Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application"
:
32 Documents
clear
SISTEM INFORMASI MULTI ANCAMAN BENCANA ALAM DI ACEH
Nasaruddin Nasaruddin;
Khairul Munadi;
Dedi Yuliansyah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Propinsi Aceh mengalami banyak ancaman bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004, banjir yang melanda beberapa daerah kabupaten, gunung merapi dan lain-lain. Bencana-bencana tersebut telah mengakibatkan kerugian yang sangat besar terhadap manusia, lingkungan dan ekonomi di Aceh. Pemeritah Aceh belum punya sistem informasi ancaman alam yang dapat digunakan sebagai tool pendukung keputusan dan untuk meningkatkan kesadaran publik dalam upaya pengurangan dampak dari ancaman tersebut. Oleh karena itu, paper ini mengusulkan desain konseptual dan pembangunan prototipe dari sistem informasi multi ancaman bencana alam (SIMABA) di Aceh. SIMABA merupakan sistem informasi berbasis Web Geographic Information System (GIS) yang mampu menyediakan peta-peta multi ancaman bencana alam sebagai acuan perencanaan pembangunan di Aceh berbasis pengurangan risiko bencana dan juga sebagai wadah disiminasi informasi daerah multi ancaman bencana alam ke publik sebagai isu peringatan dini. Peta multi ancaman bencana alam merupakan suatu proses overlay beberapa informasi ancaman alam yang saling terkait pada daerah tertentu, sehingga penanganan bencana bisa dilakukan secara komprehensif untuk daerah tersebut. Dalam membangun prototipe SIMABA, kebutuhan sistem, desain dan pengujian dibahas dalam paper ini. Hasil dari prototipe SIMABA adalah visualiasi peta multi-ancaman dari beberapa ancaman alam yang ada di Aceh. Terakhir, kesimpulan memberikan beberapa perspektif akan pentingnya sistem informasi ini untuk diimplementasikan di Aceh.
APLIKASI E-ARSIP PADA STMIK PALCOMTECH PALEMBANG
Atin Triwahyuni
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Student administration archiving system of STMIK PalComTech Palembang, mostly still concentrated in the BAAK (Administrative Bureau of Academic Affairs). And without realizing it, will affect to the performance of administrative staff which finally can cause the service to the academic community to be slow.With the information technology, expected part of the burden of administration staff in providing information services contributed. So that activities that should be the duties and responsibilities of administrative staff can be carried out optimally.For this reason, student administration archiving system created digitally (e-archive), using OCR system (Optical Character Recognition) and string search methods (String Matching). For analysis and design, we use PHP as the programming language and MySQL as the database.This study aims to develop a digital archiving system (e-archive) with the help of the shelter database as the data, thus making the performance of administrative staff, especially BAAK getting better and professional in service quality
VISUALISASI LUAS DAERAH PENGURASAN SUMUR MINYAK
Herry Sofyan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil minyak dan gas, Pada pertengahan dekade 1980-an, para ahli anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menyatakan bahwa di wilayah kedaulatan Indonesia terdapat enam puluh cekungan geologi yang secara potensial mengandung sumber daya hidrokarbon. Cekungan geologi yang ternyata mengandung cadangan minyak dan gas yang dapat diproduksikan secara komersial, hingga kini berjumlah 12 cekungan, di antaranya cekungan Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Sumatera Selatan, Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Dan tentunya di tiap-tiap cekungan geologi yang telah diproduksi ini terdapat sumur-sumur minyak dan/atau gas. Dari setiap sumur-sumur ini pasti terjadi perluasan daerah, dan dibutuhkan enginer di lapangan untuk menghitung/mengukur perluasan itu.Metodologi yang digunakan adalah dengan menggunakan metode waterfall, dimana pada metode ini terdiri dari beberapa tahap, seperti : analisis, desain/perancangan, coding, dan pengujian. Pada aplikasi ini akan dilengkapi dengan fasilitas zooming peta, penentuan titik sumur, luas sumur dan perluasan yang mungkin terjadi. Dengan menggunakan visualisasi ini maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk dapat mengetahui perluasan daerah sumur minyak yang sedang diproduksi, sehingga memungkinkan bagi perusahaan untuk melihat luas sumur dan kemungkinan untuk pembuatan sumur minyak baru.Aplikasi visualisasi luas daerah pengurasan sumur minyak dan gas ini akan dibangun menggunakan Microsoft Visual Studio 2008 dengan menggunakan bahasa C++ dan menggunakan database dari Microsoft Access
