cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina@untag-sby.ac.id
Phone
+628123598283
Journal Mail Official
heuristic@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Heuristic
ISSN : 16938232     EISSN : 27231585     DOI : https://doi.org/10.30996/heuristic.v22i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal HEURISTIC is published biannually, in April and October, by Industrial Engineering Department, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. Jurnal HEURISTIC aims to: 1. Promote a comprehensive approach to industrial engineering incorporating viewpoints of different disciplines. 2. Strengthen academic exchange with other institutions. 3. Encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities. Scope of the Journal: Optimasi; Ergonomi; Manufaktur; Ekonomi & Manajemen; Logistics and Supply Chain; Data Mining; Analisa Keputusan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
PENELUSURAN SUMBER PENYEBAB KECACATAN PRODUK KEMASAN FLEKSIBEL DI PT. XYZ Waladow, Yohana
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2474

Abstract

Produk kemasan fleksibel diproses secara kontinyu dengan mesin roll. Satu gulung/roll kemasan fleksibel bisa mencapai ribuan meter panjangnya. Proses berlangsung dengan cepat sehingga ketika muncul produk cacat  operator sulit untuk mengamatinya. Akhirnya seringkali dijumpai produk yang telah dikirim ke konsumen ternyata banyak yang cacat.  Dengan pendekatan FMEA, penelitian ini mencoba menggali faktor penyebab terjadinya produk cacat. Ternyata ada dua macam kecacatan yang sering muncul, yaitu pertama, cacat color off. Kecacatan ini disebabkan oleh doctor blade terlalu tajam yang dapat  mengikis silinder sehingga ukuran silinder tidak sesuai lagi.  Di sisi lain ternyata operator kurang memiliki ketrampilan dan pengalaman yang cukup untuk mengetahui perubahan posisi doctor blade. Kedua, cacat miss-match, penyebab kecacatan ini adalah  operator kurang pengalaman, tidak menggunakan tinta yang baku, penggunaan tinta sisa ex-printing, alat uji kualitas tinta tidak ada dan SDM pengontrol kualitas tinta tidak tersedia.Kata Kunci: kemasan fkeksibel, percetakan, FMEA
DAMPAK PROSES PENGOLAHAN AIR BERSIH TERHADAP LINGKUNGAN Andrian, David; Irawati, Desrina Yusi
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2475

Abstract

Penggunaan  polimer, koagulan, alum, dan gas klorin pada proses penjernihan air akan mengakibatkan dampak lingkungan. Pendekatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisa dampak lingkungan adalah dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). LCA  terdiri dari empat tahapan utama, yaitu goal and scope, Life Cycle Inventory (LCI), Life Cycle Impact Assessment (LCIA), dan Interpretation. Berdasarkan proses software SimaPro 7 metode Impact 2002+, bagian dalam proses pengolahan air yang menimbulkan dampak lingkungan paling besar adalah penggunaan natural gas. Penggunaan natural gas atau listrik per 1 kg air menyebabkan dampak lingkungan non-renewable energy sebesar 5,55E-9 Pt dan pemanasan global sebesar 4,66E-9 Pt. Penggunaan natural gas yang menyebabkan dampak non-renewable energy adalah ketersediaan gas (6E-9 Pt), minyak (7,66E-10 Pt), dan uranium (3,52E-10 Pt) pada tanah semakin berkurang. Penggunaan natural gas yang menyebabkan dampak pemanasan global adalah carbon dioxide hasil pembakaran bahan bakar fosil (5,46E-9 Pt). Besarnya penggunaan listrik pada proses pengolahan air bersih di IPAM disebabkan jarak pengambilan air cukup jauh dan peralatan yang sudah tua.Kata kunci: air, Instalasi Pengolahan Air Minum, Life Cycle Assessment
APLIKASI INTELIJENSIA BISNIS PADA PEMBERIAN BAGI HASIL (GAINSHARING) PEKERJA BERDASARKAN PRODUKTIVTAS TENAGA KERJA Kanti, Wahyu
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2476

