cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24429791     EISSN : 27154181     DOI : 10.33772/pharmauho
Core Subject : Health, Science,
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo mengelola dan menerbitkan Jurnal Farmasi, Sains dan Kesehatan Pharmauho yang merupakan Jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi dan perkembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan pengembangan di bidang farmasi, sains dan kesehatan. Artikel dapat dikirimkan ke alamat kantor editor atau dengan menggunakan pendaftaran online Jurnal Pharmauho pada ojs.uho.ac.id. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi editor.Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho" : 21 Documents clear
Profil Fitokimia Ekstrak Etanol Bunga Kasumba Turate (Carthamus tinctorius L) yang Berpotensi Sebagai Antimalaria Hamsidi, Rini
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

ABSTRAKBunga Kasumba turate (Carthamus tinctorius Linn) dari suku Asteraceae merupakan tumbuhan obat tradisional etnis Sulawesi Selatan yang secara empiris digunakan dalam pengobatan campak. Ekstrak etanol dari kasumba turate memberikan peningkatan aktivitas imunoglobulin G (IgG) dan  aktivitas imunoglobulin A (IgA) yang sangat signifikan. Penelitian menunjukkan ekstrak etanol bunga C. Tinctorius L memiliki potensi sebagai antimalaria secara in vitro dengan nilai IC50 sebesar 1,06 µg/ml. Sampel bunga C. tinctorius L. kering sebanyak 3 Kg dicacah hingga menjadi serbuk sebanyak 870 gram kemudian diekstraksi secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 80%. Hasil maserasi dipekatkan dengan vacuum rotary evaporator pada suhu 50°C sehingga diperoleh ekstrak kental sebanyak 178,7gram. Profil fitokimia menunjukkan ekstrak etanol bunga C. tinctorius L. mengandung senyawa metabolit antara lain saponin, terpenoid, flavonoid, tanin dan antrakuinon. Keywords : Antimalaria, in vitro , Carthamus tinctorius L, Obat tradisional, Kasumba turate
Optimasi Formula Gel Serbuk Getah Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) dan Uji Aktivitas Terhadap Lama Penyembuhan Luka Eksisi pada Kelinci Ittiqo, Dzun Haryadi; Wahid, Abdul Rahman
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

Abstrak Luka eksisi adalah luka yang diakibatkan terpotongnya jaringan oleh goresan benda tajam. Senyawa golongan flavonoid telah dibuktikan secara pre klinis bisa mempercepat penyembuhan luka. Ashitaba mengandung senyawa golongan flavonoid. Sehingga diperkirakan memiliki potensi sebagai obat penyembuh luka. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, getah ashitaba dibuat sediaan serbuk kering. Optimasi formula gel serbuk getah ashitaba menggunkan metode D-optimal design dengan Software Design Exspert versi 7.1.5. Komponen yang dioptimasi adalah formula standar gel basis natrium karboksimetil selulosa (Na-CMC) dan propilenglikol, respon yang dinilai adalah daya lekat, daya sebar dan pH. Formula optimum yang didapatkan diuji stabilitas. Selanjutnya dilakukan uji efektivitas formula optimum gel terhadap lama penyembuhan luka eksisi pada kelinci. Hewan uji dibagi dalam tiga kelompok penelitian yaitu kelompok kontrol negatif (basis gel), kontrol positif (betadin salap 10%) dan perlakuan menggunakan formula optimum gel serbuk getah ashitaba. Punggung kelinci dibuat luka eksisi sepanjang 3 cm, luka diolesi sampel uji sebanyak tiga kali sehari selama 7 hari. Pengamatan dilakukan dengan mengukur panjang luka selama perlakuan. Data diuji statistik dengan metode ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD (Last significant different). Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi CMC-Na dan propilenglikol mempengaruhi pH, daya sebar dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan porsentase formula optimum bahan teroptimasi gel serbuk getah ashitaba yang dihasilkan untuk CMC-Na dan Propilenglikol masing-masing adalah 4,617% dan 10,383% dengan parameter nilai mutu fisik untuk pH 6,08, daya sebar 5,85 cm2, daya lekat 90,44detik. Gel menunjukkan stabiilitas selama proses penyimpanan serta berpotensi sebagai alternative obat luka eksisi.Kata kunci: gel, getah ashitaba, luka eksisi, flavonoid
Karakaterisasi dan Uji Aktivitas Antioksidan serta Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Kulit Batang Kapuk Randu (Ceiba petandra L. Gaertn) Yamin, Yamin; Hamsidi, Rini; Sabarudin, Sabarudin; Nasria, Nasria
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

AbstrakAntioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh karena berfungsi sebagai penangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal   bebas    dapat    menginduksi    penyakit kanker, aterosklerosis, dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekstrak, serta menguji potensi antioksidan dan menentukan kadar fenolik total ekstrak etanol kulit batang kapuk randu (Ceiba petandra L Graetn). Aktivitas antioksida ditentukan dengan uji penangkal radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil). Kandungan fenolik total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteau menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang Ceiba petandra L Graetn mengandung metabolit sekunder yang terdiri dari alkaloid, flavonoid, fenol tannin dan saponin, memiliki potensi antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 26,06 µg/mL, serta memiliki kadar fenolik total sebesar 43,063 µg/mLKata Kunci : Antioksidan, kulit batang Kapuk Randu, DPPH (2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil)
Efek Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis L.) pada Tikus Jantan Galur Sprague Dawley yang Diinduksi Paracetamol (Kajian Aktivitas Enzim Katalase, SGOT dan SGPT) Wahid, Abdul Rahman; Safwan, Safwan
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

Abstrak Ekstrak daun gaharu (Aquilaria malaccensis L.) mengandung metabolit sekunder flavonoid yang berfungsi sebagai senyawa antioksidan yang dapat melindungi kerusakan hati. Kerusakan hati selain disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus dan bakteri juga dapat disebabkan oleh obat-obatan dalam dosis toksik seperti parasetamol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek ekstrak etanol daun gaharu terhadap aktivitas enzim katalase, SGOT dan SGPT tikus putih galur SD (Sprague Dawley) yang diinduksi parasetamol. Penelitian ini menggunakan metode true eksperimental dengan rancangan penelitian post test control group design terdiri dari 5 kelompok perlakuan, yang terdiri dari kelompok kontrol normal yang diberi Na-CMC 0,5%, kelompok kontrol negatif (parasetamol 180 mg/kgBB), dan kelompok perlakuan ekstrak dosis 10 mg/kgBB, 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 7 hari berturut-turut dan pada hari ke-8 dilakukan pengambilan darah melewati vena mata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis ekstrak 100 mg/kgBB dapat mempengaruhi aktivitas enzim katalase tertinggi sebesar (47,500±0.0600) dan mampu mempengaruhi efek aktivitas enzim SGOT dan SGPT terendah sebesar 98,3 ± 47,8 IU/L dan 34,3 ± 8,02 IU/L pada hepar yang diinduksi parasetamol.Kata kunci: Gaharu, Aqualaria malaccensis, katalase, SGOT, SGPT
Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada Mencit Jantan Galur Balb-C Wahyuni, Wahyuni; Sahidin, Sahidin; Rustam HN, Muhammad; Malaka, Muhammad Hajrul; Yusuf, Muhammad Ilyas; Poko, Feny Rizkia
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

Abstrak Hiperlipidemia adalah penyakit kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar kolesterol total, LDL (Low Density Lipoprotein), trigliserida, dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein) di dalam darah, serta penyebab terjadinya aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperlipidemia dari ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada mencit jantan galur Balb-C. Sebanyak 42 ekor mencit jantan galur Balb-C dibagi secara acak ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol induksi MDLT, kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Kelompok kontrol normal hanya diberikan makanan standar (pellet). Kelompok kontrol induksi MDLT, dosis I, dosis II, dosis III, dan pembanding (simvastatin) diberikan Makanan Diet Lemak Tinggi (kuning telur 80%, sukrosa 15%, lemak sapi 5% dan PTU 25 mg/ml). Setelah 2 minggu pemberian, ditambahkan berturut-turut Na-CMC 0,5% ekstrak dengan dosis 1,36 mg/gBB, 4,09 mg/gBB, 7,28 mg/gBB, dan simvastatin 0,1 mg/gBB pada kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Setelah 1 minggu perlakuan, dilakukan pengambilan darah pada vena aorta dan penetapan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, kadar HDL dan kadar LDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) memiliki efek antihiperlipidemia pada dosis 4,09 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, peningkatan kadar HDL dan dosis III 7,28 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar LDL.Kata kunci: Bambu-bambu, HDL, LDL, hiperlipidemia, mencit.
Galing (Cayratia trifolia L.): Sebuah Kajian Biologi, Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Feriadi, Eva; Muhtadi, Ahmad; Berliana, Melisa Intan
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

Abstrak Galing (Cayratia trifolia L.) merupakan salah satu tumbuhan liar yang mayoritas terdapat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Galing secara empiris telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hampir semua bagian dari tumbuhan galing dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan aktivitas farmakologis dari tumbuhan galing. Oleh karena itu, tinjauan ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai tumbuhan galing, baik secara biologi, fitokimia maupun aktivitas farmakologisnya.Kata kunci: Herbal, galing, Cayratia trifolia, obat tradisional, farmakologi
Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Antijerawat Ekstrak Etanol Terpurifikasi Daun Sirih (Piper betle L.) Dengan Basis Vanishing Cream Terhadap Propionibacterium acne Nuralifah, Nuralifah; Armadany, Fery Indradewi; Parawansah, Parawansah; Pratiwi, Aulif
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

