cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 24078751     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2023): December 2023" : 7 Documents clear
Perspektif Pertahanan Negara dalam Pemekaran Wilayah: Studi Kasus Madura Farid Wadjdi, Achmad; Jubei, Levianto; Holili, Mohammad Hidayatul; Agustinus, Tricahya
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.227-244

Abstract

Pemekaran provinsi di Indonesia memiliki konsekuensi positif dan negatif terhadap pembangunan daerah dan nasional, termasuk aspek pertahanan negara. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pertahanan negara dalam pengusulan provinsi baru di Indonesia dengan fokus pada pengusulan Madura sebagai pemekaran provinsi di Jawa Timur. Pertanyaan studi ini adalah Bagaimana perspektif pertahanan keamanan terhadap pengusulan pemekaran provinsi? Dalam studi kasus pengusulan Madura sebagai provinsi baru, apa saja dampaknya terhadap pertahanan keamanan? Metode studi ini adalah campuran – melakukan analisis data statistik provinsi Jawa Timur dan hasilnya dikonfirmasikan kepada 16 narasumber. Temuan studi menjunjukkan bahwa Jawa Timur layak dimekarkan; dan pemekaran wilayah Madura dapat mempercepat pembangunan dan pengembangan wilayah, namun perlu memperhatikan biaya yang harus dipenuhi dan konflik kepentingan. Temuan lainnya adalah implikasi peningkatan belanja operasional territorial pertahanan keamanan, pemekaran wilayah dapat mendukung pertahanan keamanan wilayah yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perspektif pertahanan negara dalam pengusulan provinsi baru di Indonesia dengan studi kasus Madura. Penelitian berikutnya dapat fokus pada analisis dampak pemekaran wilayah terhadap pertahanan keamanan serta penanganan konflik kepentingan yang dapat timbul.
Hubungan antara Perdagangan, Investasi, PDB, Korupsi, dan Deforestasi di Asia Tenggara: Menguji Hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) Destiartono, Mohamad Egi
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.310-326

Abstract

Mencapai pembangunan berkelanjutan seperti net zero deforestation adalah agenda penting. Studi ini bermaksud mengungkap hubungan antara pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, investasi, pengendalian terhadap korupsi, dan deforestasi di Asia Tenggara periode 2000 – 2020 dengan mengadopsi kerangka Environmental Kuznets Curve (EKC). Metode Pooled Mean Group (PMG) dan uji kausalitas Dumitrescu-Hurlin (DH) diaplikasikan untuk mengestimasi hubungan dinamis jangka pendek dan panjang, serta arah kausalitas. Uji akar unit dan kointegrasi juga ditambahkan dalam penelitian ini. Seluruh variabel terintegrasi pada ordo pertama, I(1), dan mereka terkointegrasi. Hasil menunjukkan bahwa hubungan antara PDB per kapita dan deforestasi mengikuti kurva N, bukan EKC tradisional. Deforestasi akan terus berlangsung karena PDB per kapita Asia Tenggara telah melewati titik balik kedua (3.074 USD per capita).Selain itu, foreign direct investment (FDI) dan keterbukaan perdagangan terdeteksi sebagai pendorong deforestasi. Sebaliknya, indeks pengendalian korupsi memiliki pengaruh negatif pada deforestasi. Mendorong pembangunan sekaligus mengurangi laju deforestasi memungkinkan untuk dicapai karena uji DH menunjukkan kausalitas satu arah dari PDB per kapita menuju deforestasi. Studi ini menyarankan untuk memperkuat perdagangan hijau, investasi bersih, penguatan tata kelola, dan pembangunan berkelanjutan dengan tujuan mengurangi laju deforestasi.
Impact of Global Warming Due to Climate Change on Equatorial Rain-Patterned Regions Rusmayadi, Gusti; Salawati, Umi; Susanti, Hilda; Adriani, Dewi Erika; Saidy, Akhmad Rizalli
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.215-226