Abstract

Persaingan ketat didalam perusahaan berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia dapat dilihat dari kinerja pekerja berdasarkan produktivitasnya. Produktivitas pekerja akan meningkat diiringi dengan adanya pemberian bagi hasil pekerja untuk meningkatkan motivasi pekerja. Tahapan yang dilakukan untuk mengetahui pemberian bagi hasil melalui 2 tahapan: pertama, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja menggunakan metode RELIEF, kedua yaitu membuat strategi penilaian kinerja produktivitas pekerja menggunakan metode Decision Tree dan algoritma C4.5 untuk membentuk  pohon keputusan. Hasil yang diperoleh bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja yaitu usia, kehadiran, upah yang diberikan, dan hasil produksi pekerja. Hasil strategi menggunakan Decision Tree menghasilkan 5 rule dengan status reward dan 5 rule dengan status punishment.Kata kunci : Decision Tree C4.5, Produktivitas Tenaga Kerja, Intellijen bisnis, bagi hasil pekerja
EVALUASI MUTU MIE BASAH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG PORANG DAN KARAGENAN SEBAGAI PENGENYAL ALAMI Sihmawati, Rini Rahayu; Dwi Agustiyah Rosida, Dwi Agustiyah Rosida Dwi Agustiyah Rosida; Panjaitan, Tiurma Wiliana Susanti
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2485

Abstract

Mie merupakan produk pangan yang terbuat dari tepung terigu dan  disukai masyarakat serta telah menjadi salah satu  pangan alternatif pengganti nasi di Indonesia. Porang  merupakan  tanaman lokal Indonesia yang kaya akan  pati dan karbohidrat sehingga dapat dijadikan bahan baku pangan pokok sebagai tepung yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku substitusi tepung terigu, dan dapat digunakan sebagai bahan dasar mie. Sementara itu  karagenan merupakan senyawa hidrokoloid yang diekstraksi dari rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii yang  berperan penting sebagai stabilisator (pengatur keseimbangan), bahan pengental, pembentuk gel, pengemulsi dan lainnya sehingga karagenan yang ditambahkan kedalam produk mi akan meghasilkan produk yang lebih lentur dan tidak mudah patah. Perlakuan yang dilakukan yaitu kombinasi antara tepung porang dan tepung karagenan dengan perbandingan  P1K1 : 60%  : 2% : 38%  (tepung terigu:  karagenan:tepung porang), P2K2 : 60% : 4%: 36% (tepung terigu :  karagenan: tepung porang), P3K3 : 60% : 6% : 34% (tepung terigu :  karagenan: tepung porang), P4K4 : 60% : 8%: 32% (tepung porang : tepung karagenan: tepung terigu). Hasil penelitian menunjukan bahwa  perlakuan P4K4  lebih disukai panelis untuk parameter tektur,aroma dan rasa. Sedamgkan untuk para,meter warna, panelis cenderung memberikan penilaian yang sama untuk semua perlakuan.Kata Kunci : Mie, Subsitusi, Porang, Karagenan, Pengenyal alami
PENINGKATAN WAKTU REAKSI PADA PROSES PRODUKSI PRODUK ACRYDIC 5000X DENGAN KONSEP PDCA Fatma, Nur Fadilah; Ponda, Henri; Roy, Muhammad
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2484

Abstract

PT. PJC merupakan perusahaan manufaktur yang berlokasi di Daerah Tangerang. Perusahaan ini memproduksi Acrydic 5000X. Dimana dalam pembuatan produk tersebut perusahaan memiliki target penghematan dari segi waktu maupun biaya. Untuk mencapai target tersebut perusahaan selalu melakukan evaluasi salah satunya terkait proses produksi apakah sudah berjalan secara efektif dan efisien. Siklus PDCA merupakan salah satu konsep yang digunakan untuk memperbaiki proses dan memberikan solusi peningkatan standar proses internal perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas. Penelitian ini dilakukan pada PT. PJC di bagian Lab dengan menganalisa keefektifan dan pemborosan pada reaksi proses produksi Acrydic 5000X. Dari penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan beberapa akar masalah dan sudah di tetapkan beberapa solusi untuk menanggulangi masalah ketidak efektifan dan pemborosan reaksi proses produk Acrydic 5000X. Di akhir penelitian juga disebutkan bahwa berhasil mendapatkan penghematan waktu selama 5 – 7 jam serta menurunkan biaya sekitar Rp 200,000 dibagian Laboratorium.Kata kunci : Pengendalian Kualitas, Kaizen, PDCA, 5 Why, Continuous Improvement

Page 1 of 1 | Total Record : 5