cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2013)" : 29 Documents clear
APLIKASI MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007 DALAM PERHITUNGAN CBR DESAIN UNTUK DESAIN PERKERASAN JALAN LENTUR DAN KAKU ., Ruspiansyah; ., Johansyah; Wiliyanto, Ardi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam desain perkerasan jalan, ada beberapa parameter yang harus diketahui, salah sa-tunya adalah nilai CBR desain. Nilai CBR desain merupakan nilai CBR yang mewakili ru-as jalan yang akan didesain perkerasannya, dimana nilainya dihitung berdasarkan nilai-nilai CBR yang diperoleh dari hasil pengukuran sepanjang jalan tersebut.Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Access 2007 yang dipro-gram dengan Visual Basic Application (VBA) yang telah terintegrasi di dalamnya.Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa Access 2007 sebagai salah satu Sistem Manajemen Basis Data dapat digunakan untuk membuat perangkat lunak yang dapat mengelola data CBR, yang meliputi: penyimpan data CBR secara elektronik, pengolahan data CBR dan perhitungan CBR desain.
PENGARUH FEED RATE TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA FRICTION STIR WELDING ALUMINIUM SERI 6110 Wijayanto, Jarot
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTASI CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN SMS GATEWAY Cahyono, Gunawan Rudi; Riadi, Joni
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS POTENSI PEREKONOMIAN KOTA BANJARBARU
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengembangkan potensi sektor-sektor strategis di Kota Banjarbaru dalam pe-ngembangan potensi daerah yang lebih luas yang akhirnya bermuara pada upaya pe-ningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD, ditengah keterbatasan SDA namun letak geografis yang strategis Banjarbaru hingga potensi-potensi yang dimiliki ha-rus benar-benar dimanfaatkan.
PEMAANFAATAN LIMBAH ABU TERBANG PLTU ASAM – ASAM SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN UNTUK PEMBUATAN BETON STRUKTUR DITINJAU DARI EFESIENSI BIAYA Khairil Yanuar; Umar .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu terbang batu bara terdiri dari senyawa-senyawa SiO2, AlO3, Fe2O3, CaO dan senya-wa lainnya, dimana ukuran butirnya sangat halus dari semen. Bahan tersebut mempu-nyai sifat aktif yaitu dalam keadaan basah dapat bersenyawa dengan kalsium hidroksida Ca(OH)2 dan pada suhu kamar membentuk senyawa yang mempuyai sifat seperti semen (pozolan) yaitu mengeras pada waktu tertentu. Produksi abu terbang hasil limbah PLTU Asam – Asam cukup banyak yaitu kurang lebih 80 ton per hari, sehingga perlu dikem-bangkan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan air ter-hadap campuran abu terbang dan sejauh mana abu terbang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian semen serta memperhitungkan efisiensi biaya dalam produksi campuran beton per m3. Pencampuran abu terbang dilakukan pada beton dengan mutu 20 MPa, 30 MPa dan 42 MPa dengan variasi 15%, 30% dan 50% abu terbang. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan abu terbang dapat mengurangi pema-kaian air dari jumlah air rencana, namun kemudahan pekerjaannya tetap baik (workabili-ty). Pencampuran abu terbang sebagai bahan pengganti sebagian semen pada beton yang memenuhi kuat tekan rencana dapat dilakukan sampai dengan 30% dari berat se-men pada beton normal untuk kuat tekan (f’c) 20 MPa dan sampai dengan 15% dari be-rat semen pada beton normal untuk kuat tekan (f’c) 30 MPa, sedangkan pencampuran 50% abu terbang hanya memenuhi kuat tekan 15 MPa. Biaya produksi 1 m3 beton cam-puran 15 %, 30%  abu terbang rata – rata lebih murah 8,13% dan 16,27% dibandingkan dengan biaya produksi beton normal, hal ini menunjukan bahwa penggunaan abu ter-bang sebagai bahan pengganti sebagian semen dapat menurunkan biaya produksi beton per m3.
