cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021" : 53 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2020 Hanjaya Hanjaya; Arifah Devi Fitriani; Darwin Syamsul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1338

Abstract

Pelayanan  kesehatan masyarakat yang bermutu adalah ketersediaann obat yang cukup dalam hal jenis maupun jumlah pada saat diperlukan. Oleh karena itu manajemen logistik di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting di rumah sakit. Ketersediaan obat saat ini menjadi tuntutan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum dr. Pirngadi Medan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah pengelola obat sebanyak 35 orang dan dokter sebanyak 63 orang dan sampel menggunakan rumus Isaac dan Michael sehingga diperoleh sampel pengelola obat sebanyak 32 responden dan  dokter  sebanyak  51  responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang dihimpun melalui kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Faktor pengelola obat berpengaruh terhadap ketersediaan obat dengan nilai thitung = 2,673 > ttabel = 2,042; 2) Faktor dokter berpengaruh terhadap ketersediaan obat sesuai formularium dengan nilai thitung = 2,616 > ttabel = 2,009. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketersediaan obat dapat dipengaruhi oleh faktor pengelola obat dan faktor dokter. Saran yang diberikan adalah pihak rumah sakit khususnya dalam pengelolaan ketersediaan obat lebih selektif dalam membuat perencanaan persediaan obat agar tidak terjadi kekosongan obat atau kelebihan obat yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang kurang optimal. Kata Kunci :  Ketersediaan Obat, Faktor Pengelola Obat, Dokter
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)TERHADAP TINGKAT KEDISIPLINAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNGDIRI (APD) DI PT. WIKA BETON TBK SUMUT TAHUN 2020 Giawa, Eflin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1341

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat melindungi dan bebas dari kecelakaan kerja dan pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja (k3) terhadap kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri di Pt. Wijaya Karya Beton Tbk. SumutTahun 2020.Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling yaitu pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalalm populasi itu. Seperti membagikan angka 1,2,3,4,5....100, peneliti mengambil angka ganjil sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orangpekerja PT. Wijaya Karya Beton.Hasil penelitian membuktikan pengetahuan K3 berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,000)<α=0,05, peraturan K3 berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,000)<α=0,05 dan penghargaan berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,262)<α=0,05 di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Sumut tahun 2020.Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh hubungan pengetahuan K3, peraturan K3, penghargaan terhadap kedisiplinan memakai masker di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Sumut Tahun 2020.Diharapkan kepada pihak menejer keperawatan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit baik kualitas maupun kuantitas dan meminimalisir adanya stress kerja maupun beban kerja bagi tenaga perawat
Hubungan perilaku merokok dengan gangguan pola tidur (Insomnia) pada dewasa di wilayah kecamatan ulee kareng kotamadya banda aceh Tharida, Maimun; Desreza, Nanda; Thursina, Thursina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1411

Abstract

ABSTRAKPerilaku merokok merupakan fenomena sosial yang sering kita jumpai dalam kehidupan, perilaku merokok merupakan salah satu penyebab dari gangguan pola tidur (insomnia) terjadi. Berdasarkan studi penelitian awal yang dilakukan dengan mewawancarai beberapa pengunjung, mereka mengatakan bahwa merokok merupakan hal yang wajar dilakukan bagi laki-laki dewasa, mereka tidak mengetahui bahwa rokok merupakan salah satu penyebab gangguan tidur itu terjadi, akan tetapi mereka hanya beranggapan bahwa keluhan susah tidur tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak ada kaitannya dengan prilaku merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan gangguan pola tidur (insomnia) pada dewasa, ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan subjek penelitian sejumlah 61 laki-laki dewasa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa uji statistik yang digunakan adalah uji Correction Contunity dan Chi Square. Hasil analisa data diperoleh p-value untuk perilaku merokok yang meliputi fungsi rokok (0,001), intensitas merokok (0,009), tempat merokok (0,007) , waktu merokokok (0,015) dan insomnia (0,007). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara perilaku merokok berupa fungsi rokok, intensitas merokok, tempat merokok, waktu merokok dengan insomnia. Disarankan laki-laki dewasa untuk mengurangi intensitas merokok dengan cara mengurangi asupan kafein dan secara sugesti, ketika akan tergoda untuk merokok.Kata kunci : Perilaku Merokok, Insomnia, dewasa
HUBUNGAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN IBU DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN Nadiya, Sarah; Fazira, Frisca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1470

