cover
Contact Name
Isnen Fitri
Contact Email
isnen@usu.ac.id
Phone
+62911-323382
Journal Mail Official
kapata.arkeologi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Namalatu-Latuhalat, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku 97118, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Kapata Arkeologi
Published by Balai Arkeologi Maluku
Kapata Arkeologi is aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Kapata Arkeologi is managed to be issued twice in every volume. Kapata Arkeologi publish original research papers, review articles, case studies and conceptual ideas or theories focused on archaeological research and other disciplines related to humans and culture. The Scope of Kapata Arkeologi is: Archaeology Anthropology History Cultural Studies
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Edisi Khusus, Mei 2007" : 14 Documents clear
Maluku: Sebuah Citra dalam Bingkai Sumber Daya Arkeologi Marlon NR Ririmasse
Kapata Arkeologi Edisi Khusus, Mei 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/kapata.v0i0.51

Abstract

Maluku adalah wilayah dengansumber daya budaya yang beragam sebagai implikasi kondisi geografis yang berciri kepulauan. Meski demikian, keragaman sumber daya budaya ini ternyata belum mampu untuk memberikan sumbangan yang berarti pambangunan daerah sebagaimana belum mampu untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Makalah ini mencoba untuk melihat sumber daya budaya dalam bingkai arkeologi dengan menitikberatkan kajian pada aspek pengelolaannya serta bagaimana sumber daya budaya mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah Maluku.
Sumberdaya Arkeologi Menuju Industri Pariwisata di Maluku: Masalah, Peluang, Tantangan dan Solusinya Wuri Handoko
Kapata Arkeologi Edisi Khusus, Mei 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/kapata.v0i0.52

Abstract

Wilayah Maluku memiliki konstribusi besar sebagai daerah yang banyak menyimpan sumberdaya warisan budaya (cultural heritage). Namun sejak terpecah menjadi dua provinsi, masing-masing mengejar PAD, yang kemudian terkesan menelantarkan potensi sumber daya budaya tersebut. Besarnya potensi sumberdaya budaya dan arkeologi itu sesungguhnya dapat dikembangkan menjadi obyek industry pariwisata. Namun hal ini perlu dilakukan melalui perencanaan yang matang yang diawali dengan menjaring aspirasi dari bawah (bottom up). Hal ini untuk memperoleh dukungan kolektif public, sebagai salah satu syarat agar industri pariwisata dapat berkembang. Bagaimanapun masyarakat sangat berhak, mengingat sumberdaya arkeologi justru banyak dijumpai diwilayah pemukiman masyarakat setempat. Namun demikian untuk mengembangkan sebuah industry wisata, perlu dilakukan melalui berbagai upaya skala prioritas mengingat Maluku  masih dalam proses pemulihan sosial.
Appendix Edisi Khusus, Mei 2007 Kapata Arkeologi
Kapata Arkeologi Edisi Khusus, Mei 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/kapata.v0i0.53

Abstract

Back Cover Edisi Khusus, Mei 2007 Kapata Arkeologi
Kapata Arkeologi Edisi Khusus, Mei 2007
Publisher : Balai Arkeologi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/kapata.v0i0.54

Abstract

Page 2 of 2 | Total Record : 14