Buletin Perpustakaan
Buletin Perpustakaan merupakan sarana komunikasi informasi bagi pustakawan Universitas Islam Indonesia (UII) dan pustakawan dari luar UII. Media ini berfungsi untuk menampung, mendorong, melatih, mengembangkan pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan menulis bagi para pustakawan. Selain itu Buletin Perpustakaan ini juga berfungsi untuk mengembangkan perpustakaan yang bernuansa Islami dan berwawasan nasional.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan"
:
12 Documents
clear
Layanan Perpustakaan Di Masa Pandemi Covid 19
Suharti Suharti
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wabah pandemi Covid 19 yang melanda sebagian besar negara telah merubah semua kebiasaan dan tatanan kehidupan di masyarakat termasuk Indonesia. Baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan maupun bidang yang lainnya. Untuk memutus rantai penularan, pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan agar orang beraktivitas di rumah, pembatasan sosial skala besar maupun kecil. Dalam dunia pendidikan, hal ini mengakibatkan perubahan pada cara pembelajaran yang dilakukan secara online/daring. Perpustakaan sebagai unit penunjang dalam dunia pendidikan harus menyediakan sumber informasi elektronik bagi kebutuhan pemustaka yang beraktivitas dari rumah secara online. Selain itu, layanan perpustakaan yang semula dilakukan secara langsung, diubah menjadi layanan online untuk memperlancar dan memberikan kemudahan bagi pemustaka dan pustakawan. Pustakawan dituntut kreatifitasnya untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dalam memberikan layanan online kepada pemustaka.
Percepatan Digitalisasi Koleksi Perpustakaan Sebagai Solusi Bagi Perpustakaan FH UII Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Irsan Sutoto
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa pandemi Covid-19 dapat dipetik hikmahnya, bagi perpustakaan FH UII, atau perpustakaan secara umum. Dengan pembatasan akses secara fisik, telah mendesak dilakukannya digitalisasi meski seadanya. Tentu, seharusnya melaksanakan digitalisasi tidak perlu menunggu adanya musibah, melainkan dilihat sebagai kebutuhan untuk mengembangkan perpustakaan secara umum. Digitalisasi koleksi perpustakaan pada dasarnya merupakan salah satu cara dalam melestarikan bahan pustaka.[1] Misalnya terhadap koleksi yang tergolong tua, namun ilmu yang terkandung di dalamnya masih digunakan. Terkadang koleksi tersebut merupakan cetakan lama dan rapuh atau bahkan sulit dibaca. Dengan alih media digitalisasi, maka koleksi yang demikian masih dapat diakses tanpa risiko kerusakan fisiknya. Koleksi yang telah digitalisasi juga menjamin bahwa informasi yang terkandung dalam koleksi tersebut tetap terpelihara. Melalui digitalisasi, perpustakaan juga dapat menyimpan lebih banyak bahan pustaka secara fisik. Perpustakaan FH UII berusaha sebaik mungkin dalam mempercepat proses digitalisasi tersebut. Diantaranya yakni dengan menambah mesin scannerserta dengan menggunakan bantuan sumber daya manusia yang diambil dari unit kerja lain. Digitalisasi dilakukan setiap hari, dengan jumlah buku per hari yang bervariasi, terutama karena perbedaan ketebalan buku. Digitalisasi koleksi perpustakaan sebagai langkah untuk memberikan pelayanan bagi mahasiswa maupun dosen selama kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan metode daring. Meski masih terdapat kekurangan, namun digitalisasi bahan pustaka dinilai mampu untuk menjawab kebutuhan terhadap koleksi perpustakaan FH - UII, setidaknya selama pembatasan akses perpustakaan secara fisik dilakukan.
