cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Gramatika
ISSN : 24428485     EISSN : 24606316     DOI : -
Core Subject : Education,
The purpose of this journal is to publish scientific works for lecturers, researchers, students, and practitioners in Indonesia or abroad to present their new ideas, concepts and theories in Indonesian language and literature education such as: 1. The results of research development of language learning and Indonesian literature. 2. The results of experimental research of language education and Indonesian literature. 3. The result of research of class action of teaching of language and literature indonesia. 4. Result of research of language and literature of Indonesia. 5. Linguistic analysis and literary analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017)" : 12 Documents clear
TRANSFORMASI PEWAYANGAN DALAM TOKOH WISANGGENI SEBUAH ANALISIS INTERTEKSTUAL NOVEL WISANGGENI SANG BURONAN KARYA SENO GUMIRA ADJIDARMA DENGAN KOMIK LAHIRNYA BANGBANG WISANGGENI KARYA RA. KOSASIH Sari, Mila Kurnia
Jurnal Gramatika Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.636 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i2.1872

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengungkapkan hubungan intertekstualitas antara novel Wisanggeni Sang Buronan karya Seno Gumira Adjidarma dan Lahirnya Bangbang Wisanggeni karya RA. Kosasih dalam konteks Indonesia masa kini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan konten analisis. Data dikumpulkan dengan  mengiventariskan peristiwa yang berupa persamaan dan perbedaan dari kedua teks dan melihat transformasi pewayangan dalam kedua teks tersebut. Adapun hasil penelitian menunjukkan pertama, Wisanggeni Sang Buronan  karya Seno Gumira Adjidarma dapat diinterpretasikan sebagai sebuah kritik sosial. Seno Gumira Adjidarma mengisyaratkan kepada pembaca bahwa tokoh seperti Wisanggeni ini sangat diperlukan dalam sebuah negara. Kedua, Wisanggeni, dalam novel Wisanggeni Sang Buronan dan Komik Lahirnya Bangbang Wisanggeni, RA Kosasih mempunyai karakter yang sangat kuat. Dan ketiga, Seno Gumira Adjidarma menghadirkan sosok Wisanggeni dalam bentuk yang berbeda seperti yan dihadirkan oleh RA. Kosasih dalam Lahirnya Bangbang Wisanggeni. Seno Gumira Adjidarma ingin kembali memperkenalkan Wisanggeni sebagai salah satu satria dalam pewayangan yang juga harus dicontoh keberanianya.AbstractThis study aims to reveal the intertextuality relationship between the novel Wisanggeni Sang Buronan by Seno Gumira Adjidarma and Lahirnya Bangbang Wisanggeni by  of R.A. Kosasih in the context of Indonesiaan today. This type of research is qualitative approach using content analysis. Data collected by inventory events such as the similarities and differences of both text and see the transformation of the puppet in the text. The research results indicate first, Wisanggeni Sang Buronan  by Seno Gumira Adjidarma can be interpreted as a social critic. Seno Gumira Adjidarma signaled to readers that characters like  Wisanggeni indispensable in this country. Second, Wisanggeni, in the novel Wisanggeni Sang Buronan and  Comics Lahirnya Bangbang Wisanggeni by R.A Kosasih has a very strong character. And third, Seno Gumira Adjidarma presents the figure Wisanggeni in different forms such as  presented by RA. Kosasih in Lahirnya Bangbang Wisanggeni by  Seno Gumira Adjidarma want to re-introduce Wisanggeni as a knight in the puppet is also example in courage.
STUDI KASUS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Dwinuryati, Yustina
Jurnal Gramatika Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.782 KB) | DOI: 10.22202/jg.2017.v3i2.2053

Abstract

AbstrakStudi kasus ini berfokus pada  pembelajaran menulis teks eksposisi berdasarkan Kurikulum 2013 di SMA N I Surakarta . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan strategi studi kasus terpancang tunggal.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, analisis dokumen, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap perencanaan pembelajaran menulis teks eksposisi, guru melakukan langkah pengkajian terhadap silabus. Berdasarkan silabus tersebut kemudian menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Guru bahasa Indonesia di SMA Negeri I Surakarta sudah memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap. Perangkat pembelajaran tersebut yaitu: (1) silabus Revisi Kurikulum 2013 dari pemerintah; (2) RPP menulis teks eksposisi dengan komponen yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016; dan (3) Analisis SKL, KI dan KD. Pada tahap pelaksanaan proses pembelajaran, pembelajaran menulis eksposisi dengan menerapkan strategi pembelajaran Think, Talk, Write serta memanfaatkan penggunaan media audio visual. Sedangkan pada tahap penilaian pembelajaran telah mengacu pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 yang menekankan  penilaian proses pembelajaran dan hasil belajar menulis teks eksposisi. Kata kunci : menulis, teks eksposisi, Kurikulum 2013AbstractThis case study focuses on learning how to write expository texts based on Curriculum 2013 in SMA N I Surakarta. This research uses descriptive qualitative method, with single staged case study strategy. Data collection techniques used are observation, document analysis, and in-depth interviews. The results showed that in the planning stage of learning how to write expository texts, the teacher conducted a study on the syllabus. Based on the syllabus, the teacher then developed the Learning Implementation Plan (RPP). Bahasa Indonesia teachers in SMA Negeri I Surakarta already have complete learning tools. Their learning tools are: (1) Revised syllabus of Curriculum 2013 from the government; (2) Lesson Plan on how to write expository text with components in accordance with Permendikbud Number 22 of 2016; and (3) Analysis of Graduates Competency Standard, Core Competency and Basic Competency. In the implementation stage of the learning process, learning how to write expository text is done by applying the learning strategy Think, Talk, Write and utilizing the use of audio visual media. While in the learning assessment stage, The activity has been referring to Permendikbud Number 23 of 2013 which emphasizes the assessment of learning process and the result of learning to write expository text. Keywords: writing, expository text, 2013 Curriculum 

Page 2 of 2 | Total Record : 12