cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2022)" : 9 Documents clear
Character Education Based On The Quran Surat Al-Nahal Verse 125 Roimun Roimun; Iis Faridah; Sujai Sujai
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qur'an is part of the guideline for human life, therefore, later it will deliver to Allah who created all living things and their contents. Education is the foundation for the nation's children who will humanize humans. Character is human nature that already exists in the human soul, but the character is affected by every situation if it is not directed as well as possible. Thus, character education in the Qur'an is a unified whole that is inherent in humans. Every behavior makes him influenced and controlled when that character always adheres to the teachings of Allah, namely the Al-Quran and Al-Hadith. education that will open children's character and part of the gate of knowledge, therefore, the starting point of the ocean of knowledge and values is that we teach the Koran and the value of character education to them, so that in the future they will become warriors of justice, community leaders and scientists. This research is focused on analyzing several research objects, which are books related to Character Education Based on Al-Quran Surat An-Nahal 125
Pendidikan Karakter Islami Perspektif Ahmad Tafsir Abdurrohim Abdurrohim; Iwan Ridwan; Ratu Amalia Hayani
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini menganalisis fenomena yang ada bahwa dekadensi moral sudah sangat memprihatinkan. Banyaknya kenakalan remaja, tawuran, kecurangan, dan penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini menganalisis pendidikan karakter Islami menurut seorang tokoh  pendidikan  Islam di Indonesia, yaitu Ahmad Tafsir dilihat dari sistem pendidikan yaitu;  tujuan, materi, metode, dan evaluasi.  Ahmad Tafsir memandang bahwa tujuan universal yang utama dari pendidikan karakter yakni dengan akhlak yang mulia melalui penanaman Pendidikan keimanan. Karena iman membentuk watak dan karakter yang kuat dalam membentuk generasi yang bermartabat. Materi yang disampaikan dalam pendidikan karakter adalah nilai-nilai universal yang menjadi titah dan ajaran  agama Islam, diantaranya adil, amanah, ihsan, jujur, kasih sayang, malu, memenuhi janji, menahan marah, menjaga kehormatan, pemaaf, sabar, santun, dan tawadlhu. Pemilihan metode mendidik untuk menumbuhkan karakter yang baik bagi peserta didik disesuaikan dengan fase-fase kehidupannya, dengan menerapkan Pendidikan keimanan untuk mencapai akhlak yang mulia sebagai karakter dalam kehidupannya. Komponen Evaluasi merupakan pengejawantahan dari tujuan pendidikan. Apakah tujuan pendidikan yang diharapkan telah tercapai. Jika tidak, dimanakah letak persoalannya,  apakah tujuan yang dirumuskan terlalu tinggi atau tidak,  mungkin teori yang disampaikan tidak sesuai dengan tingkat pendidikan para peserta didik,  atau metode yang disampaikan tidak relevan dengan situasi dan kondisi masyarakat. Implikasi pendidikan  karakter terhadap pendidikan Islam yakni konsep pendidikan karakter yang diterapkan pada peserta didik harus mampu menumbuhkan generasi yang berkarakter, yang seluruh aspek kehidupannya; baik emosi, kognitif, kreatifitas, fisik, moral, dan spiritual terintegrasi dengan baik. Sesuai pijakan syariat Islam sehingga melahirkan akhlak mulia sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammmad sebagai teladan terbaik sepanjang zaman.
