cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
jsapalaut@uho.ac.id
Phone
+6285394139509
Journal Mail Official
jsapalaut@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Elektronik Jurnal Gedung Kardiyo P. Kardiyo, Lt.2 FPIK-UHO, Jl. HEA Mokodompit No.1, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sapa Laut
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : ""     EISSN : 25030396     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4
Cakupan artikel Jurnal Sapa Laut Meliputi : Bio-ekologi Kelautan Oseanografi dan Sains Atmosfer Remote Sensing Kelautan dan GIS Bioteknologi Kelautan Mitigasi Bencana Pesisir dan Adaptasi Perubahan Iklim Pencemaran Laut Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Ekowisata Bahari
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3: Agustus 2021" : 11 Documents clear
SEBARAN LOGAM BERAT NIKEL (Ni) PADA AIR DI PERAIRAN KECAMATAN POMALAA KABUPATEN KOLAKA Fitriani, Wa; Emiyarti, .; Pratikino, A. Ginong
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20984

Abstract

Logam berat memiliki berat jenis lebih atau sama dengan 5 g/cm3. Unsur ini dikenal sebagai unsur toksik yang dapat mencemari lingkungan. Nikel merupakan salah satu jenis logam berat yang berwarna putih keperakan. Meningkatnya kadar logam berat nikel pada suatu perairan dapat menurunkan kualitas perairan terkait. Kecamatan Pomalaa memiliki cadangan sumber daya mineral berupa nikel (Ni). Sumber daya Nikel yang ada pada Kecamatan Pomalaa ini memberi dampak pada kualitas perairan kecamatan tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan logam berat nikel pada Perairan Kecamatan Pomalaa. Pengambilan data ini dilakukan pada Bulan Maret-Juni 2020. Analisis kandungan logam berat dilakukan pada Laboratorium Balai Lingkunngan Hidup Kota Kendari dengan menggunakan metode Spektrofotometri serapan atom. Kandungan logam berat nikel pada perairan kecamatan pomalaa berkisar antara 0,001-0,013. Rata-rata kandungan logam berat nikel yang diperoleh berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini yaitu 0,006  mg/l.Kata kunci: Logam berat; Nikel; Kecamatan Pomalaa.
PROFIL SUHU DAN SALINITAS SECARA VERTIKAL DI PERAIRAN TELUK KENDARI Saputri, Fera Meilani; Asmadin, .; Takwir, Amadhan
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20989

Abstract

Suhu dan salinitas merupakan salah satu faktor oseanografi yang berperan penting dalam mempelajari kondisi suatu peraira. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil suhu dan salinitas secara vertikal di Perairan Teluk Kendari. Penelitian mengunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode survey yaitu dengan melakukan pengukuran, pengambilan, dan  pengamatan terhadap sampel secara langsung di lapangan.  Mengunakan data primer dan sekunder meliputi data pasang surut, suhu dan salinitas. Profil vertikal suhu di Perairan Teluk Kendari memiliki nilai suhu tertinggi pada saat pasang dan surut berada pada kedalaman 0-2 m tepatnya pada muara sungai dan tengah teluk dengan nilai suhu  yang dihasilkan 31-33 OC. Nilai suhu terendah berada pada kedalaman 7-10 m dengan  nilai suhu yang dihasilkan 29-31 OC tepatnya pada mulut teluk dan tengah teluk. Profil vertikal salinitas di Perairan Teluk Kendari memilki nilai salinitas tertinggi pada saat pasang dan surut berada pada kedalaman 3-10 m dengan nilai salinitas yang dihasilkan 31-33 ppt tepatnya pada tengah teluk dan mulut teluk, nilai salinitas terendah berada pada kedalaman 0-6 m dengan nilai salinitas mencapai 19-30 ppt tepatnya pada bagian tengah teluk.Kata kunci: Suhu, Salinitas, Pasang Surut, Teluk Kendari
KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK BERDASARKAN LAPISAN KEDALAMAN PERAIRAN TELUK KENDARI Walyanse, Ria Amelia Safitri; Asmadin, .; Emiyarti, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20985

