cover
Contact Name
Rifky Ananda
Contact Email
fkg@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dentino.ulm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi
ISSN : 23375310     EISSN : 25274937     DOI : 10.20527
Core Subject : Health,
Dentino [P-ISSN 2337-5310 | E-ISSN 2527-4937] is the journal contains research articles and review of the literature on dentistry which is managed by the Faculty of Dentistry, Lambung Mangkurat University. Dentino published twice a year, every March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 42 Documents clear
EFEK ANTIBAKTERI SEDIAAN TUNGGAL DAN KOMBINASI AIR PERASAN JERUK NIPIS DAN MADU TERHADAP Streptococcus mutans Kajian In Vitro SediaanTunggal dan Kombinasi Air Perasan Jeruk Nipis dan Madu dengan Klorheksidin Glukonat 0,2% Alfia Fitriani; Nurdiana Dewi; Lia Yulia Budiarti
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v1i2.561

Abstract

ABSTRACT  Background: Streptococcus mutans is a species of gram positive bacteria dominantly residing in oral cavity and also acts as the most common pathogen causing caries. Lime juice and honey are herbal medicine which has been proven to possess antibacterial effect. Purpose: The aim of this study was to verify that lime juice and honey in combined preparation had more favorable inhibitor potency compared to single preparation against Streptococcus mutans. Methods: This were an experimental study which using random sampling, with 26 treatment groups : 25%, 50%, 75%, 100% lime juice in single preparations and 6,25%, 12,5%, 25%, 50% honey in single preparations, combined preparations of lime juice and honey, also 0,2 chlorhexidin gluconate and aquadest as negative control group. Antibacterial activity test was performed using diffusion method.Result: Data observed showed that there were combined preparations with better inhibitor potency compared to single preparations. Conclusion:One Way ANOVA and LSD tests with confidence interval of 95% presented that antibacterial activity of lime juice and honey in combined preparation was better than its single counterpart against Streptococcus mutans.   Keywords :  antibacterial, lime juice, honey, Streptococcus mutans, inhibition zone  ABSTRAK  Latar Belakang: Streptococcus mutans merupakan salah satu spesies bakteri gram positif yang dominan dalam mulut dan merupakan bakteri penyebab karies patogen paling banyak menyerang manusia. Air perasan jeruk nipis dan madu merupakan tanaman obat yang terbukti mempunyai efek antibakteri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa sediaan kombinasi air perasan jeruk nipis dan madu mempunyai daya hambat lebih besar daripada sediaan tunggal dalam menghambat Streptococcus mutans. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak kelompok yang terdiri dari 26 perlakuan, yaitu sediaan air perasan jeruk nipis konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100%, dan madu konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, sediaan kombinasinya, serta klorheksidin glukonat 0,2% dan akuades sebagai kontrol negatif. Metode uji aktivitas antibakteri yang digunakan pada penelitian ini adalah metode difusi.Hasil: Data yang didapat menunjukkan bahwa terdapat beberapa perlakuan sediaan kombinasi lebih baik dari sediaan tunggal. Kesimpulan:Hasil uji One Way ANOVA dan LSD dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri sediaan kombinasi air perasan jeruk nipis dan madu lebih baik dari sediaan tunggalnya dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans.  Kata-kata kunci : antibakteri, air perasan jeruk nipis, madu, Streptococcus mutans, zona hambat
PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) TERHADAP JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA INFLAMASI PULPA Studi In Vivo pada Gigi Molar Rahang Atas Tikus Putih Wistar Jantan Anis Belinda Zayyan; Muhammad Yanuar Ichrom Nahzi; Ika Kustiyah O.
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v1i2.559

Abstract

ABSTRACK  Background: Mangosteen is one of Indonesian’s favorite. Mangosteen pericarp extract contains saponin, tannin, flavonoid, xanthone and its derivatives, alpha-mangosteen, beta-mangosteen, and gamma-mangosteen, which have anti-inflammatory properties. Purpose: The aim of this study is to assess the effect of mangosteen pericarp extract on lymphocytes count in pulp inflammation and compare it to calcium hydroxide on day 1, 3, 5, and 7. Methods: This study was true experimental with pretest-posttest with control group design. Samples used were 39 white wistar (Rattus novergicus) rats divided into 3 groups of mangosteen pericarp extract treatment group, calcium hydroxide treatment group and no treatment group. Lymphocytes count was observed microscopically in zig zag fields of view. Result: The result presented mean scoring of lymphocytes in mangosteen pericarp extract treatment group as 3,67 on day 1, 6 on day 3, 11 on day 5, and 7,67 on day 7. Lymphocytes count reached its peak on day 5. Two way ANOVA and Post Hoc LSD tests indicated that there was significant difference between mangosteen pericarp extract treatment group and no treatment group, between mangosteen pericarp extract treatment group and calcium hydroxide treatment group, and between calcium hydroxide treatment group and no treatment group. Conclusion: There was a significant effect of mangosteen pericarp extract on lymphocytes count in wistar rats’ pulp inflammation compared to calcium hydroxide in decreasing lymphocytes count.  Keywords: pulp inflammation, lymphocytes, mangosteen pericarp extract, calcium hydroxide, antiinflammatory, pulp capping.  ABSTRAK  Latar Belakang: Manggis merupakan buah yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Ekstrak kulit manggis mengandung saponin, tanin, flavonoid, xanthone dengan turunannya alpha-mangostin, beta-mangostin, dan gammamangostin, yang berfungsi sebagai anti-inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit manggis terhadap jumlah sel limfosit pada proses inflamasi pulpa dan membandingkannya dengan kalsium hidroksida pada hari 1, 3, 5 dan 7. Metode: Jenis penelitian ini merupakan eksperimental murni dengan rancangan pretest-posttest with control group. Penelitian ini menggunakan 39 tikus putih (Rattus norvegicus) wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok perlakuan ekstrak kulit manggis, kelompok kalsium hidroksida, dan kelompok tanpa obat. Jumlah limfosit dilihat secara mikroskopis dan dihitung secara zig-zag. Hasil: Hasil penelitian menunjukan skoring rata-rata jumlah sel limfosit perlakuan ekstrak kulit manggis hari 1 (3,67), hari 3 (6), hari 5 (11), dan hari 7 (7,67). Jumlah sel limfosit mencapai puncak pada hari ke-5. Hasil uji Two Way ANOVA dan uji Post hoc LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok ekstrak kulit manggis dan tanpa obat, antara kelompok ekstrak kulit manggis dan kalsium hidroksida dan antara kalsium hidroksida dan tanpa obat. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian ekstrak kulit manggis berpengaruh terhadap jumlah sel limfosit pada inflamasi pulpa gigi tikus wistar dibandingkan kalsium hidroksida dilihat dari penurunan jumlah sel limfosit pada kelompok ekstrak kulit manggis dibandingkan kelompok kalsium hidroksida.