CLOUD COMPUTING DAN KAITANNYA DENGAN DISASTER RECOVERY PLANNING
Emilya Ully Artha;
Ema Utami
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Disaster recovery planning if it is associated with contuinity bussiness plan will be a link with data and information held by an organization or company. If interference occurs, it can paralyze business continuity company. It takes data replication to maintain data availability in the event of a disaster at any time
DESAIN SISTEM PENYEBARAN LUASAN INFORMASI BENCANA ALAM DENGAN TELEPON SELULER
Ipin Prasojo;
Zainudin Zukhri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bencana alam merupakan salah satu hal yang paling ditakuti manusia. Jika boleh memilih, pasti siapapun tidak ingin mengalaminya. Hanya saja, keinginan untuk terhindar dari bencana ini belum tentu bisa terjadi. Bahkan dalam kenyataan yang bisa dilakukan hanya usaha untuk mengatasi akibat yang ditimbulkannya. Dalam hal ini informasi akan terjadinya bencana menjadi sangat berarti. Adanya sumber informasi yang terpercaya tentang bencana alam sedikit banyak akan menimbulkan ketenangan di tengah-tengah masyarakat dalam menjalani hidupnya, sehingga dapat tercipta tingkat kewaspadaan untuk mengatasi bencana alam yang mungkin terjadi. Untuk itulah dalam tulisan ini, akan diusulkan adanya sistem penyebaran luasan informasi bencana alam yang ditujukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bencana alam dari sumber terpercaya secara cepat dan tepat sasaran. Proses penyebaran informasi dimulai dari sumber informasi, seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisiksa (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan SAR Nasional (BASARNAS), para relawan dan masyarakat. Selanjutnya informasi diverifikasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengecek kebenarannya dan dikirim ke operator seluler yang selanjutnya disebarkan luaskan ke masyarakat di daerah yang dituju melalui layanan pesan singkat. Dengan cara ini diharapkan masyarakat dapat terhindar dari isu menyesatkan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Sistem ini dapat diterapkan untuk informasi peringatan dini bencana, pada saat terjadi bencana. Sistem ini dapat digunakan sebagai sistem yang efektif untuk menginformasikan daerah mana yang rusak parah, daerah mana yang membutuhkan bantuan, daerah mana yang aman dan daerah mana yang perlu dijauhi, dan pada saat distribusi bantuan, sistem ini dapat mengurangi penumpukan bantuan atau ketidak merataan bantuan.
PERANCANGAN MODEL DATA WAREHOUSE DALAM MENDUKUNG PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN
Tanty Oktavia
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran serta teknologi yang semakin dominan dalam membantu meningkatkan performa kerja suatu organisasi/perusahaan pada era globalisasi ini mendorong perusahaan saling berlomba-lomba dalam mengakuisisi teknologi yang ada guna mendukung perusahaan dalam melakukan aktivitas kerjanya agar bisa dilakukan seefektif, serta seefisien mungkin. Data warehouse sebagai salah satu konsep yang berorientasi pada komponen inti dalam suatu perusahaan, yaitu data; dapat dikategorikan sebagai aspek penunjang yang bersifat strategik karena melalui pembentukan data warehouse dapat diperoleh suatu output berupa laporan yang dapat dijadikan sebagai bahan analisis bagi pihak eksekutif dalam proses pengambilan keputusan.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah merumuskan model data warehouse dan rancangan aplikasi yang sesuai dengan hasil analisis kebutuhan, yang nantinya dapat menunjang pada perusahaan jasa pengiriman, dimana pada penelitian ini melibatkan PT. Atlas Transindo Raya sebagai objek penelitian. Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis dan perancangan. Dimana pada metode analisis dilakukan studi literatur pustaka, melakukan survey dan wawancara, mengidentifikasikan informasi yang dibutuhkan para eksekutif dalam pengambilan keputusan, serta mendefinisikan persyaratan data warehouse yang akan dibangun berdasarkan Nine-Steps Methodology. Sedangkan pada metode perancangan dilakukan perancangan aplikasi data warehouse, sebagai tampilan interface yang memuat fitur-fitur pendukung dari sisi user. Hasil dari penelitian ini berupa suatu model dan aplikasi data warehouse yang dibentuk berdasarkan data-data operasional, diolah dalam berbagai dimensi yang ada, sehingga dapat membentuk suatu laporan guna memenuhi kebutuhan pihak eksekutif akan informasi. Dengan adanya data warehouse ini, pihak eksekutif dapat melakukan analisis terhadap laporan yang dihasilkan dari berbagai sudut pandang dengan mudah, serta juga dapat digunakan sebagai alat pelaporan.
