Articles
10 Documents
Search results for
, issue
" Vol 7 No 2 (2014)"
:
10 Documents
clear
PEREMPUAN DAN RUANG PUBLIK MENURUT HUKUM FIKIH
Jasmani, Jasmani
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Al-Qurâan dan sunnah telah melahirkan hukum perlakuan khusus bagi perempuan. Hal ini dilatari oleh adanya sejarah perempuan sebelum Islam yang kurang memberikan ruang bagi keadilan dan martabatnya.
Keberadaan Perempuan di ruang publik dengan berbagai perannya saat ini merupakan tuntutan masyarakat yang melahirkan perdebatan di kalangan umat Islam. Tulisan ini menjelaskan pemikiran-pemikiran ke arah tersebut, baik secara akademik maupun norma Islam (kajian fikih).
Kata kunci: Perempuan, Ruang Publik, Hukum Fikih
Gender Dalam Perspektif Islam
Rahim, Abdul
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Berbicara tentang gender, maka tidak terlepas dengan persoalan jenis kelamin. Oleh karena itu jenis kelamin yang diakui, baik agama maupun medis, maka yang ada hanya dua jenis kelamin, namun yang lain hanya gaya hidup yang dimiliki oleh seseorang dalam kehidupan kesehariannya. Hal ini yang banyak dipersoalkan dalam kajian gender ini adalah terjadinya diskriminasi antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu yang menjadi tolak ukur munculnya permasalahan ini tidak lain adalah adanya konsep budaya yang sangat susah untuk dirubah begitu aja tanpa alas an yang mendasardan rasional dalammemberikan keterangan yang terkait dengan konsep ini. Disamping itu pula yang bias memberikan jawaban atas munculnya diskriminasi ini adalah al-qurâan yang banyak memberikan penjelasan secara mendalam mengenai masalah gender tersebut.Namun demikian beberapa ayat yang mengisyaratkan konsep kesetaraan gender yang ideal dan memberikan ketegasan bahwa prestasi individual, baik dalam bidang spiritual maupun urusan karir professional, tidak mesti dimonopoli olehsatu jenis kelamin saja. Laki-laki dan perempuan memperoleh kesempatan yang sama meraih prestasi yang optimal. Namun, kenyataan di masyarakat, konsep ideal ini membutuhkan tahapan dan sosialisasi, karena masih terdapat sejumlah kendala, terutama kendala budaya yang sulit diselesaikan.
Khadijah Sosok Wanita Sukses Dalam Dunia Bisnis
Hasan, Hukmiah
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Khadija figure as a noble woman in the middle of his people, has a history of its own that invites admiration and praise from anyone when woman at the time underestimated and tend diabaikan. Khadijah are woman who have a high work ethic in managing his business empire with intelligencein choosing a partner solid in running the bussines trade and thanks for accuracy in bussines opportunities, then gradually gains Khadijah fantastic figures show, even Khadijah became known as the richest merchants in mecca. Khadija figure succesfull in the bussines world is a reflection of a succesfull leader, paying attention to the people they lead, to know the characters around him, mind set and behavior, and helping the person to develop himself. Khadija success in entrepreneurship, due to the nature of its independent in running the bussines, he has integrity so that he does not tempted to do negativepractices that are contrary to the principle and spirit of religion. Khadija also known as a highly succesfull in utilizing their commercial advantage in sustaining and supporting propaganda to spread and develop the prophet of islam. Khadija success is to encourage writers to examine more deeply abut the success of Khadija in business.
