cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015)" : 7 Documents clear
ANALISIS KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI THE NEW ENVIRONMENTAL PARADIGM (NEP) MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNTIRTA Enggar Utari
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan Paradigma (NEP) dari program studi Biologi dalam pengajaran-pembelajaran SubjekLingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berfokus pada studi kasus. Data kualitatifdianalisis melalui tiga cara, mereka, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada dua temuan yang masih tak terduga. Temuan-temuan adalah: (1)kerapuhan keseimbangan alam, dan (2) kemungkinan eko-krisis. Namun, secara umum 85% dariNEP siswa dalam belajar subjek lingkungan disesuaikan dengan harapan.Kata kunci: Paradigma Baru Lingkungan (NEP), lingkungan.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GERAKAN PRAMUKA Hanafi Hanafi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

terkandung dalam pendidikan kepramukaan dan (2) mendeskripsikan metode penyampaian nilainilaipendidikan karakter dalam pendidikan kepramukaan. Fokus penelitian ini adalah pendidikankarakter dalam gerakan pramuka yang dirinci menjadi sub-subfokus (1) Nilai-nilai pendidikankarakter apa sajakah yang terkandung dalam pendidikan kepramukaan? dan (2) Bagaimana metodepenyampaian nilai-nilai pendidikan karakter dalam pendidikan kepramukaan? Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi dan kajian pustaka. Sumber datapenelitian ini adalah buku-buku yang membicarakan pendidikan karakter, Undang-Undang GerakanPramuka, Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa karakter bangsa Indonesia saat ini sangat memperihatinkan,yaitu karakternya sudah jauh dari nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang pada masakerajaan-kerajaan Nusantara. Hal ini jangan dibiarkan begitu saja sampai berlarut-larut karenaakan membahayakan eksistensi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, perlu dicarikan solusi untukmenjawab masalah tersebut. Adapun salah satu solusi nyata dan sistematis yang ditawarkan penulisuntuk menjawab masalah tersebut, khususnya di sekolah/madrasah, adalah setiap sekolah/madrasah hendaknya mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka untuk membiasakan siswabersikap akhlakul karimah (sikap mulia) dan berlaku ihsan (amal shalih) setiap hari.Kata Kunci: Nilai-nilai Pendidikan Karakter, Pendidikan Kepramukaan, dan Metode kepramukaan.
PERAN MEDIA PENGAJARAN DALAM MENUMBUHKAN MINAT DAN MENINGKATKAN DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajardipengaruhi oleh faktor jenis, yang berasal dari karakteristik kuliah dan kemampuan dan yang laindari karakteristik siswa. Tujuan dari siswa dengan materi pelajaran yang mereka pelajari adalahfaktor penentu bagi mereka untuk memiliki prestasi akademik yang baik. Jadi, untuk membantusiswa untuk tumbuh kinerja akademis mereka baik pertama kita harus tumbuh minat merekaterhadap subyek kita kuliah. Dalam rangka untuk melakukan itu, kami mempertimbangkan untukmemilih jenis media pembelajaran yang paling cocok dengan materi pelajaran. Dengan memanfaatkanmedia pembelajaran pertandingan kita harus mengumpulkan dampak positif yang linear tumbuhdi sisi siswa sebagai seperti sebagai minat siswa dan fokus dalam belajar materi pelajaran, perilakudan sikap perubahan, dan, prestasi akademik dan kinerja.Kata kunci: Prestasi Akademik, Media Pembelajaran, Kesukaan Siswa.
KOMERSIALISASI PENDIDIKAN Mochamad Mu’izzuddin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara masalah komersialisasi pendidikan berarti berbicara tentang orientasi pendidikanyang terselubung dengan unsur dagang atau bisnis yang sarat dengan upaya bagaimanamenghasilkan materi sebanyak-banyaknya sebagai income perkapita bagi sebuah lembaga atauinstitusi terkait yang mengambil keuntungan materi sebagai perwujudan dari kebutuhan-kebutuhanmasyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan.Mutu Pendidikan sebagai dalih legalitas formal bagi suatu institusi pendidikan untuk mengambilkebijakan pendidikan terhadap wali murid/wali mahasiswa dengan gaya otoritas lembagapendidikan untuk menggalang dana pendidikan sebagai pencapaian tujuan pendidikan yangdiinginkan secara bersama melalui rapat komite sekolah.Komersialisasi pendidikan di Indonesia bisa saja dipengaruhi oleh system pengelolaanpendidikan. Di mana pengelolaan pendidikan yang dianut dewasa ini adalah pengelolaanpendidikan dengan pendekatan MBS. Pengelolaan pendidikan dengan pendekatan MBS inicenderung mengurangi peran tanggung jawab pemerintah sebagai pengemban amanah utamadalam UUD 1945 untuk mewujudkan kecerdasan kehidupan bangsa. Pada gilirannya, perantanggung jawab pendidikan diarahkan kepada Stakeholder pendidikan, seperti orang tua,masyarakat, pemerintah, dan dunia industri. Hal ini mendorong kepada tingginya biaya pendidikanyang hendak dibebankan kepada orang tua atau masyarakat yang menimbulkan kesankomersialisasi pendidikan.Timbulnya komersialisasi pendidikan disebabkan menurunnya kemampuan pemerintah untukmembiayai penyelenggaraan pendidikan bermutu yang harganya terjangkau. Penurunankemampuan pemerintah ini disebabkan banyaknya alokasi anggaran yang dipakai untuk bayarhutang pemerintah maupun bayar hutangnya para konglomerat. Hal ini menimbulkan implikasiterhadap pembiayaan pendidikan dengan ditandai adanya pengalihan finansial pada lembagapendidikan yang dituangkan dalam bentuk otonomi penyelenggaraan pendidikan.. yang sangatkentara terlihat sebagai contoh pada status Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi Badan HukumMilik Negara (BHMN). Keadaan seperti ini sebenarnya mencerminkan karakter pemerintahan kitahari ini yang selalu membuka peluang atas terjadinya liberalisasi dan privatisasi disemua sektorvital yang sangat dibutuhkan oleh rakyat! Penyelenggara negara selalu memposisikan dirinya sebagairegulator atas kepentingan modal imperialisme, sehingga banyak melahirkan kebijakan dalambentuk UU yang hari ini sangat menindas rakyat.Kata kunci: Komersialiasi, Pendidikan, PTN.
KAJIAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Abdurohim Abdurohim; Enden Mina; Restu Wigati
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Karakter seharusnya sudah dimulai sejak sedini mungkin, baik ketika masih dalamkandungan ibu, dalam keluarga, kelompok bermain ataupun Pendidikan anak usia dini. Pendidikanpada usia dini pada dasarnya adalah pendidikan yang dilakukan oleh keluarga sebagai pusatpendidikan yang sangat berperan dalam proses perkembangan anak pada usia dini. Hal yangperlu disadari oleh orang tua adalah bahwa dengan mendapatkan pelayanan PAUD, perkembanganaspek psikologis dan psikis anak akan meningkat dan berkembang dengan lebih optimaldibandingkan anak yang tidak melalui PAUD. Faktor yang menyebabkan lambatnya pertumbuhananak usia dini adalah animo masyarakat atau kesadaran orang tua tentang pentingnya PAUD yangmasih rendah. Dasar pemikiran dalam penelitian yang akan dianalisa adalah bahwa dalammeningkatkan fungsi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini lebih efektif perlu diketahuibeberapa faktor yang menyebabkan lemahnya tingkat pengetahuan masyarakat terutama kaumibu sebagai orang terdekat mengingat usia dini merupakan periode emas (goldenage) bagiperkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Metodologi yang digunakan dalampenelitian adalah metode deskritif kuantitatif dengan instrumen penelitian terdiri dari beberapadaftar pertanyaan (kuesioner). Pengolahan data menggunakan analisis statistik parametris melaluipengujian t-test terhadap responden yaitu ibu-ibu yang memiliki anak usia 4 sampai 6 tahun diKelurahan LebakgedeKecamatan Pulomerak Kota Cilegon.Kata kunci: PAUD, Pengetahuan Ibu, anak usia 4 – 6 tahun.
