cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): April 2017" : 25 Documents clear
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Asuh Orang Tua pada Anak Balita di Desa Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Mutia Sari; Nuzulul Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.262

Abstract

Pola asuh adalah pola prilaku yang digunakan orang tua untuk berhubungan dengan anak-anak. Pola asuh yang salah bisa menyebabkan gizi buruk. Seorang anak balita mengalami gizi buruk dapat disebabkan oleh kurang makanan dari Kantor Desa Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh terdapat 453 ibu yang mempunyai anak balita 1- 5 tahun, 325 orang diantaranya ibu yang mempunyai anak balita 2-5 tahun, dan 128 orang lainnya mempunyai anak balita berumur 0-23 bulan. Penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 April s/d 15 Mei 2016 dengan   Populasi seluruh ibu yang memiliki anak Balita usia 1- 5 tahun sebanyak 453 ibu yang terdapat 4 Dusun dalam wilayah Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh 2016. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 82 orang, Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik mengunakan Chi-quare. Hasil penelitian bahwa yang berpendidikan tinggi yang setuju dengan pola asuh dialogis sebesar 78,3%, p value = 0,024, berpengetahuan tinggi yang setuju dengan pola asuh dialogis sebesar 80,6% p value = 0,002, ibu yang pendapatan keluarga yang sesuai UMP yang setuju dengan pola asuh dialogis sebesar 78,8% p value = 0,003, status gizi balitanya kurus yang setuju dengan pola asuh dialogis sebesar 80,0% dan ibu yang status gizi anak balitanya gemuk  p value = 0,022.  Ada pengaruh pendidikan, pengetahuan, pendapatan, dan status gizi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Balita Di Desa.  Diharapkan Bagi masyarakat di tempat penelitian, sebagai tambahan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua pada anak balita di Desa Batoh Lueng Bata Kota Banda Aceh Tahun 2016.
Faktor Risiko Kejadian Anemia Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Provinsi Aceh Tahun 2013-2015 Faradilla Safitri; Herman Sudiman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.255

Abstract

Anemia merupakan kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah dalam tubuh menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, umur kehamilan, asal rujukan, dan layanan kesehatan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian bersifat analitik menggunakan desain kasus kontrol. Perbandingan jumlah sampel kasus dan kontrol 1:2, yaitu sampel kasus 173 dan sampel kontrol 346. Total sampel sebanyak 519 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yakni data diambil dari buku register tahun 2013-2015. Hasil penelitian analisis bivariat variabel umur < 20 tahun dengan kejadian anemia (OR=9,549), paritas (OR=1,955), umur kehamilan (OR=1,608), pendidikan (OR=2,338), pekerjaan (OR=2,167), asal rujukan (OR=0,418) dan layanan kesehatan (OR=1,361). Kesimpulan : ada hubungan umur, paritas, umur kehamilan, pendidikan, pekerjaan dan asal rujukan dengan kejadian anemia ibu hamil, sedangkan layanan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil dengan p value = 0,299.
Hubungan Pengetahuan, Media Massa dan Lingkungan Dengan Sikap Remaja Putra Tentang Bahaya Rokok Pada Siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh Tahun 2016 Putri Husainah; Nuzulul Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.263

Abstract

Merokok merupakan masalah yang belum dapat terselesaikan hingga saat ini.Merokok sudah melanda berbagai kalangan masyarakat di Indonesia,baik anak-anak sampai orang tua,laki-laki maupun perempuan, Salah satu sasaran program perilaku sehat dan pemberdayaan masyarakat adalah menurunnya prevalensi perokok serta meningkatnya lingkungan sehat bebas rokok di sekolah, tempat kerja dan tempat umum Dengan Jumlah siswa keseluruhan dari kelas I sampai dengan Kelas III berjumlah 190 siswa. Bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional.  Populasi  semua siswa laki-laki tingkat I,II dan III yang ada di SMA N 4 Banda Aceh tahun 2016, yang berjumlah  190 orang. Pengambilan  sampel 65 siswa, menggunakan dengan Proporsional sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik menggunakan Chi-square. Penelitian ini dari uji chi-square dari sikap positif tentang bahaya rokok lebih banyak pada responden  yang lingkungan mendukung yaitu 75,8%,  dengan p-value = 0,017. responden  yang pengaruh dengan media massa yaitu 73,7%, dengan  p-value = 0,016, pada responden  yang berpengetahuan baik yaitu 74,3%, dengan p-value = 0,022. Ada hubungan antara lingkungan media massa dan pengetahuan dengan sikap remaja putra tentang bahaya rokok pada siswa. Sebagai  bahan informasi di setiap ruangan kelas agar siswa dapat mengetahui bahaya dari rokok dengan menempel poster pada setiap ruang kelas.
Efektifitas Pijat Perinium terhadap Tingkat Ruptur Perinium pada Ibu Hamil Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Bilie dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Ulfa Farrah Lisa; Mega Rija Harmilidyya J.
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.259

