cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 11 (2016)" : 5 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU BETON TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Arbain Tata; Mufti Amir Sultan; Sumartini Sumartini
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.437 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.310

Abstract

Semakin meluasnya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, maka semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas beton sehingga diperlukan suatu perencanaan yang teliti dan benar sesuai syarat-syarat serta prosedur yang telah ditentukan agar diperoleh mutu beton yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan beton, diantaranya dengan pemberian bahan tambahan yang dinilai mempunyai harga yang cukup ekonomis dan diprediksikan dapat meningkatkan sifat mekanis beton yakni kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Pada penelitian ini digunakan abu sekam padi sebagai bahan tambah terhadap berat agregat halus. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari kelurahan Togafo, agregat halus dari kelurahan Kalumata, semen Portland tipe I merek Tonasa dan abu sekam padi yang berasal dari desa Toboino kecamatan Wasile Timur kabupaten Halmahera Timur sebagai bahan tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat tekan optimum sebesar 18,24 Mpa pada variasi penambahan 8,0% abu sekam padi. Pada pengujian kuat lentur beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat lentur optimum sebesar 6,38 Mpa pada variasi penambahan 2,5% abu sekam padi. Pada pengujian elastisitas beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh semakin besar penambahan abu sekam padi maka semakin besar elastisitas beton.
STUDI EVALUASI TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN JALAN RAYA TOBOKO DAN JALAN RAYA BROGENVIL KOTA TERNATE Chairul Anwar; Muhammad Darwis; Arifin A.S Marsaolly
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.58 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.309

Abstract

Persimpangan merupakan salah satu lokasi yang rawan terhadap kemacetan akibat konflik pergerakan kendaraan. Hampir semua sistem transportasi kendaraan mempunyai persimpangan dimana jalan kendaraan dari berbagai ruas bertemu pada suatu lokasi ataupun memencar/meninggalkan lokasi tersebut. Persimpangan-persimpangan ini sangat penting dari segi kapasitas dan kontrol oleh karena persimpangan itu sering merupakan titik penyempitan (bottlenecks) dalam lalu-lintas dan salah satu lokasi yang rawan terhadap kemacetan akibat konflik pergerakan kendaraan sehingga dapat menyebabkan tundaan, kecelakaan serta kemacetan. Jika arus lalu lintas terlalu tinggi sehingga masalah yang ditimbulkan karena adanya konflik meningkat, maka diperlukan sarana yang dapat mecegah untuk terjadinya konflik tersebut salah satunya Traffic Light seperti pada persimpangan Jl. Raya Toboko dan Jl. Raya Brogenvil Kota Ternate. Data yang diambil terdiri dari 2 yaitu, data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survei pada persimpangan tersebut sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas-dinas terkait. Dari data tersebut dihasilkan panjang siklus dengan menggunakan 2 metode yaitu, metode Homburger and Kell dan metode Webster. Dari hasil analisa dengan menggunakan metode Homburger and Kell dan Webster diperoleh panjang siklus yang berkurang sebesar 24,6 detik dari panjang siklus saat ini untuk metode Homburger and Kell dan 9,3 detik untuk metode Webster. Panjang siklus yang diperoleh dengan metode Webster menghasilkan kinerja simpang yang lebih optimal.
EVALUASI STRUKTUR BETON BERTULANG TAHAN GEMPA DENGAN ANALISA PUSHOVER Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.112 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.308

Abstract

Perencanaan gedung tahan gempa di Indonesia sangat penting karena sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah gempa yang mempunyai intensitas moderat hingga tinggi. Untuk itu dilakukan studi pada gedung beton bertulang terletak pada daerah wilayah Maluku Utara dengan sistem struktur rangka khusus. Gedung didesain sesuai SNI 1726 (2002) dan SNI 03-2874 (2002). Perilaku seismiknya dievaluasi memakai evaluasi kinerja memanfaatkan pushover analysis pada program SAP2000. Analisa pushover (beban dorong statik) adalah analisa statik nonlinier perilaku keruntuhan struktur terhadap gempa, sedangkan titik kinerja adalah besarnya perpindahan maksimum struktur saat gempa rencana. Dari hasil pemodelan menunjukan bahwa konsep strong colum weak beam pada struktur ini memenuhi. Displacement pada titik no. 125 bergeser sebesar 8,72 cm setelah struktur runtuh
PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN Syafitri Syarif; Iman Satyarno; Djoko Sulistyo
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.695 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.314

Abstract

PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Fitro Darwis; Mufti Amir Sultan; Chairul Anwar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.759 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5