cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina@untag-sby.ac.id
Phone
+628123598283
Journal Mail Official
heuristic@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Heuristic
ISSN : 16938232     EISSN : 27231585     DOI : https://doi.org/10.30996/heuristic.v22i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal HEURISTIC is published biannually, in April and October, by Industrial Engineering Department, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. Jurnal HEURISTIC aims to: 1. Promote a comprehensive approach to industrial engineering incorporating viewpoints of different disciplines. 2. Strengthen academic exchange with other institutions. 3. Encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities. Scope of the Journal: Optimasi; Ergonomi; Manufaktur; Ekonomi & Manajemen; Logistics and Supply Chain; Data Mining; Analisa Keputusan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 01 (2018)" : 6 Documents clear
PENERAPAN MULTI-LEVEL ASSOCIATION RULE MINING PADA ANALISA KECACATAN PROYEK KONSTRUKSI Febriani, Atik; Purnomo, M. Ridwan Andi; Mansur, Agus
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1517

Abstract

Proyek konstruksi melibatkan banyak peserta (multiparties) untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang direncanakan. Masing-masing peserta saling berinteraksi satu sama lain sehingga semua pekerjaan yang sudah dijadwalkan bisa selesai dikerjakan. Permasalahan utama dalam pelaksanaan proses konstruksi adalah ketidakefisienan. Ketidakefisienan tersebut berupa penggunaan sumber daya yang tidak menghasilkan nilai seperti yang diharapkan. Sehingga dalam pelaksanaannya seringkali ditemukan adanya cacat konstruksi. Pekerjaan yang cacat menyebabkan adanya keterlambatan dan pembengkakan biaya, serta memicu adanya sengketa antar pelaksana pada masa konstruksi dan operasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor penyebab kecacatan dalam proyek konstruksi. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan pihak menejemen dapat mengontrol dan mengendalikan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Multilevel Association Rule Mining untuk menemukan pola kecacatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat menemukan pola kecacatan dalam industri konstruksi yang kemudian digunakan sebagai dasar pembuatan mitigation plan dalam upaya mencegah kerugian perusahaan.Kata Kunci : multi level association rule mining, kecacatan proyek konstruksi
MENGOPTIMALKAN CRASHING PROJECT PEMASANGAN SALURAN RUMAH DI PERUMAHAN X DENGAN PENDEKATAN CPM-PERT Khoiroh, Siti Muhimatul
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1518

Abstract

Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation Review Technic (PERT) adalah metode yang banyak digunakan untuk membuat penjadwalan proyek. Salah satu kelebihan dari gabungan dua metode ini adalah untuk mengevaluasi waktu penyelesian proyek atau keterlambatan karena faktor–faktor yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Sehingga alternatif mempercepat pelaksanaan waktu proyek (crashing project) menjadi salah satu alternatif yang dapat diandalkan seorang kontraktor. Untuk mengevaluasi proyek pemasangan saluran rumah berdasarkan analisis CPM diperoleh estimasi waktu penyelesaian selama 180 minggu dengan lintasan kritis proyek meliputi aktivitas A-B-C-E-F. Dari lamanya waktu penyelesaian, upaya percepatan dengan informasi estimasi tiga waktu utama yaitu to (waktu optimis), tp (waktu pesimis), dan tm (waktu yang memungkinkan) dan informasi waktu crashing setiap aktivitas dan besar biaya crashing, maka diperoleh waktu percepatan pemasangan SR menjadi 160 hari dengan mempercepat penyelesaian aktivitas B-C, dan C-E dengan total biaya crashing sebesar Rp. 2.350.000,-Kata kunci: crashing project, CPM-PERT, perumahan, penjadwalan
PERANCANGAN FASILITAS PEMULIHAN KOMPONEN KENDARAAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK GOAL PROGRAMMING Syahrullah, Yudi
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1515

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh industri otomotif di Indonesia saat ini adalah belum tersedianya sebuah framework yang dapat dijadikan model dalam merancang jaringan pemulihan komponen kendaraan End-of-Life (EoL). Teknik goal programming sebagai multiobjective programming digunakan untuk mensimulasikan model dalam menyelesaikan masalah–masalah optimasi. Penelitian ini dapat membantu produsen otomotif untuk merancang strategi pemulihan komponen kendaraan EoL dengan objektif multi goal, diantaranya: memaksimalkan keuntungan (net income), mengurangi dampak lingkungan (emisi CO2), jumlah komponen yang dipulihkan (repair dan refurbish) oleh produsen dan jumlah komponen yang didaur ulang (recycle) oleh recycler. Aplikasi model pada salah satu produsen Z dilakukan untuk mengetahui sensitivitas variabel dari perubahan parameter dan diperoleh bahwa biaya untuk pembukaan fasilitas dan biaya untuk masing–masing alternatif pemulihan mempengaruhi alternatif strategi pemulihan kendaraan yang dipilih. Penurunan target untuk minimalkan dampak lingkungan, dapat memberikan solusi strategi yang lebih optimal dan dapat meningkatkan net income.kata kunci: pemulihan komponen, perbaikan, daur ulang, refurbishing, goal programming
RANCANG BANGUN MESIN PRES AMPAS TEBU BAGI PETANI PENGRAJIN GULA TEBU MERAH Lokajaya, I Nyoman; Sidqon, Moch.
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1520

