cover
Contact Name
Muhammad Ikhwan Rizki
Contact Email
ikhwanrizki@unlam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jps@unlam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pharmascience
ISSN : 23555386     EISSN : 24609560     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmascience memuat naskah hasil penelitian dan artikel review bidang kefarmasian. Naskah dapat berasal dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan lembaga riset. Setiap naskah yang diterima redaksi Jurnal Pharmascience akan ditelaah oleh Mitra Bebestari dan Anggota Redaksi. Jurnal Pharmascience terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Februari dan Oktober. Redaksi menerima pemesanan Jurnal Pharmascience untuk berlangganan atau pembelian setiap terbitan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience" : 13 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Jenis Pati Pada Karakteristik Fisik Sediaan Edible Film Peppermint Oil Intan Martha Cahyani; Intan Aprilia Choirul Anggraini; Melvina Findyana Sari; Sita Tamara; Siti Zaemonah
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5773

Abstract

Peppermint oil adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan destilasi uap dari bagian di atas tanah tanaman berbunga Mentha Piperita Linne. Kandungan utama dari peppermint oil adalah menthol (35-55%) yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan penyegar mulut. Hal inilah yang menjadikan dasar untuk diformulasikannya peppermint oil dalam sediaan edible film sebagai penyegar mulut dengan menggunakan pati yang merupakan pembentuk film yang baik karena mengandung amilosa cukup tinggi. Amilosa bersifat tidak larut dalam air dingin tetapi menyerap sejumlah besar air dan mengembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis pati pada karakteristik fisik sediaan edible film peppermint oil. Pati yang digunakan berasal dari pati gandum, pati garut, pati jagung, dan pati kentang. Penelitian ini dilakukan dengan konsentrasi 025% tiap pati. Uji karakteristik fisik meliputi organoleptis, waktu hancur, tensile strength, percentage elongation, young’s modulus, dan percentage LoD. Uji tanggapan pengguna meliputi aspek warna, bentuk, bau, dan rasa serta uji Angka Lempeng Total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis amilum yang berbeda berpengaruh signifikan pada karakteristik fisik dan tanggapan pengguna. Peningkatan kadar amilosa pada pati meningkatkan waktu hancur, tensile strength, young’s modulus, dan menurunkan percentage elongation serta percentage LoD dari edible film peppermint oil antar formula. Hasil uji Angka Lempeng Total memenuhi syarat yaitu < 104 koloni/g. Kata kunci : edible film, karakteristik fisik, peppermint oil, pati
Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dengan Metode DPPH Nuraina Mardiah; Catherina Mulyanto; Audifa Amelia; Lisnawati Lisnawati; Dyah Anggraeni; Dina Rahmawanty
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5768

Abstract

Kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sangat jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kulit bawang merah mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit bawang merah yang mampu menghambat 50% absorbansi DPPH. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental. Kulit bawang merah diekstraksi, dilakukan skrining fotokimia, dan dilakukan penetapan IC50 antiradikal bebas. Rendemen ekstrak kulit bawang yang diperoleh adalah sebesar 5,381 %. Berdasarkan penelitian ini diketahui ekstrak kulit bawang merah mengadung polifenol, flavonoid, alkaloid, saponin, steroid dan triterpenoid, kuinon serta seskuiterpen dan monoterpen. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit bawang merah dapat dilihat dari nilai IC50 yaitu sebesar 15,44 ppm sedangkan IC50 kuersetin yaitu sebesar 2,69 ppm. Nilai IC50 ekstrak kulit bawang merah yang diperoleh termasuk dalam golongan antioksidan yang sangat aktif. Kata kunci: Allium ascalonicum L.; antioksidan
Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Dengan Penyakit Penyerta Di Poli Jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura Riza Alfian; Yugo Susanto; Siti Khadizah
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5774

Abstract

Hipertensi dengan penyakit penyerta adalah salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia. Hal tersebut pasti akan membahayakan jiwa pasien dan menurunkan kualitas hidup pasien. Kualitas hidup merupakan indikator penting untuk menilai keberhasilan intervensi pelayanan kesehatan, baik dari segi pencegahan maupun pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien hipertensi dengan penyakit penyerta gagal jantung dan hipertensi dengan penyakit penyerta diabetes melitus di poli jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara prosfektif pada pasien rawat jalan di poli jantung selama periode Desember 2015 – Januari 2016. Subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 71 orang yang terbagi atas 58 orang (82,36 %) pasien hipertensi dengan penyakit penyerta gagal jantung dan 13 orang (17,64 %) pasien hipertensi dengan penyakit penyerta diabetes melitus. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mengunakan kuesioner Short Form 36 (SF 36). Hasil penelitian menunjukkan untuk 58 orang pasien hipertensi dengan penyakit penyerta gagal jantung 15 orang (25,86%) kualitas hidup baik, dan 43 orang (74,14%) kualitas hidup kurang baik, total skor kualitas hidup rata-rata yaitu 46,21 dengan nilai skor tiap dimensi yaitu fungsi fisik 48,71, fungsi emosi 64,9, fungsi sosial 50,25, kesehatan umum 44,11, keadaan fisik 31,9, keadaan emosi 36,23, dimensi nyeri 36,85, dan fatique 58,72. Sedangkan untuk 13 orang pasien hipertensi dengan penyakit penyerta diabetes melitus 9 orang (69,23 %) kualitas hidup baik dan 4 orang (30,77 %) kualitas hidup kurang baik, total skor kualitas hidup rata-rata yaitu 67,93 dengan nilai skor tiap dimensi yaitu fungsi fisik 69,54, fungsi emosi 86,00, fungsi sosial 75,96, kesehatan umum 49,68, keadaan fisik 63,46, keadaan emosi 66,67, dimensi nyeri 61,92, dan fatique 70,19. Berdasarkan hasil penelitian di Poli Jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura dapat disimpulkan bahwa pasien hipertensi dengan penyakit penyerta gagal jantung mayoritas memiliki gambaran kualitas hidup yang kurang baik dan pasien hipertensi dengan penyakit penyerta diabetes melitus mayoritas memiliki gambaran kualitas hidup baik. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Hipertensi dengan penyakit penyerta
Pengembangan Formula dan Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Kombinasi Daun Teh dan Mangkokan Yang Diinkorporasikan ke dalam Spray Sebagai Penumbuh Rambut Garnadi Jafar; Ira Adiyati; Faisha Farras Kartanagara
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5769

Abstract

Lebih dari 90%, rambut rontok diakibatkan oleh alopesia androgenetik, Purwantini Indah et al. mengatakan bahwa daun teh dan mangkokan memiliki aktivitas sebagai penumbuh rambut yang setara dengan hair tonic, nanoemulsi memiliki ukuran
Profil Glukosa Darah Tikus Putih Setelah Pemberian Ekstrak Minyak Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Sebagai Alternatif Antidiabetes Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah; Heri Budi Santoso; Nurlely Nurlely
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak minyak ikan patin dan dosis ekstrak minyak ikan patin yang tepat untuk menurunkan kadar glukosa darah pada tikus jantan kondisi hiperglikemia. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan pada 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari 1. Kontrol normal, 2. Kontrol positif, 3. Kontrol negative, 4. Kelompok A (Ekstrak minyak ikan patin A), 5. Kelompok B (Ekstrak minyak ikan patin B) dan 6. Kelompok C (Ekstrak minyak ikan patin C). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ekstrak minyak ikan patin (EMIP) berpengaruh terhadap profil glukosa darah tikus putih. Dosis yang dapat menurunkan kadar glukosa darahpaling tinggi pada tikus putih adalah 72,8 mg/kg BB Kata kunci : diabetes melitus, ikan patin, minyak
Aktivitas Antioksidan dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etil Asetat Daun Kersen (Muntingia calabura) Anita Dwi Puspitasari; Ririn Lispita Wulandari
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5770

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura ) secara empiris di masyarakat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu potensi yang dimiliki dari daun kersen adalah sebagai antioksidan. Senyawa aktif yang dimiliki oleh daun kersen yang memiliki aktivitas antioksidan diantaranya adalah fenolik, flavonoid, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan penetapan kadar flavonoid total ekstrak etil asetat daun kersen (Muntingia calabura). Pembuatan ekstrak etil asetat daun kersen menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dengan pembanding vitamin C. Penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri Ultra Ungu-Sinar Tampak dengan pembanding Quersetin. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan adanya kandungan senyawa alkaloid, saponin, fenolik, flavonoid, dan tannin. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat daun kersen dengan nilai IC50 sebesar 53,25 µg/mL dengan penbanding vitamin C (IC50 25,74 µg/mL ). Hasil penetapan kadar flavonoid total sebesar 93,21 mgEQ/g Ekstrak. Kata kunci: antioksidan, flavonoid total, muntingia calabura
Pengaruh Pengetahuan dan Job Description Terhadap Kinerja Bidan Desa Pada Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) (Studi Observasional di Kabupaten Tanah Bumbu) Andi Indah Haryani Muharnadiah
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5776

Abstract

Kinerja dipengaruhi oleh kemampuan potensi (Intelegentia question) dan kemampuan realita (pengetahuan dan skill). Untuk meningkatkan kinerja bidan desa dibutuhkan kejelasan tentang wewenang tugas dan tanggungjawab yang diuraikan secara jelas dan rinci dalam bentuk job description (deskripsi pekerjaan) agar memudahkan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan. Di Kabupaten Tanah Bumbu hingga saat ini belum pernah ada penelitian yang berkaitan tentang kinerja bidan desa dalam penyelenggaraan Poskesdes. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pengetahuan dan job description terhadap kinerja bidan desa pada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang dilakukan berupa analisis univarian dan multivarian. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja bidan desa ada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan hasil uji parsial dengan nilai signifikan sebesar 0,216 (nilai Sig>0,05). Job description berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja bidan desa pada penyelenggaraan Poskesdes di Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan hasil uji parsial dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (nilai Sig
Formulasi dan Karakterisasi Fisik Tablet Floating Mukoadhesif Ranitidin HCl Aristha Novyra Putri; Dyera Forestryana
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5771

Abstract

Gastrotentive Drug Delivery System merupakan sistem penghantar yang bermanfaat untuk memperpanjang waktu tinggal sediaan di dalam lambung yang bertujuan untuk pemberian obat lokal pada saluran cerna bagian atas ataupun untuk efek sistemik. Ranitidin hydrochloride (RHCl) adalah golongan histamine H2 receptor antagonist memiliki waktu paro ranitidine HCl yaitu 2 – 3 jam, bioavailabilitas absolut ranitidine HCl 50%, ranitidin HCl sangat baik diabsorbsi di lambung, dan dimetabolisme di kolon, sehingga bioavailabilitas di kolon sangat rendah, sehingga cocok dikembangkan dalam bentuk Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS). Penilitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan tablet floating mukoadhesif Rantidin HCl berdasarkan rancangan formula factorial design 23, sehingga menghasilkan 8 formula. Selanjutnya dilakukan uji karakteristik fisik granul dan tablet tablet floating mukoadhesif Rantidin HCl. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kecepatan alir granul ada rentang 4,599±0,115 - 7,615±0,081 gr/detik; sudut diam pada rentang 26,47±0,164 - 30,31°±1,769; fisik tablet keseluruhan formula berbentuk bulat; warna putih kekuningan; memiliki diameter 12,9 mm; ketebalan tablet 2,8 ± 0,05 - 3,53 ± 0,05 mm; rentang rata – rata bobot tablet 8 formula adalah 478,2±0,81 - 578,3±0,64 mg; friability pada rentang 0,28±0,002 - 0,47±0,002 %; dan uji swelling index terjadi pengembangan tablet dari waktu ke waktu selama 6 Kata kunci: Ranitidin HCl, floating-muccoadhesive, swelling index, Gastroretentive, Factorial Design
Pengaruh Tingkat Pengetahuan, Motivasi dan Faktor Obat Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Puskesmas Kota Banjarbaru Tahun 2017 Esty Restiana Rusida; Rosihan Adhani; Roselina Panghiyangani
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5766

Abstract

Hipertensi memberikan kontribusi untuk hampir 9,4 juta kematian akibat penyakit kardiovaskuler setiap tahun. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat. Kasus/pasien hipertensi di kota Banjarbaru terjadi peningkatan yang signifikan dibanding kabupaten lain yaitu sebesar 375%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan, motivasi, faktor obat terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Banjarbaru, Puskesmas Sei Besar dan Puskesmas Cempaka Kota Banjarbaru tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang dilakukan berupa analisis univarian, bivarian, dan multivarian. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p Value= 0,000,Exp B=0,264). Tidak ada pengaruh yang signifikan antara motivasi dengan kepatuhan minum obat (p value= 0,622) di Puskesmas Banjarbaru, Puskesmas Sei Besar dan Puskesmas cempaka pada tahun 2017. Ada pengaruh yang signifikan antara faktor obat dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi (p value = 0,002, Exp B= 0,022). Kesimpulan yang didapat yaitu pengetahuan merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Banjarbaru, Puskesmas Sei Besar dan Puskesmas cempaka pada tahun 2017 (p value = 0,000, Exp B= 0,264). Kata kunci: hipertensi, pengetahuan, motivasi, obat
Efek Antihiperglikemik dari Ekstrak Batang Tanaman Sapat (Mitragyna speciosa) Pada Mencit Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin Fitriyanti Fitriyanti; Helmina Wati
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5777

Abstract

Tanaman Sapat (Mitragyna speciosa) adalah tanaman endemik di Kalimantan Selatan. Secara empiris digunakan masyarakat sebagai obat antihiperglikemik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan senyawa kimia dan efek ekstrak antihiperglikemik Mitragyna speciosa terhadap mencit jantan Balb/c yang diinduksi dengan Streptozotocin (STZ) dengan memantau kadar glukosa yang berperan sebagai antidiabetes. Sebanyak 20 mencit jantan balb/c dibagi menjadi 4 kelompok (N = 5) berupa kelompok kontrol negatif, kelompok normal, kelompok kontrol positif diberi glibenclamide 0,013mg / 20gBB, kelompok kontrol negatif akan diberikan STZ selama 4 hari pada dosis 40mg / KgBB ip dan 1 kelompok perlakuan akan diberi dosis EBMS 225mg (IV) secara oral selama 7 hari berturut-turut mulai hari ke-13 sampai ke-19, pengukuran kadar glukosa darah akan dilakukan pada hari ke-0, hari ke-13, hari ke-20.Data yang didapat dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan EBMS tidak dapat menurunkan glukosa darah puasa pada dosis 225mg /KgBB Kata kunci: Tanaman sapat, kadar gula darah puasa, streptozotocin

Page 1 of 2 | Total Record : 13