cover
Contact Name
Mei Sulistyoningsih
Contact Email
jitek@upgris.ac.id
Phone
+6282137428349
Journal Mail Official
jitek@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24 – Dr. Cipto Semarang - Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains)
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : https://doi.org/10.26877/jitek
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains 2476-9436 (media online) & 2460-9986 (media cetak) published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information. The manuscript must be original research, written in Bahasa Indonesia or English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference. Manuscripts will be reviewed by an expert editor and managing editor. The journal has been indexed in Google Scholar, Dimensions and Crossref.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018): JiTek" : 10 Documents clear
SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORIS ROTI HASIL SUBSTITUSI PATI GANYONG YANG DIMODIFIKASI MELALUI IRRADIASI SINAR UV-C Iffah Muflihati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.701 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh oksidasi pati ganyong melalui irradiasi UV-C terhadap karakteristik roti yang dihasilkan. Pati ganyong dengan ukuran partikel 80 mesh hasil ekstraksi dari umbi ganyong diirradiasi dalam tumbler UV-C selama 10 menit dengan variasi intensitas penyinaran UV-C 20, 40, dan 60 watt. Pati ganyong hasil oksidasi selanjutnya diaplikasikan dalam pembuatan roti melalui substitutusi dengan gandum sebesar 30:70 dan 70:30. Analisis yang dilakukan meliputi analisis volume pengembangan, tekstur, proksimat, dan sensoris. Hasil menunjukkan bahwa oksidasi pati ganyong akan menghasilkan roti dengan volume pengembangan yang lebih besar. Oksidasi cenderung mampu menghasilkan roti dengan kekerasan yang lebih tinggi daripada kontrol. Pengujian proksimat roti menunjukkan hasil yang berbeda pada tiap perlakuan. Uji sensoris secara hedonik menunjukkan bahwa panelis cenderung menyukai roti dari pati ganyong hasil modifikasi jika dibandingkan dengan kontrol.
PERBANDINGAN METODE EEMD DAN EMD UNTUK MEREDUKSI NOISE PADA SINYAL SEISMIK Arya Dwi candra; Puput Eka Suryani
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.937 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.1814

Abstract

Pencuplikan atau picking gelombang P merupakan kegiatan dasar yang harus dilakukan oleh para peneliti/seismologist untuk menganalisis sinyal gempa bumi. Picking gelombang P apabila tidak dilakukan dengan teliti, akan mengakibatkan proses analisis sinyal gempa menjadi tidak akurat. Sinyal gempa yang baik adalah sinyal yang bebas dari noise, baik noise instrument maupun noise lapangan. Gelombang gempa bumi merupakan sinyal gelombang tiga komponen yang sangat kompleks, sehingga diperlukan metode filtering yang dapat memfilter tiga komponen secara simultan. Metode Ensemble Empirical Mode Decomposition (EEMD) adalah suatu metode dekomposisi sinyal yang dapat diterapkan untuk mereduksi noise. Kelebihan EEMD adalah mampu mereduksi noise pada frekuensi tinggi dan rendah tanpa mengubah dari karakter sinyal, sehingga karakteristik sinyal tidak hilang.Kata kunci: EMD, EEMD, Noise, Sinyal gempa.
Pengendalian Pencemaran Organik di PPP Tasikagung Rembang dengan metode Analisis Hierarki Proses (AHP) nely zulfa
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.694 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2127

Abstract

Pelabuhan perikanan merupakan kawasan pengembangan industri perikanan yang merupakan embrio pembangunan perekonomian di suatu daerah. Keberadaan pelabuhan perikanan juga merupakan salah satu upaya dalam rangka mempercepat kemajuan kawasan pesisir, dengan mengoptimalkan sumberdaya pantai, melalui peningkatan sarana dan prasarana di bidang perikanan. Bahan limbah yang berada di wilayah pesisir sebagian besar dibuang ke laut. Aktivitas rutin yang terjadi di pelabuhan perikanan berpotensi sebagai sumber pencemaran. Persepsi masyarakat positif tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan kegiatan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung. Hal tersebut harus didukung oleh penyediaan infrastruktur yang baik meliputi fasilitas dasar dan fasilitas fungsional. Namun, pada kenyataannya fasilitas tersebut belum terpenuhi maksimal menyebabkan polusi organik di wilayah perairan pelabuhan perikanan pantai Tasikagung. Hal tersebut karena limbah yang berasal dari aktivitas perikanan berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan perairan diantaranya sampah yang merupakan salah satu bahan utama yang terkandung dalam buangan limbah domestik. Sampah organik merupakan sampah yang dalam proses penguraian memerlukan oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengendalian pencemaran organik di pelabuhan perikanan pantai Tasikagung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode random sampling diperoleh dari pihak-pihak yang terkait diantarnya nelayan, pedagang, pengolah ikan dan masyarakat desa Tasikagung yang dipilih secara untuk dijadikan sampel penelitian yang mewakili populasi. Metode purposive untuk menganalisis strategi pengendalian pencemaran organik di Pelabuhan perikanan pesisir Tasikagung digunakan Analisis metode Hierarchy Process dengan mewawancarai para ahli terkait dengan kegiatan ini. Aspek tingkat yang harus diperhatikan dalam pengendalian pencemaran organik di pelabuhan perikanan pantai Tasikagung termasuk kualitas air (0,528), persepsi masyarakat (0,333) dan kegiatan pelabuhan (0.140). Sementara itu, tingkat alternatif barisan termasuk kesadaran masyarakat tentang sanitasi lingkungan (0,437), pengadaan IPAL di pelabuhan (0,328), penegakan hukum (0,168) dan membersihkan laut dari sampah (0,068)
Perbandingan Kualitas Lem Ikan dari Tiga Jenis Tulang Ikan Yang Berbeda Arief Hidayat
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.093 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2316

Abstract

Tulang ikan merupakan limbah yang apabila tidak ditangani akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu yang dapat diupayakan adalah mengolah tulang ikan menjadi lem ikan merupakan hasil ekstraksi kolagen dengan menggunakan pelarut yang bersifat asam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas lem ikan dengan bahan baku tulang ikan  beberapa spesies. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulang ikan pari, tulang ikan kakap merah, dan tulang ikan lele yang masing-masing didapatkan di UD Misri Bersaudara Demak, Pasar Gang Baru Pecinan Semarang,  dan Kampung Lele Boyolali. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimental laboratoris dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah perbedaan bahan baku tulang ikan antara lain  ikan pari, ikan kakap merah dan ikan lele dengan masing-masing tiga kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah keteguhan rekat, kerusakan permukaan kayu, viskositas, pH dan kadar air. Data dianalisis menggunakan analisa ragam (ANOVA). Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan, data diuji dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku tulang ikan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai keteguhan rekat, kerusakan permukaan kayu, viskositas, pH dan kadar air. Lem ikan dengan bahan baku tulang ikan kakap merah merupakan produk lem ikan yang terbaik dari hasil penelitian ini karena karakteristik lem ikan tersebut memenuhi SNI 06-6049-1999 tentang Polivinil Asetat Emulsi untuk Perekat Pengerjaan Kayu dengan kriteria mutu: keteguhan rekat 13,45 N/mm²; kerusakan permukaan kayu 72,29%; viskositas 3,87 poise; pH 5,08; dan kadar air 54,71%.
EKSTRAKSI SELULOSA BATANG TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS) METODE BASA Novian Wely Asmoro; Afriyanti Afriyanti; Ismawati Ismawati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.103 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.1710

Abstract

Batang tanaman jagung merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi  NaOH pada proses ekstraksi selulosa dari batang tanaman jagung terhadap rendemen dan sifat fisik selulosa. Tahap dan metode penelitian meliputi: ekstraksi selulosa batang tanaman jagung melalui proses delignifikasi, pencucian, blanching, pengeringan dan pembuatan serbuk selulosa. Percobaan menggunakan waktu ekstraksi selama 60 menit dengan konsentrasi NaOH (K) dengan 5 taraf perlakuan yaitu K1= 10%, K2= 15%, K3= 20%, K4= 25% dan K5= 30%. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali dan masing-masing dianalisis dengan dua ulangan. Sehingga diperoleh unit percobaan  3x5x2 = 30 unit percobaan. Analisis produk selulosa secara fisik meliputi pengukuran rendemen, pH, Water Holding Capacity (WHC) dan Oil Holding Capacity (OHC). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan NaOH konsentrasi 25% pada proses ekstraksi selulosa batang jagung menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 35,61%; nilai pH rata-rata sebesar 8,66. Kemampuan mengikat air (WHC) tertinggi sebesar 8,21 g/g dan kemampuan mengikat minyak (OHC) sebesar 9,76 g/g. Kata kunci:  Selulosa, batang tanaman jagung, Ekstraksi, Natrium Hidroksida
DC TO DC CONVERTER UNTUK SISTEM CHARGER ACCUMULATOR OTOMATIS ENERGI SOLAR CELL muhammad amiruddin
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.44 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2304

