cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5 (1) 2016" : 12 Documents clear
Kualitas Telur Asin Bermedia Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L) Berdasarkan Indeks Putih Telur, Kuning Telur, dan Haugh Unit Br Tarigan, Ribka Listia; Agustina, Kadek Karang
Indonesia Medicus Veterinus Vol 5 (1) 2016
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.768 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas telur asin yang dibuat menggunakan kulit buah manggis ditinjau dari Indeks Putih Telur (IPT), Indeks Kuning Telur (IKT), dan Haugh Unit (HU). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan dua media dalam pembuatan telur asin. Perlakuan pertama menggunakan media batu bata dan perlakuan yang kedua menggunakan media kulit buah manggis. Masing-masing perlakuan mendapatkan jumlah telur yang sama yaitu 12 butir telur itik dengan umur 1 hari. Pengamatan dilakukan pada hari ke-1, hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21. Setiap pengamatan diulang sebanyak tiga kali. Nilai IPT menggunakan media kulit buah manggis adalah 0.07, 0.067, 0.052, 0.051 pada minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Nilai IPT menggunakan media batu-bata adalah 0.069, 0.037, 0.031, 0.026 pada minggu pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Nilai IKT menggunakan media kulit buah manggis adalah 0.470, 0.790, 0.850, 0.780 pada minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Nilai IKT menggunakan media batu-bata adalah 0.420, 0.633, 0.831, 0.777 pada minggu pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Nilai HU menggunakan media kulit buah manggis adalah 86.797, 87.110, 88.270, 87.157 pada minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat. Nilai HU menggunakan media batu-bata adalah 86.830, 87.353, 87.817, 87.927 pada minggu pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Hasil penelitian menunjukkan nilai IPT telur asin kulit buah manggis (P<0,05) lebih tinggi dari telur asin batu-bata. Nilai IKT dan HU telur asin yang dibuat dengan kedua media tersebut tidak berbeda nyata (P>0,05). Dapat disimpulkan bahwa media kulit buah manggis dapat digunakan sebagai media pembuatan telur asin.
VERMISIDAL DAN OVISIDAL GETAH BIDURI (Calotropis Spp.) TERHADAP FASCIOLA GIGANTICA SECARA IN VITRO Satriadistfa Septiadi, Muhammad Gustav; Dwinata, I Made; Oka, Ida Bagus Made
Indonesia Medicus Veterinus Vol 5 (1) 2016
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.643 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek vermisidal dan ovisidal getah biduri (Calotropis spp.) serta perbedaan pengaruh konsentrasi terhadap cacing dan telur cacing Fasciola gigantica. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur dan cacing Fasciola gigantica yang diambil di Rumah Potong Hewan Pesanggaran. Getah biduri diambil dari tanaman biduri yang berada di pantai sanur, Denpasar Bali. Konsentrasi getah biduri dibuat menggunakan getah segar yang ditambahkan dengan cairan empedu untuk vermisidal dan aquades untuk ovisidal. Konsentrasi yang digunakan yaitu 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10 %. Pengujian dilakukan secara in vitro dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Pengamatan vermisidal dilakukan setiap jam, sedangkan ovisidal pada hari ke-21 dan ke-28. Hasil dari penelitian ini didapatkan getah biduri memiliki aktivitas vermisidal dan ovisidal terhadap cacing dan telur cacing Fasciola gigantica. Konsentrasi getah biduri (2.5%, 5%, 7.5%, dan 10%) tidak memiliki pengaruh vermisidal yang berbeda terhadap Fasciola gigantica. Efek ovisidal pada hari ke-21 dan 28 menunjukkan adanya pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap daya hambat tetas telur cacing Fasciola gigantica. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa vermisidal getah biduri terhadap cacing Fasciola gigantica tidak memiliki efek yang berbeda pada tiap konsentrasi yang digunakan, sedangkan pada uji ovisidal didapatkan hasil yang berbeda pada setiap konsentrasi yang digunakan.

Page 2 of 2 | Total Record : 12