Manfaat Literasi Digital Bagi Masyarakat Dan Sektor Pendidikan Pada Saat Pandemi Covid-19
Eti Sumiati;
Wijonarko Wijonarko
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Virus covid-19 yang bersalah dari kota Wuhan saat ini telah menjadi pandemi di Indonesia. Kebijakan pemerintah Indonesia yang diterapkan dalam waktu singkat adalah lockdown atau karantina kewilayahan untuk meminimalisir penyebarannya. Dampak penerapan kebijakan sangat dirasakan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini terutama sektor pendidikan. Sistem belajar mengajar yang awalnya bertatap muka dalam sebuah ruangan kelas atau pertemuan menjadi pertemuan jarak jauh atau daring dengan menggunakan media elektronik. Literasi digital saat pandemi telah menjadi kebutuhan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Namun, proses adaptasi ke online learning juga sangat sulit untuk beberapa masyarakat. Secara bertahap tenaga pendidik maupun pelajar dapat menyesuaikan dengan kebiasaan baru ini dan dapat merasakan manfaatnya dan kemudahan dalam penggunaan media digital ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskrtiptif yaitu memaparkan mengenai manfaat literasi digital di masa pandemi covid-19 berdasarkan fenomena yang terjadi. Sepuluh manfaat literasi digital yang dapat dirasakan yaitu menghemat waktu, belajar lebih cepat, menghemat uang, membuat lebih aman, selalu memperoleh informasi terkini, selalu terhubung, membuat keputusan lebih baik, dapat membuat anda bekerja, membuat lebih bahagia, dan mempengaruhi dunia.
Peran Pustakawan dalam Optimalisasi Pengelolaan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi
Ngatini Ngatini
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan merupakan suatu lembaga yang bergerak dalam bidang layanan jasa informasi. Oleh karena itu dalam menjalankan fungsinya harus didukung oleh sumber daya manusia yang professional dan memadahi yaitu pustakawan. Pustakawan yang ada di perpustakaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan suatu perpustakaan dalam menjalankan visi dan misinya. Pustakawan yang mempunyai tugas sebagai penyaji informasi kepada masyarakat pemakai harus selalu berusaha untuk memberikan layanan yang terbaik sesuai yang diharapkan oleh pemustaka. Perpustakaan mempunyai tujuan utama yaitu memenuhi semua kebutuhan informasi pemustaka, strategi strategi yang dapat menunjang keberhasilan perpustakaan harus diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan. Salah satu sumber utama dalam pengelolaan perpustakaan adalah ketersediaan koleksi. Untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dalam pengelolaan sumber informasi (koleksi) yang ada di perpustakaan, maka pustakawan dituntut untuk pengembangan diri yaitu kompenteni professional dan kompentensi personal.
Berkarya Melalui Buku Antologi Untuk Meningkatkan Kompetensi Menulis Pustakawan
Henny Perwitosari;
Tri Hardiningtyas
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kompetensi menulis pustakawan dapat diasah dengan melakukan aktivitas menulis karya antologi. Menulis merupakan kegiatan pustakawan yang menjadi kebutuhan utama dalam mengembangkan keterampilan menulis sesuai jabatan profesi sebagaimana yang termaktub dalam PERMENPAN RB. Pada salah satu pasalnya (15) yang berbunyi bahwa pustakawan ahli yang akan mengajukan DUPAK untuk naik jabatan tertentu maka diwajibkan membuat karya tulis yang berasal dari butir kegiatan pengembangan profesi. Jabatan fungsional pustakawan dituntut untuk mengumpulkan angka kredit dari butir kegiatan pengembangan profesi, khususnya pustakawan ahli. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kompetensi menulis menjadi hal penting, khususnya pustakawan ahli untuk berkreasi dalam membuat karya tulis. Semakin tinggi jabatan fungsional pustakawan, semakin besar karya tulis yang wajib dihasilkan. Salah satu cara meningkatkan angka kredit melalui kegiatan pengembangan profesi dapat dilakukan dengan membuat karya tulis terbaik berupa buku berbentuk antologi.