Perempuan dan Produk Bank Syariah
habibah, sitti
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Kaum perempuan dalam hal ini ibu rumahtangga merupakan penguasa dalam struktur wilayah kerumahtanggaan. Namun demikian, suami tetap penguasa dalam koridor mencari nafkah, akan tetapi yang menyimpan dana atau penghasilan dalam rumah tangga adalah kaum perempuan atau ibu rumah tangga. Disamping itu perempuan tersebut bukan hanya dijadikan sebagai bendahara dalam rumah tangga, akan tetapi lebih dari itu dia akan berkuasa untuk membelanjakan keuangan yang adadalam keluarganya. Oleh karena itu, perempuan juga sebagai perencana dalm mengelola keungan rumah tangga termasuk berhubungan dengan dunia perbankan dalam hal ini perbankan syariah. Hal ini menjadi kajian bahwa perempuan memiliki keinginan dalam menyimpan dananya di perbankan syariah bahkan lebih dari itu juga perempuan/ibu rumah tangga telah memilih beberapa produk bank syariah sebagai produk unggulan bagi kaum perempuan. Adapun produk unggulan yang dimaksud yaitu al-wadiyah sebagai perjanjian simpan-menyimpan atau penitipan barang berharga antara pihak yang mempunyai barang dan pihak yang diberi kepercayaan(bank syariah), disini kaum perempuan telah banyak memiliki barang yang berharga yang bernilai tinggi.
Cinta Ilahi Dalam Pandangan Rabiyah Al-Adawiyah
Fauziah, Syarifah
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak:  Tulisan ini membahas tentang seseorang tokoh sufi yang sangat popular di zamannya dan pemikiran sufistiknya terkenal serta banyak dikaji oleh ilmuwan hingga sekarang. Tokoh tersebut adalah Rabiah al-adawiyah. Pemikirannya adalah cinta ilahi, untuk memperoleh data dari penulisan ini digunakan metode kepustakaan dengan membaca berbagai sumber yang relevan baik melalui buku dengan alat bantu kartu kutipan maupun melalui internet.Konsep mahabbah (al-hubb al-ilahiy) merupakan ajaran pokok rabiah al-adawiyah. Dalam perjalanan spiritualnya, Rabiah ingin membuktikan bahwa keterpesonaanya hanyalah dalam mengingat Allah, bukan dalam memohon kepadanya, sebab Allah telah menjanjikan kepadanya karunia yang terbaik. Rabiah hanya menginginkan âcinta tanpa pamrihâ. Oleh karena itu Rabiah telah melewati tingkatan memohon kepada Allah dan tingkatan mengingat Allah, tanpa memohon apapun kepadanya. Setelah semua tahapan itu Rabiah menjadi mapan dalam tingkatan cinta yaitu âcinta kepada dirimuâ saat itulah terbuka hijab sehingga ia bias melihat Allah dan ketika itu pula ia menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah yang melimpahkan cinta kepadanya.
Bimbingan Dan Konseling Berbasis Gender: Rekonstruksi Pendidikan Seks Dalam Menanggulangi Seks Bebas di Kalangan Remaja Putri
Syahril, Muhammad
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The phenomenon of free sex that is growing massively among youths especially the female ones as the most victimized community becomes a serious problem to face recently. In fact, sex education is less succesfull because there are still some misconceptions about it concept it self. The presence of gender-based guidance and conseling is a breakthrough in the reconstruction of sex education that is more responsive to the feminist aspects inherent in adolescent girls whit all the specifics. If gender-based guidance and counseling is actually applied proportionally, the phenomenon of free sex can be resolved effectively because of the ample referencesfor a mentor or counselor to see the sourceof the problem because of the openness aspect so that they can provide an alternative solution.
Cooperative Learning: Metode Pembelajaran Inklusif Gender
hasim, sarifa suhra
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tulisan ini mengkaji tentang metode cooperative learning sebagai sebuah metode inklusif gender. Dengan menelusuri berbagai referensi baik melalui buku maupun sumber lainnya menggunakan kartu kutipan, maka diketahuilah bahwa pembelajaran kooperatif (cooperative learning) dimaksudkan sebagai upaya keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar dikelas misalnya dengan menggunakan metode diskusi, demonstrasi, dll. Metode diskusi member kesempatan kepada peserta didik untuk dapat belajar bersama berkolaborasi mencapai tujuan kelompok. Metode ini relevan menerapkan pembelajaran inklusif gender yang menekankan pada perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip-prinsip kesetaraan gender dan memastikan tidak adanya diskriminasi gender dalam berbagai bentuknya.Dalam menerapkan metode cooperative learning yang inklusif gender yang pertama dan utama haruslah guru yang hendak mengajarkan materi pelajaran tersebut sebagai guru yang sensitive gender maksudnya guru yang memiliki kepekaan bahwa gender merupakan konstruksi social yang dapat menimbulkan ketidaksetaraan akses, partisipasi, keterlibatan dalam pengambilan keputusan dan kemampuan untuk mengambil manfaat dari hasil belajar, dan dapat melahirkan ketidakadilan/diskriminasi.
