cover
Contact Name
Jurnal Tamaddun
Contact Email
jurnaltamadun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltamadun@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tamaddun
ISSN : 23441917     EISSN : 25285882     DOI : -
Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam (ISSN 2528-5882) was published by the Department of History of Islamic Civilization Faculty of Ushuluddin, Adab and Da`wah IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. Its mission is to disseminate the results of studies and research on the history, specifically Islamic Cultural History which includes science, theory, and historical concepts related to Islam and regional studies, Islamic civilization, Islamic intellectuals, Islamic culture and traditions. The manuscripts contained in this journal are the results of studies, research and literature review conducted by researchers, academics, and observers of Islamic Cultural History. This Tamaddun Journal is published twice in one year, July and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
LASKAR SANTRI PEJUANG NEGERI: Rekam Jejak Laskar Hizbullah dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya Jumeroh Mulyaningsih; Dedeh Nur Hamidah
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.177 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3519

Abstract

Salah satu perjuangan fisik dalam menghadapi tentara sekutu setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah perjuangan yang dilakukan oleh sekelompok pejuang Islam, yakni Laskar Hizbullah. Anggota Hizbullah memiliki semangat kebangsaan dan spirit Islam yang tinggi. Dalam hal ini perlu menjadi ingatan kolektif bahwa peran Laskar Hizbullah cukup besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Laskar Hizbullah dibentuk sebagai laskar kesatuan perjuangan semi militer dari kelompok Islam yang dilandasi dengan niat jihad fi sabilillah, berjuang menegakkan agama dan Negara. Laskar Hizbullah berperan aktif dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Kedahsyatan pertempuran tersebut tidak terlepaskan dari Resolusi Jihad, 22 Oktober 1945. Surabaya menjadi melting pot Laskar Hizbullah dari berbagai daerah, pertempuran yang terjadi cukup menghentakkan pihak sekutu. Apa yang terjadi di Surabaya pada Oktober-November 1945 menjadi kisah nyata, kontribusi besar Laskar Hizbullah yang bergerak secara gigih, dengan kekuatan lahir batin serta mental baja untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
KONSEPSI PEMIKIRAN FILSAFAT SEJARAH DAN SEJARAH MENURUT IBNU KHALDUN Budi Sujati
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.32 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3521

Abstract

Dalam dunia Islam, Ibnu Khaldun adalah sosok cendekiawan sekaligus ilmuwan Muslim yang mampu membuat dunia Islam menjadi besar berkat karya-karyanya. Bagi sarjana Muslim maupun Barat karena karyanya, dia dianggap sebagai properti dunia yang pemikirannya harus dilestarikan dan direproduksi. Salah satunya adalah mengenai konsepsi sejarah yang dijadikan referensi bagi seluruh ahli sejarah dan ahli sosiologi di dunia. Dalam memahami konsepsi sejarah yang ditulis oleh Ibnu Khaldun kita akan mengetahui mengenai kontruksi sejarah dari sisi bangunan sejarah bahwa sejarah tidak lebih dari rekaman siklus periode masa lampau yang bisa dijadikan pelajaran bagi generasi sekarang atau masa mendatang bahwa pola dan alur sejarah akan mengikuti perubahan-perubahan sosial yang akan mengikuti siklus kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan (approach) filsafat sejarah dalam menjawab fenomena-fenomena sejarah yang terjadi di masa lampau sehingga filsafat menawarkan kekuatan logis dalam sejarah yang bisa menjelaskan bahwa sejarawan bisa mampu menganalisis peristiwa sekarang agar kita bisa terhindar dari kehancuran sebuah peradaban dan bisa menjadikan peristiwa sebelumnya menjadi pelajaran bagi umat manusia agar umat manusia bisa tetap menjaga solidaritas dalam kehidupan di dunia.
SIKAP DAN KEBIJAKSANAAN SOEKARNO TERHADAP ISLAM PASCA KEMERDEKAAN Anwar Sanusi
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.537 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3520

Abstract

Soekarno menyeru umat  Islam  untuk “menggali api Islam”,. Perdebatan mengenai bentuk negara antara nasionalis-sekuler dengan kelompok nasionalis-Islam membuat Soekarno berpikir untuk menemukan formulasi yang bisa diterima oleh semua kelompok, yakni Rumusan Pancasila sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang merupakan akumulasi perdebatan dua kelompok tersebut. Selain perdebatan tersebut, Soekarno juga menghadapi persoalan sistem parlementer yang mengalami jatuh bangun sehingga Soekarno menggagas Demokrasi Terpimpin. Di sisi lain, Soekarno juga menggagas konsep NASAKOM atau integrasi persoalan bangsa dari nasionalisme (PNI), agama (NU) dan sosialisme (PKI) dengan dukungan militer. Hal ini tentunya menarik untuk diteliti dan menjadi tulisan yang dapat memaparkan mengenai sikap dan kebijaksanaan Soekarno, utamanya mengenai bidang ideologi dan keagamaan dalam khazanah sejarah tanah air.
KESULTANAN UTSMANI (1300-1517) : Jalan Panjang menuju Kekhalifahan Muhammad Affan
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.572 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3524

Abstract

AbstrakPersoalan yang sering luput dalam diskursus mengenai kekhalifahan adalah bagaimana jalan menuju kekhalifahan. Berdasarkan pada persoalan tersebut, artikel berikut akan menguraikan sejarah Utsmani sejak berdirinya sampai kepada keberhasilan mereka menduduki posisi kekhalifahan. Artikel ini bertujuan untuk memberi sumbangan pemikiran dari perspektif sejarah dalam diskursus kekhalifahan. Hal ini cukup penting mengingat diskusi mengenai kekhalifahan kembali menghangat pasca deklarasi kekhalifahan oleh kelompok ISIS. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode sejarah. Dari hasil literature review yang dilakukan diperoleh informasi sejarah bahwa Utsmani menduduki posisi kekhalifahan setelah menghancurkan Byzantium dan mengalahkan Mamluq. Dengan kemenangan tersebut, Utsmani berkuasa atas Konstantinopel dan juga tiga kota suci Muslim, yaitu Jerusalem, Mekah dan Madinah. Kekuasaan ini menjadikan Utsmani sebagai institusi pemerintahan terbesar dan paling dominan dalam Dunia Muslim, sehingga kondisi tersebut menjadi dorongan kuat bagi Utsmani untuk mengklaim posisi khalifah dalam Dunia Muslim.Kata kunci: Kesultanan Utsmani, kekhalifahan, Dunia Muslim, sejarah
ISLAM DALAM PERJUANGAN BAGUS RANGIN MELAWAN PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA-PRANCIS DAN INGGRIS, 1810-1812 Tendi Tendi
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1917.769 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3562

Abstract

AbstrakDua dekade awal abad kesembilan belas, menjadi waktu terjadinya beberapa gerakan sosial di wilayah Karesidenan Cirebon. Pelbagai kerusuhan dan gerakan yang sebab musababnya berkisar tentang keadilan dan ekonomi membuat Cirebon menjadi daerah yang tidak pernah tenang. Ada sejumlah pendapat yang menunjukkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam gerakan ini terdiri dari banyak kelompok dan golongan. Artikel ini mencoba untuk mengungkapkan background sosio-ekonomi masyarakat Cirebon pada awal abad kesembilan belas, dan menguraikan gerakan perjuangan yang digalang oleh Bagus Rangin untuk melawan pemerintahan kolonial pada tahun 1810-1812. Selain itu, tulisan ini juga berupaya untuk melihat Islam yang tampak dalam gerakan sosial Bagus Rangin tersebut. Metodologi yang digunakan dalam studi ini adalah metode sejarah dengan pendekatan naratif. Hasil dari riset ini adalah kondisi masyarakat Cirebon yang terbelenggu masalah ekonomi akibat adanya kebijakan politik dan pertanahan yang datang dari Batavia. Adapun gerakan yang dipimpin oleh Bagus Rangin merupakan gerakan sosial yang menjadi respon atas kebijakan tersebut. Sedangkan untuk unsur Islam dalam gerakan itu, tampak jelas terlihat dalam sejumlah hal, seperti keyakinan eskatologis, melakukan ziarah, penggunaan pakaian, dan lain sebagainya. Kata kunci: Gerakan Sosial, Pertanahan, Bagus Rangin, Pemerintah Kolonial, Cirebon.
Perkebunan Tembakau dan Kapitalisasi Ekonomi Sumatera Timur 1863-1930 Allan Akbar
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.235 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i2.3522

Abstract

Daerah Sumatera Timur yang sebelumnya merupakan hutan belantara, dalam waktu singkat telah menjadi wilayah perkebunan paling menguntungkan di Sumatera. Perkembangan ini terjadi berkat keberhasilan budidaya tembakau di Sumatera Timur. Keuntungan yang besar dari perkebunan tembakau menarik minat para investor asing untuk menanamkan modalnya di Sumatera Timur. Selain mendatangkan kekayaan yang besar, perkebunan tembakau telah membawa beberapa dampak bagi perkembangan Sumatera Timur. Penelitian ini akan menyoroti bagaimana perkembangan perkebunan tembakau hingga mendatangkan kekayaan bagi Sumatera Timur serta dampak apa saja yang ditimbulkan akibat dari maraknya pembukaan perkebunan tersebut

Page 1 of 1 | Total Record : 6