cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 24078751     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2023): August 2023" : 7 Documents clear
Faktor Pendukung Keefektifan Program Denpasar Smart City dalam Ketangguhan Pandemi Widhyastana, I Made Arya; Sunarharum, Tri Mulyani
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.172-189

Abstract

Kota-kota di berbagai negara maju dan berkembang menghadapi situasi sulit pandemi COVID-19. Terdapatnya perbedaan respon suatu kota dalam penanggulangan pandemi yang turut disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kota. Perbedaan respon tersebut menghasilkan upaya strategi dan program yang berbeda. Kota Denpasar dalam merespon pandemi turut melibatkan peran smart city dalam memudahkan penyelesaian pandemi COVID-19 sekaligus meningkatkan kapasitas ketangguhan masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi keefektifan program smart city Kota Denpasar dalam mencapai ketangguhan pandemi serta merekomendasi faktor-faktor pendukungnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara kuesioner, wawancara mendalam dan studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Denpasar dalam mewujudkan ketangguhan unggul pada upaya respon melalui smart economy. Keefektifan program smart city turut didukung oleh faktor peran pemerintah, kapasitas masyarakat, teknologi dan inovasi, dan lingkungan kota. Secara keseluruhan baik faktor internal dan faktor eksternal memiliki keterlibatan yang penting. Namun faktor yang paling dominan mempengaruhi ialah faktor internal.
Studi terkait Inovasi Sosial untuk Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia Yuanita, Cecilia Nonifili; Arifa, Sheila Hauna
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.156-171

Abstract

Inovasi sosial mengalami peningkatan minat selama beberapa tahun terakhir, khususnya pada bidang perencanaan kota. Dengan kompleksitas persoalan pada banyak perkotaan di Indonesia, seperti kepadatan penduduk dan pesatnya urbanisasi yang dapat membuat terdegradasinya lingkungan dan semakin tingginya risiko terhadap bencana, maka dibutuhkan penanggulangan bencana yang memadai untuk mengurangi risikonya. Banyak studi menunjukkan bahwa paduan antara sains dan kebijakan merupakan kunci keberhasilan dari pengurangan risiko bencana, yakni dengan langkah-langkah yang inovatif. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk meninjau inovasi sosial yang berkembang di Indonesia untuk pengurangan risiko bencana. Hasil tinjauan menunjukkan sudah terdapat berbagai jenis inovasi sosial dari tingkat nasional hingga lokal yang dapat dikembangkan lebih baik dan dapat menjadi dasar ataupun rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam melakukan perencanaan pembangunan kota dan tata ruangnya.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Circular Economy di Tingkat Desa: Pendekatan Sistem Dinamik Sapanli, Kastana; Putro, Fikri Aldi Dwi; Arifin, Surya Dwi; Putra, Aditya Handoyo; Andamari, Hasna Azizka; Anggraini, Ulvia
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.141-155

Abstract

Peningkatan timbulan sampah memerlukan pengelolaan secara komprehensif dan efisien. Akan tetapi, mayoritas pengelolaan sampah di Indonesia masih menggunakan pendekatan akhir (end-to-pipe) dan sistem open dumping sehingga menimbulkan pencemaran. Konsep circular economy dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1.1, 8.1, dan 12.5. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Cibanteng saat ini dan menganalisis skenario pengelolaan sampah rumah tangga berbasis circular economy yang optimal di Desa Cibanteng. Analisis deskriptif dan model sistem dinamik digunakan untuk menjawab kedua tujuan tersebut. Hasil riset mengungkap bahwa mayoritas rumah tangga di Desa Cibanteng belum melakukan kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga secara lebih lanjut. Hasil simulasi model sistem dinamik antarskenario menunjukkan bahwa skenario pengelolaan sampah rumah tangga paling optimal adalah skenario optimis dengan jumlah sampah terkelola mencapai 70 persen. Skenario optimis tersebut dapat menghasilkan rata-rata pertambahan timbulan sampah rumah tangga terkecil (653,1 ton/tahun), rata-rata pengurangan beban emisi tertinggi (-39,4 ton CO2-eq/tahun), dan rata-rata tambahan pendapatan rumah tangga tertinggi (Rp2.264.031/KK/bulan) selama tahun simulasi 2022-2030. Terdapat dua hal yang perlu diperhatikan agar skenario optimis tersebut dapat tercapai yaitu peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan di Desa Cibanteng serta pengembangan pasar terkait kegiatan dan produk hasil kelola sampah dari Desa Cibanteng.
Potensi Negara G20 sebagai Solusi Penumpas Persampahan Kabupaten Sidoarjo untuk Mendukung Laju Ekonomi Maulana, Muhammad Asrul
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.204-214

