Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 (2016): Edisi April"
:
10 Documents
clear
PERUBAHAN ETOS KERJA MASYARAKAT LOKAL DI BIDANG PERTANIAN (Studi di Pemukiman Ekstransmigrasi Desa Lapoa Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan)
Kholid Mahfud, H. Sulsalman Moita, Hj. Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.629 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9515
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lapoa Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan.Penentuan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa di Desa Lapoa dahulu sebelum masuknya para pendatang masyarakat lokal masih menekuni sistem ladang berpindah-pindah dan menggunakan sistem sawah tadah hujan dalam bertani.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Perubahan etos kerja masyarakat lokal dibidang pertanian di pemukiman ekstransmigrasi Desa Lapoa Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawa Selatan. Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana perubahan etos kerja masyarakat lokal di bidang pertanian setelah masuknya masyarakat transmigrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggambarkan secara sistematis dan mendalam setiap masalah yang telah ditelaah. Analisa dapat berlangsung sejak awal hingga akhir penelitian dengan cara menyusun data dan menggolongkan dalam tanda-tanda kemudian diinterpretasikan terlebih dahulu, menghubungkan antara fenomena yang terjadi dengan konsep atau teori yang ada. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa etos kerja masyarakat lokal sampai sekarang telah banyak mengalami perubahan setelah meniru etos kerja masyarakat pendatang masyarakat lokal kini telah mengalami kemajuan, dimana mereka kini semakin pandai dalam mengolah lahan pertanian, dan kehidupan merekapun serba berkecukupan.
TINDAKAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA DI DESA LELAMO KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA
Ikrawati, Hj. Suharty Roslan, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.078 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9520
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk-betuk tindakan kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga di Desa Lelamo Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara dan untuk Mengetahui dan menganalisis sumber-sumber pemicu kekerasan yang dilakukan oragtua terhadap anak di Desa Lelamo Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Adapun teknik pengumpuan data yaitu studi keperpustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini bentuk-bentuk tindakan kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga di Desa Lelamo Kecamatan Kulisusus Utara Kabupaten Buton Utara yaitu penganiayaan fisik seperti memukul, ditendang dan dicubit dan penganiayaan emosi seperti menghina dengan mengeluarkan kata-kata kasar. Dan sumber-sumber pemicu kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga di Desa Lelamo Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara yaitu kemiskinan, stres, kurangnya pengetahuan orang tua atau pengasuh, keberadaananak yang tidak diinginkan.
PERUBAHAN POLA KEHIDUPAN SUKU BAJO PASCA PENETAPAN ZONASI TAMAN NASIONAL (Studi di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi)
Muhammad Irwan Alauddin, La Ode Monto Bauto, Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.581 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9516
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pola kehidupan Suku Bajo Lamanggau pasca penetapan zonasi Taman Nasional Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Dalam penelitian menggunakan jenis data kualitatif yang diuraikan dalam bentuk deskripitif dan data kuantitatif yang diuraikan dalam bentuk tabel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penetapan kawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasi mengundang dualisme keberpihakan yaitu pihak pro zonasi dan kontra zonasi terutama berkaitan dengan kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan. (2) Penetapan kawasan Taman Nasional Wakaobi berbasis zonasi berdampak terhadap menurunnya pendapatan nelayan karena tertutupnya sebagian area penangkapan ikan nelayan dan hak-hak nelayan menjadi terbatas untuk memanfaatkan sumber daya alam.
