cover
Contact Name
Sansaloni Butar Butar
Contact Email
sansaloni@unika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.aktbisnis@unika.ac.id
Editorial Address
Gedung Yustinus, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Soegijapranata Jl. Pawiyatan Luhur IV/No.1 Semarang 50234
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Bisnis
ISSN : 1412775X     EISSN : 25415204     DOI : https://doi.org/10.24167/jab
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB) merupakan media ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Soegijapranata sebagai wadah para peneliti untuk mempublikasi karya ilmiah. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Karya ilmiah dapat berupa riset empiris atau kajian teoretis yang memenuhi kaidah-kaidah penulisan ilmiah. Artikel yang dimuat harus memenuhi format penulisan yang telah ditetapkan redaksi JAB dan telah melalui proses blind review yang mencakup topik-topik sebagai berikut: Akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, sistem informasi, pasar modal, etika bisnis dan akuntansi, pengauditan, tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pelaporan berkelanjutan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1: Maret 2020" : 8 Documents clear
Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan, Latar Belakang Komite Audit, Intensitas Goodwill, dan Kualitas Audit Terhadap Kepatuhan Pengungkapan Goodwill Impairment Testing Maudhita Cyrena
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2701

Abstract

Abstract The purpose of this study is to examine the effect of industrial type, company size, audit committee background, intensity of goodwill, and auditor quality on the disclosure of goodwill impairment testing compliance of firms listed on Indonesia Stock Exchange in the period of 2013-2017. It argues that manufacturing companies have higher operational complexity relative to other type of industry and thus disclose more information regarding firm’s activities, including information on goodwill impairment testing compliance. The results support the prediction. With regard to firm size, goodwill intensity, and auditor quality, the hypoyheses predict that these variables are positively associated with goodwill impairment testing compliance. The resultus support these predictions. Meanwhile, audit committee's background has no effect on the disclosure of goodwill impairment testing compliance. Keywords: Goodwill, Impairment testing, Goodwill Intensity, and Auditor Quality Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe industri, ukuran perusahaan, latar belakang komite audit, intensitas goodwill, dan kualitas auditor terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2017. Tipe industri diprediksi mempengaruhi pengungkapan goodwill impairment testing karena perusahaan yang masuk kelompok industri manufaktur beroperasi dalam industri yang kompleks sehingga harus mengungkapkan lebih banyak informasi dibanding tipe industri lain, termasuk informasi tentang pengungkapan goodwill impairment testing. Ukuran perusahaan, intensitas goodwill, dan kualitas audit diprediksi berpengaruh positif terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing. Hasil pengujian juga mendukung prediksi tersebut. Sementara itu, Latar belakang komite audit tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing. Kata kunci : Goodwill, Impairment testing, Intensitas Goodwill, dan Kualitas Auditor
Analisis Pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Pelatihan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Alvina Ghina Riyanita; Harjanti Widiastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2732

Abstract

Abstract Regulation No.6, 2014 regarding village has big impact on the development of village. As the authority given to village increases, the amount of funds entrusted to the village are also becoming larger. Therefore, research on the quality of financial statement is important to ensure transparency and accountability of the use of such large funds. The purpose of this research is to analyze the effect of internal control systems, training, and utilization of information technology on the quality of financial statements in the village government of Sleman District. The use of information technology in this study focused on SISKEUDES utilization in preparing the village financial statement. This study used a quantitative approach with primary data obtained through a questionnaire distributed to 35 villages in the Sleman District. There were 111 respondents of village officials who participated in this research. The results showed that the variable internal control system and the use of information technology had a positive effect on the quality of financial reports, while the training variable did not. Keywords: Quality of Village Financial Statements, Internal Control Systems, Training, Utilization of Information Technology Abstrak Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa memiliki dampak besar pada pembangunan Desa. Seiring dengan peran dan kewenangan Desa yang semakin besar, Desa juga harus mengelola dana yang besar pula. Penelitian mengenai kualitas laporan keuangan desa menjadi penting untuk diteliti agar dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Pelatihan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada pemerintahan desa di Kabupaten Sleman. Pemanfaatan teknologi dalam penelitian ini memfokuskan pada pemanfaatan aplikasi SISKEUDES dalam penyusunan laporan keuangan Desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui kuesioner yang disebarkan ke 35 desa di Kabupaten Sleman. Terdapat 111 responden perangkat desa yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sistem pengendalian internal dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. sedangkan variabel pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Kata kunci : Kualitas Laporan Keuangan Desa, Pelatihan, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal.
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kondisi Kesehatan Keuangan Perusahaan Sanny Sanny; Yusni Warastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2702

