cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application" : 30 Documents clear
APLIKASI KAMUS BAHASA INDONESIA – BAHASA SASAK BERBASIS WAP Dewi Soyusiawaty; Rendra Haspiyan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangsa Indonesia memiliki suku yang beraneka ragam. Begitu pula dengan bahasa daerah, masing-masing suku yang ada di Indonesia memiliki bahasa yang berbeda-beda pula. Bahasa Sasak adalah bahasa daerah yang digunakan di pulau Lombok. Jumlah pendatang di pulau Lombok baik dengan tujuan menetap ataupun sementara tidak sedikit, secara tidak langsung akan berkomunikasi dengan penduduk setempat, namun bahasa Sasak susah untuk dimengerti karena berbeda dengan bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan kamus praktis untuk menerjemahkan kata dan kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Sasak. Fasilitas yang dimiliki mobile device salah satunya adalah dapat mengakses internet dengan fasilitas WAP (Wireless Application Protocol), oleh karena itu sangat bermanfaat jika dibuat program aplikasi kamus yang menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Sasak dan sebaliknya dengan teknologi WAP. Metode penelitian dilakukan dengan cara studi pustaka, dan wawancara, menganalisa kebutuhan sistem, merancang sistem, mengimplementasikan rancangan sistem tersebut menggunakan Macromedia Dreamweaver, WML, dan PHP. Tahap akhir adalah pengujian sistem dengan black box test dan alpha test. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi kamus bahasa Indonesia ke dalam bahasa Sasak dan sebaliknya dengan fasilitas WAP. Berdasarkan hasil pengujian sistem dengan black box test dan alpha test menunjukkan bahwa program dinyatakan baik dan siap untuk diimplementasikan
PENGUKURAN INDEX KONSISTENSI DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE AHP Rose de Lima Endang Padmowati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Analytic Hierarchy Process(AHP) merupakan salah satu metode dalam proses pengambilan keputusan. Metode ini digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif pilihan. Proses pengambilan keputusan diawali dengan menetapkan faktor-faktor/kriteria yang mempengaruhi pengguna dalam mengambil keputusan. Pengguna memberikan prioritas terhadap sepasang kriteria (pairwise comparison). Jika setiap pasangan kriteria sudah ditetapkan skala prioritasnya, maka data prioritas tsb dimodelkan dalam sebuah matriks. Matriks akan menjalani proses normalisasi dengan menggunakan metode Eigenvector. Proses iterasi berlangsung, sampai dengan selisih nilai eigen antar hasil iterasi mencapai nilai relatif kecil (< 0.000010). Konsistensi pengguna metode AHP harus tetap terjaga agar solusi yang dihasilkan optimal. Untuk mengetahui tingkat konsistensi tsb, hasil penggunaan metode AHP akan diukur besarnya indeks konsistensi (Consistency Index). Jika rasio dengan standar Indeks Random <= 0.10 maka disimpulkan bahwa derajat konsistensinya memuaskan, artinya metode AHP menghasilkan solusi optimal. Namun jika > 0.10 maka terdapat ketidakkonsistenan dalam menentukan perbandingan yang memungkinkan metode AHP tidak menghasilkan solusi yang berarti.
ANALISIS PENGEMBANGAN APLIKASI WEB UNTUK PROFIL PERUSAHAAN Tiolina Evi; Malabay Malabay
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan dalam dunia bisnis, keberadaan pengolahan data menjadi informasi secara terkomputerisasi menjadi sangat penting. Hal itu dikarenakan pengolahan data secara terkomputerisasi dapat memberikan kontribusi yang besar untuk kinerja suatu perusahaan. Jika dibandingkan pengolahan data secara manual, pengolahan data secara terkomputerisasi memiliki kelebihan, seperti: pengolahan data yang cepat dan akurat, mendukung pengolahan data dalam skala besar. Perusahaan sebagai organisasi yang memiliki kecenderungan orientasi pada laba, selalu membutuhkan sistem yang terkomputerisasi dalam mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang dapat membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan strategi dan pengambilan suatu keputusan secara efektif. Sebuah sistem yang berbasis aplikasi web dibangun dengan pendekatan sistem berupa analisis dan perancangan sistem untuk pembangunan profil perusahaan yang bertujuan memberikan dan menyampaikan informasi perusahaan antar cabang dapat berjalan dengan cepat.
