cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2013)" : 29 Documents clear
ANALISA PENGATURAN TEGANGAN MENGGUNAKAN REAKTOR SHUNT PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV BARIKIN-TANJUNG Puhrani Burhan; Setia Graha; Joni Riadi
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu system tenaga listrik yang baik harus memiliki nilai tegangan yang tidak melibihi batas toleransinya, batas  toleransi yang diperbolehkan untuk suatu nilai tegangan ada-lah dibawah 10 % dan diatas 5% dari nilai tegangan nominal, nilai tegangan yang kon-stan akan mengoptimalkan unjuk kerja dari peralatan listrik yang digunakan oleh kon-sumen.Pada penelitian ini tujuan yang akan dicapai adalah untuk menpertahankan tegangan sis-tem yang konstan pada batas toleransinya nominalnya  yaitu 145 KV – 157,5 KV, untuk mencapai tegangan konstan ini dilakukan dengan memasang reaktor shunt pada gardu induk (GI), dimana reaktor shunt berfungsi sebagai pengontrol tegangan system apabila terjadi kenaikan tegangan maupun penurunan tegangan melebihi batas yang diijinkan. Untuk menetukan kapasitas dari pada reaktor shunt yang akan dipasang maka terlebih dahulu harus menganalisa keadaan tegangan system baik dalam keadaan normal mau-pun dalam keadaan tidak normal. Proses pengontrolan tegangan  jaringan  transmisi 150 KV pada penelitian ini disimulasikan dengan menggunakn perangkat lunak power world versi 7.
SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT Sarifudin .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat teknologi semakin maju pesat sehingga  merambah di berbagai bidang. Tidak terkecuali kepada pelayanan masyarakat, dan juga masyarakat mulai ketergantungan dengan kemudahan informasi. Rumah sakit merupakan salah satu kebutuhan primer di-kala kita mengalami gangguan kesehatan sehingga perlu penanganan lebih lanjut. Ke-mudahan mendapatkan akses untuk informasi rawat inap sangat di perlukan. Diharapkan dapat dengan mudah di dapatkan. Sehingga di perlukan satu layanan tambahan berupa informasi berbasis web kepada masyarakat akan info layanan rawat inap di beberapa rumah sakit yang ada.
UPAYA MENGATASI PENURUNAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA AKIBAT TEGANGAN SUMBER TIDAK SEIMBANG Rahmat Hidayat
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara industri baru dan mulai bergerak maju, sangat besar membu-tuhkan energi listrik. Kebutuhan yang terus bertambah ini yang tidak disertai penambah-an supply baru menjadikan harga energi listrik menjadi mahal. Tegangan sumber yang ti-dak seimbang menyebabkan kecepatan motor induksi 3 fasa mengalami penurunan pe-nurunan rata-rata 24%, berarti kerugian untuk mengatasi masalah ini energi listrik dialir-kan melalui stabilisator tegangan sebe-lum keperalatan industri.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN GPRS DI BANJARMASIN (STUDI PADA KARYAWAN DAN MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN) Norhafani .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phonecell customer has been growth in a large amount in last decade, so did the phone-cell operator. Indosat, Telkomsel and XL Axiata is the top three biggest operator in Indo-nesia. It is an important thing to know how they aplly service quality, and make a com-parative studies. The result of this research is very usefull to give a guidance for new comer.In this research of writer use propagated kuesioner to 166 responder, with sampling pur-posive as method intake of sampel. As for analysis performed within this first research is validity test and of realibilitas to test to elegibility of kuesioner, is later;then continued with classic assumption test to know do usage of regresi as a means of analyse in this re-search is compatible. Hereinafter researcher analyse regresi to data from third operator type. Last analysis which conducted by researcher is to test hypothesis to third operator.Result of analysis indicate that at operator of telkomsel, variable influencing satisfaction of consumer of its service is variable of reliability (reliability) of emphaty  (empathy). while at operator of indosat variable influencing satisfaction of consumer of its service is varia-ble of reiability (reliability) of tangible (physical evidence). other the things of with XL axi-ata, variable having an effect on to satisfaction of consumer of its service only just varia-ble of reliability. so that from this research also can be taken by conclusion that to opera-tor of GPRS, reliability (reliability) of service product is important matter to reach for satis-faction of client.
OPTIMASI DESAIN ALAT PENGERING IKAN AIR TAWAR DENGAN KAPASITAS 20 KG MEMANFAATKAN ENERGI SURYA Anhar Khalid
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis desain dari alat pengering ikan air tawar sebanyak 20 kg dengan sumber panas matahari yang dihasilkan oleh energi surya, sehingga diharapkan terjadinya penurunan kadar air pada ikan air tawar yang se-mula 70% menjadi 10%. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan metode pengumpu-lan data teknis dan juga perhitungan analisis dan design alat pengering berdasarkan ha-sil perhitungan kapasitas ikan 20 kg sehingga dapat menurunkan kadar air 70% menjadi 10%. Luas kolektor yang di gunakan 3,65 m2, sudut kemiringan kolektor yang optimal di pilih 15oC. Laju pengeringan secara konveksi yang optimal diperoleh untuk kecepatan 1.05 m/s, dengan suhu ruang pengring 60oC sehingga mendapatkan waktu pengeringa tercepat 7.11 jam. Perhitungan yang dilakukan adalah perhitungan termal yang dibutuh-kan dari energi surya di solar collector sehingga panas yang diperoleh sesuai dengan yang dibutuhkan pada alat pengering ikan air tawar dengan kapasitas 20 kg. Dari peneli-tian ini diperoleh parameter nilai panas total yang dibutuhkan dialat pengering ikan, ke-butuhan luas untuk kolektor untuk membangkitkan panas, perpindahan panas yang terja-di secara konveksi, dan laju penurunan kadar air pada ikan air tawar.
