cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertambangan
ISSN : 24424234     EISSN : 29863910     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022): Januari" : 8 Documents clear
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG BATUBARA DI PT BANYAN KOALINDO LESTARI, MUSI RAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN Hasywir Thaib Siri; Ilfani Widiastuti; Gunawan Nusanto; Yasmina Amalia
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9118

Abstract

PT Banyan Koalindo Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara dengan metode penambangan strip mine pada lahan seluas 10.980 ha di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Daerah penelitian ini memiliki sistem penyaliran mine dewatering berupa saluran terbuka, sumuran, pompa, dan kolam pengendapan. Sumber air tambang berasal dari air hujan dan air limpasan yang masuk dalam lokasi penambangan. Air tersebut dicegah dengan cara membuat saluran terbuka yang dialirkan menuju sungai. Data curah hujan yang digunakan dalam penelitian ini diambil selama 10 tahun terakhir dari tahun 2011 – 2020 dengan Periode Ulang Hujan 11 tahun, curah hujan rata – rata sebesar 155,5 mm/hari, curah hujan rencana sebesar 230,92 mm/hari dan intensitas curah hujan sebesar 57,43 mm/jam. Metode yang digunakan untuk menentukan curah hujan rencana distribusi Gumbell. Lokasi penelitian terbagi menjadi 4 daerah tangkapan hujan dan terdapat 4 saluran terbuka. 4 saluran terbuka di lokasi penelitian memiliki dimensi dan debit air limpasan yang berbeda. Sumuran yang ada di lokasi penelitian memerlukan penambahan dimensi untuk menghindari potensi air yang meluap. Air yang berada pada sumuran dialirkan menuju kolam pengendapan dengan menggunakan 1 pompa yaitu jenis Multiflo CF48H. Volume sumuran yang dibutuhkan untuk menampung debit air sebesar 27.070,52 m3, dengan besar debit pompa sebesar 575,32 m3/jam, dan kapasitas kolam pengendapan yang dibutuhkan sebesar 28.672,04 m3.
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG TERBUKA DI TAMBANG BATUBARA PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA JOBSITE RANTAU, KALIMANTAN SELATAN Mohammad Fathur Rozi; Peter Eka Rosadi; Gunawan Nusanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9119

Abstract

Sistem penambangan dengan tambang terbuka sangat dipengaruhi oleh cuaca setempat, terutama curah hujan. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian sistem penyaliran tambang yang memadai agar operasi penambangan dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan analisis data curah hujan menggunakan metode gumbell tahun 2011 – 2020, diperoleh curah hujan harian rencana 109 mm, dengan intensitas curah hujan sebesar 14,17 mm/jam, periode ulang hujan 5 tahun dan resiko hidrologi sebesar 89,26 %. Luas daerah tangkapan hujan pada lokasi penelitian dibagi menjadi dua daerah tangkapan hujan (DTH), sebagai berikut : DTH I = 0,96 km², DTH II = 0,51 km². Debit air limpasan pada setiap daerah tangkapan hujan adalah : DTH I = 2,64 m³/detik dan DTH II = 0,93 m³/detik. Lokasi penelitian terdapat tiga saluran terbuka. Tiga saluran terbuka di lokasi penelitian tersebut memiliki dimensi dan debit air limpasan yang berbeda. Saluran terbuka perlu dilakukan perawatan karena kondisi di lapangan mengalami pendangkalan. Rekomendasi saluran terbuka I yaitu memiliki kedalaman air (d) = 1,07 m, kedalaman saluran (h) = 1,29 m, lebar dasar saluran (b) = 1,24 m, lebar saluran terbuka (L) = 2,73 m, panjang sisi luar saluran (a) = 1,24 m. Rekomendasi saluran terbuka II memiliki kedalaman air (d) = 0,72 m, kedalaman saluran (h) = 0,87 m, lebar dasar saluran (b) = 0,84 m, lebar saluran terbuka (L) = 1,84 m, panjang sisi luar saluran (a) = 0,84 m.
Optimalisasi Produksi Peralatan Gali-Muat dan Angkut pada Penambangan Batubara di PT. Alfa Riung Jaya Tanah Laut Kalimantan Selatan Abdul Ghani IF Ghani IF; Nurkhamim Nurkhamim; Juanita R. Horman; R. Hariyanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9114

Abstract

PT. Alfa Riung Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang berlokasi di Desa Batalang, Kecamatan Djorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. PT. Alfa Riung Jaya menetapkan target produksi batubara untuk jobsite Pit C sebesar 150.000 ton/bulan menggunakan kombinasi alat mekanis 2 unit excavator Caterpillar 340DL dan 7 unit dump truck Scania P380CB dengan jarak pengangkutan menuju stockpile 984 meter. Permasalahan yang dihadapi adalah belum tercapainya produksi dari alat muat dan alat angkut sehingga target produksi belum tercapai, terutama pada jobsite Pit C PT. Alfa Riung Jaya. Kemampuan produksi saat ini untuk alat muat sebesar 271.711,96 ton/bulan dan untuk alat angkut sebesar 126.410,76 ton/bulan. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan dengan cara menambah 1 kali pengisian bucket dump truck serta perbaikan di faktor – faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi. Setelah dilakukan perbaikan, kemampuan penangkutan batubara meningkat dari 271.711,96 ton/bulan menjadi 305.675,96 ton/bulan untuk alat muat dan 126.410,76 ton/bulan menjadi 179.884,96 ton/bulan untuk alat angkut.
Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral di WilayahKendeng Selatan Dalam Rangka Peningkatan Penerimaan Pajak dan Investasi Hafiz Nabila Ramadhani; Abdul Rauf; Anton Sudianto; Agris Setiawan
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9120

Abstract

Wilayah Cabang Dinas ESDM Kendeng Selatan mempunyai potensi sumberdaya mineral yang cukup melimpah. Terdapat komoditas unggul dipertambangan batuan yang masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat di daerah sekitar, sehingga pemanfaatan dari potensi tersebut belum optimal. Optimalisasi pemanfaatan potensi sumberdaya dan cadangan mineral di Wilayah Cabang Dinas ESDM Kendeng Selatan perlu dilakukan dengan inventarisasi, evaluasi dan perhitungan statistik terhadap potensi tersebut sehingga tercipta pengelolaan bahan galian secara baik, benar, bijaksana, efektif dan efisien. Langkah optimalisasi didasarkan pada prinsip pengelolaan sumberdaya mineral yang meliputi, aspek sosial, budaya dan lingkungan hidup mikro maupun makro selaras dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk memperoleh manfaat yang optimal dan berkesinambungan bagi kepentingan masyarakat secara luas. Dampak positif dari adanya neraca sumberdaya dan cadangan berfungsi sebagaialat memantau dan mengontrol sumberdaya dan cadangan secara berkesinambungan,. Selain itu, dengan adanya neraca sumberdaya dan cadangan mineral dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta iklim investasi di bidang pertambangan umum. Penelitian ini terdiri dari 3 Kabupaten yang ada di seluruh Wilayah Cabang Dinas ESDM Kendeng Selatan.
KAJIAN TEKNIS UNIT PEREMUK ANDESIT DI PT.HARMAK INDONESIA KECAMATAN KOKAP KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ferian Putra Pratama; Untung Sukamto; Indun Titisariwati
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9115