Abstract

Komposisi jenis bahan pencemar mikroplastik penting untuk diidentifikasi dan diperhitungkan jumlah dan kelimpahannya pada setiap lapisan kedalaman perairan, karena potensial sebagai ancaman terhadap suatu ekosistem laut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi komposisi dan kelimpahan mikroplastik sesuai lapisan permukaan, kolom dan dasar perairan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini menggunakan pompa hidrolik yang disambungkan dengan pipa paralon diameter 30 mm dan panjang sesuai dengan lapisan kedalaman pengambilan sampel. Sampel air laut sebanyak 1 ml digunakan untuk mengidentifikasi partikel mikroplastik di bawah Mikroskop Binokuler dengan perbesaran 4 x 0.10 µ dengan pola pengamatan "zig-zag" dan menghitung jumlahnya. Metode identifikasi jenis mikroplastik menggunakan buku panduan Guide to Microplastics. Analisis kelimpahan mikroplastik diadaptasi dari analisis kelimpahan plankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis mikroplastik yang ditemukan di perairan Teluk Kendari pada kedalaman 0-12 m terdiri dari empat jenis, yaitu film, fiber, fragment dan pellet. Berdasarkan total jumlah pada semua lapisan kedalaman, jenis fragment paling banyak ditemukan 786 partikel, film 762 partikel, fiber 488 partikel dan pellet 25 partikel yang paling sedikit. Jumlah total mikroplastik sebanyak 2061 partikel terdistribusi di seluruh lapisan kedalaman mulai dari permukaan, kolom hingga dasar perairan. Komposisi mikroplastik terbesar hingga terendah diperoleh pada lapisan permukaan 860 partikel, dasar perairan 632 partikel, kolom air 569 partikel. Total kelimpahan mikroplastik dari yang tertinggi ke terendah berkisar antara 72,5-165,0 Partikel/L (lapisan permukaan), 45,5-111,5 Partikel/L (dasar perairan) dan 52,0-91,0 Partikel/L (kolom perairan). Komposisi dan kelimpahan mikroplastik penting untuk meningkatkan penilaian terhadap tingkat pencemaran mikroplastik di suatu perairan estuari.Kata Kunci: Komposisi Jenis Mikroplastik, Kelimpahan, Lapisan kedalaman, Teluk Kendari, Kota Kendari
DISTRIBUSI DAN KEANEKARAGAMAN ASCIDIACEA DI PULAU HOGA BAGIAN BARAT PERAIRAN TAMAN NASIONAL WAKATOBI SULAWESI TENGGARA Junawir, .; Palupi, Ratna Diyah; Rahmadani, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20991

Abstract

Ascidiacea diketahui memiliki berbagai manfaat, secara ekologi maupun ekonomis, Ascidiacea berperan dalam pengendalian fitoplankton dan dapat mengurangi eutrofikasi dan konsentrasi kontaminan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan bahan obat-obatan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hayati Ascidiacea, kepadatan, distribusi jenis dan preferensi substrat yang ditempati Ascidiacea di Pulau Hoga. Metode pengambilan data yang digunakan adalah line intercept transect untuk pengambilan data tutupan terumbu karang dan pengamatan langsung sepanjang transek sabuk dengan luas 100 m² untuk pangamatan Ascidiacea. Transek dipasang sejajar dengan garis pantai dan pada setiap zona terumbu karang dan dilakukan 2 ulangan sebanyak 3 stasiun penelitian. Hasil dari penelitian keanekaragaman Ascidiacea ditemukan 4 famili terdiri dari 9 jenis yaitu Atriolum robustum, Clavelina sp., Didemnum molle, Lissoclinum patella, Polycarpa aurata, Polycarpa sp 1, Polycarpa sp 2, Rhopaleae sp., dan Siginella signifera. Kepadatan Ascidiacea berdasarkan stasiun tertinggi pada stasiun I dan berdasarkan jenis tertinggi dari jenis Didemnum molle sebesar 54,67 individu/m² dengan nilai kepadatan rata-rata Ascidiacea yaitu 6,73 individu/m². Sementra itu substrat yang paling banyak ditempati Ascidiacea yaitu jenis death coral with alga (DCA). Kondisi terumbu karang pada lokasi penelitian dengan persentase karang hidup rata-rata 34,36 % pada slope dan 46,71 % pada flat berdasarkan satasiun tertinggi pada stasiun 3 dengan persentase 38,6 % pada slope dan 55,32 %  pada flat.Kata Kunci : Tunikata, Chordata, Terumbu Karang, Wakatobi.
PENEMPELAN TERITIP AMPHIBALANUS AMPHITRITE PADA SEMAI MANGROVE RHIZOPORA MUCRONATA DI AREA REHABILITASI MANGROVE DESA BASULE KABUPATEN KONAWE UTARA Noer, Fachrijal; Ramli, Muhammad; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20986

