Jurnas Nasional Teknologi dan Sistem Informasi
Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian (research article), artikel telaah/studi literatur (review article/literature review), laporan kasus (case report) dan artikel konsep atau kebijakan (concept/policy article), di semua bidang : Geographical Information System, Enterpise Application, Bussiness Intelligence, Data Warehouse, Network Computer Security, Data Mining, Computer Architecture Design, Mobile Computing, Computing Theory, Embedded system, Decision Support System
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 1 (2019): April 2019"
:
8 Documents
clear
Sistem Retribusi Parkir Sebagai Pengawasan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Cilacap
Cahya Vikasari
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.1-8
Retribusi yang dapat dikelola oleh daerah yaitu retribusi jasa yang didalamnya terdapat pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan, retribusi parkir, retribusi pasar. Dinas perhubungan sulit mengetahui informasi tentang hutang setoran retribusi, administrasi data parkir belum tersimpan dengan baik sehingga sulit melakukan pengawasan terhadap penerimaan pendapatan daerah, kurang efisien dari segi waktu dalam penyusunan laporan. Sistem yang dibangun untuk mengatasi masalah penerimaan dana retribusi dibuat berbasis client server dan dengan konsep UML (Unified Modeling Language) yaitu dengan diagram usecase, sequence diagram dan class diagram serta pembangunan perangkat lunak yang digunakan yaitu menggunakan metode waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat digunakan sebagai pengawasan penerimaan pendapatan asli daerah kabupaten Cilacap, membantu dalam pengolahan transaksi retribusi secara akurat dan up to date serta dapat menampilkan laporan transaksi perparkiran sebagai data dukung dalam pengambilan kebijakan khususnya dibidang retribusi parkir.
Ekstraksi Basis Pengetahuan Ke Dalam Basisdata Graf Menggunakan Graf Property
Wahyudi Wahyudi;
Fajril Akbar
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.41-48
Salah satu jenis commonsense knowledge adalah basis pengetahuan, yaitu kumpulan fakta dan informasi umum yang diketahui manusia. Basis pengetahuan yang tersedia sangat banyak, kami memilih Yago karena Yago menggabungkan beberapa sumber data menjadi sebuah ontologi. Fakta fakta ini saling terhubung sehingga representasi data graf adalah representasi data yang paling tepat untuk ini. Kita perlu melakukan ekstraksi basis pengetahuan kedalam basisdata graf supaya bisa digunakan untuk berbagai macam aplikasi lainnya. Tools basisdata graf Neo4j dipilih karena bisa melakukan penyimpanan dan pemrosesan graf dan bersifat opensource. Algoritma GPE digunakan untuk melakukan ekstraksi basis pengetahuan kedalam basisdata graf. Penelitian yang kami lakukan menghasilkan sebuah basisdata graf dengan jumlah node : 6.519.734 dan edge yang dihasilkan 18.724.395. Pengujian menggunakan query dengan berbagai permasalahan graf berhasil dilakukan dan memberikan hasil yang diharapkan
Kesiapan Mengadopsi Sistim Informasi Pada Rumah Sakit Pemerintah di Kota Padang
Vera Pujani;
Rima Sermiaty;
Dede Tri Wahyu Kotama
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.9-16
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor kesiapan rumah sakit daerah milik pemerintah di kota Padang dalam mengadopsi E-health atau sistim informasi manajemen rumah sakit. Faktor kesiapan yang akan diukur adalah adanya kesiapan pokok (core), kesiapan structural teknologi (structural), kesiapan social (societal), kesiapan untuk menggunakan (engagement), upaya yang dilakukan (effort), dan capaian kinerja (performance) terhadap adopsi e-health. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan survey terhadap 80 orang pengguna sistim informasi pada tiga rumah sakit pemerintah di Kota Padang. Pemilihan sampel berdasarkan metode purposive sampling, karena hanya dtujukan bagi yang pernah mengoperasikan sistim informasi di rumah sakit. Data yang diperoleh dari kusioner akan diolah menggunakan analisis regresi berganada dengan aplikasi Stata. Studi ini menguji 6 hipotesis dan menghasilkan bahwa semua faktor kesiapan mempengaruhi adopsi e-health di rumah sakit milik negara di Kota Padang. Dari semua variabel diteliti, ditemukan rata-rata tertinggi pada variabel capaian kinerja, artinya rumah sakit yang bisa mengadopsi e-health, mesti memiliki kinerja yang baik juga. Implikasi dan saran di jelaskan pada bagian akhir dari penelitian ini. Untuk studi lanjut mesti dipertimbangkan factor lain seperti komitmen pimpinan, dan keersediaan dana dalam mengadopsi e-health di rumah sakit pemerintah di Indonesia.UMMI untuk melakukan manajemen risiko.