Abstract

Abstract Company’s financial health is one of the important factors that must be maintained by the company to maintain the sustainability of its business. The objective of the study is to examine the effect of financial performance and corporate governance on financial health. Financial performance is reflected by three indeps: leverage, liquidity, and profitability. While corporate governance is reflected by managerial ownership, institutional ownership, the proportion of independent commissioners, and the size of audit committee. This study used financial report of listed manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2013-2017. The data was collected by purposive sampling. This study used logistic regression analysis to examine seven of independent variables on financial health. The result indicate leverage and institutional ownership were significant and negatively affected the company’s financial health. While liquidity and profitability were significant and positively affected the company’s financial health. Keywords: financial health, financial distress, financial performance, corporate governance. Abstrak Kesehatan keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh perusahaan untuk mempertahankan keberlanjutan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap kondisi kesehatan perusahaan. Kinerja keuangan di cerminkan oleh tiga variabel: leverage, likuiditas, dan profitabilitas. Sedangkan tata kelola perusahaan dicerminkan oleh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen, dan ukuran komite audit. Penelitian ini menggunakan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Data dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dan hasil penelitian menemukan bahwa leverage dan kepemilikan institusional berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang berarti perusahaan dengan leverage dan kepemilikan institusional tinggi cenderung berada pada kondisi financial distress, sedangkan likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan dan positif terhadap kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang berarti bahwa perusahaan dengan likuiditas dan profitabilitas tinggi akan cenderung pada kondisi finansial sehat. Kata Kunci: Kondisi kesehatan keuangan, kesulitan keuangan, kinerja keuangan, tata kelola perusahaan.
Dampak Cognitive Moral Development Terhadap Kejujuran Pelaporan Anggaran Tommy Wijaya
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2703

Abstract

Abstract This study aims to analyze the impact of Cognitive Moral Development in honesty budget reporting because honesty in employees is important in the success of a company so it needs to be formed early. The development of Cognitive Morals is justification in making decisions relating to social actions to act ethically. Honesty of budget reporting in this study has a treatment in order to give an ethical dilemma effect on participants in decision making. The sample of this study was 48 active students of Soegijapranata Catholic University Semarang who have taken Cost Accounting courses. This study uses DIT (Define issue test) on cognitive moral development and SPSS programs. The results showed that individuals with high levels of cognitive moral development tend to be more honest in reporting budgets so that it can be said that cognitive moral development affects the honesty of budget reporting. Under optimal hurdle contract, individuals tend to be more honest in reporting budgets than in contract trust conditions so it can be said that there are differences in cognitive moral development in honesty of budget reporting. Key words: cognitive moral development, honesty of budget reporting Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Cognitive Moral Development dalam kejujuran pelaporan anggaran karena kejujuran pada karyawan merupakan hal yang penting dalam keberhasilan suatu perusahaan sehingga perlu dibentuk sejak dini. Cognitive Moral Development merupakan dasar pembenaran dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan tindakan sosial untuk bertindak etis. Kejujuran pelaporan anggaran dalam penelitian ini memiliki treatment untuk memberikan efek dilema etis pada partisipan dalam pengambilan keputusan. Sampel penelitian ini adalah 48 mahasiswa aktif Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang telah mengambil mata kuliah Akuntansi Biaya. Penelitian ini menggunakan DIT (Define issue test) untuk cognitive moral development dan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa individu dengan tingkat cognitive moral development yang tinggi cenderung lebih jujur dalam melaporakan anggaran sehingga dapat dikatakan bahwa cognitive moral development berpengaruh terhdap kejujuran pelaporan anggaran. Pada kondisi optimal hurdle contract individu cenderung lebih jujur melaporkan anggaran dibandingkan pada kondisi trust contract sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan dalam cognitive moral development terhadap kejujuran pelaporan anggaran. Kata kunci: cognitive moral development, hurdle contract, trust contract kejujuran pelaporan anggaran
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Reputasi KAP, Karakteristik Perusahaan dan Opini Audit terhadap Audit Delay Hilda Azalia David M; Sansaloni Butar Butar
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2698