Abstract

PT. Harmak Indonesia adalah salah satu perusahaan pertambangan yang memiliki unit peremuk andesit dengan menghasilkan ukuran butir tertentu.Unit peremuk tempat penelitian ini dilakukan terletak di Dusun Clapar III, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji permasalahan secara teknis dari rangkaian unit peremuk andesit. Proses peremukan tahap petama (primary crushing) batu andesit menggunakan jaw crusher Shaorui SJ 600-900, untuk peremukan tahap kedua (secondary crushing) menggunakan jaw crusher Shaorui SJ 250-1200, dan untuk tahap peremukan ketiga (tertiary crushing) menggunakan cone crusher Shaorui SC – 110. Terdapat 3 fraksi produk akhir peremukan yaitu ukuran -20 +10 mm atau disebut produk split -10 +5 mm atau disebut produk chipping dan -5mm atau disebut produk abu batu. Hasil dari analisis menunjukkan tidak tercapainya persentase fraksi yang diinginkan dimana saat ini baru mencapai 24,7 ton/jam dan kurangnya fraksi -20 +10 mm atau produk split yang merupakan produk utama dari unit peremuk PT. Harmak Indonesia dengan target produksi yang diinginkan sebesar ≥70% sehingga dan diperlukan adanya peningkatan produksi guna mencapai target produksi perusahaan sebesar 55,5 ton/jam. Kajian produksi unit peremuk PT. Harmak Indonesia, membutuhkan analisis mengenai distribusi umpan dan produk tiap alat peremuk, efektifitas alat, efisiensi screen, reduction ratio dan waktu kerja efektif. Perbaikan yang dilakukan untuk memenuhi target produksi dari perusahaan yaitu adanya penambahan umpan yang sebelumnya 45,5ton/jam menjadi 55,5 ton/jam dan perubahan setting pada salah satu alat peremuk yaitu teritary cone crusher, dimana semulanya close setting yang digunakan adalah 20 mm dinaikan menjadi 25 mm. Dari adanya perbaikan tersebut maka akan terjadi perubahan pada reduction ratio dari alat tersebut terhadap produk yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan dari alternatif perbaikan yang diberikan, yaitu target produksi meningkat menjadi 55,5 ton/jam dan presentase produk yang dihasilkan yaitu dari fraksi -20+10 mm atau disebut produk split mengalami kenaikan ≥70%, kemudian fraksi -10+5 mm atau produk chipping menjadi ≤15% dan fraksi -5 mm atau produk abu batu sebesar ≤15%. Hal ini tentunya sudah sesuai dengan yang diharapkan perusahan.
The Basic Understanding Of First Semester Students Of Mining Engineering About Commonly Used Mining Terminologies Indri Lesta Siwidiani
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9121

Abstract

Before being part of a certain department of a certain qualified college, one should prepare himself to look forward anything related to his dreamt department, at least knowing and understanding the commonly used terms related to that. when you have a dream being part of mining engineering department, you should know and understand about commonly used mining engineering. So, in this occasion, the author wants to know the first semester students of mining engineering understand about commonly used mining terms. The result of this little research indicates that the first semester students of mining engineering have good basic understanding and mastering about commonly used mining terms. It can be shown by the total number of the group which has answer type of A is about 73 members of the total population of 175, it’s about 41.7%. The group which has answer type of A is categorized having excellent answers, because the manner, attitude, tone, and language style that they show is very nice, chill out, but straight to the points. Their answers indicate that they understand and master the commonly used mining terms tested.
RANCANGAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA PENAMBANGAN BATU ANDESIT DI CV. HANDIKA KARYA, DESA HARGOREJO, KABUPATEN KULON PROGO, D. I. YOGYAKARTA Abyan Muzaky; Hartono Hartono; Wawong Dwi Ratminah
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9116