SPK Penentuan Lokasi ATM Menggunakan Metode AHP dan SAW
Gede Surya Mahendra;
Kadek Yota Ernanda Aryanto
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.49-56
Persaingan industri perbankan saat ini semakin meningkat, baik dalam hal penyediaan inovasi produk serta peningkatan kualitas transaksi dan pelayanan. Untuk mengatasi masalah tersebut diciptakan sebuah terminal yang dikenal dengan ATM. Namun fungsionalitas dan efektifitas ATM tersebut belum memenuhi kebutuhan nasabah dikarenakan pengambilan keputusan penentuan lokasi ATM belum menggunakan SPK sehingga banyak kriteria yang terlupakan dalam penentuan lokasi ATM terbaik. Metode AHP yang merupakan sebuah hierarki fungsional dengan input utamanya adalah persepsi manusia sedangkan metode SAW dengan konsep dasar mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. AHP digunakan untuk memberikan pembobotan pada masing-masing kriteria dan SAW untuk melakukan perangkingan dari masing-masing alternatif. Terdapat 7 kriteria dengan 11 sub kriteria pada pembobotan dan 76 data alternatif. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil delpoyment ATM dengan hasil perhitungan sistem. Dari 76 data alternatif yang diujikan, terdapat 38 lokasi deployment ATM. Dari hasil pengujian yang ditampilkan dalam confusion matrix, pada kriteria yang tidak teruji signifikansi didapatkan 33 data True Positive, 38 True Negative, 5 False Negative dan 5 False Positive dengan akurasi sebesar 86,84%, dan pada kriteria yang teruji signifikansi didapatkan 35 data True Positive, 35 True Negative, 3 False Negative dan 3 False Positive memiliki akurasi 92,11%.
Refactoring Arsitektur Microservice Pada Aplikasi Absensi PT. Graha Usaha Teknik
Rizki Mufrizal;
Dina Indarti
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.57-68
Meningkatnya jumlah pengguna aplikasi berbasis arsitektur monolithic dapat mempengaruhi proses pemeliharaan, kinerja dan kompleksnya pembaruan aplikasi. Resilient challenges merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada arsitektur monolithic, dimana jika terjadi kegagalan pada saat pembaruan atau penambahan fitur baru pada aplikasi, maka seluruh fitur aplikasi akan mengalami kegagalan sistem. Permasalahan selanjutnya jika terjadi perubahan salah satu modul aplikasi pada arsitektur monolithic, maka dibutuhkan proses restart seluruh aplikasi. Semakin besar sebuah aplikasi, maka proses restart aplikasi menjadi semakin lama sehingga selama proses restart berlangsung, aplikasi tidak dapat digunakan. Dengan berbagai permasalahan pada arsitektur monolithic, penggunaan arsitektur microservice dalam mengembangkan sebuah aplikasi dapat memperbaiki permasalahan pada arsitektur monolithic melalui pemisahan servis - servis menjadi kecil. Untuk dapat mengatasi permasalahan aplikasi dengan menggunakan arsitektur monolithic, diperlukan proses refactoring aplikasi dari arsitektur monolithic menjadi arsitektur microservice. Pada penelitian ini, dilakukan refactoring arsitektur monolithic menjadi arsitektur microservice dengan menggunakan 13 tahapan dan strategi strangler pattern pada aplikasi absensi PT. Graha Usaha Teknik. Proses refactoring dengan strategi strangler pattern hanya digunakan pada 10 tahapan dari 13 tahapan refactoring. Tahapan strategi strangler pattern dilakukan hingga seluruh servis pada arsitektur monolithic berhasil dilakukan refactoring. Hasil refactoring yang dilakukan pada aplikasi absensi PT. Graha Usaha Teknik menghasilkan tujuh servis yang dapat dikembangkan pada arsitektur microservice. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan load test, arsitektur microservice yang telah dibangun lebih optimal dibandingkan arsitektur monolithic pada saat jumlah pengguna dinaikan menjadi 15 tps dengan menggunakan spesifikasi komputer yang sama.
Application Programming Interface Google Picker Sebagai Penyimpanan Data Sistem Informasi Arsip Berbasis Cloud
Indra Sontana;
Alam Rahmatulloh;
Andi Nur Rachman
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.25-32
Arsip merupakan salah satu sumber informasi di suatu organisasi baik organisasi pemerintah ataupun organisasi swasta. Dengan semakin berkembangnya perusahaan, penyimpanan arsip akan semakin bertambah banyak, meskipun sudah di simpan ke media penyimpanan fisik seperti harddisk, flashdisk dan server. Penggunaan media penyimpanan dan keamanan menjadi faktor yang mengharuskan perusahaan untuk mengembangkannya lebih jauh. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengembangkan media penyimpanan dan keamanan sangatlah besar terlebih untuk perusahaan yang berskala besar. Dalam penelitian ini solusi yang diambil adalah membuat suatu sistim e-arsip dengan mengimplementasikan cloud storage google drive menggunakan API google picker dimana sebagai media penyimpanan dari sistim tersebut. Sehingga dengan di impementasikannya API google picker sebagai penyimpanan data e-arsip, diharapkan dapat mempermudah dalam melakukan proses penyimpanan data, kemudahan akses data, dapat melakukan penekanan biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian infrastruktur dan software, pengguna dapat melakukan proses simpan dan unduh data secara langsung tanpa membuka aplikasi google drive, dapat memperluas ruang lingkup penyimpanan data tersebut, dan data dapat di unduh secara online ketika pengguna berada di lokasi mana saja dan waktu kapan saja.
Analisis Tingkat Permukiman Kumuh Menggunakan Metode AHP Berbasis SIG pada Kota Magelang
Silvia Yolanda Sastanti;
Charitas Fibriani
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.69-78
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia, dengan menggunakan 7 indikator pengukuran tingkat kekumuhan, namun setiap indikator permukiman kumuh belum memiliki bobot yang jelas karena bobot kriteria yang digunakan masih bersifat subjektif. Perbandingan dilakukan dengan memberikan bobot untuk 7 indikator kekumuhan yang ada dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Output yang nantinya akan dihasilkan dari penelitian ini adalah hasil analisis spasial berupa peta permukiman kumuh, yang menggunakan metode klasifikasi natural breaks dengah kategori tidak kumuh, kumuh sedang, kumuh berat pada Kota Magelang serta perbandingan antara hasil pengolahan AHP dengan data dari KOTAKU. Menggunakan indikator kondisi bangunan gedung sebagai indikator yang paling mempengaruhi kondisi kekumuhan yang di susul dengan kondisi penyediaan air minum, kondisi pengelolaan air limbah, kondisi pengelolaan persampahan, kondisi jalan permukiman, kondisi proteksi kebakaran, dan kondisi drainase. Pada perbandingan tersebut terdapat 49 RT-RW yang memiliki status kumuh berat, 119 RT-RW yang memiliki status kumuh sedang dan sisanya dalam kondisi tidak kumuh.
Penerapan Hiperheuristik Berbasis Metode Simulated Annealing untuk Penyelesaian Permasalahan Optimasi Lintas Domain
Nisa Dwi Angresti;
Arif Djunaidy;
Ahmad Mukhlason
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.33-40
Permasalahan optimasi lintas domain merupakan permasalahan optimasi yang sangat rumit karena masing-masing permasalahan mempunyai karakteristik yang berbeda. Penyelesaian terhadap permasalahan optimasi lintas domain tersebut melibatkan metode pencarian komputasional untuk memperoleh hasil yang mendekati optimal. Beberapa peneliti terdahulu mengembangkan metode hiperheutistik untuk memperoleh solusi generik yang diharapkan mampu memberikan hasil yang mendekati optimal. Hasil penelitian terdahulu mengidikasikan bahwa strategi hiperheuristik yang lebih baik diperlukan guna memperoleh solusi yang mendekati optimal untuk lintas domain permasalahan. Dalam penelitian ini, upaya untuk mendapatkan solusi generik yang mendekati optimal terhadap permasalahan optimasi lintas domain dilakukan dengan mengembangkan strategi pencarian komputasional pada tatanan High Level Heuristics (HLH) dalam mengatur proses seleksi pada rangkaian Low Level Heuristics (LLH) kemudian melakukan mekanisme penerimaan solusi. Penelitian ini menguji metode Simulated Annealing (SA) sebagai mekanisme penerimaan solusi dalam tatanan HLH agar dapat menghasilkan solusi mendekati optimal pada berbagai domain masalah optimasi yang dikombinasikan dengan metode seleksi LLH. Penelitian ini melakukan eksperimen untuk menentukan nilai parameter yang tepat untuk mengotomatiskan parameter kontrol SA dalam menyelesaikan permasalahan optimasi lintas domain. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini diuji coba untuk menyelesaikan enam permasalahan optimasi domain yang berbeda yang diperoleh dari HyFlex, yaitu Satisfiability (SAT), Bin Packing, Flow Shop, Personnel Scheduling, Travelling Salesmen Problem (TSP), dan Vehicle Routing Problem (VRP). Dari hasil pengujian terhadap enam permasalahan optimasi tersebut, nilai parameter untuk suhu awal T adalah 100 dan faktor penurunan suhu α adalah 0,995.