cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2021)" : 13 Documents clear
Pengaruh penambahan Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan asam sitrat terhadap mutu dan ketahanan simpan susu jagung Citra Setiawati; Kamsina Kamsina; Inda Three Anova; Firdausni Firdausni; Yulia Helmi Diza
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7399.131-137

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan pengganti gandum dan padi yang mengandung karbohidrat, kalori dan protein. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah jagung dapat dilakukan pengolahan menjadi susu jagung. Pengolahan jagung menjadi susu jagung sudah dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) The Ampale Star Taratak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, akan tetapi susu jagung yang diproduksi tidak memiliki ketahanan simpan yang lama. Guna meningkatkan ketahanan simpan dan mutu susu jagung dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui formulasi susu jagung terbaik dengan melihat pengaruh penambahan Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan asam sitrat. Penelitian dilakukan dengan metoda Rancangan Acak Lengkap secara faktorial dengan beberapa perlakuan penambahan CMC dan asam sitrat. Peningkatan penambahan CMC dan asam sitrat menyebabkan semakin meningkat hasil analisa dari  kadar abu, protein dan gula total namun berbanding terbalik dengan hasil analisa kadar lemak. Perlakuan optimal diperoleh pada perlakuan penambahan 0,3 % CMC dan 0,01 % asam sitrat dengan hasil analisa kadar abu 0,13%, kadar protein 0,54%, kadar lemak 0,18%, dan gula total 19,23%. Ketahanan simpan susu jagung yang disimpan pada refrigerator sampai hari ke-25 masih bagus dengan cemaran mikroba (angka lempeng total) yaitu 8,1x103 koloni/ml.
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021 Salamariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7571.xiii-xvi

Abstract

Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 11 No. 2 Desember Tahun 2021
Perlakuan ozon dan sonokimia untuk degradasi residu mankozeb pada cabe hijau (Capsicum annuum L.) Safni Safni; Elma Fadrita Rahman; Deswati Deswati; Salmariza Sy
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v11i2.7259.103-109

Abstract

Fungisida, seperti mankozeb, banyak digunakan dalam bidang pertanian berkelanjutan dan akan meninggalkan residu pada bahan pangan. Proses oksidasi lanjutan (AOPs) ozon treatment (ozonolisis dan air ozon), sonokimia (sonolisis) serta kombinasi keduanya (sonozolisis) merupakan salah satu teknik potensial dalam mendegradasi residu mankozeb pada cabe hijau. Perbandingan metode degradasi dilakukan pada kondisi yang sama yakni 50 g cabe hijau, 100 mL air dengan waktu treatment 10 menit mampu mendegradasi residu mankozeb sebesar 69,63±1,60 air ozon; 58,83±2,57 sonozolisis; 56,51±2,29 ozonolisis; dan 23,70±1,60 sonolisis. Penambahan waktu perendaman selama 20 menit air ozon meningkatkan persentase degradasi sebesar 83,80±2,54. Beberapa parameter yang mempengaruhi proses degradasi dipelajari seperti waktu treatment, volume air, dan massa cabe hijau. Proses degradasi dengan waktu treatment 10-15 menit, volume air 100 mL dan 50 g cabe hijau mampu mereduksi residu mankozeb sebesar 25-58%. Data hasil analisis spektrofotometer-HPLC menunjukkan bahwa residu mankozeb pada cabe hijau telah berhasil didegradasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 13