ANALISA RESIKO KEAMANAN INFORMASI (INFORMATION SECURITY). STUDI KASUS: POLIKLINIK XYZ
Dodi Wicaksono Sudiharto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk menghadapi resiko yang mungkin terjadi terhadap keamanan informasi, maka resiko tersebut perlu untuk dimanajemen. Salah satu tindakan yang diperlukan dalam memanajemen resiko adalah menganalisa resiko yang mungkin terjadi. Beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menganalisa resiko adalah Single Lost Expectancy (SLE), Annualized Rate of Occurance (ARO), Exposure Factor (EF), Annual Loss Expectancy (ALE) dan Return on Investment (ROI).
PEMODELAN PENGOPERASIAN MCAP DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU MASYARAKAT INFORMASI di DIY
Oliver Samuel Simanjuntak
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk memperkecil kesenjangan digital di Propinsi DIY, peran agen pemberdayaan dituntut untuk dapat melakukan pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat informasi. Pemerintah Propinsi DIY sebagai salah satu agen pemberdayaan membuat sebuah terobosan pemberdayaan melalui pengoperasian MCAP. Namun demikian, pelaksanaan pengoperasian MCAP di masyarakat mengalami berbagai permasalahan. Identifikasi permasalahan pengoperasian MCAP adalah belum tersedianya cara yang tepat dalam pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat informasi. Penelitian ini membangun sebuah model pengoperasian MCAP dalam rangka pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat informasi. Pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat informasi sebagai upaya agen pemberdayaan dalam rangka pemberian kesempatan, pemihakan dan penguatan pendayagunaan TIK bagi masyarakat, yaitu: 1) observasi lapangan dalam rangka pengukuran tingkat kemauan, kemampuan masyarakat dan kondisi lingkungan setempat terkait pendayagunaan TIK 2) diskusi bersama warga masyarakat dalam rangka pengumpulan kebutuhan, permasalahan dan potensi informasi di masyarakat 3) pelaksanaan pemberdayaan dalam rangka pembangunan persepsi positif terhadap kemudahan dan manfaat pendayagunaan TIK bagi masyarakat.
PENGGUNAAN MOBILE SOCIAL NETWORK SEBAGAI SISTEM PERINGATAN DINI PADA BENCANA
Acep Irham Gufroni;
Aradea Aradea;
R. Reza El Akbar
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jejaring sosial atau yang biasa disebut Social Network saat ini menjadi hal yang dibutuhkan oleh setiap individu. Pada awalnya, jejaring sosial hanya digunakan sebagai media eksistensi dan pengakuan diri bagi pemiliknya, dimana penggunaan jejaring sosial sangat dimudahkan dengan munculnya media-media jejaring sosial yang sangat besar, diantaranya adalah Facebook dan Twitter . Hadirnya Facebook dan Twitter meningkatkan tingkat penggunaan jejaring sosial di masyarakat, dikarenakan kedua jejaring sosial ini dapat diakses menggunakan telepon seluler yang mana hampir semua individu telah memilikinya, sehingga penggunaan jejaring sosial di telepon seluler menjadi penyumbang utama peningkatan tingkat penggunaan social network di Indonesia. Dengan melihat hal tersebut, dimana penggunaan mobile social network telah menyentuh hampir semua individu, maka penggunaannya dapat digunakan sebagai sistem peringatan dini dalam bencana, dikarenakan jejaring sosial bersifat online dan realtime, sehingga dengan pengaturan content yang tepat dan akurat, maka informasi tentang suatu bencana yang terjadi dapat di teruskan ke individuindividu pengguna mobile social network dalam waktu yang sangat singkat, dan dengan tingkat penyebaran yang sangat luas. Dengan informasi yang tepat dan akurat mengenai suatu bencana, dapat menghindarkan kepanikan di masyarakat dikarenakan tidak ada informasi yang tepat mengenai bencana yang terjadi.
APLIKASI ENKRIPSI PENGIRIMAN FILE SUARA MENGGUNAKAN ALGORITMA BLOWFISH
Novrido Charibaldi;
Fitrianty Fitrianty;
Bambang Yuwono
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk menjaga keamanan data ataupun informasi yang tersimpan dalam bentuk file, salah satunya dengan menggunakan metode kriptografi untuk mengenkripsi data file tersebut sehingga tidak dapat dilihat atau dibaca oleh yang tidak berhak. Pada skripsi ini dirancang suatu aplikasi yang dapat menunjukkan solusi keamanan pesan suara dengan menggunakan algoritma enkripsi. Pesan suara dilakukan dengan menggunakan algoritma kunci simetri dengan cipher blok Blowfish yang dibuat oleh Bruce Scheiner. Keamanan diukur dengan melakukan pengecekan kebenaran proses enkripsi dan dekripsi.