cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ach.journal@unud.ac.id
Editorial Address
JL PB Sudirman Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Archive of Community Health
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2302139X     EISSN : 25273620     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Archive of Community Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2024): April 2024" : 24 Documents clear
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PEGAWAI PUSKESMAS MENGENAI KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS SUKASADA I Indrayathi, Putu Ayu; Krismayani, Tika
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p08

Abstract

Keselamatan pasien merupakan suatu sistem yang membuat asuhan pasien menjadi lebih aman. Keselamatan pasien sangat penting di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena menganut sistem managed care yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan rujukan berjenjang dari pelayanan kesehatan dasar yaitu puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan pegawai puskesmas mengenai keselamatan pasien di Puskesmas Sukasada I Kabupaten Buleleng. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross-sectional study. Sampel dari penelitian ini yaitu seluruh pegawai puskesmas yang bekerja di Puskesmas Sukasada I. Penelitian dilakukan dari bulan April Tahun 2020. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari pertanyaan tertutup yang akan diisi sendiri oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 56,00% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang keselamatan pasien. Terdapat hubungan bermakna antara variabel pendidikan dengan tingkat pengetahuan (p<0,05), sedangkan variabel umur, jenis kelamin, pengalaman kerja dan pelatihan tidak terdapat hubungan bermakna dengan tingkat pengetahuan. Pihak puskesmas lebih aktif dalam melakukan sosialisasi maupun pelatihan mengenai keselamatan pasien di puskesmas. Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, Keselamatan pasien, Puskesmas, Pegawai
HUBUNGAN PERSEPSI DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN COVID-19 VARIAN BARU OMICRON PADA SISWA SMA DI KABUPATEN TABANAN TAHUN 2022 Dwi Mahaeswari, Anak Agung Sagung Ningrat; Kardiwinata, Made Pasek
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p22

Abstract

Kemunculan COVID-19 varian baru Omicron mengakibatkan terjadinya peningkatan kasus yang pesat. Berdasarkan studi pendahuluan di Kabupaten Tabanan, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran paling sering ditemui di tempat tongkrongan anak muda dan sebagian besar remaja memiliki persepsi risiko terinfeksi yang rendah terhadap omicron. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi degan perilaku remaja dalam pencegahan COVID-19 varian baru Omicron pada siswa SMA di Kabupaten Tabanan. Desain penelitian dengan rancangan studi cross sectional pada 160 sampel dipilih secara two stage cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan google forms dan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar remaja tergolong baik dalam melakukan perilaku pencegahan COVID-19 varian baru Omicron sebesar 79,38%. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukan persepsi kerentanan (aOR= 2,99; 95% CI: 1,05-8,53), persepsi manfaat (aOR= 10,69; 95% CI: 1,80-63,63), dan persepsi hambatan (aOR= 3,94; 95% CI: 1,08-14,38) memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan. Sedangkan persepsi keparahan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan. Peneliti selanjutnya yang tertarik mengangkat topik ini dapat mengkaji lebih dalam terkait persepsi kerentanan negatif remaja terhadap penularan COVID-19 varian baru Omicron. Keywords: Persepsi, Perilaku Pencegahan, Remaja, Omicron
PERSEPSI RISIKO PADA PEKERJA KONSTRUKSI PENATAAN KAWASAN PURA BESAKIH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2022 Sutarsa, I Nyoman; Pratama, I Putu Eka Yayang
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p13