Abstract

Abstract Financial statements may help investors in estimating firm’s future performance. The sooner they are published, the more relevant the information for making investment decision. A delay in the release of financial statements may result from audit delay. Audit delay is a period of time the process of auditing measured from the date book company up to date stated in a report auditor independent. This study examines the factors that can influence the audit delay period for public companies on Indonesia Stock Exchange in 2014 to 2018. The independent variables used in this study are the existence of the governance committee, the size of the audit committee, the reputation of the firm (KAP), the company's complexity, profits and audit opinion. Employing purposive sampling method, this study collect final sample of 1866 companies which used to test the hypotheses. Using logistic regression. the evidents show that the existence of the governance committee, KAP reputation, and profit were negatively associated with audit delay. Meanwhile, firm complexity was positively associated with audit delay. In addition, the size of the audit committee has no effect on audit delay. Keywords: audit delay, corporate governance, KAP reputation, company complexity, audit opinion. Abstrak Laporan keuangan membantu investor mengestimasi kinerja perusahaan di masa depan. Semakin cepat laporan keuangan dipublikasikan maka semakin relevan digunakan dalam pengambilan keputusan investasi. Keterlambatan pelaporan keuangan bisa dipucu oleh audit delay. Audit delay adalah jangka waktu penyelesaian proses audit yang diukur dari tanggal tutup buku perusahaan hingga tanggal yang tertera pada laporan auditor independen. Penelitian ini menguji kembali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi masa audit delay pada perusahaan publik yang terdapat di BEI tahun 2014 hingga 2018. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keberadaan komite tata kelola, ukuran komite audit, reputasi KAP, kompleksitas perusahaan, laba dan opini audit. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel akhir yang digunakan yaitu 1866 perusahaan. Analisis menggunakan regresi logistik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keberadaan komite tata kelola, reputasi KAP, dan laba berpengaruh negatif terhadap audit delay, dan kompleksitas perusahaan berpengaruh positif terhadap audit delay, sedangkan ukuran komite audit tidak berpengaruh terhadap audit delay. Kata kunci: audit delay, tata kelola perusahaan, reputasi KAP, kompleksitas perusahaan, opini audit.
Caring Climate, Komitmen Organisasi, Dan Kepuasan Kerja Yunus Ardian Priliyanto; Monika Palupi Murniati
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2704

