cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14126869     EISSN : 24604038     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal that aims to participate in developing the scientific field of Industrial Engineering, contains the results of research and theoretical study from lecturers, researchers and industry practitioners. Jurnal Ilmiah Teknik Industri is administered by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta and published by the Muhammadiyah University Press (MUP).
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4, No. 3, April 2006" : 18 Documents clear
TINGKAT PERSEDIAAN SPARE PART FORKLIFT MEREK KOMATSU DENGAN PENDEKATAN MODEL PERSEDIAAN SINGLE ITEM Jauhari, Wahid Ahmad
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The control and maintenance of inventories is a problem common to all enterprises in any sector of a given economy. Two fundamental question that must be answered in controlling the inventory are when to replenish the inventory and how much to order for replenishment. The (Q,r) inventory models attempt to answer the two question under a variety of circumstances. Studies have shown, (1) that a company that ignores lead-time demand variability may suffer great financial damage, (2) that the gamma distribution provides the most common best fit to lead-time demand for variety of inventories items, (3) that a fixed lead-time demand assumption or a normal approximation to it will often yield significant errors (Namit and Chen, 1998).This research performed an efficient and accurate algorithm for solving (Q,r) inventory model with gamma lead-time demand.
STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN FOCUSED BASED EDUCATION Suranto, Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk memberikan masukan bagi penyelenggara program studi keteknikan atau program vokasi dan okupasi agar keluaran yang di hasilkan cepat memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya. Pendekatan yang diusulkan adalah strategi pembelajaran yang terfokus, mendasar dan mendalam. Manfaat yang ingin di capai adalah keluaran yang dihasilkan siap pakai, siap kerja dan siap latih, artinya setiap lulusan yang di hasilkan lembaga pendidikan dapat terserap dan mampu diterima di pasar kerja, serta mampu mengaktualisasikan dirinya sendiri menjadi kreator dan inovator. Pendidikan siap pakai tersebut harus di bekali materi enterpreneur dan penggalian potensi diri dengan perpaduan pendidikan vokasi yang di dasari kurikulum berbasis life skill. Link and match yang didengungkan selama ini tidak optimal, maka istilah ini diganti dengan we serve the real world. Hal ini berdasarkan analisis bahwa pendidikan vokasi yang siap kerja ke depan mempunyai ciri penguasaan terhadap teknologi, mampu mengedepankan life skiil, berkreasi, berinovasi, menghasilkan produk nyata, keluaran yang siap kerja, mampu berwira usaha, dominasi praktek, bekerja sama dengan dunia industri, untuk meraih cita-cita tersebut dibutuhkan asesmen strategi pembelajaran yang tepat.
PENGEMBANGAN MODEL PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MEMPERTIMBANGKAN WAKTU KADALUWARSA DAN FAKTOR UNIT DISKON Prasetyo, Hari; Nugroho, Munajat Tri; Pujiarti, Asti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan dalam suatu unit usaha dapat dikategorikan sebagai modal kerja yang berbentuk barang. Keberadaannya di satu sisi dianggap sebagai pemborosan, tetapi di sisi lain juga dianggap sebagai asset yang sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran pemenuhan permintaan. Persediaan yang terlalu banyak akan mengakibatkan biaya persediaan meningkat karena bahan yang rusak, terutama karena bahan telah melewati batas waktu kadaluwarsa. Untuk meminimalkan total biaya persediaaan, perusahaan dapat juga mengusahakan penurunan biaya pembelian yang bisa diperoleh dengan mempertimbangkan potongan harga pembelian dari pemasok bila memesan dalam jumlah yang besar. Dengan demikian perlu dicari persediaan yang memberikan biaya yang paling minimal dalam pengadaan persediaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan model perencanaan persediaan bahan baku dengan kendala keterbatasan waktu kadaluwarsa bahan dan terdapatnya faktor diskon, khususnya all unit discount quantity, yang diberlakukan oleh pemasok. Sedangkan model dasar yang digunakan yaitu model persediaan Economic Order Quantity (EOQ). Validasi model dilakukan dengan meniadakan unsur kadaluwarsa dan faktor unit diskon pada model. Validasi tersebut menyatakan bahwa model yang dikembangkan valid. Pada bagian akhir disajikan algoritma sederhana pencarian solusi model dan contoh numeriknya.
APLIKASI FUZZY-SERVQUAL UNTUK IDENTIFIKASI PREFERENSI KEPUASAN KONSUMEN Nandiroh, Siti; Haryanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi pelayanan kepada konsumen atau pembeli harus diutamakan oleh pihak pengelola dealer, karena hal ini merupakan salah satu tuntutan yang diharapkan konsumen, dan merupakan salah satu kunci untuk dapat memenangkan persaingan dengan dealer-dealer yang lain terutama dealer-dealer penyedia kendaraan bekas. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Metode servqual merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui kriteria-kriteria kualitas yang harus ditingkatkan kualitas pelayanannya berdasarkan gap yang terjadi antara persepsi dan harapan konsumen. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada lima kriteria yang harus diperhatikan dan perlu untuk ditingkatkan pelayanannya oleh pihak pengelola UD. Citra Santosa Motor yaitu: pelayanan kepada pembeli (customer service) dengan nilai –0,054, kondisi kendaraan bekas yang ditawarkan dengan nilai –0,044, harga kendaraan yang ditawarkan dengan nilai -0,027, kelengkapan fasilitas dan lokasi dealer yang strategis dengan nilai 0,057, serta jaminan garansi yang diberikan dengan nilai 0,071.
SIMULASI GROUP TECHNOLOGY SYSTEM UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA MATERIAL HANDLING DENGAN METODE HEURISTIC Djunaidi, Much.; Nugroho, Munajat Tri; Anton, Johan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Group Technology System merupakan metode pengaturan fasilitas produksi (machine groups) yang dibutuhkan untuk memproses suatu part family tertentu ke dalam sel-sel manufaktur. Pengaturan tata letak di CV. Sonytex yang berdasarkan process layout mengakibatkan perusahaan menghadapi permasalahan berupa tingginya kebutuhan material handling. Salah satu kriteria kinerja dalam pembentukan sel manufaktur pada GTS adalah meminimasi total jarak material handling, sehingga dapat mengurangi biaya material handling dan meningkatkan produktivitas. Dalam penelitian ini digunakan tiga metode, yaitu Bond Energy Algorithm (BEA), Rank Order Clustering (ROC) dan Rank Order Clustering 2 (ROC2). Hasil dari penelitian ini adalah dengan menerapkan group technology systems diperoleh total pengurangan jarak material handling sebesar 70 m dan penghematan biaya material handling sebesar Rp 1.534.978,-. Berdasarkan model simulasi, relayout dengan metode BEA meningkatkan jumlah produksi sebesar 1 unit produk/hari dan penurunan waktu tunggu sebesar 0,575 menit.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN FUZZY SERVICE QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN Djunaidi, Much.; Setiawan, Eko; Hariyanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Puskesmas Kerjo Karanganyar untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Hal tersebut mensyaratkan adanya pengetahuan tentang kondisi pelayanan selama ini, yaitu telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner persepsi dan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang saat ini diberikan oleh pihak Puskesmas Kerjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara persepsi dan harapan yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria pelayanan tertinggi adalah pelayanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas jasa pelayanan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara persepsi dan harapan pelanggan sebagai indeks pelanggan adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa pelayanan di Puskesmas Kerjo terhadap pelayanan yang saat ini diberikan masih belum tercapai.
APLIKASI FUZZY-SERVQUAL UNTUK IDENTIFIKASI PREFERENSI KEPUASAN KONSUMEN Nandiroh, Siti; Haryanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1561

Abstract

Optimasi pelayanan kepada konsumen atau pembeli harus diutamakan oleh pihak pengelola dealer, karena hal ini merupakan salah satu tuntutan yang diharapkan konsumen, dan merupakan salah satu kunci untuk dapat memenangkan persaingan dengan dealer-dealer yang lain terutama dealer-dealer penyedia kendaraan bekas. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Metode servqual merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui kriteria-kriteria kualitas yang harus ditingkatkan kualitas pelayanannya berdasarkan gap yang terjadi antara persepsi dan harapan konsumen. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada lima kriteria yang harus diperhatikan dan perlu untuk ditingkatkan pelayanannya oleh pihak pengelola UD. Citra Santosa Motor yaitu: pelayanan kepada pembeli (customer service) dengan nilai ?0,054, kondisi kendaraan bekas yang ditawarkan dengan nilai ?0,044, harga kendaraan yang ditawarkan dengan nilai -0,027, kelengkapan fasilitas dan lokasi dealer yang strategis dengan nilai 0,057, serta jaminan garansi yang diberikan dengan nilai 0,071.
SIMULASI GROUP TECHNOLOGY SYSTEM UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA MATERIAL HANDLING DENGAN METODE HEURISTIC Djunaidi, Much.; Nugroho, Munajat Tri; Anton, Johan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1562

Abstract

Group Technology System merupakan metode pengaturan fasilitas produksi (machine groups) yang dibutuhkan untuk memproses suatu part family tertentu ke dalam sel-sel manufaktur. Pengaturan tata letak di CV. Sonytex yang berdasarkan process layout mengakibatkan perusahaan menghadapi permasalahan berupa tingginya kebutuhan material handling. Salah satu kriteria kinerja dalam pembentukan sel manufaktur pada GTS adalah meminimasi total jarak material handling, sehingga dapat mengurangi biaya material handling dan meningkatkan produktivitas. Dalam penelitian ini digunakan tiga metode, yaitu Bond Energy Algorithm (BEA), Rank Order Clustering (ROC) dan Rank Order Clustering 2 (ROC2). Hasil dari penelitian ini adalah dengan menerapkan group technology systems diperoleh total pengurangan jarak material handling sebesar 70 m dan penghematan biaya material handling sebesar Rp 1.534.978,-. Berdasarkan model simulasi, relayout dengan metode BEA meningkatkan jumlah produksi sebesar 1 unit produk/hari dan penurunan waktu tunggu sebesar 0,575 menit.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN FUZZY SERVICE QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN Djunaidi, Much.; Setiawan, Eko; Hariyanto, Tri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1563

Abstract

Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Puskesmas Kerjo Karanganyar untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Hal tersebut mensyaratkan adanya pengetahuan tentang kondisi pelayanan selama ini, yaitu telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner persepsi dan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang saat ini diberikan oleh pihak Puskesmas Kerjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara persepsi dan harapan yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria pelayanan tertinggi adalah pelayanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas jasa pelayanan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara persepsi dan harapan pelanggan sebagai indeks pelanggan adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa pelayanan di Puskesmas Kerjo terhadap pelayanan yang saat ini diberikan masih belum tercapai.
TINGKAT PERSEDIAAN SPARE PART FORKLIFT MEREK KOMATSU DENGAN PENDEKATAN MODEL PERSEDIAAN SINGLE ITEM Jauhari, Wahid Ahmad
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1559

Abstract

The control and maintenance of inventories is a problem common to all enterprises in any sector of a given economy. Two fundamental question that must be answered in controlling the inventory are when to replenish the inventory and how much to order for replenishment. The (Q,r) inventory models attempt to answer the two question under a variety of circumstances. Studies have shown, (1) that a company that ignores lead-time demand variability may suffer great financial damage, (2) that the gamma distribution provides the most common best fit to lead-time demand for variety of inventories items, (3) that a fixed lead-time demand assumption or a normal approximation to it will often yield significant errors (Namit and Chen, 1998).This research performed an efficient and accurate algorithm for solving (Q,r) inventory model with gamma lead-time demand.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol. 22, No. 2, December 2023 Vol. 22, No. 1, June 2023 Vol. 21, No. 2, December 2022 Vol. 21, No. 1, June 2022 Vol. 20, No. 2, December 2021 Vol. 20, No. 1, June 2021 Vol. 19, No. 02, December 2020 Vol. 19, No. 1, June 2020 Vol. 18, No. 2, Desember 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 18, No. 1, Juni 2019 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 2, Desember 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 17, No. 1, Juni 2018 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 2, Desember 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 16, No. 1, Juni 2017 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 2, Desember 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 15, No. 1, Juni 2016 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 2, Desember 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 14, No. 1, Juni 2015 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No.2, Desember 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 13, No. 1, Juni 2014 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 2, Desember 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 12, No. 1, Juni 2013 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 2, Desember 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 11, No. 1, Juni 2012 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 2, Desember 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 10, No. 1, Juni 2011 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 2, Desember 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 6, No. 1, Agustus 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 3, April 2007 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 2, Desember 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 5, No. 1, Agustus 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 3, April 2006 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No. 2, Desember 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 4, No.1, Agustus 2005 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 2, Desember 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 3, No. 1, Agustus 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 3, April 2004 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 2, No. 2, Desember 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 Vol. 1, No. 3, April 2003 More Issue