Abstract

Solar cell adalah salah satu penghasil energi terbaharukan. Untuk memberikan energi yang stabil, sistem memerlukan sebuah accumulator. Untuk mengoptimalkan umur  dan efisiensi accumulator, maka dibutuhkan metode pengisian accumulator yang baik. Tegangan keluaran solar cell berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungan khusunya sinar matahari, maka dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem DC to DC converter yang menggabungkan kerja full bridge dan boost converter yang mampu menaikkan dan menurunkan tegangan masukan agar menghasilkan tegangan yang stabil sesuai dengan kebutuhan tegangan pengisian accumulator 13.8 sampai dengan 14.7 Volt. Pada hasil pengujian dengan pemberian beban, tercatat bahwa efisiensi maksimal sebesar 86.7% pada pengujian  dengan beban 4.6 ohm, efisiensi maksimal sebesar  87.6% pada pengujian dengan beban 7.1 ohm, efisiensi maksimal sebesar 95.3% pada pengujian dengan beban 14 ohm.
KAJIAN KESEHATAN IKAN KURISI (Nemipterus sp.) Di TPI KABUPATEN TUBAN BERDASARKAN HISTOLOGI HATI DAN INSANG Dwi Oktafitria
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.626 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2118

Abstract

The purpose of this research is to know the condition of fish health of kurisi (Nemipterus sp.) As fish of public consumption which sold in TPI of Tuban Regency seen from the histology of liver and gill damage in order to maintain the survival and existence of the fish in the sea as one source of animal protein in the fulfillment of community nutrition. This research used descriptive method to histology of liver and gill fish Nemipterus sp. taken from the 2 largest TPI in Tuban Regency located near the sea port (Jetty) namely TPI Bancar and TPI Glondong Gede. Fish sampling (Nemipterus sp.) Was done randomly and then made histology preparation using paraffin method. Based on the research results obtained from liver samples is known that Kurisi fish is at the level of 0-IV damage whereas in gill samples are known all of them damaged up to necrosis. So it can be concluded that the health condition of fish kurisi (Nemipterus sp.) In TPI Bancar and TPI Glondonggede can still be said to be healthy although in histology observation result of liver and gill there are many damage not yet heavy.
Perbanding Dua Metode Regresi Robust yakni Metode Least Trimmed Squares (LTS) dengan metode Estimator-MM (Estmasi-MM) (Studi Kasus Data Ujian Tulis Masuk Terhadap Hasil IPK Mahasiswa UPGRIS) Ali Shodiqin; Aurora Nur Aini; Maya Rini Rubowo
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.606 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2403

Abstract

Regresi linear ganda merupakan salah satu metode statistik yang dugunakan untuk memodelkan dan menyelidiki hubungan antar satu variabel dependen dengan dua atau lebih variabel inedependen. Ordinary Least Squares (OLS) merupakan metode yang sering digunakan untuk mengestimasi   parameter   model   regresi.   Namun   metode   ini   mempunyai kelemahan ketika outlier hadir dalam data. Estimator OLS bukan merupakan prosedur  regresi  yang robust  terhadap  adanya  outlier,  sehingga  estimasinya menjadi tidak sesuai meskipun hanya satu kehadiran outlier. Regresi robust merupakan alat yang penting untuk menganalisis data yang terdeteksi sebagai data outlier. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pencilan (outlier) mengganggu persamaan regresi linier, mengetahui hasil penaksir  regresi  robust  dengaan metode penaksir LTS (Least Trimmed Squares), mengetahui hasil penaksir  regresi  robust  dengaan metode penaksir MM (MM–Estimator), serta mengetahui perbandingan  antara  dua  penaksir  regresi  robust tersebut dengan melihat nilai  dan residual masing-masing metode. Data yang digunakan dalam penelitian ini dari nilai ujian penerimaan mahasiswa baru dari Prodi Pendidikan Matematika di Universitas PGRI Semarang. Data ini terdiri  merupakan data diskrit yang meliputi 3 (tiga) variabel yaitu nilai Tes (X1), Tes Psikologi (X2)  sebagai variabel independen dan IPK (Y) sebagai variabel dependent. Sebelum dilakukan analisis dengan regresi robust, dilakukan pendeteksian outlier untuk mengindetifikasi adanya oulier atau tidak. Metode pendeteksian oulier dilakukan dengan beberapa, antara lain metode boxplot, Cook’s Distance, dan metode DfFIT (Difference In fit Standardized). Pada metode yang pertama dalam regresi robust Least Trimmed square (LTS) dihasilkan model regresi  dan 0,127. Untuk persamaan regresi rebust dengan metode MM-Estimation diperoleh persamaan, yaitu  dan =0,89304. Regresi robust merupakan metode yang sesuai untuk pendugaan parameter Penduga Least Trimmed Square (LTS) lebih efisien daripada metode MM-estimation. Hal ini didasarkan pada kriteria nilai  dan residualnya, hal ini disebabakan adanya pemangkasan (trimmed) terhadap data yang mempunyai residual besar.
STUDI KOMPARASI KARAKTERISTIK PASIR SUNGAI DIKABUPATEN JEPARA Mochammad Qomaruddin
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.441 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2283