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor yang memiliki risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang cukup tinggi. Kejadian kecelakaan kerja di sektor konstruksi salah satunya disebabkan karena rendahnya penggunaan alat pelindung diri yang sangat ditentukan oleh persepsi risiko kecelakaan kerja oleh pekerja di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi risiko pada pekerja konstruksi di proyek penataan Kawasan Pura Besakih pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilaksanakan di proyek konstruksi penataan Kawasan Pura Besakih, Rendang, Karangasem, Bali. Informan penelitian ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 13 informan. Selain itu dilakukannya triangulasi sumber data untuk keabsahan data penelitian. Hasil menunjukan bahwa persepsi risiko yang terdapat di lingkungan kerja ialah risiko kecelakaan fisik, risiko finansial, dan risiko COVID-19. Sumber risiko yang berhasil diidentifikasi bersumber dari individu, lingkungan, dan keadaan tak terduga. Alasan utama penggunaan APD karena kewajiban dan kesadara pekerja, sedangkan alasan tidak menggunakan APD ialah merasa aman, lupa, tidak nyaman, belum mendapat informasi, dan kebiasaan di proyek sebelumnya. Penelitian ini menemukan bahwa risk literacy pada pekerja konstruksi masih terbatas. Saran yang dapat diberikan berupa pemberian pelatihan dan kegiatan briefing morning yang lebih inovatif dan meningkatkan keterlihatan pihak manajemen dalam mitigasi risiko. Kata Kunci: Persepsi Risiko, Alat Pelindung Diri, Konstruksi
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE IVA PADA PEDAGANG PEREMPUAN DI PASAR BADUNG Suariyani, Ni Luh Putu; Wahyuni, Luh Putu Sudi
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p04

Abstract

Cakupan IVA di Provinsi Bali pada tahun 2021 hanya mencapai 3,9%, sangat jauh dari target (80%). Di Pasar Badung terdapat Yayasan Rama Sesana yang menyediakan layanan IVA kepada para pedagang dengan pembayaran bersifat sukarela. Namun, belum semua pedagang mengakses pelayanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA pada pedagang perempuan di Pasar Badung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain studi cross sectional. Berlokasi di Pasar Badung Kota Denpasar dengan populasi pedagang perempuan berusia 30-50 tahun. Total sampel yaitu 115 orang didapat dengan accidental sampling. Pengumpulan data dengan wawancara langsung memakai kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji regresi logistik sederhana, dan uji multiple regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 155 responden hanya 17 orang yang melakukan IVA dan 98 orang tidak melakukan IVA. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, keterpaparan informasi dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pemeriksaan IVA (p<0,001). Dukungan petugas kesehatan merupakan variabel paling dominan yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA pada pedagang perempuan di Pasar Badung dengan p=0,002 dan nilai OR=29,70. Petugas kesehatan yang bekerja di Yayasan Rama Sesana diharapkan lebih aktif berkunjung ke lapak pedagang untuk mengajak, memotivasi, serta mendorong pedagang perempuan agar melaksanakan IVA. Kata kunci: Kanker Serviks, IVA, Pedagang Perempuan, Pasar Badung, Yayasan Rama Sesana.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL YANG MENERAPKAN SELF HYNOSIS DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS KEDIRI II TABANAN Ekawiyadnyani, Ida Ayu Putu; Rahyani, Ni Komang Yuni; Suarniti, Ni Wayan
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p18

Abstract

Kecemasan ibu hamil mengakibatkan persalinan lama, inersia uteri, perdarahan pasca persalinan, dan kematian pada bayi. Self hypnosis merupakan authohypnosis bermakna sebagai upaya terprogram yang dilakukan sendiri dengan memasukan program-program positif untuk meningkatkan faktor positif diri sendiri. Tujuan penelitian mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu hamil yang menerapkan self hypnosis di UPTD Puskesmas Kediri II. Jenis penelitian deskriptif yang mendeskripsikan tingkat kecemasan ibu hamil yang menerapkan self hypnosis berdasarkan karakteristik sosiodemografi dan dukungan suami. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2023. Teknik sampling yaitu total sampling sebanyak 40 responden. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Jenis data adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan 57,5% ibu hamil berusia 20-35 tahun tidak mengalami kecemasan, 47,5% ibu hamil berpendidikan menengah tidak mengalami kecemasan, 40% responden merupakan multigravida tidak mengalami kecemasan, 45% ibu hamil dengan ekonomi sejahtera tidak mengalami kecemasan dan 50% ibu hamil dengan dukungan suami positif tidak mengalami kecemasan. Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan informasi dan edukasi self hypnosis kepada ibu hamil untuk mengatasi kecemasan yang dapat timbul selama kehamilan. Kata kunci: kecemasan, kehamilan, self hypnosis
ANALISIS KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BULELENG Kurniasari, Ni Made Dian; Putri, Putu Tiya Pradnyani S
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p09

