cover
Contact Name
akhmad khalimy
Contact Email
jurnalinklusif@gmail.com
Phone
+6281312460012
Journal Mail Official
jurnalinklusif@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Inklusif: Jurnal Pengkajian Penelitian Syariah dan Ilmu Hukum
ISSN : 23032669     EISSN : 25489631     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal INKLUSIF is a journal organized by Department of Syari’ah, Post Graduate Programe Syekh Nurjati State Islamic University. It only publishes original papers (no plagiarism) of literature and field research related to the Study and Research of Economics and Islamic Law. It focuses on the theme and topic of Islamic law: Islamic Criminal Law; Islamic Civil Law; Islamic Family Law; Application of Islamic Law in Indonesia; Islamic Economics; Islamic Banking, Sharia Accounting; and Issues of Contemporary Islamic Economics.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI KARAKTER MARKETING SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN Mawar Jannati Al Fasiri; Nurjati Nurjati; Dapiah Dapiah
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.8877

Abstract

 ABSTRAC In a business business, in general, business competition is very tight, making it difficult for competitors or similar businesses to attract consumers. Some competitors may be more oriented towards satisfying rather than maximizing profit. Marketing itself is a form of muamalah that is justified in Islam, as long as the transaction process is protected from things that are prohibited by sharia provisions. Service must be done as well as possible to be able to provide added value in attracting consumers.This study aims to find out how the Islamic marketing character is applied, find out what factors can increase customer satisfaction and whether the implementation of sharia marketing character can increase customer satisfaction at STOKIS NASA E.2317 Warujaya Village, Depok District, Cirebon Regency.In this study the authors used a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation.The implementation of sharia marketing character in increasing consumer satisfaction at Stokis Natural Nusantara E.2317 Warujaya, Depok District, Cirebon Regency is in the following way: the soul of a sharia marketer believes that these theistic or divine Shari'a laws are the fairest, where the owner of STOKIS NASA E.2317 places great emphasis on moral (moral and ethical) issues in all aspects of its activities. With the implementation of a clean, neat and unpretentious appearance whatever the model or style of dress worn by the owner and all employees of STOKIS NASA E.2317, and they work by prioritizing religious values, piety, moral aspects and honesty in all marketing activities. Keywords: Implementation; Marketing character; Consumer Satisfaction.  ABSTRAK Dalam sebuah bisnis usaha secara umum persaingan usaha sangat ketat membuat para pesaing atau usaha yang sejenis akan sulit untuk menarik konsumen. Beberapa pesaing mungkin lebih berorientasi pada memuaskan bukan memaksimalkan laba. Marketing itu sendiri adalah salah satu bentuk muamalah yang dibenarkan dalam islam, sepanjang dalam proses transaksinya terpelihara dari hal-hal yang terlarang oleh ketentuan syariah. Pelayanan harus dilakukan dengan sebaik mungkin untuk dapat memberikan nilai tambah dalam menarik hati konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter marketing syariah yang diterapkan, mengetahui faktor apa saja yang dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan apakah dengan implementasi karakter marketing syariah dapat meningkatkan kepuasan konsumen di STOKIS NASA E.2317 Desa Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon.Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Implementasi karakter marketing syariah dalam meningkatkan  kepuasan Konsumen di Stokis Natural Nusantara E.2317 Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon adalah dengan cara sebagai berikut: jiwa seorang syariah marketer meyakini bahwa hukum-hukum syariat yang teistis atau bersifat ketuhanan ini adalah yang paling adil, dimana owner STOKIS NASA E.2317 sangat mengedepankan masalah akhlak (moral dan etika) dalam seluruh aspek kegiatannya. Dengan diterapkannya penampilan yang bersih, rapi dan bersahaja apapun model atau gaya berpakaian yang dikenakan oleh owner dan seluruh pegawai STOKIS NASA E.2317, dan mereka bekerja dengan mengedepankan nilai-nilai religius, kesalehan, aspek moral dan kejujuran dalam segala aktivitas pemasarannya. Kata Kunci :Implementasi; Karakter Marketing; Kepuasan Konsumen. 
Perkawinan Beda Agama Nofan Nur Khafid Azmi
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.8739

Abstract

Perkawinan Beda Agama adalah suatu bentuk perkawinan yang terjadi antara orang yang berbeda agamanya. Islam sebagai agama terakhir telah memberikan tuntunan bagaimana ketika orang Islam melakukan suatu proses perkawinan. Dalam al-Qur’an, ketentuan tentang perkawinan ini terdapat dalam surat al-Māidah [4]: 5 yang berisi kebolehan seorang laki-laki muslim menikah dengan wanita ahl al-Kitab dan surat al-Baqarah [2]: 221 yang berisi larangan bagi orang Islam menikah dengan non muslim. Hukum yang diperoleh dari ketentuan surat al-Mā‟idah [4]: 5 adalah suatu bentuk kebolehan (ibāhah/mubah) bukan ‟sunat‟, lebih-lebih ‟wajib‟. Ketika sesuatu yang mubah itu dilakukan dan mengantarkan kepada kemadaratan tertentu, maka perbuatan tersebut bisa dilarang, karena tujuan dari syari‟at Islam (maqasid asy-syari’'ah) adalah merealisasikan kemaslahatan dan menghindarkan kemadaratan. 
PRESPEKTIF HAKIM TERHADAP REGULASI HUKUM DAN PROFESIONALISME, MEKANISME DAN BIAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN HAKIM DALAM PENANGANAN KASUS PERMOHONAN SUAMI IJIN POLIGAMI PADA PENGADILAN AGAMA SUMBER DI KABUPATEN CIREBON Abdul Fatakh; Wasman Wasman
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.9742

Abstract

 ABSTRAC ABSTRACTPolygamy, which is permitted by positive law and Islamic law, is merely a justice for the rights of both human beings which is demanded between the masculine and the feminine, so that the goal is sakinah mawaddah warahmah. The practice of polygamy has experienced deviations by some people (men/husbands) resulting in fatal consequences for the portrait of justice, especially for women/wives. many polygamists do not get permission for polygamy from the Religious Courts, the practice of polygamy mostly results in divorce and exploitation of the rights of wives, and children, compared to polygamy that gets permission from the Religious Courts, which has very little impact on divorce.Based on the description, so doing research with the formulation of the problem: the perspective of the professionalism of judges and the mechanism of judge decision-making in handling cases of husband's application for polygamy permission at the religious court in Cirebon, How is the Legal Regulation of Professionalism Decisions of Religious Court Judges in Cirebon Regency against the mechanism of Licensing and Rejection of Polygamy in Cirebon. ask husbandFrom the results of data analysis, it can be concluded that the Legal Regulations on Professionalism Decisions of Religious Court Judges in Indonesia Against the mechanism for Licensing and Rejection of Polygamy proposed by husbands, namely: Law Number 1 of 1974 Articles 4 and 5, and Compilation of Islamic Law Articles 55-59, and judges are required to carry out legal excavations while still within the material legal framework of polygamy law;The perspective of the professionalism of judges and the judge's decision-making mechanism in handling cases of husband's application for polygamy permission at a religious court in Indonesia, namely the judge's view of the status of polygamous marriages which is based on permission from the Religious Courts and illegal polygamy, does not have the authority to determine the legal status or not of marriage unless the case is brought to the Religious Court, the judge will only know the legal status of the polygamous marriage. And judges in the trial for the decision-making process on polygamy permits, judges use the procedural law of the Religious Courts, referring to book II of judges' guidelines on administrative and technical technicalities of Religious Courts, chapter on special guidelines for family law on polygamy, material law on polygamy as the legal basis and mandatory judges carrying out legal excavation must not be outside the material law. Keyword: Judge's Perspective, Legal Regulation, Polygamy Permit, Cirebon Regency Religious Court ABSTRAKPoligami yang diperbolehkan secara hukum positif dan hukum Islam, semata-mata hanya sebuh keadilan hak bagi kedua mahluk insan yang di tuntutnya antara kaum maskulin dan feminim, agar tujuannya sakinah mawadah warahmah. Praktek poligami telah mengalami penyimpangan oleh sebagian masyarakat kaum (laki-laki/suami) berakibat fatal bagi potret keadilan, khususnya ini dirasakan bagi perempuan/isteri. banyak poligami tidak mendapatkan ijin poligami dari Peradilan Agama, praktek poligami ini sebagian besar berjung pada perceraian dan eksploitasi hak-hak isteri-isteri, dan anak-anak, dibanding poligami yang mendapatkan ijin dari Peradilan Agama, yang sangat sedikit sekali yang dampaknya perceraian.Berdasarkan uraian, sehingga melakukan penelitian dengan rumusan permasalahan: prespektif profesionalisme Hakim dan mekanisme pengambilan keputusan hakim dalam penanganan kasus permohonan suami  ijin poligami pada pengadilan agama di Cirebon, Bagaimana Regulasi Hukum Keputusan Profesionalisme Hakim Pengadilan Agama di Kabupaten Cirebon Terhadap mekanisme Perijinan Dan Penolakan Poligami yang di ajukan suamiDari hasil analisis data dapat disimpulkan, Regulasi Hukum Keputusan Profesionalisme Hakim Pengadilan Agama di Indonesia Terhadap mekanisme Perijinan Dan Penolakan Poligami yang di ajukan suami yaitu:  Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 Pasal 4 dan 5, dan Kompilasi Hukum Islam Pasal 55-59, dan hakim diwajibkan melakukan Penggalian hukum selagi masih dalam bingkai hukum materiil hukum poligami;Prespektif profesionalisme hakim dan mekanisme pengambilan keputusan hakim dalam penanganan kasus permohonan suami  ijin poligami pada pengadilan agama di Indonesia, yaitu pandangan hakim terhadap status perk awinan poligami yang dilatar belakangi ijin dari Peradilan Agama dan poligami liar, tidak mempunyai wewenang untuk menentukan status sah dan tidaknya perkawinan tersebut, kecuali kalau perkara tersebut dibawa ke Pengadilan Agama, Hakim baru mengetahui status sah tidaknya perkawinan poligami tersebut. Dan hakim dalam persidangan untuk proses Pengambilan Keputusan terhadap ijin poligami, hakim menggunakan hukum acara Peradilan Agama, merujuk pada buku II pedoman hakim tentang teknis administrasi dan teknis Peradilan Agama bab Pedoman khusus hukum keluarga tentang poligami, hukum materiil tentang poligami sebagai dasar hukumnya dan hakim wajib melakukan penggalian hukum tidak boleh keluar dari hukum materiil; Keyword: Prespektif Hakim, Regulasi Hukum, Ijin Poligami, Pengadilan Agama Kabupaten Cirebon 
PENGARUH PENGETAHUAN DAN PROMOSI TERHADAP MINAT MENABUNG DI BANK SYARIAH PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AR-RIDWAN Syaeful Bakhri
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.8886

Abstract

Kehadiran perbankan syariah memperkuat peran dalam pembangunan perekonomian Indonesia dan menjaga stabilitas keuangan Nasional, maka diperlukan manajemen yang baik dalam upaya pengembangan perbankan syariah demi membangun bank syariah yang kuat dan sehat. Santri pondok pesantren sebagai salah satu komponen masyarakat yang merupakan pangsa pasar yang layak untuk diperhatikan dalam hal peningkatan jumlah nasabah bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan promosi terhadap minat menabung santri pndok pesantren Ar-Ridwan di bank syariah dengan metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel didapat sebanyak 113 responden dan data dikumpulkan dengan cara wawancara, kuesioner, dokumentasi dan dianalisis melalui pengujian statistic. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap minat menabung santri di bank syariah, promosi berpengaruh signifikan terhadap minat menabung santri di bank syariah, artinya secara bersama-sama pengetahuan dan promosi berpengaruh signifikan terhadap minat menabung santri di bank syariah. 
KELUARGA SAKINAH, MAWADDAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Samud Samudera; Wing Redy Prayuda
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.9744

Abstract

ABSTRAC    Life in pairs is the nature of living things in the world. But only human beings are the only creatures of God capable of wrapping nature into a marriage bond. One of the goals of marriage is the formation of a harmonious family. In Islam a harmonious family is a family of sakinah, mawaddah, wa rahmah. Creating a sakinah family is not an easy thing. There needs to be an effort that leads to the process. Among other things, family members' awareness, socialization, guidance and encouragement to them to instill the values of the formation of family trust. There are still many households that are hit by conflicts or disputes which impact on the destruction of the family order from children to macro environments. The crisis in the household does not only occur among ordinary people but also occurs in the upper layers, including public figures or celebrities.This type of research is library research (library research), in the sense that all data sources come from written materials in the form of books, documents, magazines and texts that are related to the topic of discussion through a review of various literature related to research which includes primary, secondary data. , dantertier. The data collected, read.The results of this study are that families are expected to have professional abilities to anticipate the behavior of all family members consisting of various emotional and personality qualities, and family counseling can lead to habituation of daily behavior based on religious teachings to become a devoted, positive, productive and independent family through individual relations and family systems that are based on Islamic teachings and can realize the functions that exist in the family, so that the family avoids various problems. Keywords: Sakinah Family, Mawaddah, Rahmah and Islamic Law.  ABSTRAKHidup berpasang-pasangan merupakan fitrah makhluk hidup di dunia. Namun hanya manusialah satu-satunya makhluk Allah yang mampu membungkus fitrah hidup dalam sebuah ikatan perkawinan. Salah satu tujuan perkawinan adalah terbentuknya keluarga yang harmonis. Dalam Islam keluarga harmonis adalah keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Mewujudkan sebuah keluarga sakinah memang bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya upaya yang mengarah pada proses tersebut. Antara lain kesadaran anggota keluarga, sosialisasi, bimbingan dan dorongan kepada mereka untuk menanamkan nilai-nilai pembentukan keluarga sakinah. Masih banyak rumah tangga yang dilanda konflik atau pertengkaran sehingga berimbas pada rusaknya tatanan keluarga mulai dari anak sampai lingkungan yang bersifat makro. Krisis dalam rumah tangga bukan hanya terjadi dikalangan orang biasa melainkan juga banyak terjadi pada lapisan atas tidak terkecuali kalangan publik figur atau selebritis.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dalam artian semua sumber data berasal dari bahan-bahan tertulis berupa buku, dokumen, majallah dan naskah yang ada kaitannya dengan topic pembahasan melalui penelaahan berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian yang mencakup data primer, sekunder, dantertier. Data-data yang dikumpulkan, dibaca.Hasil penelitian ini yaitu keluarga diharapkan mempunyai kemampuan professional untuk mengantisipasi perilaku keseluruhan anggota keluarga yang terdiri dari berbagai kualitas emosional dan kepribadiannya, serta konseling kelurga dapat mengarahkan dengan melakukan pembiasaan prilaku sehari-hari berdasarkan ajaran agama agar menjadi keluarga yang bertaqwa, posotif produktif dan mandiri melalui relasi individu dan system keluarga yang didasarkan ajaran Islam serta dapat mewujudkan pungsi-pungsi yang ada dalam keluarga, agar keluarga terhindar dari berbagai masalah. Kata kunci: Keluarga Sakinah, Mawaddah, Rahmah dan Hukum Islam
KEDUDUKAN HUKUM ISLAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL DI INDONESIA Tomi Saladin
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.9747

Abstract

Artikel info:  Received: Agustus 2021Accepted: Agustus 2021Available online: Desember 2021 ABSTRAC Looking for the position of Islamic law in the national legal system is clear, where Islamic law as contained in the government's legal politics in the GBHN stipulated by the MPR Number IV/MPR/1999 explains that the policy direction of legal development recognizes and respects religious law (including Islamic law) in managing the system. Comprehensive and integrated national law, and efforts are made so that all laws and regulations do not conflict with the morals of religions (including Islamic morals). Islamic law in the development of national law has two forms, 1) functioning of Islamic law as a positive law that applies only to Muslims. 2) functioning of Islamic law through the expression of values or principles of Islamic law which will apply not only to Muslims but also to all citizens. Islamic law in the perspective of positive Indonesian law can be classified into three groups, namely: (1) positive laws that are in line with Islamic law, such as family law and most civil laws, (2) positive laws that do not conflict with Islamic law. although not exactly the same as Islamic law, such as the law on murder and robbery, (3) positive laws that are contrary to Islamic law, such as the law on sexual relations without marriage, liquor and gambling where the perpetrators are punished only if they damage or disturb people other.This type of research is library research (library research), in the sense that all data sources come from written materials in the form of books, documents, magazines and texts that are related to the topic of discussion through a review of various literature related to research which includes primary, secondary data. , dantertier. The data collected, read.The result of this research is the development of law, so Islamic law, apart from being a legal norm, can be transformed into positive law in the national legal system. Islam and the Islamic Law system will always be the selectors of the national legislation process, because philosophically, juridically and sociologically the power of Islam is a reflection of Indonesia's future development. The reality of the plurality of the Indonesian nation will be a consideration in national legislation efforts, so that Islamic values will be more easily absorbed in the national legal system. Keywords: Islamic Law, Positive Law, and National Legal System.  ABSTRAKMencari posisi hukum Islam dalam sistem hukum nasional telah jelas, dimana hukum Islam sebagaimana termaktub dalam politik hukum pemerintan dalam GBHN yang ditetapkan MPR Nomor IV/MPR/1999 menjelaskan bahwa arah kebijakan pembangunan hukum mengakui dan menghormati hukum agama (termasuk hukum Islam) dalam menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu, dan diupayakan agar segala peraturan perundang-undangan tidak bertentangan dengan moral agama-agama (termasuk moral Islam). Hukum Islam dalam pembangunan hukum nasional mempunyai dua bentuk, 1) mengfungsikan hukum Islam sebagai hukum positif yang berlaku hanya bagi pemeluk Islam saja. 2) mengfungsikan hukum Islam melalui ekspresi nilai-nilai atau prinsip-prinsip hukum Islam yang akan berlaku tidak hanya bagi kaum muslim tetapi juga bagi semua warga negara. Hukum Islam dalam perspektif hukum positif Indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok yaitu: (1) hukum-hukum positif  yang sejalan dengan hukum Islam, seperti hukum keluarga dan sebagian besar hukum perdata, (2) hukum-hukum positif yang tidak bertentangan dengan hukum Islam meski tidak sama persis dengan hukum Islam, seperti hukum tentang pembunuhan dan perampokan, (3) hukum-hukum positif yang bertentangan dengan hukum Islam, seperti hukum tentang hubungan seksual tanpa nikah, minuman keras dan perjudian yang pelakunya dikenakan hukuman hanya jika merusak atau mengganggu orang lain.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dalam artian semua sumber data berasal dari bahan-bahan tertulis berupa buku, dokumen, majallah dan naskah yang ada kaitannya dengan topic pembahasan melalui penelaahan berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian yang mencakup data primer, sekunder, dantertier. Data-data yang dikumpulkan, dibaca.Hasil penelitian ini yaitu pembangunan hukum, maka hukum Islam selain sebagai norma hukum yang dapat ditranformasikan menjadi hukum positif dalam sistem hukum nasional. Islam dan sistem Hukum Islam akan selalu menjadi penyeleksi proses legislasi nasional, karena secara filosofis, yuridis dan sosiologis kekuatan Islam menjadi cermin pembangunan Indonesia kedepan. Kenyataan pluralitas bangsa Indonesia akan menjadi pertimbangan dalam upaya legislasi nasional, sehingga nilai-nilai Islam akan lebih mudah terserap dalam sistem hukum nasional. Kata kunci: Hukum Islam, Hukum Positif, dan Sistem Hukum Nasional.   
STRATEGI BISNIS BANCASSURANCE DENGAN “BUSINESS MODEL CANVAS” PADA ASURANSI JIWA SYARIAH DI PT. AXA MANDIRI AREA CIREBON Diana Agustina; Dedi Djubaedi; Ayus Ahmad Yusuf
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/inklusif.v6i2.7701

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi bisnis bancassurance pada asuransi jiwa syariah di PT AXA Mandiri Area Cirebon dan menghasilkan alternatif strategi bisnis yang baru. Metode penelitian pemetaan strategi bisnis saat ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan Business Model Canvas dan analisa strategi dilakukan berdasarkan metode kuantitatif dan kualitatif dengan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisa faktor internal dan eksternal dengan Matriks Internal Eksternal , diperoleh nilai IFAS 2.87 dan EFAS 2.69, sehingga posisi perusahaan pada sel V (growth strategy), kemudian dilanjutkan analisa kuadran SWOT posisi perusahaan berada pada kuadran I, yaitu posisi yang sangat menguntungkan, dengan titik koordinat (Internal, Eksternal) (0,81 ; 0,59), sehingga AXA Mandiri dapat menjalankan kebijakan pertumbuhan agresif (growth oriented strtategy) dimana perusahaan memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Penelitian SWOT yang menghasilkan alternatif strategi kemudian dipetakan ke dalam 9 (sembilan) komponen Business Model Canvas untuk menghasillan pemetaan bisnis strategi yang baru. Strategi yang sesuai yaitu pertama dengan memperbanyak jumlah pemasar kompeten dengan motivasi dan semangat yang tinggi, kedua adalah menjalin kerjasama yang erat dengan pihak perbankan dalam pemasaran produk  sehingga nasabah dapat terinformasi adanya produk asuransi, ketiga adalah merancang produk asuransi selain unit link, keempat adalah merancang  alternatif produk dengan harga yang lebih murah, kelima adalah merancang produk dengan single premium/pembayaran sekaligus , keenam adalah meningkatkan kepercayaan pihak perbankan terhadap keunggulan produk,  skill financial advisor, dan kualitas proses pemasaran produk, ketujuh adalah perbaikan budaya kerja staf financial advisor untuk menyesuaikan dengan budaya perbankan, dan kedelapan adalah menjalankan people development berkala, motivasi, dan coaching. Kata Kunci: asuransi syariah; bancassurance;business model canvas; analisis SWOT 

Page 1 of 1 | Total Record : 7