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of caring climate on employee performance by mediating variable job satisfaction and organizational commitment according to gender proportions. Caring climate is a way for people to make decisions that prioritize the welfare of all people. The sample of this study was 96 employees of Soegijapranata Catholic University Semarang. Fit test is conducted to find out whether the research model meets the structural equation model assumptions or not, the data is said to be fit after deleting 10 data, so that the remaining 86 sample data. This study uses SEM (Structural Equation Modeling) with the AMOS program. The results of this study are that Caring climate influences organizational commitment through the mediating role of job satisfaction, Caring climate influences employee performance through the mediating role of job satisfaction, but Caring climate does not affect employee performance through the mediating role of organizational commitment, Job satisfaction does not affect employee performance through the mediating role of organizational commitment, and Gender becomes a differentiator in the perception of male and female respondents towards caring climate, employee performance, job satisfaction and organizational commitment. Keywords: caring climate, job satisfaction, organizational commitment, job performance, gender Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh caring climate terhadap kinerja karyawan dengan mediasi variabel kepuasan kerja dan komitmen organisasi menurut proporsi gender. Caring climate merupakan cara orang dalam mengambil keputusan yang mengutamakan kesejahteraan semua orang. Sampel penelitian ini adalah 96 karyawan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Uji fit dilakukan pertama untuk mengetahui model penelitian memenuhi asumsi model persamaan struktural atau tidak, data dikatakan fit setelah menghapus 10 data, sehingga tersisa 86 data sampel. Penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) dengan program AMOS. Hasil penelitian ini adalah Caring climate berpengaruh terhadap komitmen organisasi melalui peran mediasi kepuasan kerja, Caring climate berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi kepuasan kerja, tetapi Caring climate tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi komitmen organisasi, Kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi komitmen organisasi, dan Gender menjadi pembeda persepsi responden laki-laki dan perempuan terhadap caring climate, kinerja karyawan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Kata kunci: caring climate, kepuasan kerja, komitmen organisasi, kinerja karyawan, Gender.
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Ukuran Komite Audit, Kualitas Audit, Dan Komite Remunerasi Terhadap Pengungkapan Kompensasi Manajemen Kunci Erlinda Yulianata
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2700

Abstract

Abstract This study examine the effect of institutional ownership, audit committee size, audit quality, and remuneration committee on disclosure of key management compensation. The population used in this study is the financial statements of all companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2013-2017. The type of data used in this study is secondary data. The data analysis technique in this study is the logistic regression analyst. The results of this study show that audit committee size, audit quality, and remuneration committee have positive effects on disclosure of key management compensation. On the contrary, institutional ownership has no effect on the disclosure of key management compensation in the financial statements, Keywords: institutional ownership, audit committee size, audit quality, remuneration committee, disclosure of key management compensation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, ukuran komite audit, kualitas audit, dan komite remunerasi terhadap pengungkapan kompensasi manajemen kunci. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2013-2017. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap pengungkapan kompensasi manajemen kunci di laporan keuangan, ukuran komite audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan kompensasi manajemen kunci di laporan keuangan, kualitas audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan kompensasi manajemen kunci di laporan keuangan, dan komite remunerasi berpengaruh positif terhadap pengungkapan kompensasi manajemen kunci di laporan keuangan. Kata kunci: kepemilikan institusional, ukuran komite audit, kualitas audit, komite remunerasi, pengungkapan kompensasi manajemen kunci
Pengaruh Risiko Keuangan, Dividen, Kepemilikan Manajerial dan Reputasi Auditor Terhadap Perataan Laba Sinta Nadya Karina
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2705

Abstract

Abstract This study reexamine the effect of financial risk, dividen, managerial ownership, auditor reputation on income smoothing practice by taking firm samples from Indonesia Stock Exchange. Eckel Index is used as a measure of income smoothing. Firms samples were drawn from companies listed on Indonesia Stock Exchange in the period of 2011-2015. Using logistic regression, the evidence showed that financial risk has an effect on income smoothing. On the contrary, dividen, managerial ownership, and auditor reputation have no significant effect on the income smoothing. Several control variables were also tested and the results show that leverage and profitability have significant effect on income smoothing. Keywords: Finance Risk, Dividen, Managerial Ownership, Auditor Reputation, Income Smoothing. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Risiko Keuangan, Dividen, Kepemilikan Manajerial dan Reputasi Auditor terhadap Perataan Laba yang menggunakan seluruh tipe perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Indeks Eckel digunakan untuk menentukan praktik perataan laba. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2015. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa risiko keuangan berpengaruhi signifikan terhadap perataan laba. Sementara, dividen, kepemilikan manajerial dan reputasi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba. Dalam penelitian ini juga ditambahkan variabel kontrol yaitu ukuran perusahaan, profitabilitas, dan tingkat utang. Hasil pengujikan menunjukkan hanya tingkat utang dan profitabilitas yang berpengaruh terhadap perataan laba. Kata Kunci: Risiko Keuangan, Dividen, Kepemilikan Manajerial, Reputasi Auditor, Perataan Laba.

Page 1 of 1 | Total Record : 8