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN ADDITIVE POLIMER LATEKS Muhammad Firdaus; Ibrahim .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa jalan raya di Indonesia berada di atas tanah lempung ekspansif. Daya dukung tanah lempung ekspansif sangat dipengaruhi oleh kadar air, sehingga akan memperle-mah perkerasan jalan dalam kondisi jenuh dan akan memiliki kekuatan dalam kondisi kering. Kadar air berpengaruh besar terhadap kembang susut dan parameter kekuatan geser tanah. Pembangunan jalan-jalan yang dibangun di atas tanah lempung lunak se-ring rusak, misalnya jalan akan retak dan bergeombang sebelum umur rencana berakhir. Untuk mengatasi masalah dimana daya dukung dipengaruhi oleh kadar air, ada alternatif yang dapat dilakukan seperti stabilisasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanah lempung lunak Gading Wonosari 33 km dari Yogyakarta yang dipadatkan 95% ?dmaks dengan penambahan polimer lateks 2,5%, 5%, 10% dengan waktu pemeraman 1 hari, dan kemudian melakukan uji triaksial terkon-solidasi undrained (UU), California Bearing Rasio (CBR), uji tekan bebas.    Penelitian ini menghasilkan bahwa tanah diklasifikasikan sebagai CH (berdasarkan klasi-fikasi Unified) dan A-7-6 (berdasarkan klasifikasi AASHTO). Penambahan aditif akan membuat Batas Cair (LL) menjadi turun dengan Plastic Limit (PL) tetap konstan dan mampu menurunkan Indeks Plastisitas(PI). Persentase gradasi butiran membuat fraksi bawah dan gradasi tanah lempung naik. Penambahan aditif bekerja secara efektif di CBR direndam dengan peningkatan nilai CBR dan mengurangi pengembangan tanah. Uji te-kan bebas akan lebih efektif dengan penambahan garam anorganik. Perilaku matrik suc-tion akan meningkat seiring dengan penurunan kadar air. Penelitian ini menyimpulkan bahwa polimer lateks aditif dapat mengisi dan menutupi pori tanah dan membuat kondisi kedap air serta terjadi peningkatan kekuatan tanah ketika menjadi jenuh tanpa peru-bahan karakteristik fisik apapun.
ANALISA KETERSEDIAAN AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI BARITO HULU DENGAN MENGGUNAKAN DEBIT HASIL PERHITUNGAN METODE NRECA Salmani .; Fakhrur Razi; M. Wahyudi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Murung Raya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di pedalaman pulau kalimantan dan terletak di daerah khatulistiwa dengan ibukota Kabupaten di Kota Puruk Cahu. Sungai barito hulu merupakan induk dari be-berapa anak sungai yang ada di wilayah kabupaten murung raya yaitu : Sungai Laung, Sungai Babuat, Sungai Joloi, Sungai Busang. Debit Sungai Barito Hulu pada saat ini di-pergunakan untuk memenuhi berbagai macam sektor kebutuhan air disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Hulu yaitu di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya. Ketersediaan air dihitung dengan Metode Debit Andalan. Data yang diperlukan untuk analisa ketersediaan air adalah data debit sungai bulanan atau harian dengan periode waktu lebih besar dari 10 tahun, dimana data ini tidak ada sehingga debit bulanan di-simulasikan berdasarkan data hujan dan data evapotranspirasi potensial pada daerah penelitian dengan bantuan model matematik hubungan hujan-limpasan. Model hubungan hujan-debit dengan interval bulanan yang digunakan adalah NRECA. Dari Metoda Ke-tersediaan Air/Debit andalan DAS Barito Hulu menggunakan debit hasil perhitungan Me-tode Nreca menunjukan bahwa debit andalan 80% didapat rata-rata per bulan 349,853 m3/detik, dan 85% didapat rata-rata per bulan 261,675 m3/detik. Ketersediaan Air/Debit Andalan 90% didapat rata-rata per bulan 167,094 m3/detik. Ketersediaan air  95% di-dapat rata-rata per bulan 97.384 m3/detik, dan 99% didapat rata-rata per bulan 69,170 m3/detik.
MODIFIKASI SPESIFIKASI UMUM TIMBUNAN PILIHAN BIDANG JALAN DAN JEMBATAN TAHUN 2010 Ahmad Marzuki; Muhammad Fauzi; Ahmad Norhadi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan material alami sebagai subgrade badan jalan sangat tergantung pada kondisi terbatasnya ketersediaan volume material alam setempat yang memenuhi syarat mutu sesuai spesifikasi yang disyaratkan.  Hal ini terjadi karena mutu material yang ada tidak seluruhnya mampu memenuhi syarat properties fisis dan mekanis timbunan pilihan. Ber-dasarkan hasil uji laboratorium Mekanika Tanah dan Transportasi Politeknik Negeri Ban-jarmasin terhadap uji material setempat di Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa se-bagian besar Plastis Indeks ( PI ) material aktual lebih besar dari syarat minimum PI < 6% namun syarat kekuatan/ daya dukung material dapat terpenuhi yaitu nilai CBR > 10% (laboratorium geoteknik dan transportasi Poliban 2012 – 2013).Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidakkonsisten syarat mutu material timbunan pilihan sesuai spesifikasi umum pada bidang jalan dan jembatan tahun  2010. Oleh se-bab itu perlu dilakukan modifikasi terhadap spesifikasi timbunan pilihan. Modifikasi terse-but dilakukan dengan melakukan serangkaian pengujian di laboratorium terhadap ke-mungkinan variasi PI alami terhadap nilai CBR yang terjadi.Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut, perlu dilakukan penelitian dengan merancang modifikasi Job Mix Formula (JMF) Timbunan Pilihan dengan membuat variasi PI material setempat terhadap nilai CBR. Variasi nilai PI dibuat seperti kondisi PI material alami se-tempat yaitu lebih besar dari nilai PI dalam Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jemba-tan tahun  2010 (PI max 6 %). Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa ; 1) Nilai PI ma-terial alami tidak selalu menentukan terhadap nilai daya dukung CBR timbunan pilihan. Variasi nilai CBR ini juga dipengaruhi variasi prosentase berat lolos > 40; 2) Nilai PI > 6%  dengan variasi berat lolos 40 ? 60% sd. 70% yang bersesuaian dengan berat lolos 40 sampel uji rencana yaitu = 65,21% masih memenuhi syarat spesifikasi CBR yaitu 10% sd. 17%; 3) Hasil pengujian komposisi material terhadap nilai PI menunjukkan bahwa de-sain komposisi prosentase berat yang dipilih adalah (pasir/lolos 40 alami) : (20/80)-PI = 11% ; (30/70)-PI = 10% ; (40/60)-PI = 9% ; (45/55)-PI = 8%; 4) Peningkatan prosentase pasir berbanding lurus dengan peningkatan ?dmax. Hal ini menunjukkan bahwa stabilisa-si pasir sesuai dengan peningkatan prosentasenya mampu meningkatkan ?dmax dan menurunkan nilai PI serta OMC; 5) Material alami yang memiliki prosentase berat lolos > 40 ? 65,21%  dengan variasi penambahan pasir 33% sampai dengan 40% mampu me-nurunkan nilai PI dari 12,54%  menjadi 9,7% dan mampu mencapai nilai CBR minimum = 10%.; 6) Penentuan nilai CBR maximum 17% berdasarkan hasil uji trial penambahan prosentase pasir maximum 40%, penambahan melebihi nilai tersebut mengakibatkan material cenderung bersifat plastis. Dari rentang nilai CBR tersebut diambil suatu ba-tasan nilai usulan PI untuk material timbunan pilihan yaitu PI = 8 ± 2%.
APLIKASI MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007 DALAM PERHITUNGAN CBR DESAIN UNTUK DESAIN PERKERASAN JALAN LENTUR DAN KAKU Ruspiansyah .; Johansyah .; Ardi Wiliyanto
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam desain perkerasan jalan, ada beberapa parameter yang harus diketahui, salah sa-tunya adalah nilai CBR desain. Nilai CBR desain merupakan nilai CBR yang mewakili ru-as jalan yang akan didesain perkerasannya, dimana nilainya dihitung berdasarkan nilai-nilai CBR yang diperoleh dari hasil pengukuran sepanjang jalan tersebut.Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Access 2007 yang dipro-gram dengan Visual Basic Application (VBA) yang telah terintegrasi di dalamnya.Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa Access 2007 sebagai salah satu Sistem Manajemen Basis Data dapat digunakan untuk membuat perangkat lunak yang dapat mengelola data CBR, yang meliputi: penyimpan data CBR secara elektronik, pengolahan data CBR dan perhitungan CBR desain.
IMPLEMENTASI CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN SMS GATEWAY Gunawan Rudi Cahyono; Joni Riadi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan yang dikonsumsi sebagian besar oleh masyarakat Indonesia. Pada fakta dilapangan produktifitas jagung dari tahun ketahun semakin menu-run dikarenakan tanaman jagung rentan terhadap hama dan penyakit dan karena sulit-nya komunikasi  petani dengan pakar yang dikarenakan jauhnya jarak antara petani dan pakar. Maka diperlukan suatu aplikasi sistem pakar menggunakan sms gateway yang di-harapkan mampu mengatasi masalah tersebut. Sistem pakar merupakan sistem yang menggunakan fakta, pengetahuan, dan teknik pe-nalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh se-orang pakar dalam bidang tertentu. Dalam hal ini sistem pakar diterapkan untuk mengi-dentifikasi dan memberikan solusi terhadap hama dan penyakit tanaman jagung. Sistem pakar ini menghasilkan keluaran berupa kemungkinan hama dan penyakit jagung ber-dasarkan gejala yang terlihat pada jagung. Sistem ini juga menampilkan besarnya nilai kepercayaan terhadap kemungkinan hama dan penyakit jagung yang telah diidentifikasi. Nilai kepercayaan tersebut diperoleh dengan menggunakan suatu metode yang dinama-kan Certainty Factor. dengan memanfaatkan teknologi SMS Gateway dalam sistem pa-kar identifikasi hama dan penyakit jagung ini, maka diharapkan petani, PPL, dan pakar dapat terbantu. Dengan hanya mengirimkan gejala penyakit yang terlihat pada jagung, kemungkinan hama dan penyakit akan diketahui beserta solusinya.Sistem pakar ini bisa diakses dengan media SMS, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna. Khususnya untuk petani tidak perlu bersusah payah untuk menemui seorang pakar cukup dengan SMS mereka sudah bisa mengetahui deskripsi serta pengendalian dari hama dan penyakit tanaman jagung. Disamping itu, para petani juga bisa mendiag-nosa gejala yang dialami dilapangan, para petani juga bisa memberikan saran kepada admin atau pakar. Sistem yang dibangun menuangkan pernyataan gejala-gejala, des-kripsi, pengendalian, dan hasil diagnosa dari penyakit tanaman jagung yang mudah dipa-hami oleh petani.

Page 2 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10 No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8 No 1 (2008) Vol 8, No 1 (2008) More Issue