal di Distrik Okaba masih kurang baik/kurang efisien, sebaiknya menggunakan modul PV di atas 200 Wp untuk mendapatkan efisiensi yang baik sesuai dengan standar efisiensi modul PV.
KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN BAHAN CAMPURAN PASIR LOKAL (PASIR NASEM) DAN PASIR IMPOR DENGAN METODE DoE Doloksaribu, Abner; Alahudin, Muchlis
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.616

Abstract

Concrete is element authors and used the structure of the building, if concrete of good quality shall be hold burden building a great structures can exists when supported by structure a good structure good can create security and comfort for occupant who occupy the building, concrete used for construction, for example: building roads, bridges, airport, reservoir, the pier the dam and etc. The sands contained in kabupaten Merauke are generally unable to meet the power desired when used as of ingredients mixed concrete structure except use sand import.This research use of ingredients mixed concrete use sand from Nasem to be interfering with sand import, aggregate rough, a fastener Portland cement material type I and by the firm production introductory water drinking water areas that could receive strong press uses the DoE  (the department of environment).Researched process it uses design mix with the experimental methods and testing. Objects test made from comparison namely by some the proportion of comparison mixture.
PROTOTYPE ANDROID MOBILE LINE TRACKING ROBOTIC (AM-LTR) Letsoin, Sri Murniani Angelina; Suwarjono, Suwarjono; Letsoin, Yohanes
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.617

Abstract

Laboratorium Jurusan Sistem Informasi Universitas Musamus sebagai salah satu laboratorium yang menyelenggarakan praktikum yang berkaitan dengan perekayasaan perangkat lunak, saat ini belum memiliki alat peraga atau prototype yang dapat memvisualisasikan arah gerak. Adanya prototype akan membantu pemahaman fungsi-fungsi yang diterapkan dalam bahasa pemrograman tertentu misalnya Bahasa C. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode prototyping untuk pengembangan sistem perangkat lunak, DFD untuk desain aliran data dalam sistem. Pada tahapan implementasi atau pengkodean diterapkan bahasa C pada lingkungan pengembang CodeVisionAVR yang kemudian setelah dikompilasi diupload pada prototype obyek yang akan digerakkan. Pengontrolan obyek dilakukan via bluetooth smartphone android untuk gerak maju, mundur, belok kanan, dan kiri. Tahapan akhir penelitian yaitu tahap pengujian dengan menggunakan metode blackbox berdasarkan skenario simulasi 4 test case, yaitu arah gerak prototype, arah belok, pengontrolan dengan dan tanpa bidang halangan serta spesifikasi smartphone. Hasil penelitian ini berupa perangkat keras prototype obyek dan perangkat lunak yang dapat menggerakan fungsi prototype untuk belok kiri, kanan, mundur dan maju sesuai navigasi pada smartphone android. Pengguna dapat melakukan pairing terlebih dahulu dengan menggunakan button menu pada smartphone dan hasil konfigurasi terlihat pada LCD prototype
STUDI KARAKTERISTIK PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI PORTLAND COMPOSITE CEMENT DAN POLYPROPYLENE FIBER Rahmad, Abdul; Hairulla, Hairulla; Suyadi, Suyadi
MUSTEK ANIM HA Vol 5 No 2 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i2.619

Abstract

Kondisi tanah disetiap tempat sangatlah berbeda karena tanah secara alamiah merupakan material yang rumit dan sangat bervariasi. Sebagai material konstruksi yang memegang peran penting sebagai dasar pondasi, sehingga mutlak diperlukan tanah yang memiliki kuat dukung tinggi dan penurunan yang sekecil mungkin. Hasil pengujian ini didapat dengan menstabilisasikan tanah dengan cara mekanis untuk mengetahui nilai kuat geser tanah lempung dengan bahan stabilisasi Portland Composite Cement (PCC) dan Polypropylene Fiber.       Metode yang digunakan adalah dengan mencampurkan tanah lempung dengan bahan stabilisasi portland composite cement dan polypropylene. Kemudian dilakukan pengujian kuat geser langsung.       Hasil pengujian didapatkan Kuat Geser tertinggi tanah dengan semen PCC 4% dan polypropylene fiber 0,4% dengan nilai kohesi (c) sebesar 0,44 kg/cm2, nilai sudut geser internal sebesar 65°30’25’’ nilai kuat gesernya yaitu  sebesar 2,195 kg/cm2, dengan waktu pemeraman 14 hari.

Page 1 of 2 | Total Record : 14