AbstrakJerawat merupakan gangguan pada kulit yang ditandai dengan adanya peradangan yang disertai penyumbatan pada saluran kelenjar minyak dalam kulit yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acne. Salah satu tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai obat jerawat adalah daun sirih. Daun sirih diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak dipurifikasi dari klorofilnya dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri terhadap ekstrak etanol daun sirih terpurifikasi dan sediaan krim dengan basis vanishing cream terhadap bakteri P. acne dengan metode sumuran. Uji stabilitas fisik sediaan krim meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, daya sebar, viskositas, pH, dan tipe krim m/a.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih terpurifikasi dengan konsentrasi 0,5% memiliki daya hambat yang lemah, 1% memiliki daya hambat yang sedang, 1,5% dan 2% memiliki daya hambat pertumbuhan P. acne yang kuat. Konsentrasi ekstrak dalam pembuatan krim antijerawat dengan basis vanishing cream sebesar 0,5% memiliki daya hambat yang lemah, 1% dan 1,5% memiliki daya hambat yang sedang, 2% memiliki daya hambat yang kuat sedangkan kontrol positif (asam retinoat) yang digunakan memiliki daya hambat yang kuat terhadap pertumbuhan P. acne. Krim antijerawat dengan basis vanishing cream dengan konsentrasi ekstrak 2% memiliki aktivitas antibakteri yang paling baik terhadap P. acne.Kata kunci: Antibakteri, Daun Sirih, Krim Antijerawat Tipe m/a, Propionibacterium acne.
Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada Mencit Jantan Galur Balb-C Wahyuni, W; Sahidin, S; Rustam HN, Muhammad; Malaka, Muhammad Hajrul; Yusuf, Muhammad Ilyas; Poko, Feny Riskiana
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.692 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v4i2.6260

Abstract

Hiperlipidemia adalah penyakit kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar kolesterol total, LDL (Low Density Lipoprotein), trigliserida, dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein) di dalam darah, serta penyebab terjadinya aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperlipidemia dari ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada mencit jantan galur Balb-C. Sebanyak 42 ekor mencit jantan galur Balb-C dibagi secara acak ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol induksi MDLT, kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Kelompok kontrol normal hanya diberikan makanan standar (pellet). Kelompok kontrol induksi MDLT, dosis I, dosis II, dosis III, dan pembanding (simvastatin) diberikan Makanan Diet Lemak Tinggi (kuning telur 80%, sukrosa 15%, lemak sapi 5% dan PTU 25 mg/ml). Setelah 2 minggu pemberian, ditambahkan berturut-turut Na-CMC 0,5% ekstrak dengan dosis 1,36 mg/gBB, 4,09 mg/gBB, 7,28 mg/gBB, dan simvastatin 0,1 mg/gBB pada kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Setelah 1 minggu perlakuan, dilakukan pengambilan darah pada vena aorta dan penetapan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, kadar HDL dan kadar LDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) memiliki efek antihiperlipidemia pada dosis 4,09 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, peningkatan kadar HDL dan dosis III 7,28 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar LDL.Kata kunci: bambu-bambu, Polygonum, HDL, LDL, hiperlipidemia, fitosterol
Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antioksidan serta Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Kulit Batang Kapuk Randu (Ceiba petandra L. Gaertn) Yamin, Y; Hamsidi, Rini; Nasria, N; Sabarudin, S
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.78 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v4i2.6277

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh karena berfungsi sebagai penangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal    bebas    dapat    menginduksi    penyakit kanker, aterosklerosis, dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekstrak, serta menguji potensi antioksidan dan menentukan kadar fenolik total ekstrak etanol kulit batang kapuk randu (Ceiba petandra L Graetn). Aktivitas antioksida ditentukan dengan uji penangkal radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil). Kandungan fenolik total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteau menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang C. petandra L Graetn mengandung metabolit sekunder yang terdiri dari alkaloid, flavonoid, fenol tannin dan saponin, memiliki potensi antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 26,06 µg/mL, serta memiliki kadar fenolik total sebesar 43,063 µg/mLKata kunci: Antioksidan, kulit batang Kapuk Randu, DPPH
Galing (Cayratia trifolia L.): Sebuah Kajian Biologi, Fitokimia, dan Aktivitas Farmakologi Feriadi, Eva; Muhtadi, Ahmad; Barliana, Melisa Intan
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.336 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v4i2.6256

Abstract

Galing (Cayratia trifolia L.) merupakan salah satu tumbuhan liar yang mayoritas terdapat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Galing secara empiris telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hampir semua bagian dari tumbuhan galing dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan aktivitas farmakologis dari tumbuhan galing. Oleh karena itu, tinjauan ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai tumbuhan galing, baik secara biologi, fitokimia maupun aktivitas farmakologisnya.Kata kunci: Herbal, galing, Cayratia trifolia, obat tradisional, farmakologi

Page 1 of 3 | Total Record : 21