Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah"
:
10 Documents
clear
PENGARUH DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SALURAN KOMUNIKASI POLITIK DALAM MEMBENTUK OPINI PUBLIK
Haidir Fitra Siagian
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saluran komunikasi merupakan salah satu bagian yang amat penting dalam konteks komunikasi politik. Dalam komunikasi massa terdapat media sosial yang dapat dijadikan sebagai penghubung antara komunikator politik dengan khalayak. Sebagai saluran komunikasi politik, media sosial memiliki kekuatan memberikan pengaruh dan menentukan perilaku politik, karena media sosial dapat berperan dalam membentuk opini publik. Pengelolaan opini publik yang baik, memiliki peran dalam memenangi satu pertarungan untuk memperoleh pengaruh dari kalangan masyarakat. Bagi kekuatan politik yang akan ikut bertarung dalam pemilihan umum, seperti dalam pemilihan presiden, kepala daerah dan anggota legislatif, penting untuk memanfaatkan media sosial secara efesien dan efektif untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya. Melalui media sosial, substansi pesan-pesan politik lebih cepat dan mudah dicerna oleh khalayak, sebab setiap saat khalayak dapat mengakses informasi tanpa halangan dan batas geografis. Media sosial juga sangat efektif digunakan sebagai media komunikasi khususnya dalam memberikan informasi dan menerima umpan balik dari khalayak. Umpan balik dari khalayak dapat mendekatkan dan merapatkan hubungan antara komunikator politik dengan masyarakat. Terlebih lagi dewasa ini, penggunaan media sosial di kalangan masyarakat semakin populer dan berkembang, hingga ke pelosok pedesaaan. Sehingga dengan kemasan informasi yang baik, khalayak akan mudah memahami pesan-pesan politik yang disampaikan oleh komunikator politik. Pada akhirnya, melalui penyampaian pesan-pesan politik yang tepat dan dilakukan secara efektif akan mampu menarik simpati masyarakat sehingga mereka akan menerima maksud yang diinginkan oleh komunikator politik.
PERAN MEDIA MASSA DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA
Abdul Khalik
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengetahuan dan pengalaman itu lambat laun bertambah banyak dan kompleks. Tidak hanya diperoleh dari hubungan dengan keluarganya, tetapi juga melalui teman-teman sebayanya, dari kelompok atau organisasi masyarakat lainnya, dan dari media massa. Manusia berkomunikasi dengan sesamanya selalu dipengaruhi atau berada dalam konteks budaya yang kompleks. Manusia belajar berpikir, merasa, mempercayai dan mengusahakan apa yang patut menurut budayanya. Bahasa, persahabatan, kebiasaan makan, paraktek komunikasi, tindakan-tindakan sosial, kegiatan-kegiatan ekonomi dan politik, dan teknologi, semuanya berdasarkan pola-pola budaya. Apa yang orang-orang lakukan, bagaimana mereka bertindak, bagaimana hidup dan berkomunikasi, merupakan respon-respon terhadap dan fungsi-fungsi dari budaya mereka.
DAKWAH TERHADAP GERAKAN ANTI ISLAM
Alamsyah Alamsyah
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gerakan anti Islam sangat gencar secara sistematis melakukan upaya-upaya dalam menghancurkan Islam dan umatnya. Berbagai langkah ditempuh, tujuannya demi menghancurkan Islam dan umatnya. Upaya tersebut dapat dibagi menjadi dua skenario besar, yaitu menjauhkan umat dari Islam dan menjauhkan Islam dari umatnya. Tantangan dakwah yang dihadapi dewasa ini sebenarnya bukan hanya internal berupa kejumudan, fanatisme, taklid buta, bid'ah, kurafat, dan sebagainya. Tetapi juga tantangan eksternal yaitu masuknya berbagai wacana pemikiran keagamaan, seperti paham liberalisme, sekulerisme, relativisme, “pluralitas agama dan lain sebagainya. Telah nyata kebencian dan makar kaum kafir untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Mereka telah melakukan konspirasi canggih dan rapi untuk mengubur Islam. Mereka terus berpikir keras untuk mencari dan mencoba cara-cara terbaru untuk menghancurkan Islam. Mereka tak segan-segan melakukan teror, intimidasi, hingga serangan fisik dalam rangka meluluhlantakkan Islam dan umatnya.
AL-KHAIR DALAM PERSPEKTIF DAKWAH
Muliyadi Muliyadi
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Al-quran bukan hanya merupakan kitab suci bagi umat Islam melainkan juga merupakan petunjuk bagi seluruh umat manusia dalam menjalani segala aktivitas kehidupan. Dalam mengamalkan Al-qur’an, maka manusia sebaiknya memahami kandungan maknanya. Ada beberapa makna Al-khaer di dalam Al-qur’an diantaranya : berarti lebih baik, kebaikan aatau kebajikan, pilihan, nama atau istilah. Al-khair adalah sesuatu yang memegang peranan penting dalam Islam karena atasnya diwajibkan umat mengajak untuk dilaksanakan.
PENGARUH KEMAMPUAN KOMUNIKASI KETUA MAJELIS TAKLIM TERHADAP EFEKTIVITAS DAKWAH PADA MAJELIS TAKLIM DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR
Ahmad Sultra
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberadaan Majelis Taklim sebagai lembaga dakwah tidak lepas dari fungsi dan perannya dalam manipestasi Islam merupakan agama dakwah. Tidak dapat dipungkiri bahwa Islam dapat tersebar di seluruh penjuru dunia, dipahami, dipeluk dan diamalkan oleh manusia dari berbagai suku dan bangsa adalah karena dakwah. Kompetensi komunikasi Ketua Majelis Taklim di Kecamatan Rappocini Kota Makassar, tergolong pada kategori sedang atau cukup baik. Ketua Majelis Taklim terlaksana cukup baik karena adanya perencanan Ketua Majelis Taklim , pelaksanaan Ketua Majelis Taklim , evaluasi dan tindak lanjut.
STRATEGI PROMOSI PERIKLANAN YANG EFEKTIF
Ramsiah Tasruddin
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
“Dreadful of advertisement magic have pushed the strength go into effect the hegemony marketing for advertiser company. Even sometimes, company tend not mind to its important of promotion and advertisement..”
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING
Jumharia Djamereng
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental tanpa kelas kontrol yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam keterampilan berbicara pada mahasiswa semester V Bahasa Inggris Jurusan Tarbiyah Stain Palopo. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan strategi metakognitif pada pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.Populasi diambil dari 120 mahasiswa semester V yang sedang mengambil mata kuliah Speaking 3 yang terdiri dari 4 kelas, yaitu Tadris A sejumlah 30 orang, Tadris B sebanyak 38, Tadris C sebanyak 25 orang dan Tadris D sebanyak 25 orang. Selanjutnya, penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan mengambil 20 mahasiswa kelas A sebagai sampel dengan pertimbangan bahwa kelas A adalah kelas unggulan berdasarkan hasil placement test. Mengingat strategi metakognitif ini lebih tepat digunakan pada mahasiswa yang memiliki kemampuan sedikitnya pada level intermediate. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, sedangkan instrumennya adalanh tes dan rekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa meningkat dengan signifikan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan strategi metakognitif pada pengajaran keterampilan berbicara. Ini dibuktikan oleh perhitungan SPSS 20 uji-t dimana hasilnya adalah -6.078 dan tes signifikansi adalah 0.000. Hasil uji hipotesis menunjukkan H1 diterima dimana H1 menyatakan ada perbedaan signikan pada kemampuan berbicara mahasiswa sebelum dan setelah perlakuan. Sebaliknya Ho ditolak dimana Ho menyatakan tidak ada perbedaan signifikan pada kemampuan berbicara mahasiswa sebelum dan sesudah perlakuan. Adapun respon mahasiswa terhadap penerapan strategi metakognitif pada pengajaran Speaking adalah positif berdasarkan hasil analisis data kuesioner.PENERAPAN STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING
SIMBOLISASI IDEOLOGI AGAMA DALAM FILM KARTUN: SPONGEBOB SQUAREPANTS
Risky Nikmah Amaliah
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang umumnya memaparkan tentang suatu peristiwa, baik itu nyata maupun fiksi. Film memiliki kekhasan tersendiri yang menjadikan seseorang tertarik untuk menyaksikan ataupun menikmatinya. Sifat film yang audio-visual, membuat film memiliki daya tarik tersendiri bagi khalayaknya. Karena film tak hanya menampilkan gambar saja, tapi juga didukung oleh suara dan bahasa gambar yang sesuai serta mudah dipahami. Bahasa dalam film adalah kombinasi antara bahasa suara dan bahasa gambar. Dalam teori komunikasi, film mengandung pesan yang disampaikan kepada komunikan. berbagai kepentingan telah dilibatkan dalam tayangan-tayangan televisi, khususnya yang bersifat hiburan. Mulai dari ekonomi, politik, budaya hingga ideologi agama, yang secara sadar maupun tidak, juga ikut mengambil andil dalam tingkah laku penonton sehari-hari. Ada proses semiotisasi ritual, yaitu memuati aspek-aspek kegiatan ritual. Film kartun Spongebob Squarepants merupakan objek kajian dalam tulisani. Film kartun yang diproduksi oleh Nickelodeon Production House ini, berkisah tentang kehidupan sebuah sponge di dasar laut yang selalu ceria. Sponge ini bernama Spongebob Squarepants yang memiliki sahabat bintang laut berwarna merah muda bernama Patrick. Selain itu, Spongebob juga memiliki rekan kerja bernama Squitward yang merupakan seekor ubur-ubur dan seekor kepiting merah yang mata duitan, Tuan Crab, yang merupakan pemilik restoran tempat Spongebob bekerja.
DAKWAH DAN TUDUHAN ISLAM SEBAGAI AGAMA TERORIS
Arifuddin Tike
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Islam adalah agama damai rahmatan lilalamin yang dibawa oleh Rasulullah saw. Sebagai ajaran kebenaran, mengajak manusia dengan cara-cara yang dredhai Oleh Allah swt.seperti disebut dalam Qs. Al-Taubah 128. Dari sekian banyak dakwah Rasulullah dalam syariatnya, bahkan ajaran yang paling asasi (dasar) adalah menegakkan keadilan dan kebenaran, mencegah berbuat kedzaliman, memerintahkan menyebarkan rahmat (kedamaian), dan melarang pembunuhan dan pertumpahan darah. Seperti disebutkan dalam Aqs. (al-Anbiya’: 107). Nabi Muhammad mengajak kepada kearifan dan toleransi bukan kekerasan, Nabi Muhammad SAW melarang kita untuk membunuh sesama yang tanpa dibenarkan oleh syariat, bahkan Allah melarang dalam kitab suciNya: wala> taq tulun nafsallati> illa >bil haq. Di sisi lain akhir-akhir ini berkembang pemahaman yang salah terhadap Islam, sehingga diberi label Islam pundamental itu adalah Teroris. Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.Terorisme seringkali ditudingkan kepada umat Islam, terutama golongan Wahabi/Salafi. Sebagian orang mengira bahwa tudingan itu hanya sekedar propaganda barat untuk menjatuhkan harga diri kaum muslimin di mata dunia internasional. Sehingga mereka senantiasa menuduh barat (baca: Amerika) sebagai dalang di balik munculnya fenomena radikal semacam itu. Sebagian lagi sebaliknya, mengira bahwa terorisme -dengan melakukan pengeboman di tempat-tempat umum- merupakan bagian dari jihad fi sabililla>h dan tergolong amal salih yang paling utama. Sehingga mereka beranggapan bahwa pelaku bom bunuh diri adalah sosok mujahid dan mati syahid.Terorisme bukanlah ajaran Islam, dan bahkan Islam tidak mengajarkan kekerasan, perang yang dilakukan oleh Islam adalah didahului dengan ajakan, dan tidak akan menyerang kecuali Islam terlebih dahulu diserang oleh umat lain.
PERANAN LEMBAGA DAKWAH KAMPUS DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI DAKWAH MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
St Aisyah BM
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Islam merupakan Agama Dakwah, oleh karena itu, setiap muslim memiliki kewajiban untuk mendakwakan Islam. menjadi komunikator dakwah tentunya diperlukan kompetensi tersendiri, dan kegiatan itu memerlukan pendidikan dan pelatihan yang sungguh-sungguh. Salah satu lembaga yang diharapkan menjadi tempat pendidikan dan pelatihan dakwah bagi mahasiswa adalah lembaga Dakwah Al-Jami UIN Alauddin Makassar. Oleh karena itu, Tujuan penelitian ini adalah untuk tmengetahui peranan lembaga dakwah kampus Al-Jami dalam meningkatkan komunikasi dakwah mahasiswa UIN Alauddin Makassar.