Perkembangan Perpustakaan UII: Capaian dan Inovasi Pelayanannya
Joko Sugeng Prianto
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang penulisan ini agar Pemustaka yang dilayani oleh Pepustakaan UII menjadi paham apa saja inovasi pelayanan di perpustakaan serta kualitas SDM maupun koleksi yang dimiliki Perpustakaan UII. Tujuannya agar pemustaka lebih mengenal Perpustakaan UII dan inovasi pelayanan serta kualitas pustakawan yang melayani maupun macam koleksi yang dimiliki Perpustakaan UII sehingga akan meningkatkan animo kunjungan Perpustakaan UII secara daring maupun luring serta keterpakaian koleksi lebih optimal. Penulisan ini menggunakan metode studi literature dan observasi melakukan tindakan/ pekerjaan di Perpustakaan UII serta pengalaman mengurus pengajuan ISBN dan eISBN di Perpustakaan Nasional RI maupun HAKI pencatatat Hak Cipta Buku di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI. Hasil inovasi pelayanan sudah ada buku sivitas akademika UII berhasil diterbitkan oleh Penerbit Universitas Islam Indonesia yang di kelola oleh Perpustakaan UII, pengajuan ISBN dan eISBN per Oktober 2020 berjumlah 663 judul buku, dan surat pencatatatan ciptakan sudah ada 81 judul buku terbit sertifikat hak cipta buku (surat pencatatan ciptaan) per Oktober 2020 ini. Dan pustakawan yang sudah mendapat sertifikat kompetensi ada 6 Pustakawan UII sejak 30 Desember 2015 dan resertifikasi 31 Desember 2019. Serta jumlah koleksi Perpustakaan UII koleksi Cetak 262,138 judul, dan 533,400 eksemplar per Oktober 2020 dan koleksi digital ada 68,638 judul per September 2020. Perpustakaan UII sudah mendapat nilai Akreditasi Perpustakaan kategori A sejak Desember 2014 dan reakreditasi mendapat kategori A lagi pada Desember 2017. Kesimpulan Perpustakaan UII sudah melakukan beberapa inovasi pelayanan yang diharapkan dapat memotivasi sivitas akademika UII untuk menerbitkan karya akademik untuk memperlancar proses pembelajaran di UII, Perpustakaan UII menyediakan koleksi cetak dan digital untuk kepuasan informasi pemustaka Perpustakaan UII juga menyediakan sarana dan prasarana yang lain untuk kepuasan pemustaka. Pustakawan Perpustakaan UII bermotivasi tinggi untuk studi lanjut ke jenjang strata lebih tinggi terbukti ada 1 orang Pustakawan UII lulus doctor (S3) dan ada yang lulus S2 ada 5 orang serta S1 ada 9 orang lulus Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
Dinamika Layanan Perpustakaan Di Masa Pandemi: Mitigasi Penyebaran Covid 2019
Umi Wardanah
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebijakan pimpinan untuk memberikan pelayanan secara daring dapat diterjemahkan pemegang amanah dengan persepsi yang berbeda-beda. Ada yang langsung memberikan arahan instruksi dan tatacara kerja layanan yang harus diberikan kepada user oleh para stafnya dengan menyusun prosedur operasi standar (standard operation procedure) dari tahapan-tahapan yang kemungkinan akan terjadi trouble dan langkah antisipasi perkembangannya. Ada juga yang ‘pokok’e ‘ sesuai surat edaran pimpinan tanpa langkah dan arahan yang harus diberikan, staf dibiarkan mencari dan menyelesaikan kegiatan sesuai dengan tanggungjawab masing-masing. Perpustakaan sebagai unit penunjang dalam dunia pendidikan harus menyesuaikan kebijakan dan menyediakan sumber informasi elektronik juga fasilitas penunjang bagi kebutuhan pustakawan dan pemustaka yang beraktivitas dari rumah secara online. Selain itu, layanan perpustakaan yang semula dilakukan secara langsung, diubah menjadi layanan online untuk memperlancar dan memberikan kemudahan bagi pemustaka dan pustakawan. Ada dua (2) kegiatan yang harus dilaksanakan dalam masa pandemic Covid 19 ini sesuai Surat Edaran. Pertama adalah kegiatan pelayanan cek plagiasi untuk mahasiswa yang akan menyusun tugas akhir sebagai prasyarat ujian skripsinya, kedua; pelayanan surat bebas perpustakaan bagi mahasiswa untuk prasyarat wisuda bagi yang telah lulus ujian skripsi atau tugas akhir kuliahnya. Kebetulan juga kondisi yang terjadi masa pandemi Covid ini masa-masa akhir mahasiswa tutup teori dan masa-masa mahasiswa menyelesaikan tugas akhir kuliahnya.