DAMPAK MINUMAN KERAS DI KALANGAN REMAJA DI DESA LANGARA IWAWO KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN
Mukrimin, Jamaluddin Hos, dan Juhaepa
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.872 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9521
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak minuman keras dikalangan remaja di Desa Langara Iwawo Kec. Wawonii Barat Kab. Konawe Kepulauan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah diperoleh dari data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung di lapangan dengan informan dengan menggunakan pedoman wawancara serta data Sekunder yakni data yang diperoleh berdasarkan catatan dan dokumen-dokumen yang terdapat pada kantor kelurahan yang meliputi data penduduk, monografi Desa, luas wilayah, dan data lainya yang dapat mendukung penelitian ini. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 8 orang. Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa miras merupakan singkatan dari minuman keras, dimana minuman keras adalah jenis minuman yang mengandung alkohol, tidak peduli berapa kadar alkohol didalamnya, pemakaian miras dapat menimbulkan gangguan organik yaitu gangguan fungsi berpikir, perasaan dan perilaku. Miras dikonsumsi dari berbagai umur dan yang mayoritas adalah kalangan remaja, dimana mereka tidak mengetahui dampak atau akibat yang akan terjadi dalam kehidupan mereka kemudian hari.
FUNGSI BUDAYA MESOKO DALAM SOLIDARITAS MASYARAKAT TOLAKI (Studi Pada Masyarakat di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan)
Dewianti, H. Sulsalman Moita, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.634 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9512
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi budaya Mesoko dalam solidaritas masyarakat Tolaki serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bertahannya budaya Mesoko dalam kehidupan masyarakat di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi budaya Mesoko dalam solidaritas masyarakat Tolaki di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, terdapat 5 fungsi yakni (1) menjaga keutuhan dan kekeluargaan, (2) sebagai sarana solidaritas, (3) sebagai sosial kontrol, (4) terpenuhinya kebutuhan fisik/non fisik, (5) aplikasi budaya Mesoko yang cenderung lebih membantu dalam hal perkawinan maupun bantuan biaya pendidikan. Adapun faktor-faktor apa yang mempengaruhi bertahannya budaya Mesoko dalam kehidupan masyarakat adalah (1) kuatnya ikatan modal sosial dalam kehidupan masyarakat, (2) peranan lembaga keluarga yang cenderung masih membudayakan tradisi Mesoko terhadap anak-anaknya, serta (3) kepemimpinan informal yang dimiliki oleh para tokoh adat serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya dalam mempertahankan budaya Mesoko.
AKULTURASI BAHASA DAERAH DAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI KELURAHAN BONEOGE KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH
Nirman, Jamaluddin Hos, dan Hj. Suharty Roslan
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.599 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9517
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses akulturasi bahasa daerah di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah; dan untuk mengetahui penyebab terjadinya perubahan sosial budaya di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang berlangsung pada bulan Desember 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam menentukan informan dilakukan secara Purposive sampling, yaitu teknik penetuan informan, yaitu Toko Adat, Lurah Boneoge, Kepala Rumah Tangga, dan masyarakat yang berada dalam Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang berjumlah 17 orang. Jenis data yang diambil dan digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan studi dokumentasi (documentation). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses akulturasi bahasa daerah di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dipengaruhi oleh masyarakat pendatang dan masyarakat perantau dan penyebabperubahan sosial budaya di Kelurahan Boneoge
INTERAKSI SOSIAL ANTAR KOMUNITAS (Studi Sosio-Antropologi Pada Etnik Bugis dan Etnik Muna Di Kelurahan Alolama Kecamatan Mandongan Kota Kendari)
Rahmat Rullah, Jamaluddin Hos, Peribadi
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.268 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9522