Perempuan Dalam Teks Satsra Arab:Pespektif Sosiolinguistik
Rusydi, Muhammad
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Language and culture can be described as two sides of a coin that are fused to one another. Social phenomenon of arab society that still tends to treat woman as second-class society after the men who occupy the position of first grade has been recorded in various Arabic literary texts in their position as a product of science that should expands the mission of social justice  in under-standing social phenomena, serve as a means of justify-cation for structured social hegemony conducted bye men over woman in the frame of gender inquality. Socio-linguistic perspective, at least, can give an objective picture of how the actual social background surrounding the writing and the interpretating of Arabic literary text so that the text can be liberated from the spectrum between objectivity and subjectivity.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris Responsif Gender Dalam Spektrum Kurikulum 2013
Said, Muis
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Regardless of haste implementation of 2013 curriculum which then reaps many complaints in society, especially from educators due to their lack of readiness for implementation, the concept of 2013 curriculum has its own characteristics which later become the advent-ages, one of which is this curriculum is a very gender-responsive curriculum. This fact, of course, is a great opportunity to provide a gender-responsive atsmosphere in the foreign language teaching in Indonesia, especially English teaching. For the reason, the function of learning management consisting of planning (planning), organizing (organizing), giving the command (commanding), for coordinating (coordinating) and control (controlling) must be adjusted to the effort of a gender-responsive English class through 2013 curriculum spectrum.
Gender noun-based the Understanding of English Word Calss in the First Semester Student of Eglish Education Program at state Collage Of Islamic Studies Watampone
Ali, Aschawir
An - Nisa` Vol 7 No 2 (2014)
Publisher : PSW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Studi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman mahasiswa semester pertama dalam belajar kelas kata bahasa inggris khususnya kelas kata benda gender. Kebanyakan mahasiswa masih belum memahami kelas kata tersebut dibandingkan dengan kelas kata benda lainnya. Oleh karena itu , tujuan kajian kasus ini adalah untuk menemukan bagaimana pemahaman mahasiswa tentang kata benda gender, mengidentifikasi kata bevda gender dan mengisi teka-teki silang kata benda gender baik yang berada didalam table maupun didalam kotak dan membuat kalimat dari tiap kata benda gender tersebut. Penelitian ini didasari oleh pandangan ahli tata bahasa tentang kelas kata dalam bahasa inggris untuk para pelajar dalam menguasai dasa-dasar bahasa inggris mulai dari sebuah kata, gabungan kata sampai terbentuk dalm sebuah kalimat. Adapun secara teori dalam kelas kata benda adalah masculine dan feminime noun serta common gender noun. Teori tersebut akan dijelaskan secara mendalam dan sekaligus memberikan test teka-teki silang terhadap mahasiswa untuk menguji sampai sejauh mana pemahaman mereka secara baik. Analisis penjelasan teori dan tes akan memberikan informasi nyata tentang adanya kesamaan atau perbedaan pemahaman tiap mahasiswa. Dari hasil crossword puzzle and sentences test menunjukkan bahwa adanya tingkat pemahaman terhadap kata benda yang bergender yang berbeda. Ada tiga orang yang tingkat pemahamannya sangat bagus, 11 mahasiswa yang tingkat pemahamannya bagus dan tiga orang yang tingkat pemahamannya rata-rata.Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman kata benda gender pada mahasiswa semester satu STAIN Watampone umumnya berkategori bagus. Dengan demikian, kata benda gender yang diajarkan adalah mudah dipahami dan diaplikasikan dalam bentuk kalimat bahasa inggris. Â