cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (2017): Edisi Oktober" : 11 Documents clear
ORIENTASI MAHASISWA SOSIOLOGI DALAM PEMILIHAN LAPANGAN PEKERJAAN Abd. Rahman S., Juhaepa, dan Peribadi
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.294 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi mahasiswa dalam pemilihan lapangan pekerjaan terkhusus mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang menggunakan unit analisis populasi dan sampel dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi deskriptif kualitatif. Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo dalam memilih lapangan kerja yang paling diminati pertama, adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jumlah 51 orang responden atau 29% dari jumlah data ini mengindikasikan bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)  adalah yang dibamba-dambakan oleh kebanyakan responden. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu mendapat tunjangan hari tua dan mempunyai gaji tetap. Yang paling diminati kedua, adalah BUMN berjumlah 45 orang responden atau 25% dari jumlah tersebut berdasarkan alasan beberapa responden yang memilih berkerja di BUNM, dengan bekerja di  BUNM mendapat dukungan dan jaminan dari negara, serta kelangsungan hidup perusahaan terjamin. Lapangan pekerjaan yang paling diminati ketiga oleh mahasiswa sosiologi adalah Berwirausaha dengan jumlah 42 orang atau 24% berdasarkan hasil penelitian dngan beberapa responden memilih berwirausaha karena sudah menjadi cita-cita atau keinginan mereka untuk mengasah kemampuan diri, agar apa yang mereka harapkan bisa tercapai dengan baik. Serta ada juga mahasiswa sosiologi yang menurutnya Berwirausaha dapat meningkatkan lapangan pekerjaan baru. terakhir atau empat yang kurang diminati oleh mahasiswa jurusan sosiologi adalah Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dengan jumlah hanya 38 orang responden saja atau 22%. Dengan alasan bisa negosiasi gaji sesuai prestasi dan dapat pindah kerja jika mendapat tawaran yang lebih baik.
DAMPAK PEMEKARAN WILAYAH DESA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK Mega Ardana Anaisa, Juhaepa, dan Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.125 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3394

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah dampak pemekaran Desa Kaumbu terhadap pelayanan publik setelah terbentuk menjadi Desa baru  dan 2). Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dampak pemekaran Desa Kaumbu terhadap pelayanan publik setelah terbentuk menjadi Desa baru dan 2). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Kaumbu, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton. Informan penelitian diperoleh dengan menggunakan purposive sampling (disengaja). Informan yang telah diambil dalam penelitian ini sebanyak 15 orang dan data penelitian ini deproleh melalui observasi (pengamatan), interview (wawancara) dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dampak pemekaran wilayah Desa terhadap pelayanan publik pada Desa Kaumbu berdampak positif dan negatif terhadap masyarakat Desa Kaumbu terkait pelayanan di bidang administrasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik di Desa kaumbu adalah 1). Rendahnya tingkat pendidikan dan Keterampilan Aparat dan Masyarakat Desa kaumbu dan 2). Kurangnya sarana dan prasarana di Kantor Desa Kaumbu.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POLITIK UANG PADA PILKADA SERENTAK La Ode Suprianto, Muh. Arsyad, dan Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.824 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3407

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk nendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap politik uang (money politic) pada pemilihan kepala daerah serentak; dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap politik uang pada pemilihan kepala daerah serentak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penlitian ini adalah dengan melalui penelitian lapangan yang dilakukan dengan teknik kuesioner, dan teknik wawancara dan selanjutnya dianalisis dengan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya masyarakat Desa Ronta menyatakan tidak setuju dengan adanya politik uang pada pemilihan kepala daerah serentak. Masyarakat menganggap bahwa dengan adanya politik uang akan membawa pengaruh negatif terhadap perkembangan pembangunan Kabupaten Buton Utara khususnya Desa Bonegunu. Sedangkan bagi masyarakat yang menyatakan setuju dengan adanya politik uang dengan alasan ekonomi yaitu pemberian calon kepala daerah dalam bentuk uang sedikitnya dapat membantu beban kebutuhan sebagian warga. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap politik uang terdiri atas beberapa faktor yaitu: (1) faktor internal berhubungan dengan sistem yaitu kesesuaian antara kebutuhan masyarakat dengan adanya politik uang, nilai yang berhubungan dengan kegunaan adanya politik uang terhadap kehidupan masyarakat Desa Ronta, tujuan berkaitan dengan pengetahuan masyarakat terhadap tujuan adanya politik uang tersebut, (2) faktor eksternal berkaitan dengan lingkungan yang dipengaruhi oleh adanya praktik politik uang.
PERAN GANDA WANITA DALAM KELUARGA POLIGAMI STUDI PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA MABODO KECAMATAN KONTUNAGA KABUPATEN MUNA Asti, Hj. Suharty Roslan, dan Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.314 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bentuk-bentuk peran ganda wnita dalam keluarga poligami, dan faktor pendukung dan penghambat wanita dalam berperan ganda dalam keluarga poligami di Desa Mabodo, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui wawancara langsung kepada, ibu rumah tangga yang berperan ganda dalam keluarga poligami, suami yang berpoligami, dan Kepalah Desa Mabodo. Sedangkan metode pengambilan sampel secara puposive sampling, dengan jumlah informan 13 (tiga belas) orang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mabodo, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk peran ganda wanita dlam keluarga poligami yaitu, a) peran produktif, b) peran reproduktif, c) peran sosial. Kemudian faktor pendukung wanita dalam berperan ganda terdiri dari, a) faktor ekonomi, b) faktor sosial, c) faktor budaya. Dan faktor penghambat wanita dalam berperan ganda yaitu, a) berbagai sektor cenderung bersifat patriarki, b) rendahnya akses yang dimiliki perempuan dalam hal sumber daya ekonomi.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI SOSIAL BUDAYA POKADULU (KERJASAMA) Darwin, La Ode Monto Bauto, dan Megawati A. Tawulo
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.672 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3395

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1)  Apa saja  nilai-nilai sosial budaya Pokadulu pada masyarakat Desa Warambe Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. 2) Bagaimanakah Implementasi budaya pokadulu pada masyarakat Desa Warambe Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. Berdasarkan hasil penelitian menejukan bahwa proses pelaksanaan budaya pokadulu dalam aktivitas pertanian melahirkan nilai positif sebagai sistem kerjasama yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, Implementasi Nilai-nilai sosial Budaya Pokadulu pada masyarakat Desa Warambe diantaranya nilai kebersamaan, persatuan tolong-menolong dan sosialisasi diterapkan dalam kegiatan pertanian yang di mulai pada saat pembukaan dan pembersihan lahan, bercocok tanam hingga panen maupun aktitas sosial lainnya yang masih diterapkan sampai sekarang. Proses pelaksanaan budaya Pokadulu pada masyarakat Desa Warambe tehadap  aktifitas pertanian  mulai dari pembersihan lahan perkebunan, bercocok tanam samapai pada tahap panen masih eksis atau dipertahankan oleh masyarakat. Hal ini tampak dalam aktivitas  pokadulu di bidang pertanian pada masyarakat Desa Warambe . Budaya Pokadulu sebagai  salah satu tradisi gotong royong  merupakan warisan kekayaan budaya yang patut untuk dilestarikan dimana memiliki nilai-nilai sosial yang tinggi serta sebagai pranata sosial yang mesti dikembangkan untuk menunjang kehidupan bermasyarakat dengan semangat solidaritas yang tinggi antar sesama manusia.
PROBLEMATIKA SOSIAL IBU RUMAH TANGGA BESUAMI PERANTAU Hendri, H. Jamaluddin Hos, dan Hj. Suharty Roslan
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.413 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3390

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah problematika sosial ibu rumah tangga besuami perantau studi tentang strategi pemenuhan nafkah dan pola asuh anak pada ibu rumah tangga bersuami perantau di kelurahan lakudo kecamatan lakudo kabupaten buton tengah, dan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui strategi nafkah ibu rumah tangga bersuami perantau di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Lakudo, Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan yaitu observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang berjumlah 15 orang yang dipilih secara sengaja (purposive sampling ) yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi nafkah ibu rumah tangga bersuami perantau di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yaitu dari segi ekonomi dengan melakukan pekerjaan apa saja yang mereka bisa lakukan tanpa merasa malu terhadap masyarakat disekitar lingkungannya dan mengasuh anaknya degan menerapkan atau mencarai strategi baik dengan cara yang lembut, tegas dan keras untuk mendidik dan merawat anak dengan seorang diri merupakan langkah yang diterapkan ibu rumah tangga dari suami perantau tersebut dengan berperan juga sebagai kepala keluarga dengan cara melakukan seperti yang biasa dilakukan oleh suami mereka baik dilingkungan masyrakat maupun dalam rumah tangganya.
FENOMENA KAWIN LARI (POFILEIGHO) PADA MASYARAKAT MUNA DI KELURAHAN TAMPO KECAMATAN NAPABALANO KABUPATEN MUNA Erwin Harianto, Hj. Suharty Roslan, dan Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.482 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis alasan-alasan terjadinya kawin lari pada masyarakat Muna dan untuk mengetahui dan menganalisis proses penyelesaian kasus kawin lari pada masyarakat Muna. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna dengan jumlah informan penelitian ini sebanyak 15 orang yang terdiri dari  10 orang pelaku kawin lari, 2 orang tua pelaku kawin lari, 2 orang tokoh adat, dan lurah Tampo. Kesimpulan penelitian ini adalah alasan terjadinya kawin lari adalah syarat dan pembiayaan yang tidak dapat dipenuhi(1) perempuan belum diizinkan berumah tangga(2) keluarga menolak lamaran laki-laki(3) laki-laki atau perempuan telah dijodohkan(4) dan perempuan telah hamil(5). Serta cara penyelesaian kasus kawin lari sama seperti pernikahan biasa tetapi tidak lagi menggunakan pemilihan jodoh dan pertunangan tapi langsung pada proses pelamaran.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU ANAK Juhardin, H. Jamaluddin Hos, dan Hj. Suharty Roslan
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.933 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3392

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak pola asuh orang tua terhadap perilaku anak serta faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pola asuh orang tua tarhadap perilaku anak dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua di desa amberi, kecamatan lambuya, kabupaten konawe. Manfaat dari penelitian ini adalah secara teoritis, diharapkan dapat Memberikan masukan bagi pemerintah daerah Kabupaten Konawe dan masyarakat Desa Amberi mengenai dampak pola asuh orang tua terhadap perilaku anak, Dapat bermanfaat bagi masyarakat luas yang membutuhkan informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan pola asuh anak. Dan Menjadi bahan pengetahuan bagi pihak pemerintah tentang bagaimana dampak pola asuh orang tua. Serta secara metodologi, dapat menjadi bahan acuan atau pembanding bagi peneliti lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penalitian menunjukan bahwa  kecenderungan pola asuh yang diterapkan orang tua diwilayah ini mayoritas pada pola asuh demokrasi sebab kebanyakan orang tua dalam hal mengasuh anak bersipat hangat dan rasional serta memberikan kebebasan pada anak namun tetap pada pengawasan agar anak tidak terjerumus pada hal-hal yang negatif. Dan faktor pendidikan, ekonomi, kepribadian, jumlah anak, sangat mempengaruhi pola asuh yang diterapkan orang tua terhadap anak.
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. BNP PADA MASYARAKAT SEKITAR LOKASI PERKEBUNAN Habri Sultrawan Juhaepa, dan Tanzil
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.154 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Corporate Social Responsibilty (CSR) Perusahaan Kelapa Sawit PT BNP Pada Masyarakat Sekitar Lokasi Perkebunan di Desa Mokoau Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Bentuk penelitian yang digunakan berupa penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, penelitian lapangan yang yang terdiri atas observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu, untuk menjelaskan variabel-variabel  yang berhubungan  dengan  penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 jenis bantuan yang telah di realisasikan di desa Mokoau dari program Comdev dan PKBL dengan Mekanisme permohonan bantuan, sedangkan bagi Program Kemitraan berupa dana pinjaman modal usaha dilakukan dengan cara memohon langsung ke perusahaan. Comdev dan Bina Lingkungan dilakukan dengan cara musyawarah bersama warga dan aparat desa. Adapun konsep CSR PT. BNP adalah Triple Three Mitra, dimana dalam merencanakan dan merealisasikan CSR melibatkan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan.
HUBUNGAN ANTARA MASYARAKAT LOKAL DENGAN MASYARAKAT TRANSMIGRAN DALAM ADAPTASI PERTANIAN Justian, Juhaepa, dan Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.077 KB) | DOI: 10.52423/jns.v2i4.3393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi masyarakat lokal (etnis Tolaki) dengan masyarakat Transmigran (Etnis Jawa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, dengan pertimbangan bahwa di lokasi penelitian ini dalam kehidupan sehari-hari menggambarkan hubungan sosial antara masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran. Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif yaitu tipe penelitian yang menggunakan pemaparan data pada umumnya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Informan penelitian ini terdiri masyarakat lokal dalam hal ini etnis Tolaki sebanyak 7 orang dan masyarakat transmigran atau etnis Jawa sebanyak 7 orang, total jumlah informan adalah 14 orang. Berdasarkan hasil wawancara dari semua informan menemukan hasil mengenai adaptasi masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran, Hubungan Sosial masyarakat lokal dan Masyarakat Transmigran pada Sistem Mata Pencaharian di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Kerjasama antara masyarakat lokal (Etnis Tolaki)  dan masyarakat transmigran (etnis Jawa)  dalam Membuka Lahan Pertanian, Dan Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Menanam, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Memelihara Hasil Tani, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam memanen Hasil Pertanian 

Page 1 of 2 | Total Record : 11