Abstract

Pada tahun 2020, Kasus DBD di Provinsi Bali meningkat secara signifikan dengan incidence rate sebesar 278,6 per 100.000 penduduk. Kasus DBD terjadi paling banyak di Kabupaten Buleleng dengan incidence rate 512 per 100.000 selama tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan informasi kewilayahan terkait distribusi kejadian DBD di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan studi ekologi. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Buleleng dengan sampel seluruh penderita DBD pada tahun 2021. Data dianalisis secara deskriptif dan pemetaan menggunakan QGIS 3.16 untuk menghasilkan peta choropleth. Hasil menunjukkan bahwa dari 990 kasus, jumlah penderita DBD pada laki – laki memiliki incidence rate sebesar 135.88 per 100.000 penduduk yang berjenis kelaminn laki - laki dengan kasus paling banyak ditemukan pada umur 17 - 25 tahun dengan incidence rate sebesar 280.26 per 100.000 penduduk yang berusia direntang 17 – 25 tahun. Kecamatan Buleleng memiliki kasus paling banyak diantara kecamatan lainnya yaitu sebanyak 361 (36.64%). Kepadatan penduduk berkaitan dengan kejadian DBD. Kasus DBD juga ditemukan mengelompok 500 meter disekitar TPS. Kasus yang tinggi juga cenderung ditemukan pada daerah dengan angka bebas jentik yang rendah. Penguatan surveilans DBD dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi kegiatan yang harus rutin dilakukan pemerintah dan didukung oleh masyarakat. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Sistem Informasi Geografis, Kewilayahan
TOC ACH Journal Vol. 11 No.1 April 2024 Sujaya, I Nengah
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal Arc. Com. Health merupakan jurnal elektronik (e-journal) resmi yang diterbitkan oleh PSSKM (Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal elektronik ini dapat diakses melalui: http://ojs.unud.ac.id/index.php/ach. Jurnal Arc. Com. Health terbit tiga kali setahun, yaitu bulan April, Agustus dan bulan Desember. Jurnal Arc. Com. Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat. Arc. Com. Health juga menerbitkan hasil systematic review.
EVALUASI PENGELOLAAN POSYANDU BALITA DI KELURAHAN KEDONGANAN, KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG Temaje, I Gede Ananta Bayu; Ayu Kartika Sari, Komang
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p23

Abstract

ABSTRAK Suatu posyandu harus mencapai indikator posyandu aktif. Namun di Kelurahan Kedonganan hampir sebagian besar posyandu tidak aktif dan tidak melakukan kegiatan rutin setiap bulan pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Posyandu di Kelurahan Kedonganan dengan melihat unsur input, process, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan posyandu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan mengambil responden dari banjar yang tergolong aktif (Banjar Pengenderan) dan banjar tergolong tidak aktif (Banjar Pasek). Metode analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan terdapat faktor pendukung dan penghambat pada unsur input dan process dimana pada posyandu banjar aktif memiliki komitmen dan dukungan material yang baik dari kepala lingkungan dan kader untuk mennyukseskan posyandu. Namun pada pada posyandu banjar kurang aktif belum adanya dukungan material dan komitmen yang kurang untuk mengaktifkan posyandu. Kata Kunci: Evaluasi, Posyandu Balita, Kabupaten Badung ABSTRACT In 2022, many posyandu in Kedonganan Village remained inactive, focusing on regular activities. This study assessed posyandu management in the village, analyzing input, process, and identifying supporting and inhibiting variables. Using descriptive qualitative research and case studies, in-depth interviews collected data through purposive sampling of active (Banjar Pengenderan) and inactive (Banjar Pasek) banjars. The results revealed supportive and limiting factors in both input and process aspects. Active Banjar Posyandu showed commitment and material support from the head of the environment and cadres, contributing to its success. In contrast, the inactive Banjar Posyandu lacked material backing and commitment to operate effectively. Addressing these issues could enhance posyandu activation and improve community health in Kedonganan Village. Keywords: Evaluation, Posyandu For Toddlers, Badung Regency
EFISIENSI MODEL HORIZONTAL SUB-SURFACE FLOW CONSTRUCTED WETLAND DENGAN AKAR WANGI (VETIVERIA ZIZANIOIDES) PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TERNAK BABI Purnama, I Gede Herry; Anggara, I Made Tejamurti
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p14