Abstract

Ruptur perineum diantaranya adalah faktor ibu, faktor janin, faktor persalinan pervaginam dan faktor penolong persalinan. Pijat perineum adh salah satu cara yang paling kuno dan paling pasti untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah, elastisitas, dan relaksasi otot-otot dasar panggul. pengambilan data awal di Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2015 hanya 4 orang meninggal dari 3087 kelahiran hidup. Data dari wilayah kerjas Puskemas Alue Bili dari Bulan Januari - Mai 2016 yaitu sebanyak 105 orang dari 12 desa dan hanya 17 orang usia ibu hamil pimipara atau 36 minggu. Dan dari Wilayah Kerja Puskemas Suka Mulia dari bulan Januari – Maret berjumlah 163 dari 22 Desa, usia ibu hamil primipara (36 minggu) hanya 14 orang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas pijat perineum terhadap tingkat ruptur perineum pada ibu hamil primigravida usia kehamilan 36 minggu di Wilayah Kerja Puskemas Alue Bilie dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode (quasi experiment), menggunakan post test only control group design Populasi dalam penelitian ibu hamil yang adaPuskesmas Alue Bilie dan Puskesmas Suka Mulia Kecamatan Darul makmur Kabupaten Nagan Raya sebanyak 268 orang. Sampe l pada penelitian ini total populasi sebanyak 30 ibu. Penelitian ini di lakukan pada tanggal 13 Juni -04 Juli 2016. uji statistik yang digunakan dengan uji mann whintney test. Dari hasil penelitian bahwa median tingkat rupture pada ibu bersalin dengan pijat perenuem 1 dengan rentang 0 sampai 2 sedangkan ibu bersalin yang tidak dilakukan pijat perenirum dengan median 1 dengan rentang 0 sampai 3 . Hasil uji statistik mann whintney test diperoleh p-value 0,057. Sehingga tidak ada efektivitas terhadap Pijat perenium terhadap tingkat rupture perineum pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskemas Alue Bilie Dan Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Saran kepada responden dapat lebih meningkatkan Pijatan Perineum dalam melakukan pertolongan persalinan sehingga tidak terjadi ruptur perineum tingkat 2.
Hubungan Riwayat Keluarga dan Gaya Hidup dengan Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh Taslima Taslima; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.264

Abstract

Hipertensi merupakan resiko morbiditas dan mortalitas prematur, yang meningkat sesuai dengan peningkatan sistolik dan diastolic Data hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan melalui wawancara terhadap 10 lansia yang berkunjung ke Puskesmas Kuta Alam untuk berobat hipertensi, 7 dari 10 lansia mengemukakan mereka kurang mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan hipertensi. Untuk mengetahui dan mempelajari hubungan riwayat keluarga dan gaya hidup dengan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2016. Penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan Cross cectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Masyarakat yang menderita Hipertensi di Puskemas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2016 sebanyak 68 orang. pengambilan sampel menggunakan acidenntal sampling dengan jumlah sampel 68 orang Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 /13 Juni 2016  Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik mengunakan. Hasil penelitian bahwa dari 68 responden yang ada riwayat keluarga sebanyak 36 responden  diantaranya ibu yang mengalami hipertensi dengan kategori berat sebanyak 15 (41,7%), p value 0,003. gaya hidup baik sebanyak 39 responden  diantaranya ibu yang mengalami hipertensi dengan kategori berat sebanyak 5 (12,8%), p value 0,027. Ada hubungan antara riwayat keluarga, dan gaya hidup  dengan  dengan kejadian hipertensi pada lansia. Bagi  petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan informasi tentang hipertensi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan hipertensi sehingga angka kejadian hipertensi menurun.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Posyandu dengan Status Gizi Balita di Desa Gampong Baroe Kecamatan Peukan Bada Raudhatun Nuzul ZA; Cut Meri Juwita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.258

