cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 13, No. 2, November 2015" : 16 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Studi Kasus Pada Keluarga Muslim Pelaksana Homeschooling) Qurrota A’yun; Nanik Prihartanti; Chusniatun Chusniatun
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2601

Abstract

Anak usia dini (0-6 tahun) adalah masa yang pentinguntuk penanaman nilai moral dan ketrampilan hidup.  Keluarga mempunyai peranan penting untuk menanamkan karakter positif  terebut. Orang tua dapat menerapkan metode homeschooling untuk anak, orangtua sendiri yang memberikan pendidikan kepada anak. Pendidikan homeschooling lebih fleksibel dilakukan dan tidak terikat waktu seperti di sekolah formal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orang tua dalam implementasi homeschooling pada anak usia dini, serta mengetahui hasil belajar yang diperoleh anak melalui program homeschooling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif study kasus. Informan penelitian satu keluarga, dengan informan utama orang tua, dan informan pendukung anak, paman, dan guru. Data diperoleh dengan wawancara dan observasi partisipan pada keluarga. Data kemudian diolah dengan menggunakan analisis tema. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah orang tua mengkondisikan lingkungan keluarga sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan anak, hal ini dibuktikan dengan diputarkan ayat-ayat Al-qur’an setiap malam, orang tua selalu meluangkan waktu untuk anak, dan komunikasi yang baik dalam keluarga. Selanjutnya adanya komitmen dan peran aktif orang tua dalam pelaksanaan homeschooling anak usia dini juga memiliki dampak positif untuk kemampuan akademik maupun non akademik anak.
HUBUNGAN ANTARA PENALARAN MORAL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA Dyan Lestari; Partini partini
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku  prososial  adalah  perilaku  yang  memberikan  konsekuensi  positif kepada  orang  lain. Remaja mempelajari tingkah laku dan norma dari orang tua atau orang dewasa lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada remaja SMA. Hipotesis dari penelitian ini ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penalaran moral dengan perilaku prososial remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa-siswi SMAN 08 Surakarta berjumlah 130. Sempel tersebut diambil dengan teknik cluster random. Alat ukur yang digunakan adalah skala penalaran moral dan skala prososial sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis diperoleh data koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,796 dengan p  =  0,000  (p    0,01).  Ada  hubungan  positif  yang  sangat  signifikan  antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada remaja, yang berarti hipotesis diterima dengan sumbangan  efektif  dari  variabel  penalaran  moral  dengan  variabel perilaku prososial adalah 63,4%. 
HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN OPTIMISME MASA DEPAN PADA SISWA SANTRI PROGRAM TAHFIDZ DI PONDOK PESANTREN AL-MUAYYAD SURAKARTA DAN IBNU ABBAS KLATEN Siti Aisyah; Susatyo Yuwono; Saifuddin Zuhri
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara self esteem dengan optimisme masa depan pada siswa santri program tahfidz di pondok pesantren AlMuayyad Surakarta dan Ibnu Abbas Klaten. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan positif antara self-esteem dengan optimisme masa depan pada siswa santri program tahfidz di pondok pesantren Al-Muayyad Surakarta dan Ibnu Abbas Klaten. Subyek penelitian adalah siswa santri program tahfidz di pondok pesantren Al-Muayyad Surakarta dan Ibnu Abbas Klaten yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala self-esteemdan skala optimisme masa depan. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,592; p = 0,000 (p 0,01) artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial dengan optimisme masa depan. Sumbangan efektif antara variabel dukungan sosial terhadap optimisme masa depan sebesar 35%. Berdasarkan hasil kategorisasi diketahui self-esteemsubyek penelitian tergolong tinggi, dan tingkat optimisme masa depan pada subjek juga tergolong tinggi.
NILAI BUDAYA SIRI’NA PACCE DAN PERILAKU KORUPSI Mughny Ilman Wali Rusdi; Susanti Prasetyaningrum
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2619

Abstract

Perilaku korupsi merupakan suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk menguntungkan diri sendiri dan merugikan masyarakat. Sedangkan nilai budaya siri’na pacce merupakan sebuah bentuk penghayatan dari unsur budaya Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya etnis Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Dimana budaya siri’na pacce digunakan sebagai pedoman bagi etnis tersebut dalam menjalankan kehidupannya sehari – hari. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi (hubungan) antara nilai budaya siri’na pacce dengan perilaku korupsi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 240 orang. Hasil penelitian menunjukkan jika ada hubungan negatif yang signifikan antara nilai budaya siri’na pacce dengan perilaku korupsi (r = -468; p = 0.000 0.01). Jadi, semakin besar nilai budaya siri’na pacce yang dianut, maka semakin kecil perilaku korupsi yang akan dimunculkan, begitupun sebaliknya. Nilai budaya siri’na pacce mempengaruhi perilaku korupsi sebesar 21,9% (r² = 0,219).
WHO MAKES ADOLESCENTS HAPPY? AN EXPLORATIVE STUDY USING THE INDIGENOUS PSYCHOLOGY APPROACH Annisa Soleha Hamka; Kwartarini Wahyu Yuniarti; Moordiningsih moordiningsih; Uichol Kim
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed at discovering who the source of happiness is for adolescents and how he or she accomplishes his or her role in creating happiness. A number of 458 senior high school students completed an open-ended questionnaire developed by Kim and Park (2008). An indigenous approach is used to analyse respondents’ answers to the open-ended questionnaire. A categorization of respondents’ answers and cross tabulation is also conducted. Analysis results show that a majority of adolescences’ source of happiness derives from the family (50.1%), and friends (27%). Their role in creating happiness was by supporting (54.3). Acceptance of adolescents (20.8%) was also a source of happiness for adolescents. Providing facilities and prayers was also a role given for adolescents.
STRATEGI COPING PADA PASANGAN PERNIKAHAN BERORIENTASI NILAI-NILAI ISLAM Nurul Istiqomah; Nisa Rachmah Nur Anganthi; Muhammad Darojat
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2620

Abstract

Pemilihan pasangan pernikahan dan masalah yang muncul dalam kehidupan pernikahan adalah hal yang berkaitan, sehingga diperlukan strategi coping untuk menyikapi permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perilaku coping pada pasangan pernikahan berorientasi nilai-nilai Islam. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 pasang, yang ketiganya merupakan pasangan pernikahan yang telah memiliki minimal 1 anak dari pernikahan monogami, berusia 22-45 tahun, usia pernikahan minimal 3 tahun dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh: 1) Orientasi pemilihan pasangan; responden menjadikan agama sebagai orientasi dalam menentukan pasangan pernikahan, namun nilai yang dianut tidak sama. Responden dengan orientasi agama ekstrinsik menjadikan nilai sosial dan juga ekonomi sebagai dasar pijakan, sedangkan responden dengan orientasi agama intrinsik berpijak pada nilai agama. 2) Masalah dalam kehidupan pernikahan; masalah dalam kehidupan pernikahan meliputi masalah pemenuhan kebutuhan hidup, keuangan, pengasuhan dan pendidikan anak, hubungan dengan keluarga, lingkungan sosial, perbedaan pendapat dengan pasangan, pembagian tugas dalam rumah tangga, serta masalah tantangan atau konsekuensi pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan yang hanya dialami oleh responden dengan orientasi agama intrinsik. 3) Perilaku coping; dalam mengatasi masalahnya responden melakukan strategi coping dengan problem focused coping dan juga emotion focused coping. 

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue