cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam
ISSN : 25033506     EISSN : 25276190     DOI : -
Core Subject : Science,
Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam (E-ISSN: 2527-6190; P-ISSN: 2503-3506) adalah jurnal ilmiah berkala sebagai media desiminasi hasil kerja akademik para peneliti, dosen dan penulis. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah konsepsional dan hasil penelitian seputar Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Islam secara umum dan ditinjau dari berbagai aspeknya. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam terbit berkala setiap bulan Juni dan Desember. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2015)" : 6 Documents clear
Perkembangan Pendidikan Meunasah dan Dayah di Aceh Solichin, Mujianto
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5573.407 KB)

Abstract

Meunasah dan Dayah dalam masa perjalanannya tumbuh seiring perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebudayaan Islam di wilayah kekuasaan mereka masing-masing. Ini membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu baik di Malaka (Malaysia) maupun di Aceh (Nangroe Aceh Darussalam) memiliki jaringan arkeologi sejarah kebudayaan dan peradaban yang terbentuk berdasarkan motivasi agama dan menjadikan tradisi Melayu sebagai identitas pemersatu mereka. Kehadiran lembaga-lembaga klasik Islam tersebut di atas terus mengalami perluasan secara fungsional, pergeseran sistem karena tuntutan perkembangan zaman, pun juga tuntutan sosial kehidupan masyarakat yang saat ini tidak lagi membutuhkan pemecahan problematika kehidupan melalui ilmu-ilmu agama semata, namun juga integrasi antara agama, ilmu pengetahuan dan teknologi. Memodernisasikan Meunasah dan Dayah sebagai upaya menyelamatkan institusi Islam tua ini agar tidak menjadi “cagar budaya”, tentu bisa belajar dari pengalaman model-model modernisasi madrasah berdasarkan pengalaman Mesir (Masjid-Madrasah-Universitas al-Azhar), Turki (Maktab-Sekolah Remaja-Sekolah perempuan-Sekolah Imam-Khatib), dan Saudi Arabia (Madrasah-Sekolah Hasyimiyah).Meunasah and Dayah in their development along with Islamic kingdoms in Aceh have a strategic role in the formation of Islamic culture in their own territories. This proves that the Malay kingdoms either in Malacca (Malaysia) as well as in Aceh (NAD) had a network of archaeological history of culture and civilization formed based on religious motivation and made the Malay tradition as their unifying identity. The existence of the classical Islamic institutions mentioned above continue to functionally expand and the system shifted because of the demands of the current time. It was also because of the social demands of the society that is no longer in need of solving the problems of life through a mere religious science, but also the integration of religion, science and Technology. To modernize Meunasah and Dayah in an effort to save this old Islamic institutions from becoming "cultural heritage", could certainly be learned from the experience of modernization models of madrasa in Egypt (Mosque-Madrasa-al Azhar University), Turkey (Maktab- Teenagers Schools-Girls Schools-Imam Schools-Khatib), and Saudi Arabia (Madrasah-Hashimiyah schools).
Efektifitas Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (Studi tentang Pengembangan pada MTs Negeri Keras Diwek Jombang)
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4155.389 KB)

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu yang sangat urgen untuk dilaksanakan, di mana hal ini merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan program madrasah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan telah banyak dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian  Pendidikan Nasional dan Kementrian Agama antara lain melalui pengembangan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya serta pembinaan manajemen madrasah. Dengan mengambil latar penelitian di MTs Negeri Keras Diwek Jombang, penulis berupaya untuk melihat secara objektif melalui research secara mendalam bagaimana implementasi Manajemen Berbasis Sekolah, apakah tujuan yang akan dicapai dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah, bagaimana efektifitas Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah dan apakah fakor pendukung dan penghambat serta solusinya dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah.Improving the quality of education is a very urgent thing to be implemented, which is a process that is integrated with the process of improving the quality of human resources and the development of madrasah program. Improving the quality of human resources through education has been carried out by the government, particularly the Ministry of Education and Culture and the Ministry of Religious Affairs by  developing the curriculum and evaluation system, improving educational facilities, developing and designing teaching materials, conducting training for teachers and other education personnels, and guiding the development madrasa. By conducting a research at MTs. Keras Diwek Jombang, the authors attempted to look objectively through an in-depth research at how the implementation of school-based management is, what objectives to be achieved in the implementation of school-based management to develop the madrasah are, how effective school-based management to develop madrasa is, and what supporting and inhibiting factors and their solutions in the implementation of school-based management to develop the madrasah are.
Perubahan Lingkungan Pendidikan dan Cara Mengantisipasinya (Suatu Kajian Filosofis dalam Pendidikan Islam)
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3839.359 KB)

Abstract

Lingkungan yang nyaman dan mendukung terselenggaranya suatu pendidikan amat dibutuhkan dan turut berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan. Demikian pula dalam sistem pendidikan Islam, lingkungan harus diciptakan sedemikian rupa sesuai dengan karakteristik pendidikan Islam itu sendiri. Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa dan bagaimana hakikat lingkungan pendidikan dalam Islam, maka perlu dilakukan kajian yang komprehensif dan mendalam tentang lingkungan tersebut dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Filsafat Pendidikan Islam itu merupakan suatu kajian secara filosofis mengenai masalah yang terdapat dalam kegiatan pendidikan yang didasarkan pada al-Quran dan hadis sebagai sumber primer, dan pendapat para ahli, khususnya para filosof Muslim, sebagai sumber sekunder. Istilah “al-qaryah” yang diulang dalam al-Quran sebanyak 52 kali yang dihubungkan dengan tingkah laku penduduknya. Sebagian ada yang dihubungkan dengan penduduknya yang berbuat durhaka lalu mendapat siksa dari Allah (Q.S. 4: 72; 7: 4; 17: 16; 27: 34) sebagian dihubungkan pula dengan penduduknya yang berbuat baik sehingga menimbulkan suasana yang aman dan damai (16: 112) dan sebagian lain dihubungkan dengan tempat tinggal para nabi (Q.S. 27: 56; 7: 88; 6: 92). Semua ini menunjukkan bahwa lingkungan berperan penting sebagai tempat kegiatan bagi manusia, termasuk kegiatan pendidikan Islam. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, maka ketiga lembaga atau lingkungan pendidikan, yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat perlu bekerja sama secara harmonis.A comfortable environment which supports the organisation of education is highly demanded as it influence the desired achievement of the educational goals. Similarly, in the Islamic education system, the environment must be created in such a manner in accordance with the characteristics of Islamic education itself. To find out more about what and how the nature of Islamic education in the environment, there should be a comprehensive and in-depth study of the environment in the perspective of Islamic education philosophy. The philosophy of Islamic education is a philosophical study of the issues contained in educational activities based on the Qur’an and the Hadith as primary sources, and the opinions of the Islamic scholars, in particular the Muslim philosophers, as secondary sources. The term "al-Qaryah" which is repeated in the Quran as many as 52 times is associated with the behavior of its inhabitants. Some words are associated with inhabitants who did ungodly things and received the punishment from Allah (Q.S. 4: 72; 7: 4; 17: 16; 27: 34). Some deal with citizens who did good things so that it created an atmosphere of security and peace (Q.S. 16: 112). Others are associated with the residences of the prophets (Q.S. 27: 56; 7: 88; 6: 92). All of this suggests that the environment plays an important role as a place for human activities, including the activities of Islamic education. To achieve quality education, the three institutions or the educational environment, namely the family, school and community need to work together in harmony.
Manajemen Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Bussines Day di Sekolah Dasar Plus Darul Ulum Jombang Qamariana, Anna
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3938.323 KB)

Abstract

Fokus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) bagaimanakah perencanaan pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum;(2) bagaimanakah pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum;(3) bagaimanakah evaluasi pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, pengamatan berpartisipasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian dari tesis ini menunjukkan bahwa: (1) pada tahap perencanaan berpedoman pada komponen visi misi, tujuan dan rencana kerja sekolah; (2) pada tataran pelaksanaannya, pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day diintegrasikan melalui kegiatan pembelajaran, dan pembiasaan terprogram; (3) evaluasi  dilaksanakan secara menyeluruh yaitu mencakup  aspek kognitif, psikomotor dan afektif dengan langkah-langkah mengembangkan indikator dari nilai-nilai yang ditetapkan, menyusun berbagai instrumen penilaian, melakukan pencatatan terhadap pencapaian indikator, melakukan analisis hasil setiap akhir kegiatan dan melakukan tindak lanjut.The focus of this study is to describe: (1) the character building plan through the Business Day activity at SD Plus Darul Ulum; (2) the implementation of character building through the Business Day activity in SD Plus Darul Ulum; (3) and the evaluation of character education through the Business Day activity at SD Plus Darul Ulum. This study applied a qualitative approach within a case study design. Data collection was done by using in-depth interviews, observation, participating in the activity, and documentation. The techniques of data analysis include data reduction, data presentation, and conclusion. The results of research show that: (1) at the planning stage, it was based on the vision, missions, goals and work plan of the school; (2) at the implementation stage, character building through the Business Day was integrated with learning activities and planned habituation; (3) the evaluation was carried out thoroughly which includes cognitive, psychomotor and affective aspects along with the efforts to develop the indicators of the determined values, to prepare a variety of assessment instruments, to keep records on the achievement of indicators, to analyze the results upon the completion of wach activity, and to follow up.Fokus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) bagaimanakah perencanaan pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum;(2) bagaimanakah pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum;(3) bagaimanakah evaluasi pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day di SD Plus Darul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, pengamatan berpartisipasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian dari tesis ini menunjukkan bahwa: (1) pada tahap perencanaan berpedoman pada komponen visi misi, tujuan dan rencana kerja sekolah; (2) pada tataran pelaksanaannya, pendidikan karakter melalui kegiatan Business Day diintegrasikan melalui kegiatan pembelajaran, dan pembiasaan terprogram; (3) evaluasi  dilaksanakan secara menyeluruh yaitu mencakup  aspek kognitif, psikomotor dan afektif dengan langkah-langkah mengembangkan indikator dari nilai-nilai yang ditetapkan, menyusun berbagai instrumen penilaian, melakukan pencatatan terhadap pencapaian indikator, melakukan analisis hasil setiap akhir kegiatan dan melakukan tindak lanjut.
Problematika Pendidikan Islam di Indonesia Abu Bakar, M. Yunus
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5195.03 KB)