Abstract

Posyandu yang merupakan pusat kegiatan  masyarakat, dimana masyarakat sekaligus dapat memperoleh pelayanan keluarga berencana dan kesehatan di Desa Gampong Baro Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar diperoleh data bahwa jumlah balita adalah sebanyak 97 orang dengan rincian balita yang mengalami gizi baik 79 orang, gizi kurus 11 orang,  gizi kurang 3 orang dan gizi sangat kurus 4 orang. Bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan cara  total  sampling yaitu 97  responden, Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil data sekunder. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa  dari 41 responden yang berpengetahuan cukup tentang posyandu terdapat 32 responden (78%) mempunyai status gizi baik. (P value = 0,211), sikap ibu  58 responden yang sikap ibu positif tentang posyandu terdapat 44 responden (75,9%) mempunyai status gizi baik. (P value= 1.000). Kesimpulan dan Saran :Tidak Ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang posyandu dengan Status Gizi Balita. Diharapkan ibu dapat memperoleh pengetahuan dan informasi tambahan mengenai status gizi balita sehingga ibu paham dan mendukung kegiatan posyandu dengan status gizi balita sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi yang optimal bagi balita.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Persiapan Ibu Hamil Trimester III Menjelang Persalinan di Bidan Praktek Mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Dewi, Nurmala; ZA, Raudhatun Nuzul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.260

Abstract

Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil,sebuah waktu yang menyenangkan namun disisi lain merupakan hal yang paling menebarkan. Untuk mengetahui faktor-faktor apa aja yang berhubungan dengan Persiapan ibu hamil trimester III menghadapi persalinan di Bidan Praktek Mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten  Aceh Besar tahun 2016. Penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan Cross cectional. Penelitian ini dilakukan di Bidan praktek mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar.pada tanggal  tanggal 24 Juni s/d 17 Juli 2016 pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 48 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli  tahun 2016  Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Kemudian di uji statistik mengunakan Chi-quare.  Hasil penelitian bahwa dari 48 yang umur < 25 tahun sebanyak 25 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori tidak ada sebanyak 14 responden (56%), p value 0,033. Pengetahuan yang berpegetahuan rendah sebanyak 27 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori tidak ada sebanyak 16 responden (59,3%), p value 0,004 dan Pendapatan tinggi sebanyak 20 responden  diantaranya ibu yang persiapan menghadapi persalinan  dengan katagori ada sebanyak 20 responden (80%), p value 0,009. Ada hubungan antara umur, pengetahuan dan pendapatan dengan persiapan ibu hamil trimester III menghadapi persalinan. Diharapkan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai tingkat pelayanan kesehatan dan bahan kajian serta informasi bagi tenaga kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemberian penyuluhan dan konseling mengenai persiapan persalinan pada saat antenatal care (ANC).
Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Upaya Pencegahan HIV/ AIDS pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh Tahun 2016 Husna, Asmaul; Fonna, Munirah Dara
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.253

Abstract

Menurut data Depkes (2012) dari bulan Januari hingga Desember tahun 2012, jumlah kasus HIV di Indonesia sebanyak 21.511 kasus dan AIDS sebanyak 5.686 kasus yang tersebar di 386 dari 498 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia, dengan kasus terbanyak berasal dari Provinsi Papua.Menurut data komulatif kasus HIV/AIDS terbanyak pada usia 20-29 tahun sebanyak 45,4% dan terendah pada usia 40-49 tahun sebanyak 9,9%, dengan faktor risiko terbanyak adalah melalui heteroseksual. Tujuan dari penelitian ini untuk Untuk mengetahui faktor-faktor yang Faktor-faktor yang berhubungan dengan  upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh yang berjumlah 244 yang terbagi dalam 8 kelas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 November sampai dengan 23 November Tahun 2016. Sampel adalah sebagian atau wakil dari polulasi yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total (total sampling) yaitu seluruh siswa di SMA kelas X di SMA Negei 8 Kota Banda Aceh sebanyak 244 siswa siswi. Hasil analisis bivariat Terdapat hubungan antara  pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,008 (p<0,05), Terdapat hubungan antara informasi dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,007 (p<0,05).  Kesimpulan yang di dapat dari penenelitian sebagai berikut terdapat hubungan antara  pengetahuan dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,008 (p<0,05), Terdapat hubungan antara informasi dengan upaya pencegahan HIV/ AIDS Pada Siswa SMA Negeri 8 Banda Aceh, diperoleh p-value = 0,007 (p<0,05).
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 2 SIGLI KABUPATEN PIDIE Ismiati, Ismiati; suri, Darma
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1012