Abstract

Peternakan babi di Bali menghasilkan limbah ternak sekitar 46 ribu ton setiap tahunnya. Limbah cair ternak babi dapat membahayakan lingkungan dan makhluk hidup apabila langsung dibuang ke perairan atau sungai tanpa adanya pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan nilai parameter limbah cair ternak babi yang diolah menggunakan model Horizontal Sub-Surface Flow Constructed Wetland dengan Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides) berdasarkan parameter BOD, COD, NH3-N, dan pH. Jenis penelitian ini adalah true experiment dengan desain pre-post with control group design. Tahapan penelitian dilakukan penyusunan model, uji coba, aklimatisasi tanaman dan proses start-up reaktor. Pengambilan sampel air limbah dilakukan setiap pengujian di hari ke-6, 12, 18 dan 25 dengan waktu detensi 2 hari. Air limbah bersumber dari peternakan babi yang berlokasi di Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati. Pengambilan sampel menggunakan grab sampling dengan total 108 sampel uji di laboratorium. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penyisihan keseluruhan nilai BOD, COD dan NH3-N pada reaktor ulangan secara berturut-turut sebesar 19,34%, 18,26%, dan 8,94% dan pada reaktor kontrol sebesar 24,68%, 24,67% dan 3,51% serta rentangan nilai pH sekitar 7,44 – 8,35. Kesimpulan yang didapat bahwa model ini belum cukup efisien dalam mengolah air limbah ternak babi sesuai dengan tiap parameter sehingga diperlukan berbagai upaya pengoptimalan kembali apabila model ini diterapkan untuk peternakan babi. Kata Kunci: Efisiensi, Constructed Wetland, Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides), Limbah Cair Ternak Babi
GAMBARAN KESESUAIAN DAN KEBUTUHAN PELATIHAN PERAWAT DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN DI RS NYITDAH TABANAN Listyowati, Rina; Raharjani, Ni Komang Sri Devi
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 11 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2024.v11.i01.p05

Abstract

Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki peran sangat penting di rumah sakit. Perawat juga merupakan tenaga kesehatan yang paling banyak bersentuhan dengan pasien sehingga dituntut memiliki keterampilan dan kemampuan yang baik dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian dan kebutuhan pelatihan perawat dalam peningkatan keterampilan di RS Nyitdah Tabanan.Rancangan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan kesesuaian dan kebutuhan pelatihan perawat dalam meningkatkan keterampilan perawat di RS Nyitdah Tabanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Teknik analisis data diolah dan di diskripsikan dengan variable univariate dengan tujuan untuk menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang diteliti. Analisis dalam penelitian ini menampilkan tampilan distribusi frekuensi dan persentase.Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran kebutuhan dan kesesuaian pelatihan perawat di RS Nyitdah Tabanan. Pelatihan perawat di RS Nyitdah Tabanan telah dilaksanakan dengan cukup baik. Pelatihan dengan tingkat kebutuhan yang tinggi namun keikutsertaannya masih rendah. Pelatihan yang paling banyak dibutuhkan oleh perawat dengan tingkat persentase kebutuhan tertinggi diantaranya Pelatihan Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) dan Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD).Manajemen pelatihan di RS Nyitdah Tabanan sudah cukup baik. Kata Kunci : Perawat, Pelatihan, PPGD , MPKP

Page 1 of 3 | Total Record : 24