Abstract

Kenaikan berat badan ibu selama hamil dapat mempengaruhi beberapa aspek kesehatan baik ibu maupun janinnya. Kenaikan berat badan ibu selama hamil dapat mempengaruhi berat badan bayi lahir dan beresiko bayi mengalami berat badan lahir berlebih (>4000 gram) atau berat badan lahir rendah (<2500 gram). Berdasarkan data WHO dan UNICEF tahun 2013, sekitar 22 juta bayi dilahirkan di dunia, dimana 16%  di antaranya lahir dengan berat badan lahir rendah. Presentase BBLR  di Negara berkembang adalah 16,5 % dua kali lebih besar dari pada Negara maju (7%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan mencari hubungan pertambahan berat badan ibu dengan berat badan bayi lahir dengan pendekatan Cross Sectional. Metode : Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas dan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen yang berjumlah 58 orang dengan sampel sebanyak 58 orang. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh hasil pertambahan berat badan ibu berada pada kategori normal sebanyak 47 responden (81,0%) dan berat badan bayi lahir normal sebanyak 54 responden (93,1%). Dari hasil uji Chi-quare diperoleh hasil perhitungan menunjukkan nilai P (0,001) < α (0,05) berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan : Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pertambahan berat badan ibu dengan berat badan bayi lahir. Kata kunci : Pertambahan berat badan ibu; Berat badan bayi
Implementasi Strategi Pelaksanaan Pencegahan Stunting di Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2019 Wiji Sutraningsih; Jenny Marlindawani; Evawani Silitonga
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1390

Abstract

Praktik pemberian makan yang tidak tepat pada bayi dan balita menjadi salah satu penyebab gangguan tumbuh kembang pada balita yang disebut stunting. Kasus ini masih menjadi isu prioritas di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi kasus stunting. Namun hasilnya masih belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi strategi pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2019 melalui strategi Pemberian Makan Anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari: Penyuluh PMBA Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, Penyuluhan Sasaran dan Fasilitator Kecamatan. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan strategi pencegahan stunting yang terdiri dari: 1) pemberian edukasi tentang IMD, ASI Eksklusif, ASI Pendamping dan ASI sampai 2 tahun; 2) memberikan pelatihan bagi konselor yang didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten; dan 3) upaya pemerintah daerah menyediakan fasilitator untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh. Kendala dalam penerapan strategi ini adalah kurangnya partisipasi ibu secara optimal dalam melakukan kegiatan pencegahan stunting yang disebabkan oleh kesulitan dalam memberikan ASI eksklusif dan masalah ekonomi. Pemantauan pasca pelatihan terhadap penyuluh di tingkat kecamatan dan desa perlu dilakukan, dengan meminta laporan hasil kegiatan yang dilakukan sehingga mudah untuk menunjukkan optimalisasi program yang sedang dilakukan.                                           Kata Kunci: Implementasi, Strategi, Pencegahan Stunting
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA ACEH BESAR Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Kasmanila Kasmanila
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1418