Abstract

Berdasarkan data Badan Statistik Kabupaten Sidoarjo penduduk mencapai 2.082.801 jiwa, dan bertambah setiap tahunya, hal itu menandakan, bahwa perekonomian berkembang pesat, dan pusat perekonomian di dominasi oleh pedagang, dari situ timbulah peningkatan jumlah volume sampah di Sidoarjo, sehingga terjadilah fenomena sosial tumpukan sampah di wilayah Sidoarjo. Akibatnya adalah laju ekonomi terhambat, pengedaran persampahan tidak optimal, Untuk itu penulis sepakat ingin mengkaji lebih dalam mengenai kesiapan dan solusi penumpas persampahan di Kabupaten Sidoarjo untuk menghadapi laju pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, sehingga perlu adanya kesiapan pengaruh negara G20 terhadap pertumbuhan penduduk masyarakat Sidoarjo, efek bola salju negara G20 terhadap persampahan di Sidoarjo, mengetahui hambatan dan penyelesaian masalah peningkatan sampah sebagai akibat adanya negara G20 dan menciptakan lingkungan layak huni di Sidoarjo, untuk kesehatan masyarakat. Dan menggunakan metode Deskriptif sebagai langkah metodologisnya dengan diperkuat oleh metode normatif, serta menggunakan data kualitatif yang terjadi secara nyata.
Kemajuan Perencanaan dan Dampak Potensial Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Skala Utilitas di Waduk Cirata, Jawa Barat Asirin, Asirin; Siregar, Hermanto; Juanda, Bambang; Indraprahasta, Galuh Syahbana
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.108-125

Abstract

Tipologi Wilayah dan Indeks Perkembangan Wilayah Kabupaten Dharmasraya Amelia, Siska; Guswandi, Guswandi
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.190-203

Abstract

Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu beranda yang menjadi pintu masuk ke Provinsi Sumatera Barat memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Kabupaten Dharmasraya memiliki ragam potensi, karakteristik dan tipologi wilayah. Potensi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya menjadi daya tarik masyarakat Sumatera Barat maupun dari luar Sumatera Barat untuk menetap di wilayah tersebut. Keragaman karakteristik dan tipologi wilayah menyebabkan kebijakan dan strategi pengembangan wilayah juga beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi formasi wilayah serta membuat Indeks Perkembangan Wilayah. Dalam mengkaji karakteristik wilayah berdasarkan aspek pembangunan yaitu kependudukan, sosial ekonomi, kelengkapan fasilitas perkotaan, penggunaan tanah dan transportasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor dan spatial clustering dengan menggunakan sepuluh variabel yang mengacu pada masing-masing aspek. Penentuan Indeks Perkembangan Wilayah dengan menggunakan teknis z-score menggunakan indikator kepadatan penduduk, laju pertumbuhan penduduk, persentase besaran pajak bumi dan bangunan serta luas lahan terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tipologi wilayah: (i) wilayah perkotaan, (ii) wilayah perdesaan dan (iii) wilayah desa-kota. Wilayah perkotaan dan desa-kota berada di wilayah yang dilintasi jalan lintas sumatera. Sedangkan wilayah perdesaan berada pada wilayah pinggiran yang jauh dari jalan lintas sumatera. Wilayah dengan Indeks Perkembangan Wilayah yang termasuk kategori tinggi hanya berada di Kecamatan Sungai Rumbai. Karakteristik dari masing-masing tipologi tersebut kemudian dapat dijadikan landasan dalam menyusun kebijakan dan strategi pembangunan sehingga tercipta pembangunan berkelanjutan.
Mobilitas Penduduk dan Kualitas Udara saat Pandemi COVID-19: Studi kasus DKI Jakarta Alamsyah, Purnama; Hakim, Lukman Nul
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.126-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat sejauh mana mobilitas penduduk berpengaruh terhadap lingkungan, khususnya kualitas udara. Para peneliti sebelumnya telah mempelajari dampak mobilitas penduduk dan kaitannya dengan ekonomi, pola penyebaran penyakit, dan psikologis.  Namun demikian masih sedikit yang meneliti bagaimana faktor lingkungan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh mobilitas manusia. Bencana covid-19 secara kebetulan memberikan peluang bagi peneliti untuk mempelajari dengan kondisi yang sulit terulang, yaitu kondisi Kota Jakarta yang lebih lengang, dikarenakan mobilitas penduduk di Jakarta yang menurun drastis dikarenakan lockdown. Peneliti berusaha mempelajari fenomena tersebut menggunakan kerangka teori Driver–Pressure–State–Impact–Response (DPSIR). Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan mengkaji data mobilitas dari Google Mobility Index dan Rom tom Traffic index. Sementara sumber data respon publik diambil dari data cuitan di twitter yang diambil dari Twitter Archiving Google Sheet (TAGS) versi 6.1.7 mulai dari tanggal 15 Februari hingga 22 Mei 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan mobilitas penduduk dalam berkendara ternyata tidak secara otomatis akan menurunkan kadar polutan di udara. Terdapat faktor lain yang berkontribusi terhadap polusi di Jakarta, yaitu industri yang berada di Jabodetabek yang mengelilingi Kota Jakarta. Artikel ini bermanfaat bukan saja bagi pemerhati lingkungan, melainkan juga para pengambil kebijakan, bahwa upaya memperbaiki kualitas udara di Kota Jakarta dapat dilakukan dengan mengatur mobilitas penduduk di Kota Jakarta, dan memonitor pihak industri.

Page 1 of 1 | Total Record : 7