MODEL IMPLEMENTASI SISTEM PENDIDIKAN KARAKTER (Studi di SDIT AL-IZZAH Serang) Siti Muhibah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional. Pasal 1 UndangundangSisdiknas tahun 2003 menyatakan bahwa diantara tujuan pendidikan nasional adalahmengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia.Pendidikan yang bertujuan melahirkan insan cerdas dan berkarakter kuat juga pernah dikatakanDr. Martin Luther King, yakni; intelligence plus character.. that is the goal of true education (kecerdasanyang berkarakter adalah tujuan akhir pendidikan yang senbenarnya). Pendidikan karakter adalahpendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan(feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas Lickona tanpa ketiga aspek ini, maka pendidikankarakter tidak akan efektif. Pembelajaran di SDIT Al-Izzah adalah meramu beberapa kurikulumyang kemudian dituangkan dalam kurikulum SDIT Al-Izzah yang memadukan antara kurikulumDiknas, Depag, Yayasan dan JSIT. Adapun model pembelajaran yang diimplementasikan dalambentuk pembelajaran melalui dua kegiatan diantaranya kegiatan indoor dan outdoor. TerdapatSembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai yang berasal dari nilai-nilai luhur universal,yaitu: Pertama, cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya; kedua, kemandirian dan tanggungjawab.Ketiga, kejujuran/amanah, diplomatis; keempat, hormat dan santun; Kelima, dermawan, sukatolong menolong dan gotong royong/kerjasama; Keenam, percaya diri/pekerja keras; Ketujuh,kepemimpinan dan keadilan; Kedelapan, baik dan rendah hati, dan Kesembilan, karakter toleransi,kedamaian, dan kesatuan.Hasis analisis diatas bahwa SDIT Al-Izzah Serang dalammengimplementasikan pendidikan berkarakter adalah melalui kurikulum terpadu dengan muatan8 mata pelajaran, 5 muatan lokal, 2 program pengembangan diri, dan 4 target pembiasaan. Adapunkarakter yang dibangun adalah : aqidah yang bersih, ibadah yang benar, pribadi yang matang,mandiri, cerdas dan berpengetahuan, sehat dan kuat, bersungguh-sungguh dan disiplin, tertib dancermat, efisien, dan bermanfaat.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Sistem Pendidikan, Dan Pendidikan Agama Islam
KONTRIBUSI KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK TERHADAP KINERJA GURU (Studi Pada Guru PAI di SMP Kota Serang) Anis Fauzi; Taufiqoh Taufiqoh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara(1) peningkatan kompetensiprofesional dalam program sertifikasi melalui PLPG terhadap kinerja Guru PAI SMP di Kota Serang;(2) peningkatan kompetensi pedagogik dalam program sertifikasi melalui PLPG terhadap kinerjaGuru PAI SMP di Kota Serang; dan (3) peningkatan kompetensi profesional dan pedagogik dalamprogram sertifikasi melalui PLPG terhadap kinerja Guru PAI SMP di Kota Serang.Jenis penelitian ini adalah kuantitaf dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatanstudi kasus. Teknik pengumpulan data berupa angket, dokumentasi, dan wawancara.Teknik analisisdata menggunakan rumus korelasi product moment dan dilengkapi dengan rumus koefisiendeterminasi. Sedangkan pengolahan datanya memanfaatkan teknik SPSS versi 16.0.Hasil penelitian ini: (1) terdapat kontribusi peningkatan kompetensi profesional terhadap kinerjaguru yaitu sebesar 33,76%, (2) terdapat kontribusi antara peningkatan kompetensi pedagogik terhadapkinerja guru yaitu sebesar 58,83%,dan (3) terdapat kontribusi antara peningkatan kompetensiprofesional dan peningkatan kompetensi pedagogik secara bersama-sama terhadap kinerja guruyaitu sebesar 62,73%. Ini berarti makin tinggi, peningkatan kompetensi profesional dan peningkatankompetensi pedagogik maka semakin tinggi juga terhadap kinerja guru.Kata Kunci: Kompetensi, Profesional, Pedagogik, PLPG, dan Kinerja Guru

Page 1 of 1 | Total Record : 7