Sosiodrama “Ubrug” dalam Perspektif Budaya dan Ulayat Rahmawati Rahmawati; Nurbaniyah Nurbaniyah; Fatia Rizky Prawita; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa negara di dunia maupun beberapa suku di Indonesia terdapat drama sosial masyarakat yang menjadi tradisi lokal wilayah masing-masing.  Begitu juga di Banten terdapat kesenian khas berupa tradisi drama sosial turun temurun dipentaskan yaitu Ubrug. Tradisi drama Ubrug dipentaskan pada acara-acara sosial masyarakat di pentaskan selain menjalankan tradisi lokal masyarakat, tradisi ini juga bermanfaat menghibur para peserta acara yang hadir. Dari sudut pandang budaya, tradisi ini merupakan tradisi drama masyarakat yang disampaikan dengan tutur yang lugas dan santun diselingi humor atau candaan agar penikmat Ubrug terhibur dan tidak merasa bosan dalam mengikuti acara. Sementara dalam perspektif psikologi, adanya prasyarat pementasan Ubrug memiliki kesamaan dengan pementasan sosiodrama, yakni sebuah drama sosial yang digunakan dalam merefleksikan permasalahan yang ada di masyarakat. Sosiodrama “Ubrug” pada pementasannya terkandung unsur kebajikan berkaitan dengan pengikat kekerabatan sosial, percintaan, kesetiaan, humor, dan berbagai nilai-nilai moral lainya. selain itu pada pementasannya selain menampilkan bentuk permainan peran dengan tutur yang menyenangkan, menghibur, pementasan ini mampu membantu pemain (masyarakat yang mementaskan) dalam berlatih berkomunikasi dengan baik secara interpersonal, dan membangun efikasi dirinya. Keyword: sosiodrama, ubrug, komunikasi interpersonal, efikasi diri
Karakteristik Pemakmur Masjid Perspektif Syekh Nawawi Al-Bantany Ma'zumi Ma'zumi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penulisan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi karakter pemakmur masjid perspektif Syekh Nawawi Al-Bantany dalam Marah Labid Tafsir Nawawi – al-Tafsir Al-Munir. Identifikasi karakter tersebut penulis fokuskan pada penafsiran Syekh Nawawi Al-Bantany pada QS. Al-Taubah (9): 18. Artikel ini adalah hasil dari kajian literer (pustaka) tentang karakteristik pemakmur masjid. Secara kualitatif konseptual, penulisan artikel ini dimulai dengan mengumpulkan data (membaca dan mencatat), kemudian menidentifikasi, dan menyusunnya sesuai urutan pola berpikir, selanjutnya dilakukan analisis hingga sampai pada kesimpulan. Masalah penelitian ini adalah Apa takmir masjid? Apa bidang takmir masjid? dan apa karakteristik pemakmur masjid perspektif Syekh Nawawi Al-Bantany, dalam Marah Labid Tafsir Nawawi – al-Tafsir Al-Munir? Hasil penelitian: takmir masjid adalah mengfungsiperankan masjid lebih dari dharurinya; tamir masjid meliputi manifestasi nailai-nilai shalat dan zakat melalui masjid; dan karakteristik yang dinyatakan layak dan mampu memamkmurkan masjid, adalah orang yang memiliki visi menjadi pemenang, beruntung, dan selamat dunia dan akhirat; akuntable; memiliki visi membangun keshalihan umat; membangun kesalihan sosial ekonomi; dan tangguh, optimis, ikhlas.
Model of Religious Character Development in Islamic Boarding School Ratu Bai Rohimah; Lulu Tunjung Biru; Siti Muhibah; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research understand and describe the character of religious moderation developed and implemented by Pondok Pesantren Ar Rahmah Pandeglang Banten. The rise of government programs related to moderation has touched various fields of education, one of which is pesantren as a prototype or model of anti-radical education integrated into learning materials. This research is descriptive qualitative with research targets are clerics and students. Data were collected by interview and observation techniques, analyzed by data analysis techniques, data reduction, displayed for later conclusions and verification so that valid findings were obtained. It can be concluded from this research that pesantren has no doubt its role as a basis for inculcating moderate understanding to fulfill the characteristics of Muslims that have been mentioned in the Qur'an, namely ummatan wasathan. Moderation material is delivered through intensive teaching based on the turats book with the kyai as a role model. The attitude of knowing the history of the struggle of the kiai and santri to seize and fight for Indonesian independence, is able to foster a sense of patriotism and love for the homeland and inflame the spirit of jihad among the santri.
Pembentukan Karakter Santri Pondok Pesantren Modern; Studi Empiris Pada Santri Pondok Pesantren Modern Assa’adah. Najmudin Najmudin; Syihabudin Syihabudin; Jakaria Jakaria; Nanah Sujanah; Hasuri Hasuri
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan pondok pesantren modern terhadap penguatan karakter santri. Populasi dalam penelitian ini adalah santri pondok pesantren modern Assa’adah Cikeusal Serang Banten yang berjumlah 990 santri. Responden penelitian ini berjumlah 91 siswa, yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif-deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa angket. Data dianalisis dengan menggunakan uji instrument berupa uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik berupa uji normalitas dan uji heterokedastisitas, serta uji hipotesis berupa uji regresi linear sederhana dan uji koefisien korelasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lingkungan pondok pesantren modern berpengaruh positif signifikan terhadap pembentukan karakter santri, ditunjukan dengan nilai t hitung lebih besar daripada t tabel (10.993>1.666) dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai alpha (0.000<0.05). pengaruh variabel lingkungan pondok pesantren modern terhadap pembentukan karakter santri sebesar 56.8 % sedangkan 43.2 % sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Pendidikan Keluarga Sebagai Upaya Menumbuhkan Karakter Anak Yang Bertanggung Jawab Suaidi Suaidi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan keluarga sebagai upaya menumbuhkan karakter tanggung jawab
Pendidikan Karakter Islami Dalam Pandangan Muhammad Quraish Shihab Ratu Amelia Hayani; Abdurohim Abdurohim; Iwan Ridwan
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dekadensi moral remaja, yang menjadi problematika pendidikan, siswa yang memiliki karakter suka menang sendiri, memaksakan kehendak, berbuat curang,  Tindakan kekerasan, kurangnya kepedulian sosial, bahkan menjadi pecandu narkoba. Merujuk pendapat ulama tafsir yang menyepakati bahwa pendidikan karakter Islami sebagai tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis unsur-unsur pendidikan karakter Islami didalam Q.S Al-Mu'minun 1-9, dengan mengkaji tafsir Al-Mishbah karya Habib Muhammad Quraish Shihab. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif, yang menerapkan metode studi kepustakaan, menggunakan sumber data primer tafsir Al-Mishbah dan sekunder berupa buku-buku yang mengkaji pokok permasalahan tidak langsung. Teknik pengumpulan data, keabsahan dan analisis data yang diterapkan yaitu dokumentasi, triangulasi teori dan analisis isi. peneliti melakukan analisis terhadap Q.S Al-Mu'minun ayat 1-9, dengan melakukan tela’ah pada Tafsir Al-Mishbah, bahwa Allah SWT menjamin keberuntungan bagi orang beriman yang memiliki tujuh karakter kebaikan, yaitu: Beriman, Khusyu’ dalam shalat dan memeliharanya. Enggan berkata dan berbuat sia-sia, Mensucikan  jiwa dan hartanya dengan menunaikan  zakat, infaq dan wakaf. Memelihara kemaluan dan harga dirinya. Memelihara amanat. Kemudian  terdapat Tujuh nilai pendidikan karakter  Islami yang diajarkan dan dibiasakan oleh murid-murid sejak dini, yaitu : 1) Jujur, 2) Percaya diri, 3) Bersikap kritis 4) Peduli 5) Tegas 6) Bertanggungjawab  7) Disiplin.
Perubahan Karakter Masyarakat Baduy dalam Menghadapi Era Modernisasi Istinganatul Ngulwiyah; Rt. Bai Rohimah; Ratu Amalia Hayani; Wardatul Ilmiah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama hidup di dunia, manusia harus mampu menyesuaikan diri guna menghadapi perubahan yang kian terjadi dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah cara bagaimana masyarakat Baduy menghadapi era modernisasi yang ditinjau dari segi budaya dan sikap/karakternya.  Penelitian ini menggunakan metode studi literasi dengan mengkaji buku-buku, jurnal, dan literatur yang sesuai berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modernisasi memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Baduy, baik Baduy dalam maupun Baduy luar. Selain itu, adanya faktor-faktor pendorong perubahan (modernisasi) membuat masyarakat Baduy secara perlahan berubah dan beradaptasi untuk menyelaraskan kebudayaan adat istiadat dengan perubahan yang terjadi di masyarakat umum. Sedangkan di lain sisi, masyarakat Baduy dalam masih tetap mengisolir diri terhadap modernisasi dan hanya mau mengikuti peraturan adat Baduy turun temurun yang telah ada sejak zaman nenek moyang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9