Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Volume VII, No. 1, Maret 2015"
:
14 Documents
clear
CYBER PR PADA PEMERINTAH KABUPATEN BELITUNG TIMUR
Juwita, Ninda
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2444
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Cyber PR Pemerintah Kabupaten Belitung Timur yang dilakukan melalui website. Adapun objek yang digunakan ialah Cyber?PR pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah?metode deskriptif kualitatif. Dimana penelitian ini dilaksanakan di Pemerintah Kabupaten Belitung?Timur. Jenis pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.?Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa : (1) Media?internet dalam hal ini website telah berperan dalam meningkatkan kinerja bagian kehumasan pemerintah Kabupaten Belitung Timur. (2) Website telah membantu pekerjaan Humas dan berhasil?menindaklanjuti pertanyaan-pertanyaan warga secara keseluruhan. (3) Kontribusi Humas dalam?kemudahan informasi bisa dilihat dari berjalannya penyampaian informasi dan kemudahan mencari berita melalui website yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Belitung Timur. (4) Kontribusi?dalam efisiensi pelayanan, antara lain terlihat dari efisiensi waktu, biaya, dan tempat yang dibutuhkan oleh Humas pemerintah Kabupaten Belitung timur dalam menyampaikan informasi kepada?publik.
STRATEGI PROMOSI GARUDA INDONESIA SURAKARTA DALAM MEMENANGKAN PERSAINGAN ANTARMASKAPAI
Handono, Adwitiya Ridho Febri
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2440
Garuda Indonesia merupakan maskapai layanan penuh yang berkonsep Garuda Indonesia?Experience. Persaingan antarmaskapai terutama di rute Solo Jakarta Solo tidak dapat dihindari?dan berpengaruh pada pendapatan. Keuntungan maskapai dapat dilihat dari tingkat seat load?factor dari rute yang dioperasikan. Kegiatan strategi promosi Garuda Indonesia Surakarta perlu?dilakukan agar mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi mereka?dan mampu bersaing dengan maskapai lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan Garuda Indonesia Surakarta dalam memenangkan persaingan antarmaskapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif. Metode?pengumpulan data menggunakan wawancara dengan empat informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah Garuda Indonesia Surakarta menggunakan elemen pada Intergrated?Marketing Communication, yaitu personal selling, periklanan, public relations, promosi, dan direct?marketing.
1 OFFICIAL ACCOUNT SEBAGAI IKLAN DI SNS (MOTIVASI PEMILIHAN OFFICIAL ACCOUNT DI LINE)
Firdyasari, Oktavia Eka
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2445
Social Networking Sites (SNS) yang menjadi favorit adalah aplikasi instant messenger LINEyang merupakan aplikasi instant messenger pertama yang memiliki stiker karakter dan official account. Official Account terdiri dari beberapa kategori seperti artis, musik, olahraga, dan brand merupakan iklan yang dihadirkan dalam SNS. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengguna LINE dalam memilih official account dan apa saja faktor ? faktor yang memotivasipengguna LINE dalam memilih official account. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasildari penelitian adalah pengguna LINE memilih official account yang sesuai kebutuhan, hobi, kesukaan serta ketertarikan guna mendapatkan kepuasaan yang mereka cari. Sedangkan faktor-faktoryang memotivasinya adalah ingin merasa lebih dekat dengan sang artis, tidak mau ketinggalansetiap moment berita sepak bola, ingin selalu menjadi yang pertama mengetahui informasi artisK-Pop, ingin mengikuti promo lelang dan tebak-tebak berhadiah serta ingin selalu mendapatkandan mencoba setiap info dan promo.
THE INFLUENCE OF PARTICIPATIVE LEADERSHIP STYLE OF COMMUNITY RELATIONS OFFICER PT. HOLCIM INDONESIA TBK. CILACAP-PLANT ON THE PERFORMANCE OF POSDAYA COMMUNITIES IN SUB-DISTRIC OF NORTH CILACAP
Cahyani, Riyas Anggun Putri
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2441
The application of management aspects by a CRO to complete empowerment activities can be?done by a work style which tends to lead to participative leadership. The leadership components?consists of consultation, joint decision making, power sharing, decentralization, empowerment,?democratic management tested to see the effects on the community empowerment program fromPT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap. PT. Holcim Indonesia Cilacap Tbk. is one of the companies who?received many awards related to successful of their performance community development as aform empowerment of local communities, that is Posdaya (Family Empowerment Program).?This study aims to examine and analyze the influence of participative leadership style of the?Community Relations Officer (CRO) PT. Holcim Indonesia Tbk Cilacap - Plant toward Posdaya (Family Empowerment Centre) in North Cilacap. This study uses quantitative methods and the data collected by the distribution of questionnaires which consist as 96 samples. It was measured by using?slovin formulate with a degree of error is 5 % for 126 communities. The research was used proportional sampling as a sampling technique and analyzed by SPSS for windows 16.00, include validity?and reliability tests to examine the questionnaires. t-test, F-test and coefficient of determination?(R2) were the part of a simple regression analysis to prove the hypothesis of the research. Based?on the data analysis, the simple linear regression equation is Y = 11.370 + 0,423X, its means that?there was a linearly and positively influence of participative leadership style on the performance?of Posdaya communities. The conclusion is if participative leadership style of the CRO is increased,?the performance of Posdaya will also increase.
POLIGAMI DALAM FILM (ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP ALASAN POLIGAMI DALAM FILM INDONESIA TAHUN 2006-2009)
Dhamayanti, Rahmalia
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2447
Film Berbagi Suami (2006), Ayat-Ayat Cinta (2008), dan Perempuan Berkalung Sorban (2009)?merupakan tiga film Indonesia yang menceritakan kehidupan poligami dengan alasan yang berbeda-beda. Ketiga film ini menceritakan bagaimana perempuan dan laki-laki memutuskan poligami karena alasan-alasan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana?resepsi audiens terhadap alasan poligami dalam ketiga film Indonesia tahun 2006-2009. Penelitian?ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis resepsi. Analisis resepsi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji khalayak. Metode ini membandingkan antara wacana apa yang muncul di media dan di khalayak. Sehingga interpretasinya merujuk pada konteks?kultural yang dimiliki khalayak dengan latar belakang yang berbeda-beda seperti agama, tingkat?pendidikan dan status sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga informan dengan afiliasi agama Islam berada dalam posisi pembacaan dominant-hegemonic. Sedangkan tiga informan?berlatar belakang agama Katolik pada posisi Oppositional. Meskipun keenam penonton berada?pada posisi dominant-hegemonic dan Oppositional, namun di beberapa adegan juga ada informan yang berada pada posisi Negotiated.
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA THAILAND DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS FARMAKOLOGI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Nurani, Dwi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2442
Mahasiswa Thailand sebagai mahasiswa minoritas dalam kelas belajar mengajar FarmakologiFarmasi UMS yang sebagian besar dari kelas tersebut merupakan mahasiswa Indonesia denganbudaya Indonesia yang cukup dominan hal inilah yang terjadi komunikasi antar budaya antaramahasiswa Thailand dengan mahasiswa Indonesia serta dosen pengajar. Dengan budaya yangberbeda komunikasi yang terjalin mengalami hambatan karena terjadinya perbedaan bahasa danpersepsi. Tidak semua mahasiswa Thailand bisa menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan fasih. Ini menjadi permasalahan besar bagi mahasiswa Thailand yang tidak bisa cepatmenyesuaikan diri dengan lingkungan kampus. Metode yang digunakan menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif dengan analisis data Interaktif Milles dan Huberman dengan tigatahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data diambil dari hasil observasidan wawancara dengan tiga kategori Informan yaitu mahasiswa Thailand, mahasiswa Indonesiadan dosen pengajar Farmasi UMS. Komunikasi antarbudaya mahasiswa Thailand dalam proses belajar mengajar di Fakultas Farmasi UMS adalah mahasiswa Thailand menggunakan bahasa melayusebagai bahasa pengantar saat awal perkuliahan dan berkomunikasi dengan mahasiswa Indonesiaserta dosen, mengadakan belajar kelompok antar sesama mahasiswa Thailand untuk menunjangproses belajar, memulai belajar bahasa Indonesia karena itu penting untuk berkomunikasi saatmenjalani kativitas atau berkomunikasi dengan mahasiswa Indonesia dan dosen pengajar saatperkuliahan berlangsung serta menjalin silahturahmi dengan dosen dan mahasiswa Indonesiaagar tidak ada renggang akibat perbedaan budaya yang menghalangi proses belajar mengajar.komunikasi yang terjalin antara mahasiswa Thailand, mahasiswa Indonesia dan dosen pengajardalam proses belajar mengajar di Kelas Farmakologi Farmasi UMS berjalan kurang efektif. Salahsatu penyebab kurang efektifnya proses pembelajaran ini adalah komunikasi yang belum terjalindengan baik.
PERSONAL BRANDING PRABOWO SUBIANTO (ANALISIS ISI KUANTITATIF PERSONAL BRANDING PRABOWO SUBIANTO DI SITUS BERITA ONLINE REPUBLIKA.CO.ID DAN TEMPO.CO.ID TANGGAL 9 JUNI - 9 JULI 2014)
Prakoso, Hendro Agus
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2443
Personal branding Prabowo Subianto merupakan identitas pribadi mengenai kualitas dan?nilai yang dimiliki oleh Prabowo Subianto yang dapat menciptakan respon emosional terhadap?orang lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis isi kuantitatif. Pengumpulan data?ini dilakukan dengan mencatat menyeleksi dan mengkode data yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan coding sheet yang dibuat berdasarkan?kategori-kategori sebelumnya, jumlah data dalam penelitian ini 107 dari Republika.co.id dan 51?berita, dari empo.co.id penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan personal branding?terhadap Prabowo Subianto yang dilakukan oleh Republika.co.id dan Tempo.co.id. Berdasarkan?hasil penelitian yang telah dilakukan penulis tentang Personal Branding Prabowo dapat disimpulkan secara keseluruhan, bahwa Personal Branding Prabowo Subianto di Republika.co.id dan Tempo.co.id terdapat perbedaan, dapat dilihat dari frekuensi pemberitaan, ragam berita dan sumberberita kedua media tersebut. Frekuensi berita berjumlah 107 di Republika.co.id dan 51 berita di?Tempo.co.id Ragam berita Republika.co.id didominasi konsep Spesialisasi sebesar 22,4% dari 107?berita, sedangkan pada Tempo.co.id didominasi konsep Nama baik sebesar 23,5% dari 51 berita.?Sumber berita pada Republika.co.id mayoritas berasal dari Liputan langsung sebesar 42,9% dari?107 berita sedangkan pada Tempo.co.id mayoritas berasal dari Intelektual sebesar 54,9% dari 51?berita.
THE INFLUENCE OF PARTICIPATIVE LEADERSHIP STYLE OF COMMUNITY RELATIONS OFFICER PT. HOLCIM INDONESIA TBK. CILACAP-PLANT ON THE PERFORMANCE OF POSDAYA COMMUNITIES IN SUB-DISTRIC OF NORTH CILACAP
Riyas Anggun Putri Cahyani
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2441
The application of management aspects by a CRO to complete empowerment activities can be done by a work style which tends to lead to participative leadership. The leadership components consists of consultation, joint decision making, power sharing, decentralization, empowerment, democratic management tested to see the effects on the community empowerment program fromPT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap. PT. Holcim Indonesia Cilacap Tbk. is one of the companies who received many awards related to successful of their performance community development as aform empowerment of local communities, that is Posdaya (Family Empowerment Program). This study aims to examine and analyze the influence of participative leadership style of the Community Relations Officer (CRO) PT. Holcim Indonesia Tbk Cilacap - Plant toward Posdaya (Family Empowerment Centre) in North Cilacap. This study uses quantitative methods and the data collected by the distribution of questionnaires which consist as 96 samples. It was measured by using slovin formulate with a degree of error is 5 % for 126 communities. The research was used proportional sampling as a sampling technique and analyzed by SPSS for windows 16.00, include validity and reliability tests to examine the questionnaires. t-test, F-test and coefficient of determination (R2) were the part of a simple regression analysis to prove the hypothesis of the research. Based on the data analysis, the simple linear regression equation is Y = 11.370 + 0,423X, its means that there was a linearly and positively influence of participative leadership style on the performance of Posdaya communities. The conclusion is if participative leadership style of the CRO is increased, the performance of Posdaya will also increase.
POLIGAMI DALAM FILM (ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP ALASAN POLIGAMI DALAM FILM INDONESIA TAHUN 2006-2009)
Rahmalia Dhamayanti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2447
Film Berbagi Suami (2006), Ayat-Ayat Cinta (2008), dan Perempuan Berkalung Sorban (2009) merupakan tiga film Indonesia yang menceritakan kehidupan poligami dengan alasan yang berbeda-beda. Ketiga film ini menceritakan bagaimana perempuan dan laki-laki memutuskan poligami karena alasan-alasan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana resepsi audiens terhadap alasan poligami dalam ketiga film Indonesia tahun 2006-2009. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis resepsi. Analisis resepsi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji khalayak. Metode ini membandingkan antara wacana apa yang muncul di media dan di khalayak. Sehingga interpretasinya merujuk pada konteks kultural yang dimiliki khalayak dengan latar belakang yang berbeda-beda seperti agama, tingkat pendidikan dan status sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga informan dengan afiliasi agama Islam berada dalam posisi pembacaan dominant-hegemonic. Sedangkan tiga informan berlatar belakang agama Katolik pada posisi Oppositional. Meskipun keenam penonton berada pada posisi dominant-hegemonic dan Oppositional, namun di beberapa adegan juga ada informan yang berada pada posisi Negotiated.
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA THAILAND DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS FARMAKOLOGI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Dwi Nurani
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2442
Mahasiswa Thailand sebagai mahasiswa minoritas dalam kelas belajar mengajar FarmakologiFarmasi UMS yang sebagian besar dari kelas tersebut merupakan mahasiswa Indonesia denganbudaya Indonesia yang cukup dominan hal inilah yang terjadi komunikasi antar budaya antaramahasiswa Thailand dengan mahasiswa Indonesia serta dosen pengajar. Dengan budaya yangberbeda komunikasi yang terjalin mengalami hambatan karena terjadinya perbedaan bahasa danpersepsi. Tidak semua mahasiswa Thailand bisa menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan fasih. Ini menjadi permasalahan besar bagi mahasiswa Thailand yang tidak bisa cepatmenyesuaikan diri dengan lingkungan kampus. Metode yang digunakan menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif dengan analisis data Interaktif Milles dan Huberman dengan tigatahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data diambil dari hasil observasidan wawancara dengan tiga kategori Informan yaitu mahasiswa Thailand, mahasiswa Indonesiadan dosen pengajar Farmasi UMS. Komunikasi antarbudaya mahasiswa Thailand dalam proses belajar mengajar di Fakultas Farmasi UMS adalah mahasiswa Thailand menggunakan bahasa melayusebagai bahasa pengantar saat awal perkuliahan dan berkomunikasi dengan mahasiswa Indonesiaserta dosen, mengadakan belajar kelompok antar sesama mahasiswa Thailand untuk menunjangproses belajar, memulai belajar bahasa Indonesia karena itu penting untuk berkomunikasi saatmenjalani kativitas atau berkomunikasi dengan mahasiswa Indonesia dan dosen pengajar saatperkuliahan berlangsung serta menjalin silahturahmi dengan dosen dan mahasiswa Indonesiaagar tidak ada renggang akibat perbedaan budaya yang menghalangi proses belajar mengajar.komunikasi yang terjalin antara mahasiswa Thailand, mahasiswa Indonesia dan dosen pengajardalam proses belajar mengajar di Kelas Farmakologi Farmasi UMS berjalan kurang efektif. Salahsatu penyebab kurang efektifnya proses pembelajaran ini adalah komunikasi yang belum terjalindengan baik.