PENGEMBANGAN MODEL INFORMATION TECHNOLOGY (IT) GOVERNANCE PADA ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI MENGGUNAKAN COBIT4.1 DOMAIN DS DAN ME Arie Ardiyanti Suryani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya peran teknologi informasi, terbatasnya sumber daya teknologi informasi (Information Technology /IT) yang tersedia serta relatif besarnya biaya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam organisasi menjadi latar belakang perlunya panduan/tata pamong yang mengatur pengelolaan teknologi informasi agar keberadaan teknologi informasi tersebut tidak menjadi beban bagi organisasi tetapi mampu memberikan manfaat dan dukungan yang optimal bagi proses bisnis organisasi.Penelitian ini akan dilakukan kajian bagaimana seharusnya desain tata kelola IT dengan menggunakan framework COBIT 4.1, domain Deliver and Support (DS) serta domain Monitor and Evaluate (ME). DS merupakan salah satu dari empat domain pada COBIT yang menitikberatkan pada area delivery layanan IT, dan ME adalah domain yang berfokus pada masalah monitoring dan evaluasi layanan IT. Proses desain tata kelola IT dimulai dengan menentukan critical success factor (CSF) dari sasaran IT institusi, pengukuran tingkat kematangan pengelolaan IT saat ini (current), analisa gap serta analisa resiko untuk mengidentifikasi prioritas dari tiap proses IT. Berdasarkan seluruh rangkaian proses tersebut akan dibuat rekomendasi perbaikan proses IT sesuai dengan pencapaian tingkat kematangannya. Hasil penelitian ini adalah desain tata kelola untuk proses-proses IT pada domain DS dan ME pada framework COBIT, yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi Pendidikan Tinggi X.
E-TOURISM : ANTARA KONSEP DAN IMPLEMENTASI DALAM MENDUKUNG INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA Hidayatulah Himawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pariwisata bukan merupakan hal baru bagi tiap orang. Pariwisata telah menjadi industri yang “menggurita” di tiap daerah tujuan wisata. Berbagai fasilitas dan kemudahan serta hiburan yang disediakan untuk menunjang berbagai aktifitas pariwisata telah disediakan oleh pemerintah ataupun komponen pendukung pariwisata lainnya. Salah satu fasilitas yang dapat dikembangkan adalah e-tourism. E-tourism dapat memberikan informasi tujuan wisata dengan berbagai kebutuhan dan fasilitas pendukung bagi para pengguna khususnya wisatawan. Layanan diberikan melalui handphone sebagai bentuk kemudahan yang bisa didapatkan oleh para pengguna. Handphone sudah menjadi alat komunikasi yang dimiliki secara umum oleh tiap individu. Bentuknya yang kecil dan sederhana namun memiliki fasilitas yang luar biasa dan dapat menangani dan memiliki berbagai asilitas pendukung seperti MMS, WAP dan lain sebagainya. Dengan fitur pendukung tersebut, maka dapat dikembangkan berbagai sistem informasi yang dapat menjangkau berbagai wilayah dan komponen pariwisata di berbagai daerah, khususnya Yogyakarta. Sistem dikembangkan berbasis WAP dengan fasilitas menú informasi tentang wilayah tujuan pariwisata dan fasilitas pendukung lainnya seperti hotel, bank dan informasi lainnya.
ROADMAP IMPLEMENTASI KNOWLEDGE MANAGEMENT Agus Mulyanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks menjaga eksistensi organisasi, manajemen pengetahuan (Knowledge Management-KM) merupakan kebutuhan bagi setiap organisasi. KM sendiri sejatinya dapat diartikan sebagai sebuah tindakan sistematis untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mendistribusikan segenap pengetahuan yang relevan kepada setiap anggota organisasi tersebut, dengan tujuan meningkatkan daya saing organisasi. Ikujiro Nonaka membuat formulasi yang terkenal dengan sebutan SECI atau Knowledge Spiral. Konsepnya bahwa dalam siklus perjalanan kehidupan anggota organisasi, pengetahuan itu mengalami proses yang kalau digambarkan berbentuk spiral, proses itu disebut dengan Socialization - Externalization - Combination – Internalization. KM adalah kegiatan yang kompleks, dan implementasinya tidak dapat membawa dampak positif bagi organisasi jika tanpa perencanaan yang sempurna. Paper ini memperkenalkan metode perencanaan, yaitu 10-langkah knowledge management roadmap. Kesepuluh langkah tersebut adalah: 1) analisis keberadaan infrastruktur; 2). kesejajaran KM dan strategi bisnis; 3). desain infrastruktur KM; 4). audit keberadaan aset pengeathuan dan sistem; 5). desain tim KM; 6). membuat KM blueprint; 7). membangun sistem KM; 8). menggunakan metodologi yang tepat; 9). mengelola perubahan, budaya dan struktur reward; dan 10).evaluasi kinerja, mengukur return of investment. Kesepuluh langkah tersebut dikategorikan dalam empat fase, yaitu: 1). evaluasi infrastruktur; 2). analisis, desain dan pengembangan KM system; 3). sistem penyebaran dan 4).evaluasi. Diharapkan dengan memahami roadmap ini, organisasi akan menerapkan seluruh proses sebagai panduan tahapan strategi manajemen pengetahuan. Perubahan yang terjadi diharapkan berjalan secara soft sehingga tidak terjadi resistensi dari anggota organisasi, dan secara eksternal mampu meningkatkan keunggulan kompetitif.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMASARAN DENGAN TEKNOLOGI SHORT MESSAGE SERVICES PADA TRIDJAYA KARTIKA PROPERTY Setiawan, Alexander; Noertjahyana, Agustinus; Widjaya, Shandy
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang semakin canggih dan persaingan dalam dunia bisnis properti semakin ketat, menyebabkan banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang properti berlomba-lomba untuk meraih konsumen sebanyakbanyaknya sehingga salah satu cara untuk mengatasinya ialah dengan menjalankan suatu strategi marketing yaitu membangun suatu sistem pemasaran yang berbasis web dengan fasilitas SMS pada developer Tridjaya Kartika Property. Pada makalah ini dibuatkan sebuah website pemasaran untuk Tridjaya Kartika Property yang dapat memberikan informasi penting untuk konsumen dengan sistem pencarian data properti yang mudah dan dilengkapi informasi lengkap mengenai perusahaan beserta produk properti yang ditawarkan. Website pemasaran Tridjaya Kartika Property dilengkapi sistem pengolahan data properti dan perhitungan simulasi KPR dari sebuah harga properti yang dipasarkan oleh Tridjaya Kartika Property. Selain itu website pemasaran Tridjaya Kartika Property juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung SMS sebagai reminder jatuh tempo angsuran dan sarana promosi perusahaan sehingga dapat lebih memanjakan konsumen. Sistem pemasaran berbasis web ini dirancang menggunakan teknologi PHP versi 5.1.2, Macromedia Dreamweaver 8, dan MySQL versi 5.0.11-beta Dari hasil implementasi dan pengujian sistem pemasaran berbasis web pada developer properti Tridjaya Kartika Property, yang meliputi user guest, registered guest, administrator, dan buyer diperoleh kesimpulan bahwa website pemasaran dengan fasilitas SMS pada Tridjaya Kartika Property mampu menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dimana sistem dapat melakukan pencarian data properti dengan memperhatikan faktor kemudahan dan memberi informasi detail dari setiap data properti yang akan dicari, selain itu juga memberikan fitur yang telah dijelaskan pada paragraf sebelumnya sehingga dapat menunjang kinerja perusahaan agar lebih efisien dan meningkatkan kepercayaan serta memberikan kepuasan tersendiri bagi para pelanggan.
SISTEM MONITORING MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM) PADA PT. BCA TBK BALIKPAPAN Djumhadi Djumhadi; Rijal Fadilah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anjungan Tunai Mandiri / Automatic Teller Machine (ATM) BCA, Debit BCA, Tunai BCA, Internet Banking, BCA By Phone serta Mobile Banking merupakan pengembangkan berbagai electronic delivery channelsyang ada di PT.BCA, selain untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan sekaligus juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi di BCA sebagai suatu kebutuhan dan memilih BCA sebagai bank utama. Salah satu bentuk electronic delivery channels yang dikembangkan oleh BCA adalah jaringan ATM BCA. Pada Penelitian ini dirancang sebuah prototipe sistem informasi monitoring ATM yang dasarnya dikembangkan dari sistem berjalan yang selama ini digunakan yang sudah berbasis komputer. Desain sistem yang diusulkan di rancang secara sederhana sehingga mempermudah pemakai dalam mengoperasikannya (user friendly). Mulai dari menjalankan aplikasi hingga menampilkan informasi saldo dan status mesin ATM hanya melalui beberapa klik pada menu yang telah disediakan negitu juga dengan informasi saldo dan status ATM di tampilkan di layar monitor secara otomatis dan selalu di update terus menerus selama aplikasi di jalankan dalam satuan waktu tertentu.Penerapan sistem berbasis komputer ini tidak akan menggantikan sistem konvensional secara keseluruhan. Sebagian besar proses yang akan digantikan sistem komputer antara lain pencarian / inquiry, pengecekan dan pencatatan. Semua kegiatan tersebut yang selama ini dilakukan secara konvensional sehingg memerlukan waktu yang cukup lama dengan ketelitian yang rendah, dengan penggunaan komputerisasi dapat meminimalisasi kelemahan tersebut. Sementara beberapa proses seperti cek saldo dan status ATM akan tetap dilakukan secara konvensional karena lebih efisien dan efektif.
E-DEMOKRASI DI INDONESIA, ANTARA PELUANG DAN HAMBATAN PENDEKATAN FENOMENOLOGIS Slamet Slamet; Abdul Razak Bin Hamdan; Aziz Deraman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta teknologi digital lainnya termasuk internet, telah menjadi media baru dan dijadikan sebagai instrumen penting bagi organisasi swasta (bisnis) dan organisasi publik, salah satunya adalah organisasi pemerintahan. Pemanfaatan TIK dan internet pada organisasi pemerintahan dikenal dengan istilah e-government. Pelaksanaan e-government bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, sehingga tercapai penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance). Sementara, TIK dan internet sebagai media dalam proses demokrasi suatu negara dikenal dengan istilah e-demokrasi. Kedua istilah tersebut adalah dua entitas yang berbeda, tetapi saling terkait. Perkembangan TIK dan internet beberapa tahun terakhir yang diikuti oleh peningkatan penggunanya adalah merupakan peluang bagi lembaga-lembaga pemerintah dan partai politik untuk melakukan perubahan sistem, baik sistem administrasi, pelayanan publik maupun sistem demokrasi. Namun, inisiatif penerapan e-demokrasi di Indonesia masih dikatakan sebagai tahap pengenalan. Sehingga, banyak masalah yang perlu menjadi perhatian sebelum e-demokrasi diimplementasikan. E-demokrasi tidak sekedar mengimplementasikan TIK dan internet ke dalam sistem demokrasi, tetapi banyak aspek-aspek nontechnology yang menjadi hambatan dan perlu penyelesaian. Hambatan pertama adalah terkait dengan implementasi e-government yang telah di laksanakan di Indonesia selama ini. Beberapa hambatan lain yang teridentifikasi diantaranya adalah masalah belum adanya nomer identitas warganegara yang valid, masalah budaya birokrasi dan budaya politik, masalah kesenjangan digital, masalah partisipasi, masalah teknologi, dan masalah organisasi.
PERANCANGAN SISTEM E-PROCUREMENT PADA PT. MULTI ERAGUNA USAHA Tri Pujadi; Shandy Shandy; Dian Novita Sari; Carla Wibowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan e-business, banyak contoh bidang usaha yang menjadi lebih efisien dengan penggunaan TI. Salah satu bidang tersebut adalah e- procurement yang dipraktekkan untuk mengatasi masalah pengadaan material dan memudahkan hubungan dengan supplier PT Multi Eraguna Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem procurement dengan melakukan analisis dan merancang aplikasi sistem e-procurement. Sedangkan metode yang digunakan dalam perancangannya menggunakan pendekatan berbasis objek (Object Oriented Analysis and Design Method) dengan pengembangan aplikasi berbasis web. Hasil yang dicapai diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan material perusahaan. Simpulan yang didapat adalah dengan adanya sistem e-procurement ini, selain dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan material, juga mampu memperkecil kemungkinan terjadinya kekosongan stock material, mengurangi biaya administrasi, dan meminimalkan proses kesalahan pencatatan dan pemasukan data dalam pemesanan.

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue