cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura Surakarta Jawa Tengah 57162 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Emitor: Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14118890     EISSN : 25414518     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Emitor: Jurnal Teknik Elektro is a scientific journal published by the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering UMS with a goal as the media of scientific publications in the field of all electrical engineering's covering the field of Electric Power System (STL), System Alerts and Electronics (SIE) that includes Electronic, Telecommunications, Computing, Control, Instrumentation, Medical Electronics (biomedical) and Computer and Information Systems (SKI).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1: Maret 2001" : 5 Documents clear
Teknik CRC dalam Error Control Coding Rohmah, Ratnasari Nur
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1: Maret 2001
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v1i1.13069

Abstract

Kerusakan data merupakan masalah yang penting dalam pengiriman maupun penyimpanan data. Teknik pendeteksian error dengan error control coding akan sangat membantu dalam mempertahankan keaslian data. Hampir semua metode pendeteksian error dilakukan dengan pengkodean data yang menambahkan bit ekstra pada bit-bit data yang akan ditransmisikan. Salah satu metode error control coding adalah Cyclic Redundancy Check atau CRC yang dapat diimplentasikan secara sederhana baik secara hardware maupun software. Makalah ini memperlihatkan komputasi matematis dari Cyclic Redundancy Check dan implementasi hardware-nya.
Alokasi Optimal Kapasitor Shunt dengan Fuzzy Dynamic Programming Ulinuha, Agus
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1: Maret 2001
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v1i1.13100

Abstract

Sebuah pendekatan baru untuk menentukan lokasi dan ukuran optimal dari kapasitor shunt pada sistem distribusi dengan distorsi harmonik adalah Pemrograman Dinamik Fuzzy. Untuk menentukan lokasi optimal kapasitor dengan Pemrograman Dinamik Fuzzy, rugi daya nyata, simpangan tegangan dan distorsi harmonik, semuanya dinyatakan dalam himpunan fuzzy. Permasalahan dirumuskan untuk meminimalkan rugi daya nyata dan biaya (harga) Kapasitor dengan mematuhi kekangan berupa batas-batas tegangan dan distorsi harmonik total. Sebuah algortima sederhana yang didasarkan pada konsep himpunan fuzzy digunakan untuk·menentukan solusi optimal. Metoda ini diharapkan memberikan kemudahan dalam menemukan solusi optimal dengan menghilangkan banyak jalur penelusuran yang tidak berguna.
Teknik CRC dalam Error Control Coding Ratnasari Nur Rohmah
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1: Maret 2001
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v1i1.13069

Abstract

Kerusakan data merupakan masalah yang penting dalam pengiriman maupun penyimpanan data. Teknik pendeteksian error dengan error control coding akan sangat membantu dalam mempertahankan keaslian data. Hampir semua metode pendeteksian error dilakukan dengan pengkodean data yang menambahkan bit ekstra pada bit-bit data yang akan ditransmisikan. Salah satu metode error control coding adalah Cyclic Redundancy Check atau CRC yang dapat diimplentasikan secara sederhana baik secara hardware maupun software. Makalah ini memperlihatkan komputasi matematis dari Cyclic Redundancy Check dan implementasi hardware-nya.
Alokasi Optimal Kapasitor Shunt dengan Fuzzy Dynamic Programming Agus Ulinuha
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1: Maret 2001
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v1i1.13100

Abstract

Sebuah pendekatan baru untuk menentukan lokasi dan ukuran optimal dari kapasitor shunt pada sistem distribusi dengan distorsi harmonik adalah Pemrograman Dinamik Fuzzy. Untuk menentukan lokasi optimal kapasitor dengan Pemrograman Dinamik Fuzzy, rugi daya nyata, simpangan tegangan dan distorsi harmonik, semuanya dinyatakan dalam himpunan fuzzy. Permasalahan dirumuskan untuk meminimalkan rugi daya nyata dan biaya (harga) Kapasitor dengan mematuhi kekangan berupa batas-batas tegangan dan distorsi harmonik total. Sebuah algortima sederhana yang didasarkan pada konsep himpunan fuzzy digunakan untuk·menentukan solusi optimal. Metoda ini diharapkan memberikan kemudahan dalam menemukan solusi optimal dengan menghilangkan banyak jalur penelusuran yang tidak berguna.
Rancang Bangun Smart Box Penerima Paket Berbasis IoT Menggunakan Raspberry Pi Uzwahnul Azrin; Ibnu Ziad; S Suroso
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1: Maret 2001
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v1i1.19396

Abstract

Today's internet is one of the indicators of technological advancement since it allows people to communicate across large distances and easily obtain information, serving as a complement to meeting their everyday needs. People can engage in purchasing activities to suit their requirements. People can now shop online without having to meet the seller in person due to the rapid expansion of the internet. The home delivery option makes online buying activities more convenient and also the number of e-commerce site users (online shopping sites) grows year after year. However, there is an issue with the delivery process, particularly with the recipients. Sometimes, the recipients are not at home when the package is delivered causing they could not receive the package directly. As a result, the courier put the package wherever he can put it which has the potential to destroy it and cause it to be lost when it is outside the house. In this digital era, Internet of Things (IoT) technology is being used to solve this problem by developing a smart box-shaped device (referred to as the Smart Box) to receive packages. The major IoT component in this box is a Raspberry Pi, which can be used to monitor items around the box and control the box when it receives packages. Not only can this box receive packages, but it can also store them safely because it has an automatic lock that is linked to Arduino, a microcontroller that also has a weight sensor. The camera photographs the object in front of the box, which is then communicated by the Raspberry Pi via the Telegram automatic chat application so that the recipient (buyer) of the package may see who is coming and provide directions to the box to open the door. Buyers can also know the physical weight of the item if it is equipped with a weight sensor, which is a sign that the package has been stored safely. The study's findings reveal that the commands issued via Telegram were effective because Telegram included a chatbot capability for communicating with the Raspberry Pi that transmitted images, unlocked, and provided sensor data in response to the commands given. Additionally, this smart box may handle packages with a weight limit of fewer than 20 kilograms.Internet saat ini merupakan salah satu indikator pertanda akan kemajuan zaman karena masyarakat dapat berkomunikasi dari jarak yang jauh serta dapat mencari informasi dengan cepat sehingga menjadikannya sebagai pelengkap dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dalam memenuhi kebutuhan, masyarakat dapat melakukan kegiatan berbelanja. Mengikuti perkembangan internet yang sangat pesat, masyarakat dapat berbelanja online tanpa bertemu penjual secara langsung. Dengan fitur pengiriman sampai ke rumah menjadikan kegiatan belanja online jadi semakin mudah menjadikan pengguna situs e-commerce (situs belanja online) meningkat setiap tahunnya. namun, terdapat masalah dalam proses pengiriman terutama pada pihak penerima, yaitu penerima tidak ada di lokasi pengiriman sehingga mereka tidak dapat menerima paket tersebut secara langsung. alhasil kurir meletakkan paket tidak pada tempatnya yang berpotensi merusak paket tersebut dan berpotensi hilang pada saat diluar rumah. Pada era digital ini, terknologi Internet of Things (IoT) dapat dijadikan solusi akan permasalahan tersebut dengan diciptakannya sistem pintar berbentuk kotak (dinamakan Smart Box pada penelitian ini) untuk menerima paket. Kotak ini di lengkapi Raspberry Pi sebagai komponen utama IoT yang dapat digunakan untuk memonitor objek sekitar kotak dan mengkontrol kotak saat akan menerima paket. Tak hanya menerima, kotak ini dapat menyimpan paket dengan aman karena dilengkapi kunci otomatis yang dihubungkan dengan Arduino sebagai Microkontroler yang juga mengusung sensor berat. kamera menangkap objek di depan kotak yang nantinya foto dari objek tersebut dikirimkan oleh raspberry Pi menggunaakan via aplikasi chat otomatis Telegram sehingga penerima (pembeli) paket dapat melihat siapa yang datang sekaligus memberikan perintah kepada kotak untuk membuka pintunya. dengan dilengkapi sensor berat, pembeli juga dapat mengethui berat fisik paket tersebut dan menjadi pertanda paket sudah disimpan dengan aman. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perintah yang diberikan melalui telegram berjalan dengan sebagai mestinya karena Telegram meiliki fitur chatBot untuk komunikasi ke Rasperry Pi yang mengirim foto, membuka kunci, dan mengirim data sensor sesuai perintah yang diberikan. selain itu kotak pintar ini dapat menerima paket sampai dengan kapasitas dibawah 20 Kilogram.

Page 1 of 1 | Total Record : 5