Abstract

Sebagai bahan bakar utama pada proses pembuatan gula tebu merah, sisa ampas tebu perlu disimpan untuk cadangan bahan bakar pada musim giling berikutnya. Namun ternyata untuk melakukannya tidak mudah. Ampas tebu yang telah kering mempunyai sifat-sifat fisik yang kaku, keras dan mengembang seperti kapuk. Secara kuantitas jumlahnya sedikit tetapi dengan volume yang besar sekali sehingga menyulitkan saat menanganinya. Penelitian ini dimaksudkan untuk merancang secara ergonomis sebuah alat bantu kerja berupa mesin pres ampas tebu. Dengan menggunakan anket peta tubuh Nordic dan pengukuran tingkat kelelahan, akhirnya diperoleh sebuah alat bantu kerja berbentuk mesin pres hidraulik yang secara ergonomis telah terbukti dapat digunakan secara aman, nyaman dan tidak menimbulkan rasa sakit bagi penggunanya (tingkat kelelahan hanya 12.2%). Dari aspek produktivitas, maka dengan mesin pres ini mampu meningkatkan produktivitas kerja penanganan ampas sebesar 55.6% lebih besar dibanding saat sebelum menggunakan mesin press dan mampu menyusutkan volume hingga tinggal 39.7%.kata kunci : pengrajin gula tebu merah, ampas tebu, mesin pres
PERBANDINGAN APLIKASI METODE CROSS ENTROPY DAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA SUPPORT VECTOR MACHINE Herlina, Herlina; Rakhmawati, Dwi Yuli
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1516

Abstract

Support Vector Machine (SVM) merupakan salah satu metode klasifikasi yang banyak digunakan oleh para ilmuwan karena memiliki keunggulan dalam menemukan solusi yang bersifat global optimal. Pada penelitian ini, metode Cross Entropy (CE) dan Particle Swarm Optimization (PSO) akan diterapkan pada SVM untuk permasalahan klasifikasi dua kelas (binary class classification). Metode CE dan PSO akan digunakan untuk menemukan solusi optimal dari dual SVM. Dengan diterapkannya metode CE dan PSO pada SVM, akan mempersingkat waktu komputasi jika dibandingkan dengan metode SVM standar dengan tetap mempertahankan tingkat akurasinya tetap terjaga dengan baik. Uji coba metode CE-SVM dan PSO-SVM akan diterapkan dengan mengambil dataset dari permasalahan nyata yang diambil dari UCI repository, yaitu Haberman’s survival dataset dan liver disorders dataset. Hasil yang didapat dari metode CE-SVM dan PSO-SVM akan dibandingkan dari segi waktu komputasi dan tingkat akurasi. PSO-SVM membutuhkan waktu komputasi yang lebih singkat dibandingkan dengan CE-SVM dan SVM standar. Kedua metode PSO-SVM dan CE-SVM memberikan tingkat akurasi yang baik dibandingkan dengan SVM standar.Kata kunci: Cross Entropy, Particle Swarm Optimization, Support Vector Machine, Klasifikasi
ANALISIS KEBISINGAN AKIBAT AKTIFITAS TRANSPORTASI PADA KAWASAN PEMUKIMAN JALAN SUTOREJO-MULYOREJO SURABAYA Satoto, Handy Febri
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1519

Abstract

Salah satu penyebab kebisingan adalah meningkatnya aktifitas transportasi pada suatu kawasan. Pada area studi ini memiliki lebar jalan yang relatif sempit dan jumlah kendaraan yang relatif banyak sehingga aktifitas transportasi menjadi tinggi. Pengukuran tingkat kebisingan diwakili oleh 10 titik sampling. Pengukuran tingkat kebisingan dibagi menjadi dua, yaitu siang hari (Ls) dan malam hari (Lm). Pengukuran siang hari (Ls) pada selang waktu 06.00-22.00 dan malam hari (Lm) pada selang waktu 22.00-06.00. Hasil Lsm merupakan hasil perhitungan Ls dan Lm yang kemudian dibandingkan dengan tingkat baku yang ada di keputusan menteri lingkungan hidup yang tertuang dalam KEP-48/MENLH/11/1996 tentang baku mutu tingkat kebisingan untuk kawasan pemukiman. Hasil pengukuran tingkat kebisingan pada wilayah studi didapatkan nilai Lsm ekivalen maksimal 74,98 dBA dan Lsm ekivalen minimum 72,04 dBA. Nilai Lsm tersebut secara umum melebihi baku mutu tingkat kebisingan untuk kawasan pemukiman sebesar 58 dBA. Upaya pengendalian kebisingan dengan menggunakan barrier buatan lebih efektif mereduksi tingkat kebisingan dibandingkan dengan barrier alami. Hasil reduksi kebisingan dengan barrier buatan menjadi 57,28 dBA sehingga memenuhi baku mutu kebisingan untuk kawasan pemukiman.Kata Kunci: kebisingan transportasi, pemukiman, barrier

Page 1 of 1 | Total Record : 6