Abstract

Kabupaten Jepara terletak di daerah pesisir, hal ini menyebabkan banyak daerahnya dilewati aliran sungai yang berasal dari puncak gunung muria menuju lautan. Dengan demikian kabupaten Jepara memiliki beberapa daerah penghasil pasir sungai, yang biasanya dijadikan sebagai sumber pengambilan pasir oleh masyarakat Jepara. Untuk mendapatkan kualitas pasir yang baik sebagai bahan konstruksi, maka perlu diketahui kualitas pasir yang akan digunakan, sehingga dapat ditentukan pasir sungai yang paling baik untuk dimanfaatkan. Hal ini dapat dijadikan sebagai acuan oleh masyarakat dalam perencanaan penggunaan pasir sebagai bahan konstruksi. Penelitian ini menggunakan SNI dan ASTM sebagai dasar pemeriksaan, adapun hal-hal yang diperiksa antara lain : tingkat gradasi butiran, kadar lumpur, kadar organis, berat isi, berat jenis. Sehingga didapat hasil Berat isi yang tertinggi yaitu dari pasir sungai Klepu dengan berat 1,67 kg/dm3 pada kondisi saturated surface dry. Sedangkan pada uji berat jenis pasir yang terberat dimiliki pasir Bandungharjo 2,78 kg/dm3. Kadar air yang tertinggi penyerapannya pada pasir sungai Batealit sebesar 37,93% pada kondisi asli. Terendahnya dimilki pasir Klepu sebesar 31,58%. Kadar lumpur yang sangat tinggi dimiliki pasir sungai Tengguli dengan 14,37% dan yang terendah dimiliki pasir Klepu sebesar 10,55%. Kadar organis tertinggi dimiliki oleh pasir Batealit dengan no. piknometer 16 dan yang paling rendah adalah pasir Klepu dengan no. piknometer 11. Begitu juga sebaliknya pada butiran pasir modulus kehalusan yang lembut fisiknya yaitu pasir Tengguli 1,92 dan yang paling kasar dimiliki pasir Klepu 3,67.
Evaluasi Cemaran Lemak Babi Pada Minyak Goreng Sawit Menggunakan Metode Polarisasi Transmisi heri sugito; Ketut Sofjan Firdausi
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.414 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.1855

Abstract

This research was conducted for evaluation of contamination of pig fat on vegetable cooking oil using transmission polarization method. The sample used is palm oil that has been contaminated with chicken oil and pork oil, with variations of chicken oil and pork oil content. The light source used is a green laser with a wavelength of 532 ± 10 nm. Measurements are made by observing the change in the transmission polarization angle that occurs when no external electric field is provided and by external electric field generated from two copper plates given a voltage of 0-6 kV. Test results show that palm oil contaminated with pig oil has the greatest change in polarization angle compared to pure palm oil and palm oil that has been contaminated with chicken oil. This is because the content of saturated fatty acids in pig oil is greater than pure palm oil and chicken oil. With these results, the transmission polarization method is expected to become a method for the evaluation of halal of cooking oil.Keywords: Transmission Polarization, Electrooptics, Cooking Oil, Impurities of Lard, Halal

Page 1 of 1 | Total Record : 10