Abstract

Anemia defisiensi zat besi lebih cenderung berlangsung di negara yang sedang berkembang dari pada negara yang sudah maju, 36% atau sekitar 1.400 juta menderita anemia dari perkiraan populasi 3.800 juta orang, sedangkan prevalensinya dengan negara maju sekitar 8 % atau kira-kira 100 juta orang dari perkiraan populasi 1.200 juta orang. Sedangkan di Indonesia prevalensinya pada kehamilan masih tinggi yaitu sekitar 40,1 % (Kemenkes, 2019). Untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja  Puskesmas Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 09 sampai dengan  20 November Tahun 2020. Populasi adalah Keseluruhan objek penelitian atau objek yang akan diteliti. Populasi adalah Keseluruhan objek penelitian atau objek yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 yang berjumlah 48 ibu hamil pada tanggal 09 sampai dengan  20 November Tahun 2020. Jadi Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh ibu hamil di Puskesmas Peukan Bada yang berjumlah  48 ibu hamil pada tanggal 09 sampai dengan  20 November Tahun 2020. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penelitian dapat mengumpulkan hasil dari penenelitian sebagai berikut terdapat terdapat hubungan umur ibu dengan kejadian anemiapada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Dengan p value  0,043 (p<0,05), tidak terdapat hubungan usia kehamilan dengan kejadian anemiapada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Dengan p value 0,926 (p>0,05) dan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian anemiapada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Dengan p value  0,031 (p<0,05. Kata kunci : Umur, Usia Kehamilan, Pengetahuan ibu
FAKTOR YANG MEMENGARUHI SKRINNING HIV/AIDS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DARUL AMAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2020 Anna Waris Nainggolan; Sarma Lumbanraja; Jitasari Tarigan Sibero
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1479

Abstract

ABSTRAKHIV/AIDS telah menjadi masalah darurat global.Indonesia menempati urutan ke-5 paling beresiko. Sebagai Penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, Kemenkes RI membuat suatu kebijakan, semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilannya diharuskan melakukan skrinning HIV/AIDS, Sifilis, dan Hepatitis B (“Triple ELimanation”) pada pelayanan antenatal terpadu. Data Dinas Kesehatan Aceh Timur tahun 2019 dari 45 desa diwilayah kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur didapatkan 458 Kunjungan K1 antenatal namun hanya 23 orang (4,2%) yang melakukan skrinning HIV/AIDS pada layanan VCT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi Skrining HIV/AIDS pada ibu hamil di Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat survei dengan desain rancangan penelitian cross sectional. Populasi sebanyak 187 orang, dengan rumus Slovin diambil sampel sebanyak 65 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan untuk multivariat menggunakan multiple logistic regression. Hasil uji chi-square variabel pengetahuan p=0,015, sikap p=0,045, persepsi p=0,002, sumber informasi p=0,002, kebudayaan p=0,005, dukungan suami p=0,020, dukungan tenaga kesehatan p=0,036, dan sarana dan prasarana dengan p=0,158. Hasil uji multivariat, variabel persepsi p=0,022, dan Exp (B) 19,141. Ada pengaruh pengetahuan, sikap, persepsi, kebudayaan, sumber informasi, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan.Tidak ada pengaruh sarana dan prasarana terhadap skrinning HIV/AIDS. Faktor yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah persepsi. Hendaknya penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS lebih dimaksimalkan oleh tenaga kesehatan agar ibu hamil bersedia tes HIV/AIDS secara sukarela.
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Faradill Safitri; Asmaul Husna; Raudhatun Sakdiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1404

Abstract

Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umum terjadi ketika kadar sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh menjadi terlalu rendah yaitu < 11 gram/dl. Berdasarkan data dari Puskesmas Padang Tiji pada tahun 2018 dari 518 ibu hamil sebanyak 102 orang (19.69%) mengalami anemia, dan pada tahun 2019 terjadi peningkatan jumlah anemia pada ibu hamil yaitu dari 530 orang ibu hamil sebanyak 120 orang (22.64%) mengalami anemia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskemas Padang Tiji Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang tercatat di Puskesmas Padang Tiji pada bulan November 2020 sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel dengan cara total populasi. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan pengumpulan data variabel dependen dengan cara observasi yaitu melakukan pengukuran kadar HB secara langsung saat penelitian dan variabel independen dengan cara membagikan kuesioner. Pengumpulan data telah dilakukan pada tanggal 23 November – 5 Desember 2020. Pengolahan data menggunakan teknik komputerisasi dan analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapat bahwa pada variabel usia kehamilan (p value=0.008, OR=9.200), paritas (p value=0.007, OR=9.524), pendapatan (p value=0.041, OR=4.571), riwayat anemia (p value=0.030, OR=9.600), pengetahuan (p value=0.001, OR=30.333), kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe (p value=0.000, OR=34.286), sikap (p value=0.001, OR=14.667). kesimpulannya ada hubungan usia kehamilan, paritas, pendapatan, riwayat anemia, pengetahuan, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan sikap ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie. Saran diharapkan bagi ibu hamil agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan, patuh mengkonsumsi tablet Fe, dan meningkatkan pengetahuannya tentang anemia kehamilan. Bagi petugas kesehatan agar dapat memberikan edukasi secara berkesinambungan bagi ibu hamil maupun bagi pasangan usia subur yang akan merencanakan kehamilan tentang pentingnya pencegahan anemia kehamilan. Kata Kunci      : Anemia kehamilan, usia kehamilan, pendapatan, paritas, riwayat anemia, pengetahuan, kepatuhan, sikap
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN HIV DI PUSKESMAS IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2020 Fauziani Fauziani; Thomson Nadapdap; Mey Elisa Safitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1461

Abstract

Berdasarkan data WHO tahun 2019, sejak awal epidemi, 75 juta orang telah terinfeksi virus HIV dan sekitar 32 juta orang telah meninggal terkait penyakit HIV. Di wilayah kerja Puskesmas Idi Rayeuk didapatkan 1.003 kunjungan antenatal namun tidak diperoleh data yang melakukan pemeriksaan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam pemeriksaan HIV di Puskesmas Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif bersifat survey analitik dengan desain rancangan penelitian cross sectional. Populasi sebanyak 287 orang, dengan rumus Slovin diambil sampel sebanyak 74 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan untuk multivariat menggunakan multiple logistic regression dengan tingkat kepercayaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan hasil uji chi-square menunjukkan variabel pengetahuan (p=0,036), pekerjaan (p=0,012), sikap (p=0,011), dukungan suami (p=0,031), dukungan petugas kesehatan (p=0,014), dan sarana dan prasarana dengan (p=0,036. Hasil uji multivariat, variabel pekerjaan p=0,009, dan Exp (B) 29,359 artinya responden yang memiliki pekerjaan berpeluang 29 kali lebih besar dalam pelaksanaan pemeriksaan HIV dibandingkan responden yang tidak memiliki pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, pekerjaan, sikap, dukungan suami dukungan petugas kesehatan dan sarana prasarana. Faktor yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah pekerjaan. Hendaknya sosialisasi yang lebih luas tentang bahaya jika ibu terkena HIV/AIDS yang berdampak pada kelangsungan hidup ibu dan bayi lebih dimaksimalkan. Tidak Hanya kepada ibu hamil tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Kata Kunci    :           Ibu Hamil, VCT, Pemeriksaan HIV/AIDS
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PADANG BULAN KOTA MEDAN TAHUN 2020 Alberrista Gulo; Sonny P. Warouw; Netti E. Br. Brahmana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1367

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit disebabkan bakteri Mycrobacterium tuberculosis dan penyakit kronik menular. Laporan Rekam Medik UPT Puskesmas Padang Bulan Kota Medan, jumlah penderita TB Paru Januari-Mei yaitu 52 orang dengan rata-rata tiap bulan 6 orang. Diduga faktor host dan lingkungan penyebab ditemukan kasus TB Paru setiap bulan. Tujuan penelitian adalah menganalisis analisis faktor risiko kejadian penyakit TB paru di wilayah kerja UPT Puskesmas Padang Bulan Kota Medan. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan bulan Februari-September 2020. Populasi sebanyak 52 orang penderita TB Paru dan seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan chi square pada kemaknaan 95%. Hasil penelitian bahwa ada hubungan pengetahuan (p 0,004), status merokok (p 0,006), kepadatan hunian (p 0,017) dan ventilasi (p 0,030) dengan kejadian TB Paru. Disarankan Puskesmas Padang Bulan Kota Medan bekerjsama dengan lintas sektoral dan program menggalakan kawasan bebas rokok, meningkatkan pemberian edukasi serta membentuk model partisipasi masyarakat sebagai pendampingan dalam keluarga untuk mengurangi kejadian TB Paru. Kata Kunci : Pengetahuan, Perokok, Kepadatan Hunian, Ventilasi, Resiko TB Paru