Abstract

CV. Handika Karya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan Andesit. Perusahaan tersebut terletak di Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. CV. Handika Karya mempunyai luasan sebesar 30 Ha. Sistem penambangan yang diterapkan oleh perusahaan ini adalah sistem tambang terbuka dengan metode kuari. Sistem penambangan dengan metode kuari yang diterapkan, akan sangat berpengaruh dengan keadaan iklim dan cuaca secara langsung, terutama pada musim hujan. Pada saat musim hujan, air hujan maupun air limpasan akan langsunh masuk ke front penambangan. Keadaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada jalan tambang dan terjadi genangan air pada area penambangan jika tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan analisis data curah hujan pada tahun 2011-2020, diperoleh nilai curah hujan rencana 129,266 mm/hari, intensitas curah hujan 44,812 mm/jam dengan periode ulang hujan 3 tahun dan resiko hidrologi sebesar 86,83%. Luas daerah tangkapan hujan di lokasi penelitian adalah sebesar 63799,4m2 atau 0,06km2. Sedangkan untuk debit air tambang maksimalnya adalah sebesar, QDTH = 0,4928 m3/detik. Pembuatan saluran terbuka dan kolam pengendapan menggunakan Backhoe Komatsu PC-200. Terdapat satu saluran terbuka di dalam rancangan teknis ini. Saluran terbuka mengalirkan akumulasi air limpasan dari daerah tangkapan hujan. Saluran terbuka mempunyai bentuk trapesium dengan dimensi dimensi sebagai berikut: panjang (L) = 534 m, lebar dasar saluran (B) = 1,1 m, lebar bagian atas (b) = 1,8 m, kedalaman air (h) = 0,7 m, kedalaman saluran (d) = 0,8 m, panjang dinding (a) = 0,8 m. Dimensi saluran tersebut adalah hasil dari pembulatan perhitungan, dikarenakan untuk memudahkan pembuatan aktual di lapangan. Dengan dimensi tersebut, didapat debit maksimal yang bisa ditampung adalah sebesar 0,7026 m3/detik. Kolam pengendapan hasil rancangan adalah berbentuk persegi panjang, dengan memiliki 3 buah kompartemen, lebar kolam (b) = 12 m, dan kedalaman (h) = 5 m. Kolam pengendapan memiliki panjang kolam total 46,3 m, luas 555,9 m2, volume = 2559,5 m3, dan perlu dilakukan pembersihan setiap 112 hari sekali.
Kajian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Penambangan Batu Andesit Di PT. Mineral Daya Gemilang Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogy Deri Indra Kristian; Wawong Dwi Ratminah; Hartono Hartono
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 7, No 2 (2022): Januari
Publisher : UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v7i2.9117

Abstract

PT. Mineral Daya Gemilang berlokasi di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo , Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Perusahaan ini bergerak pada usaha pertambangan Andesit menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode kuari. Kegiatan yang dilakukan adalah pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan. Setiap tahapan yang dilaksanakan memiliki potensi bahaya yang dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan yang terjadi karena tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman. Penelitian yang dilakukan pada lokasi penambangan PT. Mineral Daya Gemilang diperoleh persentase tindakan tidak aman sebesar 58,34% dan kondisi tidak aman sebesar 41,6%. Untuk menghindari dan mengurangi risiko yang dapat terjadi maka diperlukan manajemen risiko yaitu dengan identifikasi bahaya (hazard identification), penilaian risiko (risk assessment), serta pengendalian risiko (risk control). Identifikasi bahaya pada penelitian ini dilakukan di kegiatan pembongkaran dan pengangkutan untuk selanjutnya diketahui hasil penilaian risiko serta pengendalian yang dapat digunakan. Dari hasil penelitian tersebut pada kegiatan penambangan PT. Mineral Daya Gemilang didapatkan 38,46% tingkat risiko rendah, 46,15% risiko sedang, 15,39% risiko tinggi. Dari hasil risiko tersebut ditentukan pengendalian risiko untuk mengurangi dan menghilangkan potensi tersebut.. Untuk menjamin keselamatan dan Kesehatan pekerja selain dengan adanya manajamen risiko juga diterapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja oleh PT. Mineral Daya Gemilang yaitu penyediaan Alat Pelindung Diri sesuai dengan jumlah pekerja, pemasangan rambu-rambu, Pemeliharaan dan Perawatan Harian (P2H), dan Safety Talk. Namun dalam pelaksanaannya masih kurang maksimal sehingga.

Page 1 of 1 | Total Record : 8