Abstract

ABSTRAKGizi merupakan masalah ekologi yang merupakan hasil akhir dari interaksi multi faktor. Berdasarkan estimasi WHO, saat ini, 1,6 miliar orang dewasa di seluruh dunia mengalami berat badan berlebih (overweight), dan sekurang-kurangnya 400 juta diantaranya mengalami obesitas. Prevalensi gizi remaja umur 16-18 tahun berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) menurut provinsi tahun 2010 adalah sangat kurus 1,6%, kurus 7,1%, normal 89,7% dan gemuk 1,4%. Tujuan penelitian untuk mengetahuai hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada remaja.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini remaja kelas XI di SMA Negeri 2 Sigli Kabupaten Pidie tediri dari 7 lokal berjumlah 234 orang. Teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling berjumlah 70 responden. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sigli Kabupaten Pidie pada tanggal 20-22 Mei 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan antropometry. Analisa data dilakukan dengan menggunakan program komputer.Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan status gizi remaja di SMA Negeri 2 Sigli Kabupaten Pidie dengan P value 0,000 (< α 0,05), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMA Negeri 2 Sigli Kabupaten Pidie dengan P value 0,000 (< α 0,05). Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa status gizi normal banyak dijumpai pada responden dengan pola makan baik dan aktivitas fisik yang teratur. Bagi remaja diharapkan agar dapat menerapkan pola makan yang sehat dan melakukan aktivitas fisik yang teratur untuk menjaga keseimbangan gizi dan mengurangi dampak gizi kurang dan lebih. Kata Kunci          :  Pola Makan, Aktivitas Fisik, Status Gizi Remaja
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PEMBERIAN ASI DENGAN STATUS GIZI BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA ACEH BESAR Asyura, Syarifah; yanti, Novi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1017

Abstract

AbstrakKekurangan asupan gizi pada masa bayi dapat menimbulkan kerusakan otak, letargi, sakit, dan penurunan pertumbuhan fisik. Status gizi dapat ditingkatkan dengan pemberian ASI secara optimal dan dengan adanya dukungan keluarga Dari data Puskesmas Peukan Bada tahun 2016 yang mencakup 27 desa di dapatkan 2 balita (0,04 %) berstatus gizi buruk,144 balita (28,8%) berstatus gizi kurang, dan 354 balita (70,8%) berstatus gizi baik. Untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dan Pemberian ASI dengan Status Gizi Bayi 0-6 Bulan di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar. Jenis penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional yang dilakukan wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar pada tanggal 15 Maret – 29 April 2017. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 67 orang dengan teknik stratified random sampling,. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan chi-square. Berdasarkan hasil uji statistik, dari 27 responden yang mendapat dukungan dari keluarga status gizi balita mayoritas normal yaitu sebanyak 85,2%,dengan nilai P value=0,001, dan dari 32 responden yang baik dalam pemberian ASI status gizi balita mayoritas normal yaitu sebanyak 75%, dengan nilai P value=0,028. Ada hubungan yang antara dukungan dan pemberian ASI dengan status gizi bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2017. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tringgadeng tentang frekuensi pemberian ASI eksklusif yang benar pada bayi khususnya serta dapat menjadi bahan masukan bagi bidan untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan asuhan kebidanan khususnya pada bayi. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Pemberian Asi, Status Gizi 

Page 2 of 3 | Total Record : 25