cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2011)" : 12 Documents clear
PENGARUH SERTIFIKASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP MINAT GURU BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN LANJUT Sardjono Gatut Prijono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.516 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i2.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi program sertifikasi danmotivasi kerja terhadap minat guru Bimbingan Konseling untuk mengikuti PendidikanLanjut setelah menempuh jenjang S1. Populasi penelitian adalah guru BimbinganKonseling yang berada di Kabupaten Madiun. Sampel penelitian berjumlah 28 dari 9sekaloh yang terdiri SMA/SMK/MA Negeri-Swasta. Variabel independen dalam penelitianini yaitu program sertifikasi dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependennya adalahminat mengikuti pendidikan lanjut. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dandata dianalisis dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi berganda. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi guru dan motivasi kerja secarabersama-sama berpengaruh terhadap minat untuk mengikuti pendidikan lanjut, hal tersebutditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) = 0,6209 ,dan koefisien determinan (r²) = 0,3855dengan demikian menunjukkan bahwa sumbangan sertifikasi dan motivasi kerja terhadapminat guru bk mengikuti pendidikan lanjut sebesar 38,55 % .
HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN NEUROTISME DENGAN PERILAKU MEROKOK Tyas Martika Anggriana
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.833 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i2.184

Abstract

Perilaku merokok adalah sesuatu yang dilakukan seseorang, berupamembakar rokok dan menghisapnya serta dapat menimbulkan asap yang dapatterhisap oleh orang-orang disekitarnya. Meskipun berbahaya bagi kesehatan, padakenyataannya perilaku merokok tetap meningkat secara kuantitas. MenurutConrad dan Miller (dalam Sitepoe, 2000:17), dorongan psikologis menyebabkanseseorang berperilaku merokok dengan alasan untuk mengalihkan kecemasanyang dialaminya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-non eksperimental.Pengujian daya beda aitem alat ukur menggunakan uji Product Moment,sedangkan estimasi reliabilitasnya menggunakan koefisien reliabilitas Alpha.Penelitian ini mengambil sample dari sebagian mahasiswa laki-laki pada ProgramStudi Bimbingan dan Konseling IKIP PGRI Madiun dengan jumlah sample 132mahasiswa dengan menggunakan teknik incidental sampling.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil tidak ada hubungan yangsignifikan antara perilaku merokok dengan kecenderungan kepribadianneurotisme, artinya tingginya kecenderungan kepribadian neurotisme tidakberhubungan dengan tingginya perilaku merokok. Demikian pula sebaliknya,rendahnya kecenderungan kepribadian neurotisme tidak berhubungan denganrendahnya perilaku merokok. Tidak adanya hubungan antara perilaku merokokdengan kecenderungan kepribadian neurotisme pada kemungkinan disebabkankarena ada faktor-faktor lain selain kepribadian neurotisme yang jugamempengaruhi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling untukmemiliki perilaku merokok. Faktor-faktor tersebut menurut Smet (1994:294-295),antara lain: lingkungan sosial, seperti teman sebaya, orangtua, saudara dan media.

Page 2 of 2 | Total Record : 12