PENGARUH FEED RATE TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA FRICTION STIR WELDING ALUMINIUM SERI 6110 Jarot Wijayanto
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan pengem-bangan industri, sebab pengelasan memiliki peran utama pada bidang teknik dan perba-ikan produksi. Friction stir welding (FSW) adalah proses pengelasan baru dimana biaya biaya produksinya rendah dan sambungan yang dihasilkan berkualitas baik. Proses FSW menggunakan sebuah tool yang berputar ditekankan pada material yang akan disatukan. Gesekan tool yang berbentuk silindris yang dilengkapi pin/probe mengakibatkan pe-mansan setempat yang mampu melunakkan bagian tersebut. Parameter proses meng-gunakan putaran pada mesin 3600rpm dengan vareasi laju kecepatan proses (feed rate); 40, 64, 93, 200 dan 320 mm/menit. Hasil proses FSW menunjukkan terjadi penurunan nilai kekerasan yang signifikan pada daerah logam las, HAZ dan logam induk terhadap material induknya, tetapi untuk variabel 320 mm/mnt terjadi penyempitan daerah lasan. Nilai kekerasan raw material adalah ± 55  VHN dan pada  pusat las ± 37.5  VHN. Diantara variabel yang telah diteliti, nilai tegangan dan regangan yang paling baik adalah pada variable 320(8.86 kg/mm2 ; 2.17%). Sedangkan nilai tegangan terendah terjadi pa-da variable 64 mm/mnt (5.75 kg/mm2)dan nilai regangan terendah terjadi pada variabel 200 mm/mnt (1.02%). Mikro struktur pada area pengelasan dan material induk pada dasarnya tidak mengalami perubahan, tetapi pada bagian TMAZ butir mengalami distorsi sehingga nampak seperti onion ring.
ANALISIS POTENSI PEREKONOMIAN KOTA BANJARBARU Chairul Sa’roni
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengembangkan potensi sektor-sektor strategis di Kota Banjarbaru dalam pe-ngembangan potensi daerah yang lebih luas yang akhirnya bermuara pada upaya pe-ningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD, ditengah keterbatasan SDA namun letak geografis yang strategis Banjarbaru hingga potensi-potensi yang dimiliki ha-rus benar-benar dimanfaatkan.
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KENAIKAN BBM TERHADAP MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU Linda Permanasari
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga BBM dan Program kompensasi Dana BBM untuk mensejahterakan masyarakat prasejahtera dan bagaimanakah Realita program Pemerintah tentang kebijakan tersebut terhadap ma-syarakat nelayan khususnya masyarakat nelayan pesisir di Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru.Penelitian difokuskan pada Pendistribusian BBM, Kondisi Perekonomian, Pelayanan Pendidikan, Pelayanan Kesehatan, antuan Langsung Tunai (BLT), Program Pembangun-an daerah.Program kompensasi penghapusan subsidi BBM (PKPS BBM) dengan anggaran yang telah ditentukan di dapat dari pengurangan subsidi BBM untuk pembangunan sarana dan prasarana pedesaan. Untuk masyarakat nelayan terutama desa rampa dikecamatan Pu-lau laut Utara, untuk kesediaan listrik dan air masih belum memadai, begitu juga dengan keadaan jalan dan fasilitas untuk jalur darat dan perairan perlu ada pembenahan. Oleh karenanya perlu adanya program pemerintah didalam peningkatan sarana dan prasarana yang dirasakan masyarakat nelayan di Kecamatan Pulau Laut Utara.
EVALUASI KINERJA AKUNTABILITAS POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN Monika Handayani; Trisna .
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja Akuntabilitas Politek-nik Negeri Banjarmasin selama tahun 2006 dalam upaya mendapat gambaran yang jelas mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam mencapai target dan menjawab tuntutan visi, misi, sasaran serta tujuannya.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diolah dari hasil survey dan wawancara dengan pimpinan dan staf yang ada pada Politeknik Negeri Banjarmasin untuk menentukan bobot kinerja yang digunakan. Data se-kunder diperoleh dari buku-buku teks, tulisan-tulisan di media masa, jurnal-jurnal dan pe-raturan perundang-undangan yang berlaku saat ini berkaitan dengan masalah yang dite-liti. Alat analisis yang digunakan adalah metode Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) untuk menilai keberhasilan atau kegagalan Politeknik Negeri Banjarmasin dalam pelaksanaan kegiatan, program maupun kebijaksanaan yang telah direalisasikan. Meto-de Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan  mengenai tingkat keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kebijaksanaan, program, kegiatan dan mekanisme akuntabilitas kinerja yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Banjarmasin.Penelitian ini menunjukan hasil evaluasi kinerja kegiatan yang dilaksanakan terhadap 13 kegiatan, yang semuanya masuk dalam kategori sangat berhasil. Hasil Evaluasi kinerja program terhadap 3 program yang dilaksanakan semuanya masuk dalam kategori sangat berhasil. Hasil evaluasi kinerja kebijaksanaan memberikan indikasi bahwa kinerja Poli-teknik Negeri Banjarmasin pada tahun 2006 termasuk dalam kategori sangat berhasil dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran yang tercantum dalam rencana strategik, un-tuk mekanisme akuntabilitas kinerja Politeknik Negeri Banjarmasin masih ada beberapa hal yang perlu untuk diperbaiki antara lain pada proses penyusunan renstra, isi substansi renstra, penyusunan LAKIP, keterkaitan antara . Renstra, LAKIP dan anggaran serta pe-manfaatan Renstra.

Page 3 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10 No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8, No 1 (2008) Vol 8 No 1 (2008) More Issue