Repositori Institusi dan Kontribusinya dalam Meningkatkan Reputasi Universitas (Studi di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang)
Achmad Qorni Novianto
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang pengembangan repositori institusi Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM) adalah (1) tingginya jumlah literatur kelabu (grey literature) sivitas akademika UM, (2) diseminasi informasi karya ilmiah (3) peluang perpustakaan berkontribusi pada UM dalam rangka mengikuti tren pemeringkatan versi Webometrics. Konten yang tersedia pada repositori Perpustakaan UM meliputi: (1) Skripsi; (2) Tesis; (3) Disertasi, (4) Tugas Akhir; (5) Karya Ilmiah dosen; (6) Pidato Guru Besar; (7) Artikel Pustakawan dan Arsiparis; (8) Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL); dan (9) Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Akses terhadap repositori Perpustakaan UM dibagi menjadi dua portal: (1) Mulok Perpustakaan UM untuk penggunaan di area Perpustakaan UM (2) laman karya-ilmiah.um.ac.id. Untuk akses diluar Perpustakaan UM yang hanya terbatas pada abstrak. Perpustakaan UM mengembangkan repositori institusi dengan software yang dibangun oleh Tim TI Perpustakaan UM. Pengembangan repositori institusi Perpustakaan UM dapat meningkatkan reputasi UM melalui kontribusinya dalam: (1) menaikkan peringkat UM pada pemeringkatan perguruan tinggi versi Webometric dan (2) menunjukkan eksistensi UM dalam dunia akademik melalui diseminasi karya ilmiah UM yang berkualitas sebagai wujud usaha pencapaian visi UM. Diperlukan penggabungan beragam jenis koleksi karya ilmiah di berbagai portal menjadi satu portal sistem penelusuran karya ilmiah yang terintegrasi dan pembentukan kebijakan mengenai kewajiban seluruh sivitas akademik (dosen dan tenaga kependidikan) menyerahkan karya ilmiahnya pada Perpustakaan UM.
Kebijakan Strategis Perpustakaan Pada Masa Pandemi
Sungadi Sungadi
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa pandemi covid 19 merambah hampir di seluruh belahan dunia telah berlangsung hampir 9 bulan dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda berakhir utamanya yang terjadi di Indonesia. Dampak dari wabah ini dapat mempengaruhi hampir di seluruh layanan publik, tidak terkecuali layanan perpustakaan. Pada masa pandemi covid 19 banyak perpustakaan yang melakukan penghentian layanan yang sifatnya kontak langsung dengan para pemustaka. Sementara pemenuhan kebutuhan informasi dan bahan bacaan serta layanan lainnya bagi pemustaka tetap perlu dilakukan, untuk itu perlu adanya langkah nyata dan kebijakan strategis yang harus dilakukan oleh perpustakaan. Tulisan ini membahas tentang kebijakan perpustakaan pada masa pandemi antara lain meliputi: (1) kebijakan umum perpustakaan; (2) transaksi peminjaman; (3) layanan daring; (4) prinsip dan prioritas. Dari ke-4 point ini didapatkan hasil yang sangat mendasar, bahwa: (1) Perpustakaan buka seperti biasa, sebaiknya hanya layanan malam yang ditutup. (2) Memperpanjang tanggal jatuh tempo pada masa pandemi perlu diberlakukan. (3) Kebijakan pembaruan otomatis untuk menghilangkan denda keterlambatan pinjaman buku. (4) Layanan digital dan konten elektronik tersedia bagi pemustaka yang menggunakan perangkat internet. (5) Berbagi hotspot Wi-Fi sehingga pelanggan yang tidak memiliki layanan internet dapat terus menikmati penawaran digital perpustakaan. (6) Mengakomodasi kebutuhan pemustaka yang mungkin tidak memiliki akses internet, komputer di rumah, atau akses ke informasi.
Kebutuhan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi
Anton Risparyanto, S.Sos., M.IP
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 2 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Survey ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan koleksi perpustakaan perguruan tinggi yang harus disediakan, sehingga koleksi dapat dimanfaatkan oleh pemustaka secara maxsimal dalam menunjang proses belajar mengajar. Survey dilakukan secara online terhadap 41 responden dengan menggunakan metode Sampling Probability dan data dianalisa secara Diskriptif Kuantitatif. Hasil survey menunjukkan bahwa responden menghendaki jenis koleksi yang tersedia dalam bentuk tercetak, online dan bersifat mutakhir dengan menggunakan bahasa asing ataupun indonesia.