Abstract

Annual and inter-year climate variability in Indonesia is unique in that not all regions are equal, affecting weather patterns and rainfall. Indonesia's climate is influenced by the global exchange of air mass flows across its territory. Climate patterns in Indonesia can be divided into three main climate patterns, namely monsoon patterns, equatorial patterns, and local patterns based on annual rainfall patterns. The advantage of climate distribution based on rainfall patterns is that the coherence of each region is relatively the same only for applied climate control. This is because when climatic conditions change, newly formed precipitation patterns will prevail. This incident has repeatedly occurred in almost all parts of Indonesia. The analysis used is mean, variance and geo-statistics using secondary data sources from BPS and BMKG in the three regions of East Kalimantan. In the Berau region there is a change in the pattern towards the monsoon winds indicating a rain peak or a pattern of the letter U. In other regions such as Penajam Paser Utara and Paser, an equatorial pattern with two rain peaks remains. Rainfall in the Berau region showed an increase and decrease in the Penajam Paser Utara and Paser regions. The Berau, Paser and Penajam Paser Utara regions will experience a trend of 0.44°C in temperature increases over a 14-year period from 2005-2018, or by 0.03°C per year. Regions that show a shift in rainfall patterns to the equatorial type are particularly sensitive to monsoon winds, which experience rainfall spikes and affect cropping patterns.
Evaluasi Kualitas Lingkungan Daerah Pesisir Kota Singkawang sebagai Kota Tangguh Jati, Dian Rahayu; Gultom, Bontor Jumaylinda; Affrilyno, Affrilyno
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.296-309

Abstract

Kualitas lingkungan  dapat menjadi tolak ukur untuk kelangsungan hidup yang baik dan kenyamanan manusia di dalamnya. Perlu adanya pengkajian kualitas lingkungan untuk mengendalikan masalah yang dapat terjadi baik di masa sekarang maupun di masa depan. Hal ini sejalan dengan konsep kota masa depan yaitu konsep Kota Tangguh. Indonesia merupakan negara dengan beberapa kota pesisir, salah satunya adalah Kota Singkawang. Kota Singkawang merupakan kota yang memiliki potensi besar terutama dibidang pariwisata, akan tetapi kota ini juga rentan terkena bencana banjir. Untuk menjadikan Kota Singkawang sebagai kota tangguh, perlu adanya evaluasi kualitas lingkungan terkait penanggulangan bencana yaitu pemetaan lokasi evakuasi. Proses evakuasi memiliki kaitan erat dengan aksesibilitas dan kepadatan manusia. Berkaitan dengan hal tersebut, metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemetaan populasi dalam grid dan space syntax, serta pemetaan kuadran dari hasil kedua analisis tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Kota Singkawang secara rata-rata memiliki keterjangkauan atau aksesibilitas yang cukup baik. Dilihat dari presentasenya, area Kota Singkawang dominan dalam jangkauan aman jika dijadikan sebagai area penanganan bencana. Akan tetapi terdapat 18,69% area yang sulit dijangkau, sehingga tidak disarankan sebagai area peletakan pos evakuasi. Kemudian ditentukan 4 titik lokasi evakuasi yang masing-masing dapat menjangkau 1-3 daerah rawan banjir di Kota Singkawang.
Faktor Non Fisik yang Mempengaruhi Ketertinggalan Daerah Kabupaten Landak Pratiwi, Nana Novita; Yuniarti, Erni; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Zubaidah, Zubaidah
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.279-295

Abstract

Kabupaten Landak sebagai salah satu daerah tertinggal dari 122 Kabupaten di Indonesia berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak adalah sebesar 5,5%, artinya 0,1% lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan regional provinsi Kalimantan Barat. Selain faktor fisik, ketertinggalan Kabupaten Landak juga dipengaruhi oleh aspek non fisik. Oleh karena itu, dalam rangka mengurangi ketertinggalan daerah, selain kajian faktor fisik, juga diperlukan adanya analisis faktor non fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor non fisik yang mempengaruhi daerah tertinggal di Kabupaten Landak melalui analisis faktor. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa faktor non fisik yang berpengaruh terhadap ketertinggalan daerah di Kabupaten Landak terdiri dari 3 faktor, yaitu kondisi ekonomi, pemanfaatan teknologi dan kondisi sosial kelembagaan. Faktor kondisi ekonomi diantaranya adalah mata pencaharian yang bertumpu pada pertanian, lemahnya sturktur dan akses terhadap sumber permodalan, keterbatasan pasar dan gangguan ekonomi regional. Keempat sub faktor tersebut tergolong tinggi mempengaruhi tumbuhnya daerah tertinggal. Pada faktor pemanfaatan teknologi terdiri dari kemampuan teknologi rendah yang berpengaruh tinggi sedangkan pengelolaan tanah konvensional berpengaruh sedang. Sementara faktor sosial kelembagaan meliputi kesadaran masyarakat dan organisasi manajemen ekonomi yang rendah dengan kategori pengaruh tinggi sedangkan adat istiadat mengikat dan kebiasaan buruk masyarakat berpengaruh sedang.
Pemetaan Kerawanan Banjir DAS Barito Tahun 2020 Berdasarkan Analisis Regresi Logistik Biner Anastasya, Faradilla; Wilantika, Nori
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.245-263

Abstract

Kalimantan dijuluki sebagai pulau seribu sungai yang menggambarkan banyaknya sungai yang mengalir di pulai ini. Ditambah lagi dengan tipologi sungainya yang berkelok-kelok sehingga aliran air permukaan dapat terdrainase dengan baik. Namun fakta berkata lain, menurut DIBI (Database Pengelolaan Data dan Informasi Bencana Indonesia) salah satu provinsi di pulai ini yaitu Provinsi Kalimantan Selatan justru menjadi daerah langganan banjir. Bencana banjir tersebut telah melumpuhkan kegiatan perekonomian, menghancurkan harta benda, bahkan menghilangkan nyawa. Sehingga dalam upaya mitigasi bencana banjir, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasian parameter-parameter yang signifikan mempengaruhi kejadian banjir di DAS Barito menggunakan analisis regresi logistik biner. Periode pengamatan kejadian banjir di DAS Barito dilakukan sepanjang tahun 2020. Tujuan penelitian selanjutnya adalah memetakan tingkat kerawanan banjir di DAS Barito. Peneliti menerapkan metode scoring dengan cara memberikan bobot pada parameter yang berpengaruh secara signifikan terhadap banjir dan memberikan nilai setiap kelas dari masing-masing parameter tersebut. Kemudian dilakukan overlay terhadap parameter-parameter yang signifikan mempengaruhi banjir. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner pada penelitian ini, diperoleh hanya parameter tutupan lahan, kerapatan sungai, dan ketinggian lahan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian banjir di DAS Barito sepanjang tahun 2020. Selanjutnya, hasil pemetaan tingkat kerawanan banjir DAS Barito diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kerawanan tinggi menyebar di bagian hilir DAS Barito atau secara administratif termasuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Sedangkan kerawanan rendah berada di bagian hulu DAS Barito atau di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pemetaan Kekritisan Zonasi Resapan Air di Kota Semarang Amin, Muhammad Fakhriudin Falam; Dharmawan, Krisna Indra; Budianta, Wawan; Hendrayana, Heru
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.3.264-278

Abstract

Salah satu akibat pembangunan infrastruktur dan penambahan pemukiman adalah perubahan fungsi lahan di Kota Semarang. Terjadinya perubahan fungsi lahan akan berakibat pada proses peresapan air ke dalam tanah yang berdampak salah satunya adalah banjir. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kekritisan resapan air di Kota Semarang. Metode penelitian diawali dengan menentukan paramater yang mempengaruhi resapan air di daeah penelitian. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jenis tanah, tata guna lahan, kemiringan lereng, dan litologi, dankemudian dilakukan pembuatan peta-peta tiap parameter. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembobotan tiap parameter dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Selanjutnya, dari hasil pembobotan dilakukan pembagian zonasi tingkat kekritisan resapan air di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zonasi daerah resapan air yang berada di Kota Semarang termasuk dalam zona sangat kritis, kritis, agak kritis, mulai kritis, normal alami, dan baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dalam pembuatan kebijakan dalam rangka konservari air tanah maupun mitigasi bencana banjir yang kerap kali terjadi di sebagian daerah penelitian.

Page 1 of 1 | Total Record : 7