Abstract

AbstrakTeritip merupakan hama yang melekat pada batang maupun akar. Hal itu dapat merusak kulit batang mangrove dan mengakibatkan kematian mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter kualitas perairan terhadap kepadatan biofouling (teritip), kepadatan dan jenis biofouling (teritip) pada area rehabilitasi mangrove di Desa Basule Kabupaten Konawe Utara. Penentuan stasiun dilakukan secara purposive sampling yang berjumlah 3 stasiun. Pada masing-masing stasiun terdiri dari 3 sub stasiun sepanjang 100 meter dengan interval jarak 10 meter. Pemilihan stasiun ini didasarkan pada perbedaan karakteristik kerapatan mangrove. Penghitungan teritip dilakukan saat air menjelang surut dengan metode plot transek kuadrat. Pada setiap ulangan diletakkan petak ukuran 5x5 meter untuk kategori anakan dan  plot 1 x 1 meter yang ditempatkan dalam petak ukuran 5x 5 meter secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tertinggi berada pada stasiun III yang mencapai 17,22 ind/m2 sementara kepadatan terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai 12,66 ind/m2 . Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tinggi kerapatan mangrove maka semakin tinggi kepadatan teritip.Kata Kunci: Amphibalanus amphitrite, penempelan, kepadatan, mangrove, Desa Basule
DOMINASI GENERA KARANG KERAS (HARD CORAL) DI PERAIRAN DESA TANJUNG TIRAM, KAB. KONAWE SELATAN Massar, Mundzir; Sadarun, Baru; Subhan, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20992

Abstract

Ekosistem terumbu karang di Desa Tanjung Tiram memiliki sumberdaya yang beranekaragam dan berlimpah. Namun dalam beberapa dekade terakhir, keberadaannya terancam oleh kegiatan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dominasi genera karang keras dan persentase tutupan karang hidup serta hubungan faktor lingkungan dengan sebaran kondisi terumbu karang di perairan Desa Tanjung Tiram. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2020. Hasil penelitian ini ditemukan 3 genera dominasi yaitu Porites, Fungia dan Favites dimana Porites merupakan genus karang yang paling dominan ditemukan di area reef slope dan reef flat. Secara keseluruhan persentase tutupan karang hidup Perairan Tanjung Tiram berada di bawah 60%. Semakin dalam perairan presentase tutupan karang hidup makin rendah dan patahan mendominasi.Kata kunci: Dominasi, Karang Keras, Tanjung Tiram.
KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb PADA SEDIMEN DAN KERANG (POLYMESODA EROSA) DI PERAIRAN KOEONO, KECAMATAN PALANGGA SELATAN, KABUPATEN KONAWE SELATAN Mariani, Reni Ulfa; Emiyarti, .; Haya, La Ode Muhammad Yasir
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20987

Abstract

Perairan Koeono merupakan pusat aktifitas pertambangan jenis ore nickel. Kondisi perairan tersebut diduga telah tercemar logam berat diantaranya jenis logam berat Timbal (Pb), namun informasi tentang konsentrasi bahan pencemar berbahaya (logam berat Pb) di lokasi penelitian belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Pb pada sedimen dan Bivalvia jenis kerang (Polymesoda erosa) di Perairan Koeono. Metode penelitian menggunakan metode purposive sampling. Sampel diambil dengan dua kali pengulangan. Analisa logam berat Pb menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi logam berat Timbal (Pb) pada sedimen berada pada kisaran 0.145-0.345 mg/l dan kerang jenis polymesoda erosa pada kisaran 1.14-2.65 mg/l. Berdasarkan standar baku mutu oleh Kepmen LH No 51 Tahun 2004 dan BPOM dinyatakan kandungan timbal pada sedimen dan kerang (Polymesoda erosa) sudah melewati ambang batas baku mutu dan kerang tidak layak dikonsumsi.Kata kunci: Kerang; Sedimen; logam berat Pb; Perairan Koeono
STUDI JENIS IKAN YANG BERASOSIASI DENGAN PADANG LAMUN DI PERAIRAN DESA LIYA MAWI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Jalil, Muhammad; Nurgayah, Wa; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20993

