cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2012)" : 12 Documents clear
Formula Makanan Tradisional Bubur Kampiun Instan Yulia Helmi Diza
Jurnal Litbang Industri Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.381 KB) | DOI: 10.24960/jli.v2i1.595.9-18

Abstract

The traditional food formula study of kampiun instant porridge had been carried out in three stages. Firstly, the optimization of the process to make filler of kampiun instant porridge, which consisted of instant mung beans, instant rice porridge, black glutinous rice porridge and banana instant. Secondly, preparation of sauce formula, and thirdly the mixing of fillers and formula sauce became a kampiun instant porridge. From the 8 (eight) formula, the F7 treatment that used E7 formula sauce (coconut milk powder instant : palmsuiker : sugar : milk were 1 : 0,5 : 0,5 : 0,25) tends to be preferred by the panelists. Nutrients and calories of kampiun instant porridge had good content of fat, protein and carbohydrates. Fat content of 5.70%-8.94%, protein content of 4.36%-20.46%, and carbohydrate content of 26.73%-32.61%. While the caloric value of 180.27 kcal-254, 62 kcal.  Therefore, the kampiun instant porridge can be used as an alternative for breakfast, emergency food for disaster-prone areas and specific food souvenirs of West Sumatra.ABSTRAKPenelitian formula makanan tradisional bubur kampiun instan telah dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, tahap optimasi proses pembuatan bahan pengisi bubur kampiun instan, yang terdiri dari kacang hijau instan, bubur beras instan, bubur ketan hitam instan dan pisang instan. Kedua, pembuatan formula kuah bubur kampiun instan, dan ketiga, pencampuran bahan pengisi dan formula kuah menjadi bubur kampiun instan. Dari 8 (delapan) formulasi, perlakuan F7 yang menggunakan formula kuah E7 (santan powder instan : palmsuiker : gula pasir : susu adalah 1 : 0,5 : 0,5 : 0,25) merupakan perlakuan yang cenderung lebih disukai oleh panelis. Dilihat dari kandungan gizi dan kalori, bubur kampiun instan mengandung lemak, protein dan karbohidrat yang baik. Kandungan lemak sebesar 5,70-8,94%, protein sebesar 4,36-20,46% dan karbohidrat sebesar 26,73-32,61%. Sedangkan nilai kalori sebesar 180,27- 254,62 kkal. Karena itu bubur kampiun instan ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif untuk sarapan pagi, makanan darurat untuk daerah rawan bencana dan sebagai makanan oleh-oleh khas Sumatera Barat.
Efek Perlakuan Pendahuluan Terhadap Kandungan Nutrisi Makro Rendang Belut Failisnur Failisnur; Silfia Silfia
Jurnal Litbang Industri Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v2i1.596.19-26

Abstract

Eel (Monopterus albus Zuieuw) is a much prefered food because the taste is good, and the potential spread evenly, high nutrient content and medicinal.  Product of eel rendang can be an alternative to increase consumer acceptance and provide meaningful choices for food lovers of the eel. Research conducted with a variety of pre-treatment of raw materials in the form of fresh eel, baked and fried eel before the cooking of rendang, and then analyzed the nutritional content that includes water content, proteins, fats, organoleptic and resistance storage consisted of moisture content, peroxide number and organoleptic visually. Research results showed that the best treatment was the use of baked eel first before cooking process as the preferred flavor, texture, and aroma with the score were 4,7 ; 4,8 and  4,3  respectively. The chemical testing showed low content of fat and water that was 9.93% and 24.42% respectively and  high protein content that was 32,02%. The product still resistant until 3 months of storage with water content 16,2% and peroxide number 9,2 as well as flavor, aroma and texture were still good.ABSTRAKBelut (Monopterus albus Zuieuw) merupakan bahan pangan hewani yang banyak digemari karena rasanya cukup enak, potensi dan penyebaran merata, kandungan gizi tinggi dan juga berkhasiat obat. Pengolahan belut menjadi rendang belut dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan penerimaan konsumen dan memberikan pilihan berarti bagi penikmat makanan dari belut. Penelitian dilakukan dengan berbagai perlakuan pendahuluan terhadap bahan baku belut berupa belut segar, belut yang dibakar dan belut yang digoreng sebelum dilakukan proses perendangan, kemudian dianalisis kandungan nutrisinya yang meliputi kadar air, protein, lemak dan organoleptik serta ketahanan simpannya meliputi kadar air, bilangan peroksida dan organoleptik secara visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik  adalah penggunaan belut yang dibakar terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perendangan dimana dari hasil uji organoleptik lebih disukai panelis dengan nilai skala hedonik 4,7; 4,8 dan 4,3 berturut-turut untuk rasa, tekstur, dan aroma. Dari hasil uji kimia didapatkan kadar air dan lemak yang rendah yaitu 9,93% dan 24,42%, kadar protein yang lebih tinggi yaitu 32,02%. Produk masih tahan sampai 3 bulan penyimpanan dengan kadar air setelah 3 bulan 16,2% dan bilangan peroksida 9,2 serta rasa, aroma dan tekstur masih baik.

Page 2 of 2 | Total Record : 12