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk interaksi sosial antara Etnik Muna dan Etnik Bugis di Keluarahan Alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui fakt-faktor apa yang mempengaruhi interaksi sosial antara Etnik Muna dan Etnik Bugis di Keluarahan Alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode dalam penelitian ini adalah : Penelitian deskriptif kualitatif yaitu mendeskriptifkan secara ilmiah mengenai bentuk hubungan interaksi antar Etnik Muna dan Etnik Bugis dan faktor penghambat dan pendukung interaksi antara Etnik Muna dan Etnik Bugis. Penentuan informan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yang berjumlah 15 orang data data dalam penelitian ini diperoleh melalui pangamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokemun serta di analisisi secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa bentuk sosial antar komunitas (studi sosio-antropologi pada Etnik Bugis dan Etnik Muna di keluarahn alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari) benar-benar membawa pengaruh yang cukup besar terhadap kedua etnuk dimana pada bentuk interaksi sosialnya yaitu assosiatif dan dissosiatif terdapat kerjasama, asimilasi, akulturasi amalgamasi dan persaingan dan factor-faktor yang memengaruh terjadinya interaksi adalah faktor imitasi, identifikasi, sugesti dan simpati
Muh. Rusli, dan Tanzil
Wa Ode Amanah, Muh. Rusli, Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.765 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9518
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama hubungan kenalan remaja dengan fungsi sosial keluarga, kedua untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja, dan yang ketiga untuk mengetahui upaya-upaya yang idlakukan untuk menanggulangi kenakalan remaja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan tekhnik wawancara, observasi, dengan menggunakan 20 orang informan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) hubungan kenakalan remaja dengan fungsi sosial keluarga dilihat dari (1) Hubungan antara pekerjaan orang tua dengan tingkat kenakalan remaja (2) Hubungan antara keutuhan keluarga dengan tingkat kenakalan remaja (3) Hubungan antara kehidupan beragama keluarga dengan tingkat kenakalan remaja. (b) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja bersumber pada pertama, lingkungan keluarga. Kedua lingkungan masyarakat. Ketiga lingkungan sekolah. (c) Upaya-upaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja yaitu dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Ketiga hal tersebut saling berkaitan untuk menanggulangi kenakalan remaja.
PERAN PEMUKA MASYARAKAT DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DI GUNUNG JATI KECAMATAN KENDARI BARAT
Lilin Handriani, Bahtiar, dan Hj. Ratna Supiyah
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.514 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9523
Problems in Research It Is What Community Leaders Role in Resolving Conflict In Gunung Jati subdistrict of West Kendari. This study aims to describe the role of Community Leaders, Local Government And Public Institutions to Address Conflict Inter-group in the Village Gunung Jati And Jati Mekar Village Kendari. This research Located In Village Gunung Jati And Mekar Jati village. This research Implemented With How to Collect Data Through Observation Form Field Research And Depth interview. Results of this study indicate that role of the Government of the District, Public Agencies, as well as The Police's been running as it should be complied with Tasks and Functions of Each For The First In Decision Making and Policy Although Handling Government is still quite weak, Will but in this case the Local Government Neutral Position already without distinction to Each Lain.Untuk resolving the conflict in the Village Gunung Jati And Jati Mekar Village, Village Government And Community Leaders To mediation order for this problem to Achieve Peace Point.
PERILAKU SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA (Studi di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara)
Muhamad Hamka, H. Jamaluddin Hos, Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.107 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i1.9519
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi seks bebas pada remaja di kecamatan maligano kabupaten muna, dan untuk mengetahui bentuk-bentuk seks bebas yang dilakukan oleh remaja di kecamatan maligano kabupaten muna. Dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling atau dilakukan secara berantai dengan meminta informasi pada orang yang telah diwawancarai atau dihubungi sebelumnya, dilakukan kepada para remaja pelaku seks bebas, dan juga menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan informan dilakukan kepada para informan kunci. Informan adalah orang yang dianggap mengetahui permasalahan yang akan dihadapi dan bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan. 2) Data sekunder dalam penelitian ini menggunakan: a) Dokumentasi, b) Kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) Wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data mempunyai fungsi sangat banyak antara lain sebagai pengumpul data keterangan, menguji kebenaran informasi meminta pendapat dari berbagai pihak yang dipakai sebagai sumber informasi. 2) Dokumentasi adalah suatu teknik pengumpulan data dengan cara mencatat arsip-arsip, surat-surat, pendapat dan dokumen lain yang mendukung. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa perilaku seks bebas sudah menjadi fenomena di kalangan remaja, tidak terkecuali pada remaja di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna.