cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021): Edisi April" : 6 Documents clear
Konstruksi Identitas Di Era Media Baru: Youtube Hayati, Laila; Herdiyanti, Herdiyanti; Saputra, Putra Pratama
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.546 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.16184

Abstract

The advanced technology has driven society to the new civilization: human civilization of new media. Currently, the new media can facilitate human beings in maintaining the relationship among them. Social media is one of examples of a well-known new media. The study aims to analyze the role of new media in constructing the users’ identity. The Qualitative phenomenological research was employed to conduct the study. Observation and interview were applied to collect the data. The function of Youtube has transformed from the platform of exchanging information through video to the platform of constructing the users’ identity. It occurs when viewers of Youtube participate actively in following the particular content that forms viewers’ identity based on content they watch. Finally, the identity construction formed by the viewers of Youtube leads to the fake identity and create the inappropriate values or social norms of society.
MODEL KAMPANYE POLITIK BUPATI DAN WAKIL BUPATI TERPILIH PADA TAHUN 2017 (Studi Di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah) Syaifuddin Kasim; Sarpin Sarpin; Kurnia Kurnia
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.293 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.10458

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model kampanye politik dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan teknik pemilihan informan secara non-probability sampling (pengambilan sampel tidak berdasarkan peluang) dan dalam penentuan informan ini, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi (pengamatan), interview (wawancara). Dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat model kampanye politik dalam pemilihan bupati dan wakil bupati yang menggunakan model kampanye The Five Stages Development yang diantaranya yaitu sebagai berikut : (a). Tahap identifikasi merupakan tahap penerapan atau pelaksanaan identitas kampanye yang digunakan untuk mengenalkan atribut-atribut kampanye. (b). Tahap legitimasi merupakan  tahap adanya pasangan yang telah masuk sebagai daftar kandidat. (c). Tahap partisipasi merupakan  tahap pelaksanaan atau implementasi masyarakat yang secara sukarela atau dukungan secara partisipatif (d). Tahap penetrasi merupakan tahap adanya penerapan bupati dan wakil bupati dalam mengembangkan gagasan atau ide. Dan (e). Tahap distribusi merupakan tahap membuktikan atau merealisasikan semua janji-janji politik bupati dan wakil bupati terpilih yang telah disampaikan di dalam masyarakat. Kata Kunci : Model Kampanye dan Politik.
Persepsi Publik Terhadap Rencana Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Rahmat Hidayat; Mardiana Mardiana
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.143 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.13465

Abstract

Persepsi masyarakat terkait kebijakan pemindahan ibu kota negara ke Kabupaten Penajem Paser Utara menjadi kajian utama dalam penelitian ini. pemindahan ibu kota negara yang bertahun-tahun menjadi polemik akhirnya berujung pada keputusan presiden jokowi yang menetapkan kalimantan timur sebagai ibu kota negara baru Republik Indonesia menjadi fenomena menarik yang menjadi landasan penelitian ini dilaksanakan. Pendekatan explanatory dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kabupaten Penajem Paser utara, terkait kebijakan publik yaitu  pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kabupaten penajem paser utara kalimantan timur. survey penelitian dilakukan  pada 104 orang sampel dari 159.386 jiwa  populasi Penajem Paser Utara. Hasil penelitian menemukan bahwa 67,31% tingkat pengetahuan masyarakat tentang rencana pemindahan ibukota negara, 51,92%,  tingkat pengetahuan terkait alasan pemindahan, 42,31%, tingkat pengetahuan terkait dampak pemindahan ibu kota, dan 57,69% masyarakat menyatakan setuju/menerima pemindahan ibu kota. Secara umum masyarakat di penajem paser utara menyuarakan persepsinya dalam bentuk persetujuan atas kebijakan pemindahan ibu kota negara dan menerima segala dampak dan alasan pemindahan yang sebelumnya telah mereka ketahui melalui berbagai sumber infomasi baik langsung ataupun media massa. 
Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Penerima Bantuan Langsung Tunai Masa Pandemi COVID-19 di Kota Tanjungpinang Emmy Solina; Aspariyana Aspariyana; Mahadiansar Mahadiansar
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.102 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.17154

Abstract

The purpose of this research is to examine the conditions of the people of Tanjungpinang City who receive Direct Cash Assistance (BLT) which will affect the socio-economic impact during the COVID-19 pandemic. The research method uses descriptive qualitative by using various relevant sources for in-depth analysis of secondary data by looking at the current phenomenon in a crisis condition. The results show that the socio-economic impact of the people of Tanjungpinang City in receiving BLT and not receiving BLT is the presence of new social interactions and efforts to adapt to new environments so that the perspective of adopting new habits can be applied by maintaining health protocols to prevent the spread of the COVID-19 pandemic. In addition, the researchers also gave suggestions to the central government to communicate intensively to local governments so that they continue to supervise the provision of BLT so that it can be allocated to the right target community and be useful in the sustainable use of BLT in Tanjungpinang City.
FAKTOR PENYEBAB ANAK MELAKUKAN TINDAK PIDANA DI KOTA TANJUNGPINANG endri bagus prastiyo; Mila Irawati; Dewi Chrisma Lasmaria; Yulius Hermawan
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.873 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.17102

Abstract

Tindak pidana merupakan konsekuensi hukum yang harus diterima ketika seseorang melakukan kesalahan, dan tindak pidana bukan saja diterima oleh orang dewasa namun usia anak-anak juga sudah banyak yang melakukan kriminalitas yang membawanya kepada sanksi hukum. Kriminalitas banyak terjadi di perkotaan, salah satunya di Kota Tanjung Pinang, diketahui berdasarkan data yang diperoleh, tindak pidana anak yang terjadi di Kota Tanjungpinang ditahun 2019 mencapai 20 kasus. Hal ini perlu diketahui faktor penyebab anak melakukan perilaku menyimpang sampai keranah hukum, dan penelitian yang akan dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui proses wawancara dari 11 kasus yang ada di Kota Tanjung Pinang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui ada dua penyebab anak melakukan tindak pidana yaitu pertama, Motivasi instrinsik, yaitu anak sudah mengetahui hal yang dilakukannya merupakan hal yang salah namun karena faktor sosialisasi negatif yang diperoleh dari lingkungannya, membuat nya berani melakukan penyimpangan yang melanggar hukum. Kedua, motivasi ekstrinsik, adanya dorongan atau keinginan dari luar diri anak itu sendiri untuk melakukan perbuatan tindak pidana dapat dilihat dari faktor lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, ekonomi dan media massa (elektronik) yang mempengaruhinya
Analisis Sosial Budaya Masyarakat Dalam Upgrading Agribisnis Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Mariani Mariani; Dhani Akbar
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.416 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.17492

Abstract

Kabupaten Tapin pada tahun 2019 merupakan Kabupaten ketiga terbesar dalam produksi padinya.  Padahal untuk tahun 2016 Kabupaten Tapin pernah menjadi konstributor terbesar produksi padi (padi sawah dan ladang) di Kalsel dengan produksi total sekitar 339.504 ton di mana Barito Kuala saat itu produksi hanya 334.345 ton. tujuan dari ditulisnya artikel ini adalah untuk mendapatkan perumusan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan efisien untuk mengembangkan (scaling out) agribisnis komoditas padi yang menguntungkan tersebut dalam skala yang lebih besar kegiatan penelitian ini dirancang sebagai bentuk penelitian kaji tindak (action research). Budaya masyarakat Kabupaten Tapin dalam usahatani padi sangat mendukung pengembangan model agribisnis padi dan motivasi petani yang besar, dimana motivasi dikarenakan pembinaan sebesar 51,61 % dan motivasi yang terjadi akibat kebutuhan sebesar 45,16 % membuat usaha pengembangan model agribisnis padi (padi-jeruk, padi-cabe dan padi-sayuran) bisa sukses. sebanyak 29,03 % masyarakat berpartisipasi, walaupun partisipasi pasif/manipulative, yaitu partisipasi dimana masyarakat yang diberitahu oleh apa yang sedang atau telah terjadi, serta pengumuman sepihak oleh pelaksanaan program tanpa memperhatikan tanggapan masyarakat. Sebanyak 64,52 % kerjasama/kemitraan yang dijalin dan menguntungkan dan 12,90% kerjasama yang dijalin menguntungkan secara finansial dan non finansial.

Page 1 of 1 | Total Record : 6