Abstract

Sejalan dengan perkembangan zaman timbul permasalahan-permasalahan pendidikan yang kompleks.  Memasuki masa era globalisasi, dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Berbagai persoalan pendidikan muncul dan berkembang seperti rendahnya kualitas pendidikan secara umum, masalah anggaran pendidikan, tidak meratanya kesempatan pendidikan, dan mahalnya biaya pendidikan. Dan lebih khusus lagi, problematika juga  terjadi pada profesi keguruan yang merupakan ujung tombak dunia pendidikan. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi antara lain rendahnya kualitas guru, tidak profesional dalam melaksanakan tugas keguruan, kurangnya penghargaan masyarakat terhadap profesi guru, dan tingkat kesejahteraan guru yang relatif masih rendah. Makalah ini berusaha mengidentifikasi dan memahami permasalahan-permasalahan pendidikan Islam di era globalisasi. Perlu pula dikemukakan bahwa permasalahan pendidikan yang diuraikan dalam makalah ini terbatas pada permasalahan pendidikan formal.Along with the time, complicated educational problems emerge. Entering the era of globalization, the world of education has raised people’s interest. The interest is not in the successfulness of the quality of the national education, rather it is bacause of the awareness of the dangers of backwardness of education in Indonesia. Various educational issues arise and evolve such as: the poor quality of education in general, budgetting problems in education, unequal educational opportunities, and the high cost of education. More specifically, the problems also occur in the teaching profession that serve as the stakeholder of education. Some emerging problems include the low quality of teachers, unprofessional performance in carrying out the tasks of teacher, lack of public recognition of the teaching profession, and teachers welfare level which is still relatively low. This paper seeks to identify and understand the problems of Islamic education in the era of globalization. It should also be noted that the problems of education described in this paper are limited to the issues in formal education.
Implementasi dan Problematika Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Jurusan Keagamaan di MAN Rejoso Jombang Nuroidah, Ifadatun; Anwar, M. Ansor
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5630.313 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan implementasi  Kurikulum 2013  pada mata pelajaran jurusan Ilmu-ilmu Keagamaan PAI di  MAN Rejoso; (2) untuk mendeskripsikan problematika implementasi  Kurikulum 2013  pada mata pelajaran PAI  jurusan Ilmu-ilmu Keagamaan di  MAN Rejoso. Untuk mendeskripsikan sebab munculnya problematika dan solusi dari problematika implementasi  Kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI jurusan Ilmu-ilmu Keagamaan di MAN Rejoso. Penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode diskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verivikasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI di MAN Rejoso berjalan dengan baik walaupun masih banyak kendala, namun kendala tersebut sedikit demi sedikit bisa diatasi; (2) problematika implementasi Kurikulum 2013 memang tidak sedikit baik problem internal maupun eksternal, hal ini terjadi karena masih minimnya informasi yang diperoleh tentang implementasi Kurikulum 2013 secara utuh.This study aims to: (1) describe the implementation of the Curriculum 2013 for Religious subjects at the Islamic Education Department of MAN Rejoso; (2) describe the problematic implementation of the Curriculum 2013 for Religious subjects at the Islamic Education Department of MAN Rejoso. This research describes the problems and solutions for the problems in the implementation of Curriculum 2013 for Religious subjects at the Islamic Education Department of MAN Rejoso. The current research apllied qualitative approach with descriptive methods, that is observing subjects’ written or spoken words and behavior. The data collection was done by conducting interviews, observation, data reduction analysis, and data verification. Based on the results of research, it can be concluded that: (1) the implementation of the curriculum 2013 on the Islamic Education subjects in MAN Rejoso has been going well although there are still many obstacles. These obstacles, however, can be overcome little by little; (2) the problems, both internal and external problems, in implementing the Curriculum 2013 were not insignificant because of the lack of information on the implementation of the Curriculum 2013.

Page 1 of 1 | Total Record : 6