Abstract

Ikan merupakan salah satu organisme akuatik yang rentan terhadap perubahan lingkungan terutama yang diakibatkan oleh aktifitas manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Setiap jenis ikan dapat hidup dan berkembang biak, mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungannya dimana ikan itu hidup. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis ikan yang berasosiasi di padang  lamun dan mengetahui jenis persen penutupan lamun di Perairan Desa Liya Mawi Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019 - Mei 2020. Pengambilan data ikan menggunakan jaring insang dan bubu. Pengambilan data persen penutupan lamun menggunakan metode transek kuadrat dengan panjang 100 m dan transek kuadrat 1 m × 1 m. Hasil penelitian menunjukkan, ikan yang ditemukan pada lokasi penelitian sebanyak 821 individu yang berasal dari 1 kelas 10 family dan 18 spesies. Untuk jenis lamun yang ditemukan 2 yaitu C. serrulata dan T. hemprichii dengan kategori persen penutupan lamun sangat padat pada stasiun I (76,83%), persen penutupan lamun sedang pada stasiun II (42,67%), persen penutupan lamun jarang pada stasiun III (23,83%).Kata Kunci: Jenis Lamun, Komposisi Jenis Ikan, Persen Penutupan Lamun
STRUKTUR KOMUNITAS BRACHIURA (KEPITING) PADA KAWASAN MANGROVE DI DESA LAWEY KECAMATAN WAWONII SELATAN KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Firmansyah, .; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20983

Abstract

Kepiting merupakan salah satu dari beragam jenis hewan avertebrata yang hidup berasosiasi dengan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis, kepadatan jenis dan struktur komunitas kepiting pada ekosistem mangrove di Desa Lawey Kecamatan, Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan. Pengambilan data kepiting dilakukan pada 3 stasiun pengamatan dengan menggunakan metode transek kuadrat. Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukann 6 jenis kepiting yakni Uca forcipata, Uca vocans, Scylla sp., Parasesarma sp., Thalamita crenata, dan Portunus pelagicus. Kepadatan jenis tertinggi pada jenis Uca vocans, sedangkan kepadatan jenis terendah pada jenis Portunus pelagicus. Nilai indeks keanekaragaman pada semua stasiun penelitian termasuk dalam kategori rendah. Indeks keseragaman pada semua stasiun termasuk dalam kategori tinggi dan indeks dominansi masuk dalam kategori rendah. Jenis kepiting yang umum ditemukan pada lokasi penelitian dari genus Uca. Kerapatan jenis mangrove dilokasi penelitian tergolong dalam kategori sedang dan padat.Kata kunci: Kepiting, Struktur Komunitas, Mangrove, Desa Lawey, Konawe Kepulauan
AKUMULASI LOGAM TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN TELUK STARING SULAWESI TENGGARA Efendi, Icang; Armid, Alrum; Emiyarti, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20988

Abstract

Teluk Staring, terletak di Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, merupakan lingkungan perairan laut yang telah lama dijadikan penduduk setempat untuk kegiatan nelayan, pelayaran dan kegiatan wisata. Wilayah daratan dari teluk ini telah dikembangkan untuk kegiatan-kegiatan pertanian, tambak dan penambangan pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam timbal (Pb) pada sedimen Teluk Staring yang kemungkinan dihasilkan dari residu hasil aktivitas penduduk di sekitar teluk. Sampel sedimen dari 12 titik sampling dalam wilayah teluk dianalisis dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Indeks geoakumulasi digunakan untuk menentukan status pencemaran logam Pb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sedimen berfluktuasi dari lempung berdebu dan debu. Konsentrasi logam Pb berada pada interval 5.21-11.68 ppm dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada muara Sungai Laonti yang kemungkinan disebabkan oleh buangan limbah dari aktivitas antropogenik di darat yang terjerap pada sedimen dari badan perairan. Hasil perhitungan indeks geoakumulasi menyimpulkan bahwa sedimen dari perairan Teluk Staring belum mengalami pencemaran logam Pb. Monitoring terhadap kualitas perairan Teluk Staring penting dilakukan oleh pemerintah lokal untuk menjamin pemanfaatan kawasan teluk secara aman dan bebas polusi.Kata Kunci: Timbal (Pb), Sedimen, Teluk Staring

Page 1 of 2 | Total Record : 11