cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018)" : 5 Documents clear
Pemanfaatan SATAID Untuk Analisa Atmosfer di Wilayah Perairan Budi Prasetyo; Nikita Pusparini
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1750.467 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i2.3220

Abstract

Kegiatan kelautan sangat berpengaruh pada perubahan cuaca dan keadaan laut. Analisa cuaca menggunakan satelit sangat penting untuk melihat dinamika atmosfer dalam skala global, regional, maupun lokal karena memiliki resolusi spasial temporal yang tinggi. Salah satu aplikasi yang bisa kita gunakan dalam menganalisa citra satelit yaitu Aplikasi SATAID (Satellite Animation and Interactive Diagnosis). Kajian ini membahas  tentang pemanfaatan SATAID untuk analisis kondisi atmosfer dengan Contoh kasus kejadian kapal tenggelam KM sakinah tanggal 16 mei 2012 pukul 16.00UTC di perairan Kuala Tanjung. Data yang digunakan yaitu SATAID, satelit Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM), sinoptik, serta angin dan tinggi gelombang pada tanggal 16 Mei 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa SATAID sangat bermanfaat untuk menganalisa kondisi cuaca di wilayah perairan. Suhu puncak awan.. disekitar lokasi kejadian mencapai -78OC pada saat kejadian sehingga diperkirakan terdapat awan Cumulusnimbus (CB). Parameter Vortisitas Potensial dan Showalter stability menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di sekitar lokasi kejadian labil sehingga sangat berpeluang terjadinya hujan disertai badai Guntur dan angin kencang. Awan hujan terpantau sudah meliputi sekitar lokasi kejadian saat 15.00 UTC dan mecapai fase matang saat 16.00 UTC. Data  Satelit TRMM  dan data pengamatan di Pantai belawan menunjukkan bahwa kondisi cuaca saat saat kejadian (16.00 UTC) terjadi hujan sedang disertai thunderstorm.
Studi Awal Solar Water DistillerAir Laut Dengan Limbah Botol Plastik Untuk Penyediaan Air Bersih E Endarko; S Suasmoro, dkk
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.424 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i2.3572

Abstract

Telah berhasil diteliti pemanfaatan limbah botol plastik minum sebagai solar water distiller untuk penyediaan air bersih. Pada penelitian ini botol plastik minum ukuran 600 dan 1500 mL digunakan untuk solar water distiller dengan 9 variasi. Botol ukuran 600 mL dengan variasi penambahan kaleng minuman soda yang dicat hitam maupun tidak (3 variasi) yang diberi label sebagai tipe A, botol plastik 600 mL yang disambungkan dengan botol plastik 1500 mL dengan posisi botol plastik1500 mL berada di atas botol 600 mL yang didalamnya terdapat botol plastik kecil yang ditempatkan didalam botol 1500 mL dengan variasi baik yang dicat hitam ataupun tidak (3 Variasi) disebut dengan tipe B. Kemudian 3 variasi berikutnya adalah botol 1500 mL yang dipotong separuh menyerupai wadah terbuka dengan botol plastik yang lebih kecil ditempatkan di dalamnya baik yang dicat hitam maupun tidak (Tipe C). Selanjutnya sebagai pembanding digunakan wadah plastik dengan diameter 25 cm.  Penelitian dilakukan dengan 30 mL air laut sebagai data awal, setelah 8 jam dipaparkan dalam panas matahari, hasil menunjukan bahwa wadah plastik mempunyai effisiensi yang lebih baik hingga mencapai sebesar (55.7 ± 3.1)%, sedangkan untuk sistem distilasi dengan botol plastik, effisiensi tertinggi diperoleh sistem distilasi tipe A dengan jangkauan sebesar 11 - 13%. Sementara untuk tipe B dan C berturut-turut sebesar 1 – 4%.
Evaluasi Parameter Akustik Objektif Gereja X di Surabaya Prajitno, Gontjang; Ratu, dkk, Regina
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.1 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i2.3687

Abstract

Gereja merupakan salah satu bangunan yang memiliki citra yang khusyuk dan hikmat, sehingga perbedaan dari tekanan bunyi, keras lembutnya suara dan perjalanan bunyi yang akan menentukan kualitas dan kuantitas bunyi yang dihasilkan berdampak kenyamanan setiap jemaat dan tujuan setiap acara yang dilaksanakan. Dalam upaya untuk memenuhi standar sebuah ruang ibadah gereja maka peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi nilai parameter yang berada pada jemaat. Parameter yang dievaluasi meliputi persebaran tingkat tekanan bunyi, persebaran waktu dengung, persebaran tingkat kejelasan suara D50 (definition) dan C80 (clarity) suara musik. Dalam penelitian ini, pengujian dilakukan di ruang ibadah gereja x Surabaya. Dari hasil pengukuran dan analisa didapat bahwa memiliki nilai kriteria kebisingan pada gereja x bernilai NC 40 s.d NC 45. Nilai ini masih berada diatas nilai tingkat kebisingan yang direkomendasikan untuk fungsi ruang ibadah gereja Parameter waktu dengung berkisar antara 0,42-0,568  detik. Nilai C80 berkisar antara 2,94 dB hingga 12,38 dB. Maka secara keseluruhan nilai waktu dengung belum memenuhi standar dan untuk nilai C80 masih belum memenuhi standart. Sedangkan, untuk nilai D50 yang menyatakan kejelasan suara vokal bernilai antara 36,82% hingga 86,96% sudah memenuhi standart dibeberapa titik, untuk ruang dengan fungsi pidato.
Studi pendahuluan biosensor berbasis magneto-impedansi Wahyu eko prastyo; N Nuryani; Budi Purnama
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.751 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i2.3562

Abstract

Bio-impedansi sensor mulltilayer [NiFe(800)/Cu(300)]4 telah berhasil dibuat dengan metode elektro-deposisi. Respon bio-magneto-impedansi didefinisikan sebagai perubahan impedansi akibat medan terpasang (MI) dengan dan tanpa sampel daging. Profil respon bio-MI sampel daging sapi memiliki bentuk kurva yang setipe dengan kurva rasio magneto-impedansi dan bergantung pada frekuensi pengukuran. Respon bio-MI padapenelitian ini terbesar 0,7% pada frekuensi 100 kHz.
Pengaruh Konsentrasi Ion Aktif Erbium (Er3+) pada Sifat Fisis Medium Gelas Borat-Lithium Rajagukguk, Juniastel; Fitrilawati, Fitrilawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4214.599 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i2.3529

Abstract

Lithium-Borate glasses medium doped Erbium (Er3+) active ion have been prepared by melting-quenching technique. The glasses medium followed composition (mol%): 65 – x)B2O3 - 5ZnO - 5Li2O - 15 Na2O - 10PbO - xEr2O3 (with  x = 0; 0,05; 0,1; 0,5; 1,0; 2,0 dan 4,0 mol%). Sample with powder form are mixed in the crucible alumina and melted at temperature 1200 oC by using of electrical furnance. After poured in to stainless stell,  glasses sample were annealed with the decreases rate 7oC per minute. Physical properties og glass medium such as density, molar volume and refractive index were inviestigated. From measured results can be known that Er3+ ion doped with lithium borate glass can affect physical properties of glass host medium. Density of glass is increased from 2.96 gr/cm3 (x = 0.1 mol%) to 3.185 gr/cm3 (x = 4 mol%). Refractive index of glass medium also increased with addition Er3+ ion concentration. The maximum refractive index is obtained when Er3+ ion concentration of 2.0 mol%. Based on research results can be explained that Er3+ doped Lithium-Borat glasses can be used as one of optical gain candidate.

Page 1 of 1 | Total Record : 5